PKK Kota Mataram

Directions Contact the organization

PKK Kota Mataram TP. PKK merupakan salah satu Organisasi mitra Pemerintah dalam membantu melaksanakan program2nya

03/10/2026

Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK telah terlaksana dengan lancar dan sukses.

Melalui tasyakuran ini, kita panjatkan rasa syukur sekaligus menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kebersamaan, dan mengapresiasi semangat seluruh kader PKK yang telah berkontribusi menyukseskan setiap kegiatan.

Semoga semangat kebersamaan ini terus terjaga dan menjadi motivasi bagi kita semua untuk semakin aktif berkarya, mengabdi, serta memberikan manfaat bagi keluarga dan masyarakat.

Terima kasih kepada seluruh kader dan pihak yang telah berpartisipasi. Bersama PKK, kita terus bergerak dan memberikan yang terbaik! 💚

Kader PKK Didorong Jadi Motor Pengelolaan Sampah dari RumahMATARAM — 300 sampai 400 ton sampah lahir setiap hari dari Ko...
03/10/2026

Kader PKK Didorong Jadi Motor Pengelolaan Sampah dari Rumah

MATARAM — 300 sampai 400 ton sampah lahir setiap hari dari Kota Mataram. Angka itu bukan sekadar statistik. Ia adalah gambaran tentang seberapa banyak beban yang harus ditanggung sebuah kota yang ruangnya terbatas, penduduknya terus bergerak, dan gaya hidup warganya semakin praktis.

Persoalannya, sampah tidak pernah benar-benar hilang ketika diangkut dari depan rumah. Ia hanya berpindah tempat. Dan ketika tempat pembuangan akhir mulai menghadapi keterbatasan kapasitas, pertanyaan paling mendasar kembali muncul: sampai kapan Mataram hanya mengandalkan pola angkut–buang?

Di tengah situasi itu, Wali Kota Mataram H. Mohan Roliskana memilih mendorong perubahan dari sumbernya: rumah tangga. Dalam Tasyakuran Hari Kesatuan Gerak PKK ke-54 Tahun 2026, Orang nomor satu di Kota Mataram ini meminta Tempah Dedoro tidak berhenti menjadi program, jargon, atau sekadar gagasan yang bagus di atas kertas. Ia ingin program itu bekerja, menghasilkan sesuatu, dan menjadi bagian dari cara baru Mataram menghadapi persoalan sampah.

“Tempah Dedoro ini tidak boleh mandek. Saya tidak mau hanya diterangkan ide saja, tidak mau selesai dalam rangka gagasan saja, tetapi ini harus dioperasionalkan dan harus berdampak,” tegasnya.

Baginya, keberhasilan pembangunan tidak lahir dari satu sektor yang bekerja sendirian. PKK, perangkat daerah dan masyarakat harus bergerak dalam satu ekosistem. Persoalan stunting, kemiskinan, narkoba, kenakalan remaja, kesehatan ibu dan anak hingga lingkungan, semuanya memiliki irisan yang membutuhkan kerja bersama.

Ia mengapresiasi keterlibatan PKK yang selama ini bersinergi dengan organisasi perangkat daerah. Menurutnya, berbagai agenda pemerintah memiliki keterhubungan sehingga penyelesaiannya tidak bisa dilakukan secara parsial.

“Setiap agenda pemerintah, baik isu utama, prioritas maupun lanjutan, semuanya terhubung satu sama lain. Perlu kolaborasi, perlu kolektivitas kita semua,” ujarnya.

Namun, isu sampah kini membutuhkan perhatian yang lebih konkret.

Memaknai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Mataram, Tim Penggerak (TP) PKK Kota Mataram kembali menunjukkan k...
02/10/2026

Memaknai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Mataram, Tim Penggerak (TP) PKK Kota Mataram kembali menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat melalui kegiatan bakti sosial yang berlangsung di Masjid Al Islahuddiny, Kelurahan Dasan Cermen, Kecamatan Sandubaya, Kamis (1/10/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian TP PKK Kota Mataram dalam menjangkau masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara kader PKK dan warga. Melalui kegiatan tersebut, TP PKK berupaya menghadirkan manfaat secara langsung bagi masyarakat yang membutuhkan.

Ketua TP PKK Kota Mataram, Hj. Kinnastri Mohan Roliskana, S.Sos., menyampaikan bahwa bakti sosial bukan sekadar kegiatan berbagi bantuan, melainkan juga wujud kehadiran dan kepedulian organisasi terhadap masyarakat.

Menurutnya, semangat PKK harus senantiasa diwujudkan melalui tindakan nyata, tidak hanya dalam kegiatan organisasi, tetapi juga melalui perhatian dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

“Bagi saya, bakti sosial seperti ini adalah salah satu cara sederhana untuk menerjemahkan semangat PKK dalam kehidupan nyata. Mungkin apa yang kita berikan hari ini tidak seberapa, tetapi saya percaya kepedulian tidak selalu diukur dari besar kecilnya yang kita berikan, melainkan dari ketulusan kita untuk hadir dan berbagi,” ungkapnya.

Ia juga menekankan bahwa kegiatan sosial seperti ini memiliki makna lebih luas, yakni membangun kedekatan dan memperkuat hubungan antara TP PKK dengan masyarakat. Kebersamaan dan semangat gotong royong menjadi kunci agar kepedulian dapat terus tumbuh dan memberikan manfaat yang berkelanjutan.

Melalui momentum HUT ke-33 Kota Mataram, Ketua TP PKK berharap semangat berbagi dan saling membantu dapat terus ditumbuhkan di tengah masyarakat. Menurutnya, kemajuan kota tidak hanya ditentukan oleh pembangunan fisik, tetapi juga oleh kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakatnya.

Kegiatan bakti sosial ini turut terlaksana berkat dukungan TP PKK Kecamatan Sandubaya, para kader, serta seluruh pihak yang terlibat dalam persiapannya. Kebersamaan tersebut menjadi cerminan semangat gotong royong yang terus dijaga dalam setiap kegiatan PKK.

Lanjut di kolom komentar 👇🏼👇🏼

Dalam Memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, Tim Penggerak (TP) PKK Kota Mataram menggelar kegiatan bhakti so...
01/10/2026

Dalam Memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, Tim Penggerak (TP) PKK Kota Mataram menggelar kegiatan bhakti sosial di Masjid Ar Rahman, Kelurahan Bertais, Kecamatan Sandubaya, Rabu (30/9/2026). Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian sekaligus upaya mempererat hubungan antara kader PKK dan masyarakat.

Ketua TP PKK Kota Mataram, Hj. Kinnastri Mohan Roliskana, S.Sos., yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan bahwa bhakti sosial merupakan salah satu bentuk nyata penerapan semangat PKK dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, PKK tidak hanya hadir melalui kegiatan organisasi, tetapi juga harus mampu memberikan perhatian dan kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan.

Dalam sambutannya, Bunda Kikin, sapaan akrabnya, mengungkapkan bahwa nilai utama dari kegiatan bhakti sosial bukan terletak pada besar kecilnya bantuan yang diberikan, melainkan pada ketulusan untuk berbagi dan hadir di tengah masyarakat.

“Kepedulian tidak selalu diukur dari besar kecilnya yang kita berikan, melainkan dari ketulusan kita untuk hadir dan berbagi,” ungkap Bunda Kikin.

Ia juga menegaskan bahwa kegiatan sosial seperti ini menjadi momentum penting untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan gotong royong. Bunda Kikin turut menyampaikan apresiasi kepada TP PKK Kecamatan Sandubaya, para kader, serta seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

Melalui kegiatan bhakti sosial ini, bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat dan memberikan manfaat bagi para penerima.

Lebih lanjut, Bunda Kikin berharap peringatan HKG PKK ke-54 tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk terus menumbuhkan kepedulian dan memperbanyak aksi nyata yang bermanfaat bagi sesama.

“Pada akhirnya, kota yang kita cintai ini bukan hanya dibangun oleh pemerintah, tetapi oleh kepedulian seluruh masyarakatnya,” tutupnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen TP PKK Kota Mataram untuk terus menghidupkan semangat kebersamaan, gotong royong, dan kepedulian sosial dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.

24/09/2026

Halo Sahabat SMILE

Berikut ajakan dan arahan dari Ibu Wali Kota Mataram untuk kita semua dalam menjaga kesehatan keluarga di sekitar kita.

🌶️ *Dari Pekarangan Rumah, Kita Mulai Ketahanan Pangan Keluarga*Tidak perlu menunggu memiliki lahan yang luas untuk mula...
10/09/2026

🌶️ *Dari Pekarangan Rumah, Kita Mulai Ketahanan Pangan Keluarga*

Tidak perlu menunggu memiliki lahan yang luas untuk mulai menanam.

Pekarangan rumah, teras, bahkan sudut kecil di sekitar rumah dapat dimanfaatkan menjadi ruang produktif. Salah satunya dengan menanam cabai dalam pot, polybag atau media dari barang2 bekas seperti plastik detergen, minyak dll. 🌱

Cabai merupakan salah satu kebutuhan dapur yang hampir selalu hadir dalam keseharian kita. Ketika harga cabai mengalami kenaikan atau berfluktuasi, memiliki tanaman cabai sendiri di rumah dapat menjadi salah satu langkah sederhana untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus menghemat pengeluaran.

Namun, menanam bukan sekadar memasukkan bibit ke dalam tanah. Agar tanaman tumbuh sehat dan produktif, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan; mulai dari memilih bibit, menyiapkan media tanam, penyiraman, pemupukan, perawatan, hingga waktu panen.

Karena itu, TP PKK Kota Mataram menghadirkan rangkaian informasi sederhana tentang pemanfaatan pekarangan untuk menanam cabai yang dapat dipelajari dan dipraktikkan di rumah.

Dari belajar menanam, kita belajar tentang pangan.
Dari pangan, kita belajar tentang kesehatan dan kemandirian keluarga.
Dan dari keluarga, kita ikut membangun ketahanan masyarakat.

Mari mulai dari hal sederhana.

🌱 Satu rumah, satu langkah kecil.

🌶️ Satu tanaman, satu manfaat.

🏡 Dari pekarangan rumah, kita tumbuhkan ketahanan pangan🌶️ *Dari Pekarangan Rumah, Kita Mulai Ketahanan Pangan Keluarga*

Tidak perlu menunggu memiliki lahan yang luas untuk mulai menanam.

Pekarangan rumah, teras, bahkan sudut kecil di sekitar rumah dapat dimanfaatkan menjadi ruang produktif. Salah satunya dengan menanam cabai dalam pot atau polybag. 🌱

Lanjut di kolom komentar 👇🏼👇🏼

Ketua TP PKK Kota Mataram, Hj. Kinnastri Mohan Roliskana atau yang akrab disapa Bunda Kikin, hadir sebagai narasumber da...
09/09/2026

Ketua TP PKK Kota Mataram, Hj. Kinnastri Mohan Roliskana atau yang akrab disapa Bunda Kikin, hadir sebagai narasumber dalam Podcast Tribun Lombok untuk berbagi cerita dan pengalaman mengenai pemanfaatan lahan pekarangan sebagai bagian dari gerakan ketahanan pangan keluarga di Kota Mataram.

Memasuki tahun keempat pelaksanaannya, gerakan pemanfaatan pekarangan terus berkembang. Jika sebelumnya lebih banyak diarahkan pada budidaya cabai, kini masyarakat mulai mengembangkan berbagai jenis sayuran hingga budidaya ikan, menyesuaikan potensi dan kondisi masing-masing wilayah.

Bunda Kikin juga menyoroti bagaimana keterbatasan lahan di kawasan perkotaan bukan menjadi alasan untuk berhenti menanam. Dengan pemilihan komoditas yang tepat, penggunaan media tanam yang sesuai, serta pendampingan bersama Dinas Pertanian dan jajaran terkait, pekarangan rumah tetap dapat menjadi ruang produktif bagi keluarga.

Lebih dari sekadar memenuhi kebutuhan dapur, pemanfaatan pekarangan juga menjadi langkah sederhana untuk membantu menghemat pengeluaran rumah tangga, terutama ketika harga komoditas seperti cabai mengalami fluktuasi.

Melalui berbagai pendampingan dan Lomba Pangan Lestari, TP PKK Kota Mataram terus mendorong agar semangat menanam tidak berhenti sebagai sebuah program, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan dan budaya hidup masyarakat.

“Kalau setiap rumah bisa memanfaatkan pekarangannya, sekecil apa pun lahannya, insyaallah akan memberikan manfaat untuk keluarga,” pesan Bunda Kikin.

Karena ketahanan pangan tidak selalu dimulai dari sesuatu yang besar. Bisa dimulai dari halaman rumah, dari tangan kita, dan dari apa yang kita tanam hari ini. 🌿

Dari Tanah yang Diam, Cabai yang Tumbuh untuk MataramMATARAM — Ada cara sederhana untuk membaca sebuah kota: lihat apa y...
07/09/2026

Dari Tanah yang Diam, Cabai yang Tumbuh untuk Mataram

MATARAM — Ada cara sederhana untuk membaca sebuah kota: lihat apa yang tumbuh di tanahnya.

Di kawasan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Pagutan, sekitar 82 hektare lahan tidak dibiarkan sekadar menjadi hamparan hijau yang sunyi. Sebagian lahannya mulai dihidupkan. Cabai dan tomat ditanam, dirawat, lalu hari ini dipanen.

Panen perdana cabai di kawasan tersebut menjadi penanda bahwa lahan yang sebelumnya belum sepenuhnya produktif dapat diberi kehidupan baru. Bukan hanya untuk menghasilkan komoditas pangan, tetapi juga membuka ruang edukasi, rekreasi, sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan Kota Mataram.

Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, menyebut panen cabai tersebut sebagai langkah awal yang akan diperluas ke sejumlah lahan milik pemerintah daerah lainnya.

“Ini panen perdana kita, panen satu komoditas yang penting, cabai. Saya menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pertanian karena sudah mempersiapkan dan memanfaatkan lahan seperti ini menjadi produktif,” kata Mohan.

Menurutnya, hasil panen perdana cukup menggembirakan. Cabai yang dipanen memiliki kualitas baik, berukuran besar dan segar. Bahkan, hasil panen tersebut langsung terserap melalui offtaker dengan jumlah sekitar 60 kilogram.

Bagi pemerintah, angka itu bukan sekadar hasil panen. Ia menjadi bukti bahwa ketika lahan, kelompok tani dan kebijakan dipertemukan, sesuatu yang produktif bisa tumbuh dari ruang yang sebelumnya tidak menghasilkan.

Mohan pun meminta Sekretaris Daerah Kota Mataram untuk mendata lahan-lahan milik pemerintah yang belum produktif agar dapat dikembangkan dengan konsep serupa.

“Ini masih dikelola oleh kelompok. Mereka sudah bisa bekerja dan menghasilkan. Saya juga minta Pak Sekda mendata lahan-lahan kita yang bisa ditempatkan untuk seperti ini di kawasan atau wilayah lain,” ujarnya.

Pengembangan lahan tersebut, kata Mohan, untuk sementara tetap menggunakan skema non-budgeter dengan melibatkan kelompok tani dan gabungan kelompok tani (gapoktan) yang telah dibentuk.

Harapannya sederhana: lahan menghasilkan, kelompok tani berdaya, dan masyarakat ikut merasakan manfaatnya.

Upaya mendorong ketahanan pangan sekaligus pemanfaatan lahan produktif terus dilakukan Pemerintah Kota Mataram bersama T...
07/09/2026

Upaya mendorong ketahanan pangan sekaligus pemanfaatan lahan produktif terus dilakukan Pemerintah Kota Mataram bersama Tim Penggerak PKK Kota Mataram. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan panen hasil pertanian di lahan Demplot Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Dinas Pertanian Kota Mataram.

Ketua TP PKK Kota Mataram, Hj. Kinnastri Mohan Roliskana, bersama Ketua I dan Ketua II TP PKK Kota Mataram sebelumnya berkesempatan memanen tomat yang telah dibudidayakan di lahan demplot tersebut.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan panen cabai yang dilakukan bersama Wali Kota Mataram, Ketua I TP PKK Kota Mataram, serta sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Mataram.

Bagi Ketua TP PKK Kota Mataram, kegiatan panen tersebut tidak sekadar menjadi momen menikmati hasil pertanian, tetapi juga menjadi gambaran nyata bahwa pemanfaatan lahan secara optimal dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Senang sekali melihat hasil dari tanaman yang dirawat bersama. Dari tomat hingga cabai, semuanya mengajarkan kita bahwa lahan yang dikelola dengan baik bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat,” ungkapnya.

Menurutnya, gerakan pemanfaatan lahan produktif sejalan dengan upaya memperkuat ketahanan pangan dari lingkungan terkecil. Semangat tersebut diharapkan dapat terus ditularkan kepada keluarga dan masyarakat, termasuk melalui pemanfaatan pekarangan rumah.

Sementara itu, sinergi antara Pemerintah Kota Mataram dan TP PKK diharapkan semakin memperkuat berbagai program pemberdayaan masyarakat, khususnya dalam bidang pangan dan pertanian.

“Harapannya, apa yang kita lakukan di sini tidak berhenti pada kegiatan panen saja. Semoga semangat untuk menanam, merawat, dan menghasilkan pangan sendiri juga tumbuh di tengah keluarga-keluarga di Kota Mataram,” lanjut Bunda Kikin.

Melalui keberadaan lahan Demplot BPP, Dinas Pertanian Kota Mataram juga menjadi ruang pembelajaran bagi masyarakat dalam mengenal dan mempraktikkan budidaya tanaman pangan secara produktif.

Panen tomat dan cabai tersebut menjadi salah satu wujud sederhana namun nyata dalam membangun kesadaran bersama bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari lahan yang ada di sekitar kita.

07/09/2026

Senang sekali bisa kembali turun ke lahan Demplot BPP Dinas Pertanian Kota Mataram. Kali ini saya bersama Bapak Wali Kota Mataram, Ketua I TP PKK Kota Mataram, dan jajaran Kepala OPD memanen cabai bersama.

Sederhana, tapi penuh makna. Dari lahan kecil, kita belajar bahwa ketahanan pangan bisa dimulai dari sekitar kita. Semoga semakin banyak lahan yang produktif, semakin banyak p**a manfaat yang bisa kita rasakan bersama. ❤️🌶️

Address

Mataram

Opening Hours

Monday 09:00 - 16:00
Tuesday 09:00 - 16:00
Wednesday 09:00 - 16:00
Thursday 09:00 - 16:00
Friday 09:00 - 16:30

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when PKK Kota Mataram posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to PKK Kota Mataram:

Shortcuts

Share