Kantorsar mataram

31/08/2026

🚨 TINGKATKAN KESIAPSIAGAAN, KSR UIN MATARAM IKUTI PEMASYARAKATAN SAR

Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Mataram melaksanakan Pemasyarakatan SAR bagi KSR Unit UIN Mataram selama empat hari, 25–28 Agustus 2026.

Sebanyak 22 peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang memadukan materi dan praktik lapangan, meliputi:

🔹 Vertical Rescue & Rappelling
🔹 Komunikasi Radio
🔹 Survival
🔹 Navigasi Darat
🔹 Explorer Search and Rescue (ESAR)
🔹 Pertolongan Pertama

Kegiatan dilaksanakan di Kantor SAR Mataram, Kampus UIN Mataram, serta Hutan Pakuan Sesaot, Lombok Barat, dengan pendampingan instruktur dari Kantor SAR Mataram.

Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi kondisi darurat serta memiliki bekal dasar dalam pelaksanaan pencarian dan pertolongan.

💪 Terampil dalam menghadapi kondisi darurat, siap membantu sesama.

Profesional • Modern • Teruji
We Are Family 🤝

Segenap Keluarga Besar Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram, beserta Kepala Kantor SAR Mataram, Bapak M. Hariyadi, S...
31/08/2026

Segenap Keluarga Besar Kantor Pencarian dan Pertolongan Mataram, beserta Kepala Kantor SAR Mataram, Bapak M. Hariyadi, S.Sos., M.M., mengucapkan:

​SELAMAT HUT KE-33 KOTA MATARAM 🎉

​Di usia ke-33 ini, mari kita bersama wujudkan semangat "Merawat Kota, Menumbuhkan Harapan". Semoga Kota Mataram semakin maju, tangguh, dan sejahtera bagi seluruh warganya. Sinergi untuk kemanusiaan terus kita perkuat.

POS SAR BIMA SIAGA AMANKAN TAMBORA JUNGLE RUN 2026Bima, 30 Agustus 2026 — Kantor SAR Mataram melalui Pos SAR Bima melaks...
30/08/2026

POS SAR BIMA SIAGA AMANKAN TAMBORA JUNGLE RUN 2026

Bima, 30 Agustus 2026 — Kantor SAR Mataram melalui Pos SAR Bima melaksanakan Pengamanan Tambora Jungle Run 2026 yang berlangsung di kawasan Taman Nasional Gunung Tambora, Minggu (30/8).

Sebanyak 530 peserta mengikuti ajang Tambora Jungle Run 2026 yang terbagi dalam tiga kategori, yakni 5K, 10K, dan 40K.

Kegiatan diawali dengan briefing Tim Siaga SAR Khusus, dilanjutkan dengan pelepasan peserta kategori 40K pada pukul 05.20 WITA disusul kategori 5K dan 10K.

Dalam pelaksanaan siaga, personel Pos SAR Bima bergerak menuju Waiting Station (WS) untuk melakukan pemantauan dan kesiapsiagaan terhadap potensi kondisi yang membahayakan peserta selama kegiatan berlangsung.

Seluruh kategori berhasil mencapai Cut Off Time (COT) sesuai jadwal, yaitu kategori 5K pada pukul 08.30 WITA, kategori 10K pada pukul 10.30 WITA, dan kategori 40K pada pukul 14.00 WITA.

Melalui kegiatan siaga ini, Kantor SAR Mataram memastikan kesiapsiagaan personel dalam memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan guna mendukung keamanan dan keselamatan seluruh peserta Tambora Jungle Run 2026.

Basarnas Sigap, Aman, dan Profesional.

PencarianDanPertolongan Bima Tambora NTB Keselamatan

Nelayan Hilang di Perairan Bangko-Bangko Lombok Barat Ditemukan SelamatKantor SAR Mataram mengerahkan Tim Rescue menyusu...
28/08/2026

Nelayan Hilang di Perairan Bangko-Bangko Lombok Barat Ditemukan Selamat

Kantor SAR Mataram mengerahkan Tim Rescue menyusul laporan hilangnya seorang nelayan saat melaut di Perairan Bangko-Bangko, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, Jumat (28/8).

Korban diketahui bernama M. Samsul (19), warga Dusun Labuan Poh, Desa Batu Putih, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat. Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban turun melaut untuk memancing ikan pada pukul 05.00 WITA. Namun, sekitar pukul 08.00 WITA, nelayan lain di sekitar lokasi hanya menemukan perahu korban.

Pihak Polsek Sekotong yang menerima laporan tersebut segera meneruskannya ke Kantor SAR Mataram. Menindaklanjuti laporan itu, Kantor SAR Mataram memberangkatkan personel menuju lokasi menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB).

Mewakili Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi, Koordinator Lapangan Lalu M. Hilmi mengatakan pencarian dilakukan secara intensif di sekitar lokasi kejadian.

"Pencarian kami lakukan di sekitar lokasi kejadian bersama nelayan dan warga setempat. Disamping itu, penyisiran di jalur darat juga turut kami lakukan untuk memperluas area pencarian," ujar Lalu M. Hilmi.

Sekitar pukul 15.50 WITA, Tim SAR gabungan akhirnya menerima laporan bahwa korban telah ditemukan dalam keadaan selamat dan sudah berada di rumahnya. Menurut penuturan korban, ia terjatuh saat merapikan jaring dari perahu dan hanyut ke arah selatan.

Korban berhasil menepi di Pantai Kemalikan, Sekotong, sekitar pukul 10.00 WITA. Ia kemudian ditemukan oleh warga setempat saat berjalan sendiri sekitar pukul 15.00 WITA dan diantar pulang ke rumah keluarganya.

Operasi SAR ini melibatkan unsur gabungan yang terdiri atas Polsek Sekotong, Babinkamtibmas setempat, Polair Polda NTB, BPBD Kabupaten Lombok Barat, nelayan dan masyarakat setempat.

Segenap Keluarga Besar Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Mataram (Basarnas Mataram) mengucapkan:Selamat Mempering...
25/08/2026

Segenap Keluarga Besar Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Mataram (Basarnas Mataram) mengucapkan:

Selamat Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW — 12 Rabi'al Awwal 1448 H. ✨

Mari jadikan momen penuh keberkahan ini sebagai pengingat untuk senantiasa memperbanyak shalawat, menebarkan kasih sayang antar sesama, serta meneladani akhlak mulia Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam menjalankan tugas kemanusiaan. 🤲🏼

M. Hariyadi, S.Sos., M.M
(Kepala Kantor SAR Mataram)


🌐 basarnas.go.id
📞 +6821928081706
📌

Segenap Keluarga Besar Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Mataram (Basarnas Mataram) turut berbelasungkawa yang se...
24/08/2026

Segenap Keluarga Besar Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Mataram (Basarnas Mataram) turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya atas insiden kebakaran yang menimpa warga Desa Sade, Lombok Tengah.

Doa kami menyertai seluruh korban dan keluarga agar senantiasa dilimpahi ketabahan, kekuatan, serta ketenangan. Semoga duka ini segera berlalu dan digantikan dengan kebangkitan serta harapan baru. 🙏🏼✨


19/08/2026

Operasi SAR KMP Putri Yasmin Resmi Ditutup Setelah 8 Hari, Basarnas Mataram Tegaskan Tetap Lakukan Pemantauan

Operasi SAR terhadap insiden terbakarnya KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok resmi ditutup pada hari kedelapan, Rabu (19/8). Penutupan hari ini setelah perpanjangan pencarian selama satu hari.

Selama delapan hari pelaksanaan operasi SAR yang dimulai sejak insiden terjadi, Tim SAR gabungan berhasil menyelamatkan 212 orang penumpang, sementara satu orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Hingga hari terakhir penutupan Operasi SAR, empat korban lainnya dinyatakan hilang. Pencarian yang berlangsung sejak hari pertama hingga hari kedelapan telah melibatkan pergerakan masif di tiga matra—udara, laut, dan darat. Sektor perairan disisir secara berjenjang dari Selat Lombok, Bali, hingga memperluas jangkauan ke perairan selatan Pulau Jawa.

Pencarian udara mengerahkan Helikopter Finns SGi Air Bali serta dukungan pesawat CASSA NC212-200 (U-6215) milik TNI Angkatan Laut hingga penggunaan drone thermal. Di permukaan laut, armada kapal KN SAR, KAL, Kapal Penumpang, Yatch, RBB hingga RIB diterjunkan secara simultan. Sementara di jalur darat, tim menyusuri garis pantai dan menyebarkan informasi kepada nelayan serta masyarakat pesisir. Pemapelan dan penyebaran informasi ke kapal-kapal yang melintas juga dilakukan melalui VTS Lembar.

Kepala Kantor SAR Mataram selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhamad Hariyadi, menyampaikan bahwa seluruh upaya maksimal dan pengoptimalan alat utama (alut) telah dikerahkan di lapangan.

"Selama delapan hari, Tim SAR Gabungan telah berjuang secara maksimal baik dari udara, laut, maupun darat. Area pencarian telah diperluas mencakup perairan Lombok, Bali, hingga Jawa. Namun hingga Rabu (19/8) sore, hasilnya masih nihil dan keberadaan empat korban belum ditemukan," ujar Hariyadi.

Hariyadi menegaskan bahwa meskipun operasi SAR secara resmi telah ditutup, hal tersebut tidak menutup kemungkinan digelarnya kembali pencarian jika ditemukan bukti atau petunjuk baru.

"Sesuai regulasi, operasi SAR resmi kami tutup. Namun, penutupan ini bukan berarti pemantauan dihentikan. Kami tetap melakukan pemantauan dan berkoordinasi dengan seluruh potensi SAR serta masyarakat nelayan. Apabila di kemudian hari ditemukan tanda-tanda atau informasi baru mengenai keberadaan korban, operasi SAR akan langsung kami buka kembali," tegas Hariyadi.

Dengan ditutupnya operasi secara resmi, seluruh unsur potensi SAR yang terlibat dikembalikan ke kesatuan dan instansi masing-masing dengan ucapan terima kasih dan apresiasi tinggi atas sinergi yang terjalin selama Operasi SAR berlangsung.

18/08/2026

Operasi SAR KMP Putri Yasmin Diperpanjang, Tim SAR Lanjutkan Pencarian 4 Korban Hilang Hingga Hari Kedelapan

Pencarian terhadap empat orang korban kapal penumpang KMP Putri Yasmin yang terbakar di perairan Selat Lombok memasuki babak baru.

Hingga hari ketujuh operasi SAR pada Selasa (18/8), Tim SAR gabungan belum menemukan tanda-tanda keberadaan keempat korban tersebut.

Selama sepekan pelaksanaan operasi SAR, total penumpang yang berhasil diselamatkan tercatat sebanyak 212 orang, sementara satu orang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Pencarian selama tujuh hari ini telah melibatkan pergerakan masif di tiga matra—udara, laut, dan darat—dengan menyisir perairan secara berjenjang mulai dari Selat Lombok, Bali, hingga memperluas jangkauan ke perairan selatan Pulau Jawa. Disamping itu, penyebaran informasi ke kapal-kapal yang melintas juga dilakukan melalui VTS Lembar serta penyebaran informasi ke nelayan dan warga pesisir pantai.

Melihat hasil evaluasi serta mempertimbangkan masukan dari berbagai unsur SAR, pihak terkait, dan pihak keluarga korban, Kepala Kantor SAR Mataram selaku SAR Mission Coordinator (SMC), Muhamad Hariyadi, memutuskan untuk memperpanjang durasi operasi pencarian.

"Berdasarkan hasil evaluasi mendalam dan koordinasi dengan unsur-unsur SAR dan pihak terkait, serta mempertimbangkan permintaan dari keluarga korban untuk penambahan hari pencarian, kami memutuskan untuk memperpanjang operasi SAR selama satu hari ke depan hingga Rabu (19/8)," tegas Hariyadi, Selasa (18/8).

Hariyadi menambahkan bahwa perpanjangan ini merupakan bentuk komitmen Tim SAR gabungan dalam memberikan upaya terbaik untuk menemukan korban yang masih hilang.

"Kami memahami harapan besar dari pihak keluarga. Oleh karena itu, meski telah memasuki hari ketujuh, kami memutuskan untuk mengoptimalkan waktu tambahan ini. Seluruh personel dan alat utama (alut) tetap bersiaga untuk melanjutkan penyisiran besok pagi," tutup Hariyadi.

Dengan adanya keputusan ini, total masa operasi SAR KMP Putri Yasmin kini menjadi delapan hari. Tim gabungan akan terus memfokuskan pencarian di titik-titik yang diduga menjadi area keberadaan korban.

18/08/2026

Evakuasi Jenazah Mengambang di Pelabuhan Lembar: Bukan Korban Insiden Kapal Terbakar Selat Lombok

LOMBOK BARAT — Posko SAR di Pelabuhan Lembar menerima laporan penemuan jenazah mengambang di sekitar area Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, pada Selasa sore (18/8).

Kantor SAR Mataram yang saat itu tengah bersiaga dalam pelaksanaan Operasi SAR kapal terbakar di Selat Lombok, langsung mengerahkan personel menuju lokasi penemuan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk melaksanakan proses evakuasi.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah dibawa menuju Dermaga Pelabuhan Lembar. Selanjutnya, jenazah diberangkatkan menggunakan ambulans Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Lembar menuju Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Provinsi NTB untuk proses penanganan lebih lanjut.

Berdasarkan hasil identifikasi, jenazah tersebut dipastikan bukan merupakan korban dari insiden kebakaran KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok. Korban diketahui bernama Misbah (60), seorang laki-laki yang bekerja sebagai Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) di Pelabuhan Lembar, asal Dusun Cenguk, Desa Sesela, Kecamatan Gunungsari, Kabupaten Lombok Barat.

Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi selaku SAR Mission Coordinator (SMC), membenarkan adanya evakuasi penemuan jenazah tersebut.

"Betul, tadi sore tim kami langsung bergerak cepat usai menerima laporan penemuan jenazah di sekitar Pelabuhan Lembar," ujar Muhamad Hariyadi saat dikonfirmasi.

Ia juga menegaskan bahwa dari hasil koordinasi dan identifikasi, korban dipastikan tidak terkait dengan insiden KMP Putri Yasmin.

"Setelah proses evakuasi selesai dan dilakukan identifikasi oleh pihak berwenang, identitas korban berhasil dikenali atas nama Bapak Misbah, seorang buruh bongkar muat di pelabuhan," pungkasnya.

Address

Jln. TGH Lopan Labuapi
Mataram Barat

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kantorsar mataram posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Kantorsar mataram:

Shortcuts

Share