Sayap KITA

Sayap KITA Peduli Sesama manusia...
Terutama anak yatim piatu...

LIFE / RELATIONSHIPDefinisi Anak Yatim Menurut Islam Beserta Hak-HaknyaMenurut Islam, yatim memiliki arti sedih atau sen...
15/12/2020

LIFE / RELATIONSHIP
Definisi Anak Yatim Menurut Islam Beserta Hak-Haknya
Menurut Islam, yatim memiliki arti sedih atau sendiri
Definisi Anak Yatim Menurut Islam Beserta Hak-Haknya
Pixabay/Muhammedweb
Sarrah Ulfah
Sarrah Ulfah
13 November 2020

Siapakah yang dimaksud dengan seorang anak yatim? Apa saja hak-haknya dalam Islam?

Pada dasarnya, yatim berasal dari bahasa arab yang berarti sedih atau bermakana sendiri. Adapun menurut istilah syara’ yang dimaksud dengan seorang anak yatim adalah seorang anak yang ditinggal mati oleh bapaknya sebelum dia baligh. Batas seorang anak disebut yatim adalah ketika seorang anak tersebut telah baligh dan dewasa.

Hal tersebut juga sudah dijelaskan dalam sebuah hadis yang menceritakan bahwa Ibnu Abbas r.a. pernah menerima surat dari Najdah bin Amir yang berisi beberapa pertanyaan, salah satunya tentang batasan individu disebut yatim, Ibnu Abbas pun menjawab:

"Dan kamu bertanya kepada saya tentang seorang anak yatim, kapan terputus predikat yatim itu, sesungguhnya predikat itu putus bila ia sudah balig dan menjadi dewasa,"

Nah, setelah mengetahui definisi anak yatim piatu menurut Islam, alangkah baiknya jika kita juga mengetahui hak-hak anak yatim dalam Islam.

Apa saja?

Berikut Popmama.com telah merangkum 5 daftarnya.

1. Dididik dan diberi makan

Menurut Islam, individu yang menghardik seorang anak yatim piatu dan tidak menganjurkan memberi makan kepada fakir miskin, dicap sebagai pendusta agama yang ancamannya berupa api neraka dan termasuk dosa paling berat dalam islam.

Hal tersebut juga telah dijelaskan dalam Alquran surat Al Ma'un ayat 1-3

“Tahukah kamu individu yang mendustakan agama, itulah individu yang menghardik seorang anak yatim piatu, dan tidak menganjurkan memberi makan kepada individu miskin ”

- QS. Al Ma’un, ayat 1-3

2. Diurus dalam keseharian

Rawpixel/Chanikarn Thongsupa
Selain dari Alquran, hak-hak anak yatim juga ternyata sudah diatur di dalam hadis. Salah satunya tercantum dalam hadis riwayat Nabi Muhammad SAW yang menerangkan tentang keutamaan mengurus seorang anak yatim piatu.

"Aku dan orang yang menanggung anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini,"

Kemudian beliau mengisyaratkan jari telunjuk dan jari tengah beliau, serta agak merenggangkan keduanya.

Hal tersebut menjelaskan bahwa kedudukan orang yang menanggung anak yatim sangatlah luar biasa di surga.

Dari Ibnu Abbas r.a. bahwa Nabi saw bersabda:

"Barang siapa yang memberi makan dan minum individu seorang anak yatim piatu diantara kaum muslimin, maka Allah akan memasukkannya kedalam surga, kecuali dia melakukan satu dosa yang tidak diampuni,"

Dari hadis tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa betapa berpahalanya seseorang yang menyantuni dan menafkahi anak yatim selama hidupnya.

4. Diberi kasih sayang

Tak hanya menafkahi lahiriahnya, sebagai sesama muslim kita juga harus memberikan kasih sayang kepada anak yatim.

Hal tersebut juga sudah dijelaskan ke dalan hadis riwayat Abu Hurairoh r.a. Hadis tersebut menjelaskan bahwa saat itu ada laki-laki yang mengadu kepada Nabi SAW akan hatinya yang keras, lalu Nabi berkata:

"Usaplah kepala seorang anak yatim piatu dan berilah makan orang miskin. Barangsiapa yang mengusap kepala seorang anak yatim piatu laki-laki atau perempuan karena Allah, adalah baginya setiap rambut yang diusap dengan tangannya itu terdapat banyak kebaikan, dan barang siapa berbuat baik kepada seorang anak yatim piatu perempuan atau laki-laki yang dia asuh, adalah aku bersama dia di surga seperti ini,"

5. Mendapat perlindungan

Pixabay/Ebrahim
Hak anak yatim selanjutnya adalah mendapatkan kehidupan yang layak meliputi sandang, pangan, papan, dan pendidikan. Dalam surah Al-Insan Ayat 8, Allah menegaskan pentingnya memberi makan kepada seorang anak yatim piatu.

Demikian juga, seruan untuk melindungi mereka seperti termaktub dalam surah Ad-Dhuha Ayat 6.

“Bukankah Dia mendapatimu sebagai seorang yatim, lalu Dia melindungimu,”
Ad-Dhuha Ayat 6

Nah, itulah definisi anak yatim menurut Islam beserta hak-haknya.

Semoga bermanfaat

ISTERI YANG MENUTUP KEMISKINAN SUAMINYA.Ada sebuah kisah, ada seorang suami yang menangis sedikit teresak di sisi sahaba...
15/12/2020

ISTERI YANG MENUTUP KEMISKINAN SUAMINYA.

Ada sebuah kisah, ada seorang suami yang menangis sedikit teresak di sisi sahabatnya.

Lalu sahabatnya bertanya "Kenapa kau menangis ?"

Suami itu menjawab "Isteri aku sedang demam".

Sahabatnya bertanya lagi "Seberapa hebat sayangnya engkau kepadanya ? Hingga dia demam sahajapun engkau sudah menangis seperti ini".

Suami itu menjawab lagi "Kau tak kenal isteri aku itu bagaimana.."

Dia pun mula menceritakan,

"Aku ini miskin. Aku ni tak ada kerja tetap. Setiap hari keluarga aku hanya makan kacang, itupun jika aku dapat balik awal"

"Pernah ketika aku tak dapat balik rumah, isteri aku hanya ada 2 pilihan sahaja sama ada dia akan berpuasa atau minum air putih sepanjang hari.."

"Satu hari, aku sekeluarga dijemput oleh mertua aku ke rumahnya, memang isteri aku dari kalangan keluarga yang agak berada.."

"Masa aku sedang duduk-duduk berbual bersama mertua dengan hidangan yang lazat dan enak, mata aku tak nampak di mana isteri aku berada lalu aku bertanya kepada mertuaku sama ada dia nampak isteri aku ada di mana.."

Ibu mertua aku menjawab,

"Isteri kamu ada di dapur, dia mencari kacang. Katanya dia sudah agak jemu dengan lauk daging, ayam dan semacamnya sehingga dia teringin cuma nak makan kacang"

Ayah mertuaku yang mendengar terus mencelah,

"Terima kasih banyak-banyak kerana jaga anak kami. Secukupnya diberi nafkah dan seeloknya dijaga sampai ayam dan daging pun dia terasa jemu".

"Saat itu dadaku terasa sesak sekali. Aku seupayanya menahan agar tidak menangis. Sekalipun hati aku sebenarnya tidak dapat menahan tangisan".

"Lalu saat sudah balik ke rumah, setibanya di rumah aku terus memeluk erat isteriku sambil menangis teresak-esak".

"Wahai isteriku. Sebegitu sekali kau menjaga keaiban dan kekurangan suamimu hatta di pandangan ayah ibumu sendiri. Sedangkan ku tahu terlalu banyak kekurangan yang ada padaku sehingga dirimu selalu hampir tak makan seharian".

Isteri aku menjawab,

"Ku harus menjalankan tanggungjawabku. Tanggungjawabku adalah menjaga sepenuhnya kehormatanmu wahai suami. Soal tanggungjawabmu kepadaku, aku sentiasa berdoa agar Allah lah yang akan mempermudahkan untukmu melaksanakannya. Kerana aku menjadi isterimu, keranaNya".

-Ustaz Uthman Daud-

Address

Malang
91254

Telephone

+60128231408

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sayap KITA posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Sayap KITA:

Share

Category