Unit Pembenihan Rakyat Mulyorejo I Desa Maguan
Unit Pembenihan Rakyat (UPR) Mulyorejo I Desa Maguan, Kecamatan Ngajum kembali mengharumkan nama Kabupaten Malang. Paling gress, UPR di bidang pembenihan ikan lele ini meraih penghargaan Adibakti Mina Bahari dari Kementerian Kelautan dan Perikanan Indonesia. Penghargaan itu dicapai usai berpredikat sebagai juara kedua Lomba Kinerja Kelompok dan Ke
lembagaan Perikanan Budidaya Tingkat Nasional tahun 2013. Kementerian Kelautan dan Perikanan melihat sukses UPR Mulyorejo dalam pengelolaan usaha yang ditekuninya sejak tahun 2009. Mulyorejo I kini mempunyai kolam pembenihan sebanyak 702 unit dengan luas 7.807 meter persegi dan kolam pembesaran sebanyak 42 unit dengan luas 2.801 meter persegi. Misalnya, untuk ukur 3 cm: Rp 50 per ekor dan ukur 2-3 cm: Rp 40 per ekor. “Artinya, jika dirata-rata siklus hasil per tahun 52 juta ekor, maka Desa Maguan ini menghasilkan produk benih ikan lele diatas Rp 2 miliar. Selamat bagi UPR Mulyorejo I Desa Maguan atas prestasinya,” ujar Bupati Malang, H Rendra Kresna didampingi Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Malang, Wahyu Hidayat. Seperti yang tercantum di DKP Kabupaten Malang, UPR Mulyorejo I ini berdiri sebagai wadah para pembenih ikan lele untuk mencapai tujuan utama yang sama, yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengurangi angka kemiskinan dan jumlah pengangguran, dan meningkatkan hasil panen pada lahan perikanan khusunya di air tawar. Dalam perjalanannya, para anggota sebagian besar merupakan generasi muda yang aktif dan produktif di bidang perikanan budidaya.
“Ketelatenan dan ketekunan menjadi kiat sukses para anggota UPR. Tak terkecuali, agar ikan yang dibenihnya bebas dari penyakit white spot yang bisa menjadikan badan ikan memucat. Peningkatan SDM anggota kelompok terus dilakukan dengan menambah ilmu, diataranya menggelar studi banding dan mengikuti pelatihan teknis budidaya,” tambah Rendra, panggilan akrabnya.. Awalnya, UPR ini hanya beranggotakan 13 orang, kemudian berkembang jadi 24 orang di tahun 2010 dan 70 orang di tahun 2011. Pada 2012, jumlah anggota menjadi 84 orang dan kini beranggotakan 90 orang. Di tahun 2019, catatan pembenihan mencapai angka 2.437.000 ekor benih lele. Sedangkan di tahun 2012 lalu mencapai 52.010.000. Kini, jangkauan pemasaran cukup luas, tak hanya di Malang Raya, melainkan hampir seluruh Indonesia. “Mereka juga dalam pembinaan DKP Kabupaten Malang, DKP Provinsi Jawa Timur dan Kementerian Perikanan dan Kelautan Indonesia, serta mendapat dukungan penuh desa dan kecamatan setempat,” tutup orang nomor satu di Kabupaten Malang ini.