09/05/2026
Menguatkan BLPPMHPK Menuju Laboratorium yang Lebih Siap, Kuat, dan Berdaya Saing
Pada hari Jumat, 8 Mei 2026, kami melaksanakan audiensi dan koordinasi dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan/BBPOM Mataram. Pertemuan ini dilaksanakan secara daring, namun suasananya tetap terasa hangat, terbuka, dan penuh semangat kolaborasi.
Hadir langsung dalam pertemuan tersebut Kepala BBPOM Mataram, Bapak Yogi, bersama jajaran. Pertemuan ini menjadi ruang penting untuk melanjutkan hubungan baik yang sebenarnya sudah terbangun sejak tahun 2025 antara BBPOM Mataram dan BLPPMHPK.
Hubungan antara kedua lembaga ini bukan sekadar sebatas koordinasi formal. Sejak tahun sebelumnya, BBPOM Mataram melalui Tim ICONIC dengan inovasi PISAU telah banyak memberikan dukungan kepada BLPPMHPK. Dukungan itu terasa sangat nyata, terutama dalam bentuk pembinaan, pendampingan teknis, dan transfer pengetahuan kepada jajaran BLPPMHPK.
Pendampingan tersebut menyentuh bagian yang sangat penting bagi sebuah laboratorium, yaitu penguatan pemahaman terhadap ISO 17025:2017. Bagi BLPPMHPK, hal ini menjadi bekal penting karena standar tersebut merupakan fondasi dalam membangun laboratorium yang kompeten, tertib secara sistem mutu, dan mampu menghasilkan data pengujian yang dapat dipercaya.
Tim BBPOM Mataram juga telah mendampingi BLPPMHPK dalam pengenalan teknis pengujian di laboratorium, termasuk penggunaan alat seperti ELISA dan HPLC. Pendampingan ini tentu sangat berarti bagi Kasi Pengujian, para analis, dan seluruh jajaran BLPPMHPK, karena peningkatan kapasitas laboratorium tidak hanya membutuhkan sarana, tetapi juga membutuhkan SDM yang terus belajar dan berkembang.
Dalam sambutannya, Kepala BBPOM Mataram, Bapak Yogi, menyampaikan dukungan terhadap BLPPMHPK yang saat ini sedang berada dalam proses reakreditasi. Beliau menyampaikan kesediaan BBPOM Mataram untuk terus mendampingi dan membina BLPPMHPK, baik dari sisi teknis pengujian maupun penguatan kelembagaan.
Dukungan tersebut menjadi energi positif bagi BLPPMHPK. Reakreditasi bukan hanya soal memenuhi persyaratan administrasi, tetapi juga menjadi proses untuk memastikan bahwa laboratorium benar-benar siap memberikan layanan yang kredibel, profesional, dan sesuai standar.
Dalam diskusi tersebut, muncul juga satu poin penting yang cukup strategis. BBPOM Mataram menyampaikan bahwa beban pengujian yang mereka hadapi setiap tahun cukup besar, dengan jumlah sampel yang terus meningkat. Kondisi ini menunjukkan bahwa kebutuhan pengujian di daerah semakin tinggi, sementara kapasitas lembaga pengujian juga perlu diperkuat.
Di sinilah BLPPMHPK memiliki peluang besar untuk mengambil peran yang lebih luas. Sebagai laboratorium pengujian produk hasil perikanan, BLPPMHPK dapat menjadi bagian penting dalam mendukung kebutuhan pengujian, khususnya untuk sektor kelautan dan perikanan di Provinsi NTB.
Peluang ini tentu tidak datang begitu saja. BLPPMHPK perlu terus meningkatkan kemampuan analis, memperkuat sistem manajemen mutu, mengembangkan parameter pengujian, dan memastikan layanan laboratorium dapat menjawab kebutuhan pelaku usaha maupun kebutuhan pengawasan pemerintah daerah.
Dalam kondisi efisiensi saat ini, penguatan BLPPMHPK justru menjadi semakin relevan. Efisiensi tidak harus dimaknai sebagai keterbatasan, tetapi dapat dilihat sebagai momentum untuk lebih kreatif dalam mengoptimalkan aset dan kapasitas yang sudah dimiliki daerah.
Apabila BLPPMHPK mampu memperluas layanan pengujian dengan tetap menjaga mutu dan akurasi hasil, maka laboratorium ini tidak hanya berperan sebagai pendukung teknis pengawasan, tetapi juga dapat menjadi salah satu unit yang berkontribusi terhadap peningkatan pendapatan daerah.
Pertemuan dengan BBPOM Mataram ini memberikan pesan yang kuat bahwa BLPPMHPK tidak berjalan sendiri. Ada mitra strategis yang siap mendampingi, berbagi pengalaman, dan membantu memperkuat kapasitas kelembagaan. Kolaborasi seperti ini menjadi sangat penting, terutama dalam perjalanan BLPPMHPK menuju laboratorium yang lebih siap, lebih kuat, dan lebih dipercaya.
Pada akhirnya, audiensi ini bukan hanya membahas reakreditasi, ISO, alat laboratorium, atau parameter uji. Lebih dari itu, pertemuan ini membahas masa depan BLPPMHPK sebagai laboratorium pengujian hasil perikanan yang mampu memberikan pelayanan lebih baik, mendukung pengawasan mutu, membantu pelaku usaha, dan memberi nilai tambah bagi daerah.
Ke depan, sinergi antara BBPOM Mataram dan BLPPMHPK diharapkan terus terjaga. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, peningkatan kompetensi analis, dan pengembangan layanan pengujian, BLPPMHPK memiliki peluang besar untuk naik kelas menjadi laboratorium daerah yang kredibel, produktif, dan berdaya saing.