05/09/2021
DIKLAT SKKNI DAN BIMTEK KEMASAN PRODUK : Upaya peningkatan daya saing Koperasi dan UMKM
Dinas koperasi dan UMKM Kab. Pangkep menggelar diklat peningkatan kualitas kemasan produk Koperasi dan UMKM serta pelatihan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) bagi pengelola koperasi skema kapala cabang/manager koperasi jasa keuangan.
Kegiatan yang dibuka oleh Bupati Kab. Pangkep Muhammad Yusran Lalogau dihadiri Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Selatan Bapak H. Abd. Malik Faisal, Ketua Dekranasda Kab. Pangkep dan Jajaran Dinas Koperasi dan UMKM Kab. Pangkep serta 60 orang peserta yang terdiri dari 30 pelaku usaha mikro kecil dan 30 gerakan koperasi. Makassar 07 September 2021.
Pak Bupati dalam sambutannya menyampaikan bahwa potensi usaha di Kabupaten Pangkep sangat besar. Pangkep memiliki wilayah 3 dimensi dan tentunya komoditas yang ada didalamnya berbeda beda. Hanya saja, dalam mengelola dan memasarkannya saja yang kurang.
Olehnya itu, beliau memberikan sedikit gambaran bahwa guna memaksimalkan potensi tersebut, kawasan kota (Taman Musafir dan Bambu Runcing) akan ditata kembali dan tentunya mendukung usaha pelaku UMKM. Disisi lain, Kab. Pangkep akan meluncurkan aplikasi E-commerce yaitu Pabbalu baluna Pangkep yang akan menjadi media promosi ditengah pesatnya pertumbuhan teknologi digital dan internet.
Olehnya itu, dalam kegiatan ini beliau berpesan agar peserta dapat dengan serius menyerap materi yang ada dan membagikan ilmunya kepada pengusaha lain yang tidak sempat hadir.
Diklat Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) merupakan langkah awal guna mengikuti Uji Kompetensi yang dilaksanakan oleh Lembaga Sertfikasi Profesi atas lisensi yang diberikan oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) Republik Indonesia.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, H. Muhammad Natsir, SE menerangkan "Pelatihan SKKNI ini kita lakukan agar para pelaku koperasi kita, khususnya yang bergerak pada jasa keuangan, dapat lolos uji kompetensi yang merupakan kewajiban sesuai amanah permenkop No. 15/Per/M.UKM/IX/2015 pasal 13 ayat 5" Jelasnya.
Agenda kali ini dilakukan 2 kegiatan, yaitu latihan SKKNI dan Bimtek Peningkatan Kualitas kemasan produk Koperasi dan UMKM di Kab. Pangkep dan berjalan dengan menerapkan standar protokol kesehatan yang ketat.
Pendamping KUMKM, Achmad Faisal menerangkan bahwa pelatihan ini dilakukan berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan pelatihan bagi pelaku koperasi dan UMKM yang ada di Kab. Pangkep.
"Terselenggaranya Pelatihan dan Bimtek ini berdasarkan hasil temuan kita dilapangan melalui diskusi dan wawancara secara informal yang kita lakukan dilapangan. Hal ini merupakan tugas kami sebagai pendamping", terangnya.
Kegiatan ini didukung oleh Kementerian Koperasi dan UKM melalui DAK Non Fisik PK2UKM.