01/04/2012
Perusahaan otomotif Litha & Co menambah armada bus baru sebanyak delapan unit. Dua armada baru telah diperkenalkan, Jumat 30 Maret di kantor pusat Jalan Gunug Merapi Makassar. Bus baru seharga Rp1,7 miliar per unit itu, akan memperkuat bus Litha & Co yang telah melayani berbagai rute di Sulsel dan Sulteng.
Komisaris Litha & Co, Litha Brent, di sela-sela syukuran armada baru di kantornya, Jumat 30 Maret, mengatakan, kehadiran delapan bus baru itu nantinya diharapkan bisa lebih memuaskan pelanggan. Litha & Co kini melayani puluhan rute mulai dari Makassar hingga Palu, dan kota lainnya di Sulteng.
"Kita sudah punya armada sekira 100 unit. Bus baru ini pertama di Indonesia dengan merek Marcedes tipe 1830 Dan 1836. Ini tipe terbaru yang didukung fasilitas canggih," jelas Litha Brent.
Anggota DPD RI ini, menambahkan, jelang kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM) pihaknya sedang mempersiapkan rencana kenaikan tarif, namun masih menunggu keputusan pemerintah melalui Organisasi Angkutan Daerah (Organda).
"Kita belum bisa bicara tarif. Kita menunggu keputusan asosiasi, tetapi tentu saja harus rasional. Kita juga tidak mau memberatkan masyarakat. Bagaimana armada Litha ini sudah menganggap masyarakat sebagai mitra hidup," ungkap Litha Brant. Dia menambahkan jika bisnis angkutan memang paling terpukul apabila harga BBM ini.
Menurut dia, sepertiga biaya operasional jasa angkutan khususnya Litha & Co terserap BBM. Makasanya, kata dia, keputusan penetapan tarif harus rasional dan keputusannya tidak memakan waktu lama.