10/10/2016
Tidak dipungkiri jika kemajuan teknologi makin berkembang pesat, robot-robot canggih buatan manusia saat ini sudah banyak yang diciptakan. Bahkan banyak yang menilai suatu saat nanti pekerjaan manusia akan banyak tergantikan oleh robot. Atas hal itu, portal global Lamudi memaparkan dampak kehadiran robot pada real estate. Dalam dunia real estate, ke depannya nanti ketika mengakses sebuah portal properti, maka akan dibantu oleh sebuah program yang diberi nama chatbot.
Chatbot merupakan program komputer yang dirancang khusus untuk dapat berkomunikasi dengan manusia baik audio atau teks. Bagi para pemilik portal, program ini akan banyak mendatangkan keuntungan seperti dapat memberikan layanan pribadi dengan biaya yang jauh lebih murah. Program ini juga dapat digunakan selama 24 jam. Chatbot juga akan membantu meningkatkan layanan customer service dengan memberikan manusia waktu untuk berpikir kreatif, sedangkan bot memberikan data. Dalam keterangannya kepada Okezone, Senin (9/5/2016), di masa mendatang ketika Anda mencari sebuah rumah, contohnya di Mexico maka chatbot akan dapat dengan cepat mencari data yang dibutuhkan, namun hal tersebut akan terlihat seperti manusia yang berbicara kepada Anda. Kendati terkesan sempurna, ternyata sistem robotik pada portal properti ini juga memiliki banyak kelemahan. Contohnya, seperti tidak bisa menenangkan pelanggan yang marah, merasakan kekhawatiran pelanggan, atau menampilkan empati. Hal ini disebabkan karena sistem tidak memiliki kecerdasan emosional, seperti manusia. Pada dasarnya, bot akan membuat tugas-tugas dasar mudah. Mereka akan tahu batas-batas kemampuan mereka, dan mereka akan mengundurkan diri dengan meninggalkan pesan kepada Anda dan staf yang lain. Namun, jika respon robot ini sudah menjurus ke pesan-pesan fasis seperti yang dilakukan Microsoft Tay, mungkin sudah saatnya untuk mengambil tefepon dan menelefon agen real estate.