20/08/2026
Si “Emas Hijau”, Vanili dari Tanah Magelang Mendunia
Pada Rabu (19/08), Bea Cukai Magelang melalui Program Klinik Ekspor melakukan kunjungan kepada PT Pondok Tani Migunani, UMKM yang bergerak di bidang perkebunan tanaman vanili dan beralamat di Kebonkliwon, Kebonrejo, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya Bea Cukai untuk mengenal potensi usaha sekaligus memberikan pendampingan kepada pelaku UMKM yang memiliki peluang untuk mengembangkan pasar hingga ke mancanegara. Kunjungan diterima langsung oleh founder PT Pondok Tani Migunani, Bapak M. Khoirul Soleh.
Kepala Kantor Bea Cukai Magelang, Nugroho Wigijarto, menyampaikan bahwa Bea Cukai Magelang berkomitmen untuk terus memberikan dukungan kepada pelaku usaha melalui asistensi dan pendampingan, khususnya dalam mempersiapkan proses ekspor secara mandiri. Menurutnya, Program Klinik Ekspor menjadi salah satu sarana untuk membantu UMKM memahami berbagai ketentuan dan prosedur kepabeanan, sehingga potensi komoditas lokal dapat berkembang dan mampu menembus mancanegara. “Kami mendorong pelaku usaha UMKM yang berorientasi ekspor dapat meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di pasar internasional, melalui program ini harapannya adalah UMKM dapat ekspor mandiri sehingga berdampak positif pada Pendapatan Asli Daerah dari devisa yang dihasilkan,” ungkap Nugroho.
Vanili menjadi salah satu komoditas potensial yang dikembangkan dari tanah Magelang. Berdasarkan informasi pada laman pondoktani.com, komunitas petani vanili Magelang tersebut mengembangkan ekosistem vanili dari hulu hingga hilir, mulai dari pembibitan, penanaman, penyerbukan manual, perawatan, hingga pengolahan. Produk yang dihasilkan tidak hanya berupa polong vanili utuh, tetapi juga bubuk, ekstrak murni, dan pasta vanili dengan perhatian pada konsistensi mutu. Pondok Tani juga mencatat jejaring petani yang telah berkembang serta tujuan ekspor ke lebih dari 10 negara, menunjukkan bahwa vanili dari Magelang memiliki peluang untuk memberikan nilai tambah sekaligus membawa komoditas lokal menuju pasar global.