Pemprov NTB

Pemprov NTB Akun resmi Pemerintah Provinsi NTB yang dikelola oleh Dinas Kominfotik NTB dan PPID Utama NTB
(403)

GPM HUT TVRI, Pemprov NTB Hadirkan Pangan Terjangkau untuk Warga 🛒🌾Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus m...
02/09/2026

GPM HUT TVRI, Pemprov NTB Hadirkan Pangan Terjangkau untuk Warga 🛒🌾

Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat upaya pengendalian inflasi sekaligus memastikan masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau melalui Gerakan Pangan Murah (GPM).

GPM digelar di halaman LPP TVRI NTB, Mataram, Rabu (2/9/2026), melalui kolaborasi Badan Pangan Nasional (Bapanas), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, Bulog, ID FOOD, pelaku usaha pangan, distributor, hingga UMKM.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan NTB, Lalu Mirza Amir Hamzah, mengatakan GPM merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga.

Masyarakat juga diajak berbelanja secara bijak dan menyesuaikan konsumsi dengan kebutuhan agar keseimbangan pasokan tetap terjaga serta NTB terus menjadi salah satu daerah penyangga pangan nasional.

Selain pangan murah, kegiatan ini turut menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan dan mata secara gratis, serta bantuan sosial bagi masyarakat.

GPM sekaligus menjadi rangkaian syukuran HUT ke-64 TVRI, HUT ke-19 TVRI NTB, dan HUT ke-33 Kota Mataram.

Pangan Terjangkau, Inflasi Terkendali, Masyarakat Sejahtera.

Inflasi Naik, Ekonomi NTB Tetap Tangguh: Wahyudin Paparkan Data, Khalik: Alarm Harus DijawabSemeton NTB, BPS Provinsi NT...
01/09/2026

Inflasi Naik, Ekonomi NTB Tetap Tangguh: Wahyudin Paparkan Data, Khalik: Alarm Harus Dijawab

Semeton NTB, BPS Provinsi NTB baru saja merilis data statistik terbaru. Pada bulan Agustus 2026, inflasi kita tercatat di angka 4,03% (y-o-y). Kenaikan harga pangan ini memang menjadi "alarm" bagi kita semua, tapi jangan khawatir! Di balik angka tersebut, daya tahan ekonomi NTB justru menunjukkan performa yang luar biasa kuat.

Buktinya? Sektor-sektor produktif masyarakat kita terus bertumbuh:
✅ Kesejahteraan Petani Meningkat: Nilai Tukar Petani (NTP) makin kuat di angka 129,67. Artinya, daya tukar dan pendapatan petani kita membaik!
✅ Pariwisata Makin Ramai: Kunjungan wisatawan nusantara tembus 1,41 juta orang dan tingkat hunian hotel terus meningkat pesat.
✅ Ekspor Meroket: Nilai ekspor NTB melonjak drastis sepanjang Januari–Juli 2026!

Kadis Kominfotik NTB, Dr. H. Ahsanul Khalik (Aka) menegaskan bahwa Pemprov NTB tidak akan abai. Alarm inflasi ini akan dijawab dengan kerja nyata pengendalian harga yang lebih kuat, sembari terus menjaga pasokan pangan dan memperkuat sektor penyumbang pendapatan masyarakat.

Tantangannya bukan memilih salah satu, tapi memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali sementara pariwisata, pertanian, dan ekspor kita terus melaju. Bersama kita jaga ekonomi NTB!

Yuk, baca informasi selengkapnya pada tautan di bawah ini:
https://ntbprov.go.id/post/inflasi-naik-ekonomi-ntb-tetap-tangguh-wahyudin-paparkan-data-khalik-alarm-harus-dijawab

40 Tahun Menanti, Sesaot Menuju Kepastian Pengelolaan HutanSetelah hampir empat dekade menanti, masyarakat di sekitar Hu...
01/09/2026

40 Tahun Menanti, Sesaot Menuju Kepastian Pengelolaan Hutan

Setelah hampir empat dekade menanti, masyarakat di sekitar Hutan Sesaot, Lombok Barat, kini menyambut secercah harapan baru. Pemerintah Provinsi NTB tengah memproses penataan status sebagian kawasan hutan untuk menyeimbangkan kesejahteraan masyarakat dengan kelestarian alam yang menjadi sumber penghidupan mereka.

Sebagai wujud komitmen dan perhatian langsung, Gubernur NTB, Bapak Lalu Muhamad Iqbal (Miq Iqbal), didampingi Ketua TP PKK NTB, Ibu Sinta Agathia, rela berjalan kaki sejauh 15 kilometer menembus medan yang terjal, menanjak, dan licin! Semangat beliau tak surut untuk hadir di tengah masyarakat dan mendengar langsung aspirasi dari Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Sesaot.

Pemprov NTB saat ini sedang memproses perubahan status sekitar 3.000 hektare kawasan dari hutan konservasi menjadi hutan lindung di bagian bawah. Langkah strategis ini diambil agar:
1️⃣ Masyarakat yang mengelola lahan mendapat kepastian hukum.
2️⃣ Masyarakat bisa menjadi garda terdepan (wilayah pertahanan) untuk menjaga "zona merah" hutan agar tidak disentuh sama sekali.

Ke depannya, tata kelola ini akan diperkuat melalui kesepakatan Awik-Awik (aturan adat) antara Pemerintah Desa, Gapoktan, dan KPH. Kita tidak sedang memilih antara hutan atau kesejahteraan, tetapi membangun ekosistem di mana masyarakat bisa hidup dari hutan tanpa merusaknya.

Baca selengkapnya mengenai kabar baik ini di portal resmi kami:
https://ntbprov.go.id/post/40-tahun-menanti-sesaot-menuju-kepastian-pengelolaan-hutan

Gubernur Miq Iqbal Perkuat Posyandu, Kader Jadi Ujung TombakKader Posyandu adalah pahlawan tanpa tanda jasa sekaligus uj...
01/09/2026

Gubernur Miq Iqbal Perkuat Posyandu, Kader Jadi Ujung Tombak

Kader Posyandu adalah pahlawan tanpa tanda jasa sekaligus ujung tombak pelayanan kesehatan dasar di tengah masyarakat kita. Dedikasi mereka sangat luar biasa, bahkan ada yang sudah tulus mengabdi hingga 43 tahun!

Sebagai bentuk apresiasi dan komitmen nyata dalam meningkatkan layanan kesehatan, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal (Miq Iqbal), bersama Ketua TP PKK NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal, mengunjungi langsung para kader di Posyandu Wana Tirta, Desa Sesaot, Lombok Barat, Selasa (1/9).

Untuk memastikan pelayanan Posyandu semakin berkualitas, Pemprov NTB telah menyiapkan beberapa langkah penguatan, antara lain:
✅ Pemenuhan Fasilitas: Menyalurkan bantuan Posyandu Kit (alat ukur berat & tinggi badan) secara bertahap untuk mengganti alat yang rusak agar data pertumbuhan anak tetap akurat.
✅ Peningkatan Kapasitas: Menggelar pelatihan untuk memperkuat pengetahuan kader terkait enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).
✅ Kesejahteraan Kader: Mengintegrasikan dukungan operasional bagi kader ke dalam Program Desa Berdaya Transformatif yang akan dimulai pada tahun 2027.
✅ Pendataan Digital: TP PKK NTB sedang menyiapkan sistem digital untuk memetakan kondisi sarana Posyandu agar bantuan ke depannya semakin tepat sasaran.

Kualitas kesehatan keluarga NTB dimulai dari Posyandu yang kuat dengan kader yang hebat. Mari kita dukung terus perjuangan mereka!

Baca berita selengkapnya di sini:
https://ntbprov.go.id/post/gubernur-miq-iqbal-perkuat-posyandu-kader-jadi-ujung-tombak

31/08/2026

Water Barrier Jadi Solusi Atasi Kemacetan di Simpang Rembiga–Dakota

Kemacetan di kawasan Simpang Rembiga dan Dakota menjadi perhatian serius. Salah satu langkah yang didorong adalah penggunaan water barrier sebagai solusi rekayasa lalu lintas untuk mengatur arus kendaraan agar lebih tertib, lancar, dan aman.

Langkah sederhana, namun diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi kelancaran mobilitas masyarakat. Bersama kita wujudkan lalu lintas Kota Mataram yang semakin tertib dan nyaman. 🙏🏻

Atasi Kemacetan Rembiga, Miq Iqbal dan Bang Aji Mohan Turun BersamaPersoalan kemacetan di Simpang Empat Rembiga, Kota Ma...
31/08/2026

Atasi Kemacetan Rembiga, Miq Iqbal dan Bang Aji Mohan Turun Bersama

Persoalan kemacetan di Simpang Empat Rembiga, Kota Mataram, menjadi perhatian serius pemerintah. Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal (Miq Iqbal), bersama Walikota Mataram, Mohan Roliskana (Bang Aji Mohan), turun langsung memantau arus lalu lintas pada jam sibuk, Senin (31/8) sore.

Peninjauan ini dilakukan untuk melihat efektivitas penataan jalur, termasuk penggunaan water barrier, serta mencari solusi yang benar-benar bekerja di lapangan, bukan sekadar di atas kertas.

Poin Penting Penataan Simpang Empat Rembiga:
• Evaluasi Terjun Langsung: Memastikan pengaturan water barrier efektif dalam mengurai penumpukan kendaraan.
• Pendekatan Persuasif & Dialogis: Mengedepankan musyawarah bersama warga terkait adanya insiden pembongkaran water barrier, demi menciptakan ketertiban bersama tanpa merugikan masyarakat.
• Keseimbangan Lalu Lintas & Ekonomi: Penataan jalan tidak boleh mematikan mata pencaharian. Kedua pimpinan daerah turut menyusuri kawasan dan berdialog langsung dengan pelaku UMKM setempat untuk memastikan aktivitas ekonomi tetap tumbuh.

Penyelesaian kemacetan Rembiga adalah tentang mempertemukan berbagai kepentingan di satu ruang. Mari dukung langkah penataan ini agar lalu lintas makin lancar, kawasan lebih tertib, dan ekonomi warga tetap bergerak maju!

Baca selengkapnya di situs resmi Pemprov NTB:
https://ntbprov.go.id/post/atasi-kemacetan-rembiga-miq-iqbal-dan-bang-aji-mohan-turun-bersama

33 Tahun Kota Mataram, Gubernur NTB: Momentum Melihat Kembali Perjalanan Pembangunan Kota SeutuhnyaSenin (31/8/2026), pe...
31/08/2026

33 Tahun Kota Mataram, Gubernur NTB: Momentum Melihat Kembali Perjalanan Pembangunan Kota Seutuhnya

Senin (31/8/2026), peringatan HUT ke-33 Kota Mataram digelar penuh khidmat dan meriah di Lapangan Sangkareang. Hadir langsung dalam momen istimewa ini Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Damayanti Putri bersama Walikota Mataram, H. Mohan Roliskana.

Melalui sambutan tertulisnya, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal (Miq Iqbal) mengajak seluruh masyarakat menjadikan usia ke-33 ini sebagai momentum untuk merefleksikan kembali perjalanan pembangunan kota secara utuh.

“Keberhasilan pembangunan harus dilihat dari sejauh mana kemajuan sebuah kota mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakatnya,” pesan Miq Iqbal.

Sepanjang tahun 2025, Kota Mataram telah menorehkan capaian luar biasa yang patut kita banggakan bersama!
✅ Pertumbuhan ekonomi menyentuh angka 5,43%
✅ Angka kemiskinan berhasil ditekan ke 7,15% & pengangguran turun menjadi 4,80%
✅ Indeks Pembangunan Manusia (IPM) melesat naik menjadi 82,37 poin

Tak hanya itu, Mataram juga sukses meraih penghargaan Kota Anti Korupsi Kategori Istimewa, Indeks Pelayanan Publik Sangat Baik, TPID Award, hingga mempertahankan WTP 12 kali berturut-turut!

Pelepasan puluhan balon dan merpati hari ini menjadi simbol harapan agar Kota Mataram terus terbang tinggi. Semoga Mataram semakin tangguh, maju, sejahtera, inklusif, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Nusa Tenggara Barat.

Yuk, baca selengkapnya mengenai pesatnya pembangunan Kota Mataram di sini:
https://ntbprov.go.id/post/33-tahun-kota-mataram-gubernur-ntb-momentum-melihat-kembali-perjalanan-pembangunan-kota-seutuhnya

Pelantikan Perbasasi NTB, Baseball-Softball Bersiap Menuju PON 2028Pemerintah Provinsi NTB mendukung penuh momentum keba...
30/08/2026

Pelantikan Perbasasi NTB, Baseball-Softball Bersiap Menuju PON 2028

Pemerintah Provinsi NTB mendukung penuh momentum kebangkitan cabang olahraga baseball dan softball di Bumi Gora. Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, menghadiri langsung pelantikan Pengurus Perbasasi NTB oleh PB Perbasasi di Hotel Lombok Plaza, Mataram (30/8).

Wagub mendorong pengurus baru yang didominasi generasi muda untuk segera bergerak melakukan evaluasi, memperkuat koordinasi dengan kabupaten/kota, serta fokus pada pembinaan atlet jangka panjang menyongsong PON 2028.

Poin Utama Kebangkitan Perbasasi NTB:
• Pembinaan Usia Dini: Mengajak peran aktif guru olahraga di sekolah-sekolah untuk mengenalkan dan menjaring bibit muda.
• Persiapan PON 2028: Membangun ekosistem olahraga yang mampu melahirkan atlet secara berkelanjutan.
• Peningkatan SDM: Sertifikasi pelatih, wasit, dan juri agar kompetisi berjalan profesional.
• Sinergi Generasi: Pengurus muda siap belajar dari pengalaman senior untuk membawa prestasi NTB lebih maju.

Mari bersama dukung kebangkitan olahraga NTB menuju prestasi nasional dan internasional! 💪🔥

Baca selengkapnya di situs resmi Pemprov NTB:
https://ntbprov.go.id/post/pelantikan-perbasasi-ntb-baseball-softball-bersiap-menuju-pon-2028

Ekonom Unram: Momentum Emas Ekonomi NTB Harus DijagaMATARAM — Nusa Tenggara Barat sedang berada dalam momentum ekonomi y...
30/08/2026

Ekonom Unram: Momentum Emas Ekonomi NTB Harus Dijaga

MATARAM — Nusa Tenggara Barat sedang berada dalam momentum ekonomi yang kuat. Pertumbuhan ekonomi yang tinggi, investasi yang meningkat, aktivitas pariwisata yang bergerak, serta tingkat pengangguran yang relatif rendah menjadi capaian yang patut diapresiasi sekaligus dijaga. Tantangannya kini adalah memastikan momentum tersebut tidak berhenti sebagai angka, tetapi menjelma menjadi kesejahteraan yang semakin luas bagi masyarakat.

Pandangan tersebut disampaikan ekonom Universitas Mataram, Dr. H. Iwan Harsono, S.E., M.Ec., dalam diskusi bersama Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik Provinsi NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB, Dr. H. Ahsanul Halik, di Mataram, Jumat (29/8).

Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram itu menilai berbagai indikator ekonomi NTB menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Menurutnya, kondisi tersebut merupakan modal penting bagi daerah untuk memperkuat fundamental ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Capaian itu tercermin dalam kinerja pertumbuhan ekonomi NTB. Badan Pusat Statistik mencatat ekonomi NTB tumbuh 13,64 persen pada triwulan I 2026 dan tetap tumbuh 7,41 persen pada triwulan II 2026. Secara kumulatif, pertumbuhan ekonomi NTB pada semester I 2026 mencapai 10,42 persen.

Bagi Iwan, capaian tersebut merupakan momentum penting yang harus dipertahankan.

“NTB sedang memiliki momentum ekonomi yang sangat baik. Ini tentu harus kita apresiasi dan dijaga. Tetapi keberhasilan itu jangan berhenti pada angka pertumbuhan,” ujarnya.

Menurut Iwan, ukuran keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya melihat seberapa tinggi pertumbuhan ekonomi, tetapi juga bagaimana pertumbuhan tersebut diterjemahkan menjadi peningkatan pendapatan masyarakat, penciptaan lapangan kerja berkualitas, pengurangan kemiskinan, dan penurunan ketimpangan.

Karena itu, NTB perlu menjaga keseimbangan antara high growth dan inclusive growth. Pertumbuhan yang tinggi harus sekaligus membuka ruang yang lebih besar bagi masyarakat untuk menjadi pelaku dan penerima manfaat pembangunan.

Salah satu peluang terbesar berada pada investasi. Iwan menilai meningkatnya investasi harus diikuti keterkaitan yang kuat dengan ekonomi lokal agar dampaknya tidak berhenti pada besarnya modal yang masuk.

“Investasi besar harus mempunyai linkage yang kuat dengan ekonomi lokal. Tenaga kerja lokal, UMKM, pemasok lokal dan pelaku usaha daerah harus masuk dalam rantai nilai investasi,” katanya.

Penguatan keterkaitan tersebut juga penting untuk mencegah economic leakage, terutama dalam sektor pariwisata dan investasi berskala besar. Tingginya kunjungan wisatawan atau aktivitas usaha belum otomatis menghasilkan manfaat maksimal apabila kebutuhan pangan, barang konsumsi, tenaga profesional dan berbagai input usaha masih banyak dipasok dari luar daerah.

“Semakin kuat rantai pasok lokal, semakin besar nilai tambah yang tinggal dan berputar di NTB,” ujarnya.

Menurut Iwan, momentum pertumbuhan saat ini juga harus digunakan untuk memperkuat struktur ekonomi daerah. Ketergantungan yang terlalu besar pada satu sektor dapat membuat perekonomian rentan terhadap perubahan harga dan kondisi global.

Karena itu, pertanian bernilai tambah, agroindustri, pariwisata berkualitas, UMKM, ekonomi kreatif dan hilirisasi perlu terus diperkuat sebagai bagian dari diversifikasi ekonomi NTB.

Dalam konteks hilirisasi, ia menekankan agar proses penciptaan nilai tambah dilakukan sedekat mungkin dengan sumber daya dan masyarakat daerah.

“Hilirisasi jangan hanya berarti sumber dayanya berasal dari NTB. Nilai tambah, teknologi, industri turunannya, kesempatan kerja dan kapasitas ekonominya juga harus semakin banyak berada di NTB,” tegasnya.

Iwan juga melihat pertumbuhan ekonomi dan investasi sebagai peluang untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah. Berkembangnya aktivitas ekonomi semestinya memperluas basis Pendapatan Asli Daerah secara sehat, tanpa membebani masyarakat maupun dunia usaha secara berlebihan.

Namun, seluruh agenda tersebut membutuhkan fondasi sumber daya manusia yang kuat. NTB, menurut Iwan, harus memastikan masyarakat lokal memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan ekonomi yang sedang tumbuh.

“Jangan sampai NTB hanya menjadi lokasi investasi, sementara masyarakat NTB tidak menjadi pelaku utama dan penerima manfaatnya,” katanya.

Karena itu, pendidikan, keterampilan, sertifikasi tenaga kerja, produktivitas, dan kesesuaian kompetensi dengan kebutuhan industri harus berjalan beriringan dengan pertumbuhan investasi dan ekonomi daerah.

Iwan menegaskan, momentum ekonomi yang sedang berlangsung bukanlah titik akhir. Capaian tersebut justru menjadi kesempatan untuk membangun fondasi ekonomi yang lebih produktif, inklusif, beragam dan tahan terhadap guncangan.

Pertumbuhan tinggi hari ini, kata dia, harus menjadi pijakan untuk menciptakan pertumbuhan yang lebih berkualitas pada masa mendatang.

Dengan demikian, keberhasilan ekonomi NTB ke depan tidak cukup diukur dari besarnya angka pertumbuhan dan investasi. Ukuran yang lebih penting adalah seberapa jauh momentum tersebut mampu memperluas lapangan kerja, memperkuat UMKM dan rantai pasok lokal, meningkatkan kapasitas fiskal, mengurangi kemiskinan dan ketimpangan, serta memastikan semakin banyak nilai tambah ekonomi tinggal dan berputar di NTB.

Momentum ekonomi NTB hari ini adalah capaian yang patut dijaga. Tantangan berikutnya adalah mengubah capaian itu menjadi fondasi yang semakin kuat, agar pertumbuhan tidak hanya tercatat dalam statistik, tetapi hadir dalam pendapatan yang meningkat, kesempatan kerja yang lebih luas, usaha lokal yang semakin kuat, dan kesejahteraan yang benar-benar dirasakan masyarakat NTB.(KominfotikNTB)

Berita selengkapnya baca di https://ntbprov.go.id/post/ekonom-unram-momentum-emas-ekonomi-ntb-harus-dijaga

Musorprov KONI NTB, Satukan Kekuatan Menuju PON 2028Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) XIII KONI NTB Tahun 2026 re...
30/08/2026

Musorprov KONI NTB, Satukan Kekuatan Menuju PON 2028

Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) XIII KONI NTB Tahun 2026 resmi dibuka oleh Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, di Hotel Lombok Raya, Minggu (30/8). Momentum ini menjadi titik krusial untuk menyolidkan kembali energi dan kekuatan insan olahraga NTB menyongsong PON 2028, di mana NTB dipercaya menjadi tuan rumah bersama NTT.

Wagub menegaskan bahwa perbedaan pilihan dalam dinamika organisasi adalah hal biasa, namun persatuan untuk nama baik daerah adalah yang utama.

Pesan Utama Wagub NTB untuk Olahraga NTB:
• Kembali Bersatu: Setelah proses musyawarah selesai, seluruh cabang olahraga, atlet, pelatih, dan pengurus harus kembali bergerak dalam satu barisan.
• Sukses Tuan Rumah & Prestasi: Menjadi tuan rumah yang ramah, profesional, dan berkelas, sekaligus mencetak atlet-atlet berprestasi yang membanggakan.
• Dorong Sport Tourism: Memanfaatkan momen PON 2028 untuk mengenalkan pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif NTB ke tingkat nasional.
• Pembinaan Berkelanjutan: Fokus mendidik atlet muda dengan nilai disiplin, sportivitas, dan semangat pantang menyerah.

Mari bersama-sama kita dukung kemajuan olahraga NTB demi mengharumkan nama daerah di kancah nasional! 💪🇮🇩

Baca berita selengkapnya di tautan berikut:
https://ntbprov.go.id/post/musorprov-koni-ntb-satukan-kekuatan-menuju-pon-2028

Address

Jalan Pejanggik 12
Mataram

Opening Hours

Monday 07:30 - 16:30
Tuesday 07:30 - 16:30
Wednesday 07:30 - 16:30
Thursday 07:30 - 16:30
Friday 07:30 - 16:30

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pemprov NTB posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Pemprov NTB:

Shortcuts

Share