27/04/2026
23 Peserta Malaysia Tuntaskan Pelatihan IB di BBIB Singosari, Siap Tingkatkan Genetik Ternak
Malang, 24 April 2026 โ Balai Besar Inseminasi Buatan (BBIB) Singosari menutup kegiatan Training Course on Artificial Insemination Management yang diselenggarakan di Hall BBIB Suites, Jumat (24/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan BBIB Singosari dalam memperkuat peran strategis di tingkat internasional, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia di bidang reproduksi ternak.
Pelatihan yang berlangsung pada 13โ24 April 2026 ini diikuti oleh 23 peserta asal Malaysia yang terdiri dari unsur pemerintah, praktisi, dan pemangku kepentingan sektor peternakan. Selama program, peserta memperoleh pembelajaran komprehensif melalui kombinasi teori di kelas dan praktik lapangan, termasuk di Rumah Potong Hewan (RPH) serta peternakan, guna memperkuat pemahaman teknis dan keterampilan aplikatif dalam inseminasi buatan.
Salah satu peserta, Dr. Wan Aini, menyampaikan apresiasi atas kualitas penyelenggaraan pelatihan. Ia menilai BBIB Singosari menunjukkan komitmen tinggi dalam menghadirkan pembelajaran yang sistematis dan berdampak. โSistem peternakan di sini tersusun dengan sangat baik. Pembelajaran yang kami terima tidak hanya meningkatkan kompetensi, tetapi juga menjadi bekal untuk diterapkan di lapangan. Kami siap menjadi agen penyebar ilmu kepada peternak, pegawai, maupun petugas lainnya. Program ini juga menjadi platform penting dalam mempererat hubungan IndonesiaโMalaysia melalui pertukaran ilmu, pengalaman, dan layanan BBIB,โ ujarnya.
Peserta lainnya, Mohammad Shubli, menambahkan bahwa pelatihan ini memberikan nilai tambah yang signifikan dalam pengembangan kapasitas profesional. โKami memperoleh jaringan, ilmu, dan pengalaman yang sangat berharga. Pengetahuan yang didapat akan kami terjemahkan menjadi tindakan nyata yang bermanfaat bagi organisasi, negara, dan masyarakat. Seluruh peserta mengikuti program ini dengan sangat fokus, sehingga kemampuan teknis inseminasi buatan meningkat secara nyata,โ ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Kelompok Pelayanan Teknis BBIB Singosari, drh. Anny Amalias, berharap para peserta dapat menjadi agen perubahan setelah kembali ke negaranya. โKami berharap peserta dapat membawa perubahan nyata di Malaysia, baik dalam peningkatan populasi maupun kualitas genetik ternak. Ilmu yang diperoleh hendaknya dapat ditularkan dan dikembangkan secara berkelanjutan,โ tuturnya.
Sebagai bentuk apresiasi, BBIB Singosari memberikan penghargaan kepada peserta dengan capaian terbaik selama pelatihan. Penghargaan ini diberikan atas pencapaian istimewa dan performa unggul, yang ditunjukkan melalui dedikasi, kompetensi, serta peningkatan signifikan dalam aspek pengetahuan dan keterampilan teknis selama mengikuti program.
Melalui penyelenggaraan pelatihan internasional ini, BBIB Singosari kembali menegaskan posisinya sebagai pusat unggulan pengembangan teknologi reproduksi ternak yang tidak hanya berkontribusi di tingkat nasional, tetapi juga aktif mendukung penguatan kerja sama regional dan global di sektor peternakan.