21/05/2026
DPRD Sulbar Terima Aspirasi FORPMAT, Siap Gelar RDPU Terkait Tata Kelola Sawit
DprdSulbar_Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat, St. Suraidah Suhardi, menerima audiensi dari Forum Pemuda Pelajar Mahasiswa Mamuju Tengah (FORPMAT) di Kantor Sekretariat DPRD Sulbar, Rabu (13/5/2026). Pertemuan ini membahas evaluasi tata kelola perkebunan kelapa sawit dan perlindungan petani di wilayah Mamuju Tengah dan Sulawesi Barat.
Dalam pertemuan tersebut, FORPMAT menyampaikan 9 poin tuntutan utama, yang diringkas sebagai berikut:
Transparansi Harga & Timbangan: Menuntut kesesuaian harga TBS di lapangan dengan harga ketetapan, transparansi data Indeks K, serta audit berkala terhadap Pabrik Kelapa Sawit (PKS) untuk mencegah potongan timbangan sepihak.
Perlindungan & Kemitraan Petani: Mendesak implementasi regulasi perlindungan petani swadaya dari tengkulak, mendorong perusahaan segera membangun kemitraan dengan petani lokal, serta mengevaluasi izin HGU yang bermasalah.
Lingkungan & CSR: Meminta audit lingkungan dan sanksi tegas bagi perusahaan pencemar sungai, serta transparansi penyaluran dana CSR untuk masyarakat desa.
Pelibatan Mahasiswa: Meminta ruang bagi mahasiswa sebagai pengawas independen dalam rapat koordinasi harga maupun inspeksi lapangan.
Tanggapan DPRD Sulbar:
Wakil Ketua DPRD Sulbar, St. Suraidah Suhardi, mengapresiasi kepedulian para mahasiswa dan menegaskan komitmen lembaga untuk mengawal isu ini.
"DPRD Provinsi Sulawesi Barat, khususnya Komisi II, akan segera menindaklanjuti aspirasi ini dengan mengagendakan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama seluruh stakeholder terkait, mulai dari Dinas Perkebunan, pihak PKS, hingga perwakilan daerah," tegas Suraidah.
Langkah responsif ini sejalan dengan misi utama daerah untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang akuntabel serta menghadirkan solusi konkret yang berpihak pada kesejahteraan petani sawit di Sulawesi Barat. (Rls)