Aktivitas Anak - Anak Lucu

Aktivitas Anak - Anak Lucu Page ini menyediakan para Anak-Anak kecil dengan aksi Lucu mereka. Dari bermain hingga pengen tahu sesuatu. ID page ini @[683562281665622:]

05/07/2016

[ Di Rumah Keluarga Syahputra ]

"KRIING KRIING"

"HOOAMP… Hmp… Udah jam berapa, ya?" ucapku sambil melihat jam weker

"HUUWAAA… Udah jam segini! Aku terlambat lagi…" teriakku yang hampir menggemparkan kota Biak (٥°□ °)

*Kota Biak: Nama kota di PAPUA

Aku lalu bersiap-siap untuk ke sekolah
15 menit berlalu, aku berlari keluar rumah

[ Di Jalanan ]

"Ini semua karena semalam banyak pelanggan di warung bakso tempatku bekerja paruh waktu" batinku sambil berlari dengan kecepatan penuh menuju sekolah

Aku terus berlari tanpa henti…

10 menit berlalu, aku sampai digerbang sekolah dan menuju kelasku…

[ Di Kelasku ]

"Andho Syahputra? Apakah dia terlambat lagi?" terdengar suara seseorang yang sedang menyebut namaku

Akhirnya aku sampai didepan pintu kelas dan tanpa pikir panjang lagi, aku langsung membuka pintu kelas dan berkata

"HADIR PAK! Hosh… Hosh… Hosh…" ucapku sambil mengontarkan nafas kelelahan ( x₃x)

"Ini yang ke 5 kalinya kamu terlambat lagi selama seminggu!" ucap seorang bapak botak yang memakai kacamata, yang bukan lain adalah wali kelasku

"Apakah aku akan berdiri didepan kelas lagi, pak?" tanyaku sambil menggaruk kepala ( ̄^ ̄゜)

"Oh tidak lagi nak! Hukumanmu bapak ubah dengan membersihkan ruang olahraga sampai bersih…" ucap wali kelasku dengan ramahnya ( ̄ー+ ̄)

"Itu hukuman bagi siswa yang terlambat selama… 4 HARI SELAMA SEMINGGU!!" lanjut wali kelasku dengan mengubah mimik bicaranya ke nada besar ( °Θ°)

"Tapi pak, sebenarnya aku bu—"

"Tidak ada tapi-tapi lagi, CEPAT KERJAKAN SEEKAARAANNG!" ucap bapak botak itu yang memotong pembicaraanku ( `ิิ,д´ิ)

"TAP TAP TAP"

"BAIK PAK! WAAAAAAA— !!!" aku segera berlari ke ruang olahraga (TxT)

Namaku Andho Syahputra, aku sama seperti siswa SMU lainnya, tapi aku hidup seorang diri tanpa adanya kedua orang tua. Orang tuaku meninggal sejak aku berumur 10 tahun dan aku dibesarkan oleh nenek dan kakek. Saat 4 tahun berlalu nenekku meninggal karena faktor usia, saat 2 tahun setelah nenekku meninggal, diikuti oleh kakekku yang juga meninggal dunia. Aku hidup sendiri dan bekerja paruh waktu untuk berjuang meneruskan hidup

[ Di Ruang Olah Raga ]

"SIALAN!! Awas kau bapak botak akan aku balas kau!!" ucapku dengan nada kesal sambil memegang sapu ( ಠ益ಠ)

"TAP TAP TAP"

"DUAK" bunyi tabrakan

"ARGH!" suara seorang lelaki

"Aduh! Sial apa aku semalam" ucapku sambil memegang bokongku (ㄒoㄒ)

Ketika aku kembali membersihkan ruangan, aku cukup kaget dengan melihat satu ruangan kosong yang mengeluarkan cahaya putih yang tidak jelas

"SIING"

Tapi yang membuatku ketakutan lagi jika dibalik ruangan itu akan mengeluarkan sesuatu yang tidak-tidak, YAH kalian pasti tau maksud dari ucapanku

"GLEK" (⇀ ↼‶)

"A… Aku… Harus memberanikan diri…" batinku

"CEKLEK"

Aku memberanikan diri untuk membuka pintu itu, cahayanya sangat menyilaukan mata. Namun ketika aku mencoba menjauh dari cahaya itu dan ingin memberitahukan kejadian ini ke guru

"SYUUUUUUTT" tiba-tiba tubuhku tertarik ke dalam cahaya aneh itu

"HUUUUWWAAAAA…" teriakku ( ٥°ロ°)

Kepergianku ke dalam cahaya itu sangat panjang perjalanannya

"WAAAAAAAA…" setelah itu, aku terdampar disebuah tempat yang entah apa namanya. Tempat yang cukup aneh bagiku, rasanya seperti ada di negeri dongeng, tapi aku berharap ini semua hanya mimpi

"HUUWAAA! Aduhh…" Teriakku saat terjatuh dari cahaya (T^T)

Aku berjalan kesana kemari untuk mencari jalan keluar dan warga di tempat itu, tapi tak ada seorangpun yang kutemukan. Hanyalah pohon-pohon aneh dan tumbuhan lainnya yang belum pernah kujumpai di Biak

"KRUUK KRUUK"

Aku lelah dan perutku menangis kelaparan karena tadi pagi aku belum sempat sarapan, lalu aku melihat pohon berbentuk kuda nil. Aku juga melihat buah yang berbentuk seperti lonceng berwarna kuning

"KRAUK KRAUK KRAUK" (٥╥﹏╥)

Tanpa pikir panjang akupun langsung memakannya, rasanya memang manis dan enak, tapi itu membuat kepalaku sedikit pusing. Aku mencoba berjalan kembali, tapi tubuhku rasanya lemas sekali sampai akhirnya aku terjatuh dan tidak sadarka

05/07/2016

Gambar::


Gambar Link::


Gambar di center::


Teks Link::
Teks Kamu

Garis bawah::
Under line

Huruf miring::
Huruf miring

Huruf Tebal::
Huruf Tebal

Tebal bergaris bawah::
Tebal & bergaris bawah

Huruf coret::
huruf Coret

Gambar di center::
Tanda kutip

Ukuran huruf::
Judul 1

Judul 2

Judul 3

Daftar Butir::
Bpk SukarnoBpk SuhartoBpk BJ HabibiGus DurBu MegawatiBpk SBY

Nomor telepon::
Telpon Admin

Hapus (*)

Share

bagikan ke :


Bagikan ke :



Benar, waktu adalah uang. Namun sebaiknya sisihkan waktu Anda di akhir pekan untuk keluarga Anda. Inilah waktu emas Anda...
25/04/2014

Benar, waktu adalah uang. Namun sebaiknya sisihkan waktu Anda di akhir pekan untuk keluarga Anda. Inilah waktu emas Anda menjalin kebersamaan dengan orang-orang yang Anda cintai.

Pada dasarnya manusia adalah mahluk sosial yang senang berkumpul, dan keluarga merupakan wadah sosial pertama bagi anak. Itu alasan yang membuat anak selalu ingin dekat dengan orangtuanya.

Menurut psikolog anak dan keluarga, Anna Surti Ariani, menghabiskan akhir pekan dengan keluarga berpengaruh besar dalam perkembangan anak. Terlebih bagi mereka yang tinggal di kota besar, dimana kedua orangtua bekerja sementara sehari-hari anak hanya bersama pengasuhnya. Saat akhir pekan inilah bisa jadi momen yang tepat untuk bersama-sama.

Silahkan di Like dan di Share :)

Address

Sulawesi Utara (Indonesia)
Manado

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Aktivitas Anak - Anak Lucu posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share