MAN 3 Kota Mataram

Directions Website

MAN 3 Kota Mataram Unggul Dalam , Keluhuran Akhlak, Penguasaan Keterampilan dan Menjadi Madrasah Aliyah Rujukan Pada Tahun 2030

30/09/2026
Literasi Al-Qur’an Menjadi Napas Pembiasaan di MAN 3 Kota MataramMATARAM, (23/9/2026) Menjadikan Al-Qur’an dekat dengan ...
22/09/2026

Literasi Al-Qur’an Menjadi Napas Pembiasaan di MAN 3 Kota Mataram

MATARAM, (23/9/2026) Menjadikan Al-Qur’an dekat dengan kehidupan peserta didik tidak cukup hanya melalui pembelajaran di dalam kelas. Di MAN 3 Kota Mataram, Literasi Al-Qur’an terus dihidupkan melalui pembiasaan yang dilaksanakan secara rutin setiap Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat.

Program yang menjadi salah satu program utama madrasah tersebut kini terus dilanjutkan di bawah kepemimpinan Kepala MAN 3 Kota Mataram yang baru, H. Muhammad Zaenuri, Lc. Keberlanjutan program ini menjadi bagian dari komitmen madrasah dalam membangun budaya belajar yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kecintaan peserta didik terhadap Al-Qur’an.

Pelaksanaan Literasi Al-Qur’an secara rutin menjadi bagian dari ikhtiar MAN 3 Kota Mataram untuk menghadirkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam keseharian warga madrasah. Pembiasaan yang dilakukan secara konsisten diharapkan dapat membangun kedekatan peserta didik dengan Al-Qur’an sekaligus menumbuhkan sikap disiplin dalam menjalankan kegiatan positif.

Bagi madrasah, literasi Al-Qur’an bukan sekadar aktivitas membaca. Lebih dari itu, program ini menjadi bagian dari proses pendidikan karakter yang mengajak peserta didik untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai sumber nilai dalam membentuk sikap, perilaku, dan kebiasaan sehari-hari.

Konsistensi pelaksanaan pada empat hari dalam sepekan juga menunjukkan bahwa Literasi Al-Qur’an ditempatkan sebagai bagian dari budaya madrasah, bukan kegiatan yang bersifat insidental. Dengan pembiasaan yang dilakukan secara terus-menerus, nilai-nilai religius diharapkan semakin melekat dalam kehidupan peserta didik.

Keberlanjutan program tersebut di bawah kepemimpinan H. Muhammad Zaenuri, Lc. juga menunjukkan bahwa program-program positif yang telah menjadi bagian dari budaya MAN 3 Kota Mataram terus mendapatkan ruang untuk dikembangkan. Pergantian kepemimpinan tidak menjadi alasan untuk menghentikan pembiasaan baik yang telah berjalan, tetapi menjadi momentum untuk menjaga kesinambungan sekaligus memperkuat arah program madrasah.

Dalam konteks pendidikan madrasah, pembiasaan memiliki peran penting. Karakter tidak dibentuk dalam satu kegiatan, melainkan melalui proses yang dilakukan berulang, konsisten, dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Karena itu, Literasi Al-Qur’an di MAN 3 Kota Mataram menjadi salah satu ikhtiar untuk menghadirkan pendidikan yang menyentuh aspek akademik sekaligus spiritual peserta didik.

Program ini sekaligus memperkuat identitas MAN 3 Kota Mataram sebagai madrasah yang memberikan perhatian terhadap pengembangan literasi keagamaan. Peserta didik tidak hanya diarahkan untuk memiliki kemampuan akademik, tetapi juga dibimbing agar memiliki fondasi nilai yang dapat menjadi bekal dalam kehidupan.

Dengan terus dilaksanakannya Literasi Al-Qur’an setiap Selasa, Rabu, Kamis, dan Jumat, MAN 3 Kota Mataram berupaya menjaga satu pesan penting dalam proses pendidikan: ilmu dan karakter perlu tumbuh secara berdampingan.

Dari kebiasaan membaca, diharapkan tumbuh kecintaan. Dari kecintaan, diharapkan lahir penghayatan. Dan dari penghayatan itulah nilai-nilai Al-Qur’an dapat tercermin dalam sikap dan perilaku peserta didik dalam kehidupan sehari-hari.

Literasi Al-Qur’an bukan sekadar agenda rutin. Ia adalah pembiasaan yang diharapkan menjadi bagian dari karakter dan budaya MAN 3 Kota Mataram.

Rizky Julia Rahmawati Melaju ke Babak Final LKTI BRIDA Kota Mataram, Bawa Semangat Juara MAN 3MATARAM, (16/10/2026) Sema...
16/09/2026

Rizky Julia Rahmawati Melaju ke Babak Final LKTI BRIDA Kota Mataram, Bawa Semangat Juara MAN 3

MATARAM, (16/10/2026) Semangat berprestasi kembali ditunjukkan oleh peserta didik MAN 3 Kota Mataram. Kali ini, Rizky Julia Rahmawati, siswi MAN 3 Kota Mataram yang akrab disapa Ama, berhasil melangkah ke babak final Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) tingkat Kota Mataram yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Mataram.

Capaian tersebut bukanlah hasil yang datang secara instan. Ama harus berjibaku menghadapi peserta dari berbagai satuan pendidikan, mulai dari SMA, MAN hingga MAS se-Kota Mataram. Di tengah persaingan yang sarat gagasan, kreativitas, dan kemampuan berpikir ilmiah, Ama mampu menunjukkan kualitasnya hingga berhasil mendapatkan tiket menuju babak final.

Bagi MAN 3 Kota Mataram, keberhasilan Ama menembus final bukan sekadar tentang lolosnya seorang peserta dalam sebuah perlombaan. Lebih dari itu, capaian ini menjadi bukti bahwa madrasah mampu melahirkan generasi yang berani berpikir, berani menuangkan gagasan, dan berani berkompetisi di ruang akademik.

Dalam proses persiapannya, Ama mendapatkan pendampingan dan pembinaan dari Zulhadi, M.Pd. alias Zulhadi AlCupky. Pendampingan tersebut menjadi bagian penting dalam mengasah gagasan, memperkuat karya, sekaligus mempersiapkan Ama menghadapi tahapan kompetisi dengan lebih matang.

Perjalanan menuju final tentu tidak selalu mudah. Ada proses membaca, menulis, mengembangkan ide, menerima masukan, melakukan perbaikan, hingga kembali menyempurnakan karya. Namun, justru dari proses panjang itulah mental seorang juara dibentuk.

Juara bukan hanya mereka yang berdiri paling tinggi di podium, tetapi mereka yang berani memulai, bertahan dalam proses, belajar dari setiap tantangan, dan memberikan yang terbaik hingga akhir.

Kini, langkah Ama tinggal selangkah lagi menuju puncak kompetisi. Babak final akan menjadi ruang untuk kembali membuktikan bahwa gagasan yang lahir dari madrasah juga mampu bersaing dan memberikan warna dalam dunia riset dan inovasi di Kota Mataram.

Keluarga besar MAN 3 Kota Mataram memberikan apresiasi dan dukungan penuh atas capaian tersebut. Semoga Ama dapat tampil dengan percaya diri, membawa semangat pantang menyerah, serta memberikan kemampuan terbaiknya pada babak final.

Terus melangkah, Ama!

Karena perjalanan ini bukan hanya tentang mengejar gelar juara, tetapi tentang membangun keberanian untuk bermimpi, bekerja keras untuk mewujudkannya, dan membuktikan bahwa anak madrasah mampu berprestasi di berbagai bidang.

MAN 3 Kota Mataram — BERSAHAJA: Beriman, Santun, Harmoni, Jaya.

 : Menempa Pemimpin Muda, Menguatkan Karakter dan Tanggung JawabMataram, (16/9/2026) Kepemimpinan tidak lahir dalam seke...
16/09/2026

:
Menempa Pemimpin Muda, Menguatkan Karakter dan Tanggung Jawab

Mataram, (16/9/2026) Kepemimpinan tidak lahir dalam sekejap. Ia tumbuh melalui proses, ditempa oleh pengalaman, dan dikuatkan oleh tanggung jawab. Semangat inilah yang menjadi landasan pelaksanaan Latihan Dasar Kepemimpinan Murid (LDKM) yang diikuti oleh pengurus ORSIMA dan perangkat kelas MAN 3 Kota Mataram.

Kegiatan LDKM tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya madrasah membekali para murid dengan pengetahuan, keterampilan, dan karakter kepemimpinan yang akan menjadi bekal dalam menjalankan amanah organisasi maupun tugas sebagai bagian dari komunitas madrasah.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala MAN 3 Kota Mataram, H. Muhammad Zainuri, Lc. Dalam arahannya, kepala madrasah menekankan bahwa menjadi seorang pemimpin bukan sekadar memiliki jabatan, melainkan kesiapan untuk melayani, bertanggung jawab, menjadi teladan, serta mampu bekerja sama dengan orang lain.

LDKM juga menjadi ruang pembelajaran bagi para peserta untuk memahami arti disiplin, komunikasi, kerja sama, pengambilan keputusan, penyelesaian masalah, serta membangun kepercayaan diri. Melalui berbagai aktivitas yang dirancang secara edukatif dan partisipatif, peserta diajak untuk keluar dari zona nyaman dan belajar menghadapi dinamika kepemimpinan secara langsung.

Kegiatan tersebut mendapat pendampingan dari Pembina ORSIMA, Muliani Muly, S.S., M.Pd., bersama jajaran pembina dan pendamping lainnya. Pendampingan tidak hanya diarahkan pada kemampuan teknis berorganisasi, tetapi juga pada pembentukan karakter pemimpin muda yang beradab, santun, disiplin, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan madrasah.

Bagi ORSIMA dan perangkat kelas, LDKM bukan sekadar kegiatan pelatihan. Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan ruang kaderisasi untuk menyiapkan generasi penerus yang mampu melanjutkan estafet kepemimpinan di MAN 3 Kota Mataram.

Dari ruang pelatihan inilah diharapkan lahir murid-murid yang berani mengambil tanggung jawab, mampu menjadi teladan bagi teman-temannya, serta siap berkontribusi dalam menciptakan budaya madrasah yang beriman, santun, harmonis, dan berprestasi.

Karena pemimpin sejati bukan yang paling depan untuk dilihat, tetapi yang paling siap berada di depan ketika tanggung jawab harus ditunaikan.

11/09/2026

: Menguji Hafalan, Meneguhkan Komitmen Al-Qur’an

Mataram, (11/9/2026) Komitmen MAN 3 Kota Mataram dalam membangun generasi yang dekat dengan Al-Qur’an kembali diwujudkan melalui pelaksanaan Uji Publik Hafalan 3 Juz Al-Qur’an. Kegiatan ini diikuti oleh siswa kelas X, XI, dan XII yang telah menyelesaikan hafalan sesuai target yang ditetapkan madrasah.

Uji Publik menjadi salah satu tahapan penting dalam program Literasi Al-Qur’an MAN 3 Kota Mataram, khususnya bagi siswa yang telah menuntaskan hafalan tiga juz. Menariknya, capaian hafalan tersebut tidak selalu ditempuh dengan urutan juz yang sama. Ada siswa yang memulai dari juz bagian atas, sementara yang lainnya mengawali dari juz bagian bawah, sesuai dengan proses dan perkembangan hafalan masing-masing.

Perbedaan titik awal tersebut tidak mengurangi makna capaian. Justru, setiap hafalan memiliki cerita tentang ketekunan, pengulangan, kedisiplinan, dan perjuangan siswa dalam menjaga ayat-ayat Al-Qur’an.

Dalam Uji Publik, kemampuan siswa tidak hanya dilihat dari seberapa banyak ayat yang telah dihafalkan, tetapi juga dari kesungguhan mereka dalam mempertahankan hafalan, melafalkan ayat dengan baik, serta menunjukkan kesiapan mempertanggungjawabkan capaian hafalannya di hadapan publik.

Bagi siswa, momentum ini menjadi ruang untuk membuktikan bahwa hafalan bukan sekadar target angka. Tiga juz yang berhasil diselesaikan adalah hasil dari proses panjang: menghafal, mengulang, memperbaiki kesalahan, menyetorkan kembali, hingga akhirnya dinyatakan siap mengikuti Uji Publik.

Program ini sekaligus menegaskan bahwa hafalan Al-Qur’an di MAN 3 Kota Mataram dibangun melalui proses yang bertahap dan berkelanjutan. Juz demi juz ditaklukkan bukan dengan tergesa-gesa, melainkan dengan menjaga kualitas hafalan agar semakin kuat dan mutqin.

Uji Publik juga menjadi bentuk apresiasi terhadap para siswa yang telah berjuang menyelesaikan hafalannya. Di balik setiap lantunan ayat yang dibacakan, terdapat waktu yang diluangkan, ayat yang berulang kali diulang, serta semangat untuk terus menjaga kalam Allah di dalam hati.

Lebih dari sekadar kegiatan akademik, Uji Publik 3 Juz adalah ikhtiar madrasah untuk menanamkan kecintaan kepada Al-Qur’an sekaligus membentuk karakter siswa yang disiplin, sabar, bertanggung jawab, dan istiqamah.

Sebab, menghafal Al-Qur’an bukanlah tentang siapa yang paling cepat selesai, tetapi tentang siapa yang mampu menjaga hafalan, mengamalkan nilai-nilainya, dan terus membersamai Al-Qur’an dalam kehidupan.

Dari MAN 3 Kota Mataram, tiga juz bukanlah garis akhir. Ia adalah awal dari perjalanan yang lebih panjang: menambah hafalan, memperkuat hafalan, dan menjadikan Al-Qur’an sebagai bagian dari kehidupan.

 , Kepala Baru MAN 3 Kota Mataram Terima 15 Mahasiswa PPL UIN Mataram 2026Mataram, Suasana penuh keakraban dan semangat ...
07/09/2026

, Kepala Baru MAN 3 Kota Mataram Terima 15 Mahasiswa PPL UIN Mataram 2026

Mataram, Suasana penuh keakraban dan semangat akademik mewarnai acara serah terima 15 mahasiswa Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) UIN Mataram Tahun 2026 di MAN 3 Kota Mataram. Sebanyak 15 mahasiswa, terdiri atas 3 mahasiswa laki-laki dan 12 mahasiswa perempuan, secara resmi diserahkan untuk melaksanakan kegiatan PPL di lingkungan MAN 3 Kota Mataram.

Kehadiran para mahasiswa PPL tersebut menjadi momentum istimewa karena merupakan salah satu kegiatan awal yang disambut langsung oleh Kepala MAN 3 Kota Mataram yang baru, Bapak H. Muhammad Zainuri, Lc. Penyambutan ini sekaligus menjadi langkah awal membangun sinergi antara perguruan tinggi dan madrasah dalam menyiapkan calon-calon pendidik yang profesional, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan dunia pendidikan.

Dalam sambutannya, H. M. Zainuri, Lc. menyampaikan apresiasi atas kepercayaan UIN Mataram yang kembali menjadikan MAN 3 Kota Mataram sebagai salah satu tempat pelaksanaan PPL. Menurutnya, kehadiran mahasiswa PPL bukan sekadar untuk memenuhi tuntutan akademik, tetapi juga menjadi kesempatan untuk belajar secara langsung dari dinamika kehidupan madrasah.

“Selamat datang di MAN 3 Kota Mataram. Jadikan PPL ini sebagai ruang untuk belajar, mengabdi, dan membangun pengalaman. Di sini mahasiswa tidak hanya belajar bagaimana mengajar, tetapi juga belajar tentang karakter, kedisiplinan, komunikasi, administrasi, dan bagaimana menjadi seorang pendidik yang sesungguhnya,” pesan H. M. Zainuri.

Ia juga berharap para mahasiswa dapat beradaptasi dengan kultur dan tata kehidupan madrasah, menjaga etika, serta membangun komunikasi yang baik dengan guru, tenaga kependidikan, dan seluruh warga madrasah.

Bagi MAN 3 Kota Mataram, program PPL menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang kolaboratif. Interaksi antara mahasiswa calon guru dengan para guru pamong diharapkan mampu menghadirkan pertukaran pengalaman, gagasan, dan inovasi pembelajaran.

Sementara itu, bagi mahasiswa, kesempatan melaksanakan PPL di MAN 3 Kota Mataram diharapkan menjadi pengalaman berharga untuk mengimplementasikan berbagai teori dan ilmu yang diperoleh selama berada di bangku perkuliahan.

Dengan diterimanya 15 mahasiswa PPL tersebut, MAN 3 Kota Mataram kembali membuka ruang pembelajaran bersama antara kampus dan madrasah. Dari ruang-ruang kelas hingga aktivitas madrasah, para mahasiswa diharapkan mampu menemukan pengalaman nyata yang kelak menjadi bekal dalam menjalankan profesi sebagai pendidik.

Selamat datang mahasiswa PPL UIN Mataram 2026. Selamat belajar, berkarya, dan mengabdi. Semoga kehadiran kalian membawa energi positif, inspirasi, dan warna baru bagi MAN 3 Kota Mataram.

05/09/2026

sabtu, 5 September

DI MUSHOLLA INI, KITA MENAHAN AIR MATA

Hari ini kita berkumpul,
bukan sekadar untuk melepas seorang pemimpin,
tetapi untuk mengantarkan sebuah perjalanan
yang telah meninggalkan begitu banyak kenangan.

Di tempat suci ini,
di antara lantunan doa dan wajah-wajah yang tertunduk,
air mata jatuh tanpa diminta…
sebab ada rasa yang terlalu dalam
untuk diungkapkan hanya dengan kata-kata.

Pak Mufti…
mungkin jabatan bisa berganti,
ruang kerja bisa berganti,
dan langkah kaki akan menuju tempat yang berbeda,
tetapi kebaikan yang pernah ditanam
tidak akan pernah benar-benar pergi.

Hari ini kita menangis,
bukan karena kehilangan seorang kepala madrasah,
tetapi karena kita pernah memiliki
seorang pemimpin yang hadir
dengan kerja, keteladanan, dan ketulusan.

Jika hari ini Musholla menjadi saksi air mata kita,
biarlah air mata itu menjadi doa.
Semoga setiap langkah Bapak setelah ini
senantiasa Allah tuntun,
setiap pengabdian diberi keberkahan,
dan setiap kebaikan yang pernah ditanam di MAN 3
menjadi amal jariyah yang terus mengalir.

Ada pertemuan yang singkat,
tetapi kenangannya panjang.
Ada kepemimpinan yang selesai,
tetapi keteladanannya tidak pernah usai.

Dan hari ini,
kita tidak benar-benar berpisah…

Kita hanya sedang belajar
bahwa orang baik terkadang harus pergi
untuk melanjutkan kebaikannya
di tempat yang lain.

Selamat melanjutkan pengabdian, Pak Mufti.
MAN 3 Kota Mataram akan selalu menjadi bagian
dari perjalanan yang pernah kita ukir bersama.

Dan jika suatu hari nanti Bapak kembali berkunjung,
semoga Musholla ini masih menyimpan
gema doa dan air mata
yang pernah jatuh hari ini

air mata dari orang-orang
yang pernah merasa bangga
menjadi bagian dari perjalanan Bapak.

  sabtu, 5 SeptemberJabatan boleh berganti,tempat boleh berpisah,tetapi ketulusan dalam mengabditak akan pernah kehilang...
05/09/2026

sabtu, 5 September

Jabatan boleh berganti,
tempat boleh berpisah,
tetapi ketulusan dalam mengabdi
tak akan pernah kehilangan tempatnya di hati.

Hari ini air mata kami jatuh bukan karena kehilangan seorang kepala madrasah,
tetapi karena harus melepas seseorang
yang telah menjadi bagian dari perjalanan keluarga besar MAN 3 Kota Mataram.

Di musholla ini kita berkumpul,
dengan doa yang sama:
semoga setiap langkah Bapak setelah ini
selalu dimudahkan, dilindungi, dan diberkahi Allah SWT.

Selamat melanjutkan pengabdian, Bapak.
Kami melepas dengan tangan yang berat,
tetapi dengan doa yang tak pernah putus.

  sabtu, 5 SeptemberDI MUSHOLLA INI, AIR MATA MENJADI DOAHari ini,kita berkumpul bukan sekadar untuk melepas seorang pem...
05/09/2026

sabtu, 5 September

DI MUSHOLLA INI, AIR MATA MENJADI DOA
Hari ini,
kita berkumpul bukan sekadar untuk melepas seorang pemimpin,
tetapi untuk mengantar sebuah perjalanan
yang telah meninggalkan jejak di hati kami.

Di tempat suci ini,
kata-kata seakan kehilangan suara,
dan mata yang biasanya tegar
hari ini tak mampu menyembunyikan air mata.

Ada haru yang tak terucapkan,
ada kenangan yang tak mungkin dilupakan,
ada kebersamaan yang terasa begitu dekat,
namun hari ini harus kita relakan untuk berjarak.

Bapak Kepala,
mungkin jabatan akan berganti,
ruang kerja akan berpindah,
dan langkah akan menuju tempat yang berbeda.

Namun ketahuilah...
nama boleh berganti, tempat boleh berjauhan,
tetapi jejak pengabdian akan tetap tinggal
di hati keluarga besar MAN 3 Kota Mataram.

Jika hari ini air mata jatuh,
bukan karena kami lemah,
tetapi karena pernah ada kebersamaan
yang begitu berarti.

Maka biarlah air mata ini menjadi saksi,
bahwa di tempat ini pernah tumbuh
rasa hormat, kasih, persaudaraan, dan kebersamaan.

Selamat melanjutkan pengabdian, Bapak.
Pergilah dengan doa yang mengiringi langkah.
Tinggallah sebagai kenangan yang menguatkan.
Dan percayalah,
MAN 3 Kota Mataram akan selalu menjadi bagian
dari cerita pengabdian Bapak.

Hari ini kita berpisah dalam tugas,
tetapi tidak dalam doa.

Sebab seorang pemimpin mungkin meninggalkan jabatan,
tetapi pemimpin yang baik
tidak pernah meninggalkan hati orang-orang yang pernah dipimpinnya.

Address

Jalan Geguntur Raya, Lingkungan Geguntur, Kelurahan Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela-Kota Mataram
Mataram

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when MAN 3 Kota Mataram posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share

Category