Dp3ap2kb Provinsi NTB

Dp3ap2kb Provinsi NTB "Terwujudnya Kesetaraan dan Keadilan Gender, Pemenuhan Hak Perempuan dan Anak". Telephone Sahabat Perempuan dan Anak 129
WA 08111 129 129

31/12/2025
Bakti Stunting di KLU, Kepala DP3AP2KB Harapkan Tidak Ada Lagi Anak Stunting‎‎Lombok Utara, 30/12/2025 - Dinas Pemberday...
30/12/2025

Bakti Stunting di KLU, Kepala DP3AP2KB Harapkan Tidak Ada Lagi Anak Stunting

‎Lombok Utara, 30/12/2025 - Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi NTB Melaksanakan penyaluran makanan tambahan (telur) bagi keluarga sasaran di Desa Pemenang Barat dan Senaru, Kabupaten Lombok Utara.

‎Kepala DP3AP2KB Provinsi NTB, H. Surya Bahari menegaskan bahwa Pemprov NTB sangat konsen dalam menangani isu stunting khususnya di Kabupaten Lombok Utara.

‎"Upaya membesarkan anak tidak hanya bergantung pada pemenuhan asupan makanan, tetapi juga membutuhkan sentuhan, perhatian, kasih sayang, kebahagiaan, serta kerukunan orang tua.

‎"Saya berharap tidak ada lagi anak yang stunting di Desa Pemenang Barat ini".ujar pak kadis.

‎Sebagai informasi, Desa Pemenang Barat merupakan salah satu Desa model dalam penanganan stunting. Program unggulan desa tersebut adalah "Sambang Bebeak" artinya Mengunjungi Balita, setiap minggu tim dari kesehatan desa mengunjungi balita yang berpotensi stunting.

*Kepala DP3AP2KB Bersama Jajaran Menghadiri Upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke-77 di Kantor Gubernur*Mataram - Kepal...
22/12/2025

*Kepala DP3AP2KB Bersama Jajaran Menghadiri Upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke-77 di Kantor Gubernur*

Mataram - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi NTB Drs. H. Surya Bahari,M.M.Pd bersama jajaran menghadiri kegiatan Upacara Peringatan Hari Bela Negara Ke-77 Tahun 2025 di Lapangan Bumi Gora Kantor Gubernur, Senin (22/12/2025).

Peringatan tahun ini mengusung tema "Teguhkan Bela Negara untuk Indonesia Maju", sebagai pengingat bahwa kemajuan bangsa hanya dapat dicapai apabila seluruh rakyat memiliki kesiapsiagaan, disiplin, dan ketangguhan dalam menghadapi tantangan zaman.

Dalam amanatnya, Presiden Prabowo dalam amanatnya yang dibacakan langsung oleh Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal selaku Inspektur Upacara menegaskan bahwa peringatan Hari Bela Negara merupakan momentum penting untuk meneguhkan komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga keutuhan bangsa.

“Setiap tanggal 19 Desember, kita mengenang berdirinya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) di Bukittinggi pada tahun 1948, ketika Agresi Militer II mengancam keberlangsungan Republik. Peristiwa itu menjadi bukti bahwa semangat bela negara mampu menjaga Indonesia tetap berdiri,” kata Presiden Prabowo dalam amanat tertulis yang dibacakan oleh Gubernur.

Presiden juga menyoroti dinamika global yang berubah dengan cepat dan penuh ketidakpastian, mulai dari rivalitas geopolitik, krisis energi, disrupsi teknologi, hingga arus informasi yang rawan dimanipulasi menjadi tantangan nyata bagi seluruh bangsa. Menurut Presiden, ancaman terhadap negara saat ini tidak lagi bersifat konvensional, melainkan berbentuk perang siber, radikalisme, hingga meningkatnya risiko bencana alam.

“Dalam situasi seperti ini, semangat bela negara harus menjadi kekuatan kolektif seluruh warga Indonesia,” tegas Presiden.
Pada peringatan HBN tahun ini, Presiden turut mengajak seluruh bangsa untuk memberikan perhatian dan kepedulian kepada masyarakat di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang tengah menghadapi bencana alam. Presiden menekankan bahwa ketiga wilayah tersebut memiliki peran historis yang sangat penting dalam perjalanan Republik Indonesia.

Dari Aceh, Presiden mengingatkan tentang peran wilayah tersebut sebagai “Daerah Modal” pada masa revolusi kemerdekaan, yang memberikan dukungan logistik, pesawat, serta dana bagi perjuangan bangsa. Dari Sumatera Utara, dikenang semangat juang rakyat Medan Area dan perlawanan heroik di berbagai kota. Sumut, imbuhnya, menjadi salah satu pusat perlawanan terhadap agresi Belanda dan menjadi wilayah strategis yang menjaga kesinambungan pemerintahan Republik. Kemudian, dari Sumatera Barat, khususnya Bukittinggi, lahir PDRI sebagai penyelamat Republik pada masa paling kritis.

“Tanpa Aceh, tanpa Sumatera Utara, dan tanpa Sumatera Barat, sejarah bela negara tidak akan lengkap. Mereka adalah fondasi yang menegaskan bahwa persatuan merupakan kekuatan terbesar bangsa ini,” ungkap Presiden dalam amanatnya.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa cinta tanah air harus diwujudkan melalui tindakan nyata, mulai dari membantu sesama yang terdampak bencana, menjaga ruang digital dari hoaks, memperkuat ketahanan ekonomi keluarga, hingga berkontribusi aktif dalam pembangunan sesuai peran masing-masing.�
“Mari kita bersama-sama meneguhkan tekad untuk Indonesia yang kuat, Indonesia yang maju, dan Indonesia yang selalu mampu bangkit menghadapi setiap tantangan,” tutup Presiden.

𝗣𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗶 𝗛𝗮𝗿𝗶 𝗜𝗯𝘂, 𝗪𝗮𝗴𝘂𝗯 𝗡𝗧𝗕 𝗔𝗷𝗮𝗸 𝗣𝗲𝗿𝗲𝗺𝗽𝘂𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁 𝗣𝗲𝗿𝗮𝗻 𝗦𝗼𝘀𝗶𝗮𝗹 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗿𝗹𝗶𝗻𝗱𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗔𝗻𝗮𝗸Puncak Peringatan Hari Ibu (PHI) ...
21/12/2025

𝗣𝗲𝗿𝗶𝗻𝗴𝗮𝘁𝗶 𝗛𝗮𝗿𝗶 𝗜𝗯𝘂, 𝗪𝗮𝗴𝘂𝗯 𝗡𝗧𝗕 𝗔𝗷𝗮𝗸 𝗣𝗲𝗿𝗲𝗺𝗽𝘂𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗿𝗸𝘂𝗮𝘁 𝗣𝗲𝗿𝗮𝗻 𝗦𝗼𝘀𝗶𝗮𝗹 𝗱𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗿𝗹𝗶𝗻𝗱𝘂𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗔𝗻𝗮𝗸

Puncak Peringatan Hari Ibu (PHI) ke-97 tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) digelar di Hotel Lombok Raya, Mataram, Sabtu (20/12). Mengusung tema “Perempuan Berdaya dan Berkarya untuk NTB Makmur Mendunia Menuju Indonesia Emas 2045”, kegiatan ini menjadi momentum penguatan peran strategis perempuan dalam pembangunan daerah.

Acara tersebut dihadiri Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal, jajaran Forkopimda, serta tokoh dan pimpinan organisasi perempuan se-NTB.

Wakil Gubernur NTB sekaligus Ketua Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) NTB, Indah Dhamayanti Putri, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi perempuan NTB yang terus berkontribusi di berbagai sektor. Menurutnya, organisasi perempuan tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga ruang pembelajaran dan pengabdian bagi masyarakat.

“Organisasi adalah tempat terbaik untuk belajar menjadi ibu dan perempuan yang berdaya. Di sini, perbedaan latar belakang pendidikan dan status sosial melebur menjadi satu kekuatan untuk bersinergi dengan program pemerintah, termasuk penanganan stunting melalui Desa Berdaya,” ujar Wagub yang akrab disapa Dinda.

Namun demikian, Wagub Dinda juga menyoroti tantangan sosial serius yang tengah dihadapi daerah, khususnya ancaman narkoba, pernikahan usia dini, serta kekerasan terhadap perempuan dan anak. Ia mengajak organisasi perempuan menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan sejak dari lingkungan keluarga.

“Dari unit terkecil, yaitu keluarga, mari kita ciptakan ruang aman dan bahagia bagi anak-anak kita. Kita tidak bisa hanya menyalahkan keadaan. Organisasi perempuan harus mampu menunjukkan perannya secara nyata dalam memerangi narkoba dan kekerasan yang kini menjadi momok masyarakat,” tegasnya.

Pada peringatan PHI ke-97 ini, Pemerintah Provinsi NTB juga memberikan penghargaan kepada sejumlah perempuan inspiratif atas kontribusinya di bidang masing-masing. Wagub Dinda berharap apresiasi tersebut dapat memacu semangat perempuan NTB untuk semakin berani mengisi ruang-ruang strategis, mengingat keterwakilan perempuan sebesar 30 persen masih perlu diperkuat melalui peningkatan kualitas dan kompetensi.

Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTB telah memastikan setiap Perangkat Daerah memiliki program dan intervensi yang selaras dalam penanganan isu perempuan dan anak.

“Sinergi antara pemerintah dan organisasi perempuan menjadi kunci dalam menyiapkan generasi yang tangguh, berdaya saing, dan berakhlak menuju Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua Dekranasda NTB sekaligus sesepuh organisasi wanita NTB, Sinta M. Iqbal, menegaskan bahwa Hari Ibu merupakan perayaan atas perjuangan panjang seluruh perempuan Indonesia.

“Hari Ibu bukan hanya milik mereka yang telah melahirkan, tetapi milik seluruh perempuan Indonesia yang berperan dalam membangun dan memajukan generasi bangsa. NTB sangat membutuhkan peran perempuan-perempuan kuat untuk mewujudkan NTB yang makmur mendunia,” tuturnya.

*Kepala DP3AP2KB Hadiri Launching Gerakan Desa Berdaya*Lombok Barat -  Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan ...
17/12/2025

*Kepala DP3AP2KB Hadiri Launching Gerakan Desa Berdaya*

Lombok Barat - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi NTB Drs. H. Surya Bahari,M.M.Pd menghadiri kegiatan Launching Gerakan Desa Berdaya Makmur Mendunia di Lapangan Gunung Malang, Taman Ayu Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Selasa (16/12/2025).

Gubernur NTB, Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, S.IP.,M.Si yang langsung hadir membuka kegiatan kni menyampaikan bahwa sebuah momentum bukan sekedar sebuah program, tetapi merupakan gerakan kolektif menuju kemakmuran yang berkelanjutan.

“Dengan 106 desa di NTB yang berada dalam kategori kemiskinan ekstrem, harapannya semakin menguat dengan target 40 desa yang akan bertransformasi tahun depan,” paparnya.

Pemerintah pusat telah memberikan dukungan konkret, dengan fokus pada pembentukan gerai koperasi di setiap desa serta program kampung nelayan merah putih termasuk fenomena MBG yang berbasis desa akan saling bersinergi mengurangi angka kemiskinan di Provinsi NTB.

“DESA BERDAYA MENUJU NTB MAKMUR MENDUNIA”, tegas Gubernur NTB menggelorakan semangat dan bertepuk tangan bersama para hadirin semua.

Dengan rangkaian acara mulai dari sambutan sambutan yang dilanjutkan dengan penandatanganan dan foto bersama, kegiatan ini berjalan hikmat dan lancar.


Dirgahayu NTB ke 67"Gerak Cepat, NTB Hebat"
16/12/2025

Dirgahayu NTB ke 67

"Gerak Cepat, NTB Hebat"

𝗣𝗲𝗺𝗽𝗿𝗼𝘃 𝗡𝗧𝗕 𝗦𝗶𝗮𝗽𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗴𝘂𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗟𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗣𝗣𝗔, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿: 𝗜𝗻𝗶 𝗝𝗮𝗻𝗷𝗶 𝗠𝗼𝗿𝗮𝗹Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan komitmenn...
11/12/2025

𝗣𝗲𝗺𝗽𝗿𝗼𝘃 𝗡𝗧𝗕 𝗦𝗶𝗮𝗽𝗸𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗻𝗴𝘂𝗮𝘁𝗮𝗻 𝗟𝗮𝘆𝗮𝗻𝗮𝗻 𝗣𝗣𝗔, 𝗚𝘂𝗯𝗲𝗿𝗻𝘂𝗿: 𝗜𝗻𝗶 𝗝𝗮𝗻𝗷𝗶 𝗠𝗼𝗿𝗮𝗹

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan komitmennya untuk mewujudkan NTB sebagai provinsi yang aman bagi perempuan dan anak. Penegasan itu disampaikan saat menghadiri Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (HAKTP) yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ibu dan HUT ke-67 Provinsi NTB di Halaman Kantor Gubernur, Kamis (11/12).

Kegiatan bertema nasional “Kita Punya Andil Kembalikan Ruang Aman” itu dihadiri Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri, Ketua TP PKK NTB Sinta M. Iqbal, perwakilan Komnas Perempuan, jajaran Forkopimda, pimpinan Perangkat Daerah Provinsi NTB, dan ratusan peserta dari lembaga pemerhati perempuan dan anak.

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi kepada Komnas Perempuan dan seluruh pihak yang terus memperjuangkan penguatan layanan perlindungan perempuan dan anak di NTB. Ia mengakui masih banyak pekerjaan yang harus dipercepat dalam masa kepemimpinannya.

“Saya sadar, dalam sembilan bulan ini belum banyak yang bisa kita lakukan. Tetapi saya berdiri di sini untuk menegaskan kembali komitmen saya bahwa NTB harus menjadi provinsi yang aman, nyaman bagi perempuan dan anak. Ini bukan sekadar janji politik, ini janji moral,” tegasnya.

Gubernur menyebut isu kekerasan perempuan dan anak sebagai persoalan besar yang menjadi beban tanggung jawab pemerintah daerah. Untuk memperkuat layanan, pemerintah provinsi akan melakukan langkah restrukturisasi organisasi.

“Kerja-kerja perlindungan harus punya mesin yang kuat. Kita ingin memastikan kebijakan pemerintah benar-benar hadir di tengah persoalan perempuan dan anak,” ujarnya.

Mulai tahun depan, Pemprov NTB memastikan penggabungan Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak dengan Dinas Sosial untuk memperkuat koordinasi dan respons penanganan isu PPA secara lebih efektif.

Gubernur juga menegaskan bahwa masyarakat NTB memiliki modal budaya yang kuat dalam menghormati kesetaraan gender.

“Kita di NTB sejak lama sudah mengenal kesetaraan dalam kehidupan sosial. Jauh sebelum negara-negara lain membahasnya, termasuk Amerika Serikat. Ini modal budaya yang harus kita jaga,” katanya.


PPID BIRO ADPIM NTB pengikut

SAMA-SAMA BEGAWE!Dalam rangka Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (HAKTP), Hari Ibu Nasional, dan HUT Pro...
10/12/2025

SAMA-SAMA BEGAWE!

Dalam rangka Kampanye 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan (HAKTP), Hari Ibu Nasional, dan HUT Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) ke-67, Komnas Perempuan bersama Pemerintah Provinsi NTB mengajak seluruh masyarakat untuk Sama-Sama Begawe! Kita Punya Andil, Kembalikan Ruang Aman di Nusa Tenggara Barat.

📅 Kamis, 11 Desember 2025
⏰ Pukul 06.00–09.00 WITA
📍 Halaman Kantor Gubernur NTB di Jl. Penjanggik No 2, Mataram

Siaran Langsung Zoom Meeting: bit.ly/16haktp-ntb dan YouTube .

Mari hadir dan bergerak bersama untuk memastikan ruang aman bagi perempuan di NTB.💜✨

*Mewakili Gubernur, Kepala Dinas DP3AP2KB Sampaikan Pesan Penting dalam Peringatan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perem...
03/12/2025

*Mewakili Gubernur, Kepala Dinas DP3AP2KB Sampaikan Pesan Penting dalam Peringatan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Hari Disabilitas Internasional*

Lombok Timur - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Drs. H. Surya Bahari,M.M.Pd mewakili Gubernur NTB pada kegiatan Aksi Kolektif Peringatan 16 Hari Anti Kekerasan Terhadap Perempuan dan Hari Disabilitas Internasional di Lombok Timur, Rabu (3/12/2025).

Kepala DP3AP2KB menyampaikan sambutan penting dalam peringatan 16 Hari Anti Kekerasan terhadap Perempuan dan Hari Disabilitas Internasional. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya membangun masyarakat yang lebih aman, inklusif, dan manusiawi.

"Setiap perempuan adalah tiang peradaban. Siapa yang menyakiti perempuan, sedang meruntuhkan masa depan bangsa," ungkapnya.

Oleh karena itu, pemerintah berkomitmen untuk memperkuat layanan perlindungan, membangun ruang aman, meningkatkan edukasi, dan menggencarkan kolaborasi lintas sektor dalam penanganan kekerasan terhadap perempuan.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala DP3AP2KB juga membahas tentang pentingnya pembangunan yang inklusif bagi penyandang disabilitas. "Kekuatan manusia tidak diukur dari sempurnanya tubuh, tetapi dari tegarnya hati," tuturnya.

Pemerintah berkomitmen untuk mempercepat pembangunan yang inklusif dengan menyediakan fasilitas publik yang aksesibel, pendidikan inklusif yang berkualitas, kesempatan kerja yang adil, dan ruang sosial yang memberi tempat bagi semua.

Kepala DP3AP2KB juga meluncurkan Program Beasiswa Tunas Negeri yang bertujuan untuk membantu generasi muda yang memiliki kecerdasan tetapi terhalang oleh keterbatasan ekonomi.

"Saya percaya, di daerah ini banyak anak muda yang memiliki kecerdasan untuk terbang tinggi, tetapi sayangnya mereka terhalang oleh keterbatasan ekonomi. Beasiswa ini dihadirkan untuk mematahkan rantai itu. Kita ingin setiap anak muda, terutama mereka yang tidak punya privilegium, mampu berkata: 'Saya bisa bermimpi, saya bisa berjuang, dan negara ada di pihak saya,'" ungkap beliau.

Dalam sambutannya, Kepala DP3AP2KB juga menekankan pentingnya gotong royong, cinta, dan kemanusiaan dalam membangun daerah yang nyaman bagi setiap jiwa. Ia menuturkan bahwa dengan semangat gotong royong, cinta, dan kemanusiaan, kita bisa membangun daerah ini menjadi rumah yang nyaman bagi setiap jiwa.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan komitmen pemerintah dan lembaga lainnya dalam pelayanan disabilitas, perlindungan perempuan dan anak serta meningkatkan kualitas pendidikan bagi generasi muda yang akan memegang estafet perjuangan masa depan bangsa.

Rapat Pembahasan Tugas Satgas Pencegahan Perkawinan AnakMataram - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Penge...
03/12/2025

Rapat Pembahasan Tugas Satgas Pencegahan Perkawinan Anak

Mataram - Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi Nusa Tenggara Barat, menggelar Rapat Pembahasan Tugas Satgas Pencegahan Perkawinan Anak. Selasa (02/12).

Provinsi NTB merupakan provinsi pertama di Indonesia yang menetapkan Peraturan Daerah No 5 Tahun 2021 Tentang Pencegahan Perkawinan Anak, Yang kemudian diperkuat oleh peraturan Gubernur No 34 Tahun 2023 Tentang Rencana Aksi Daerah Pencegahan Perkawinan Anak (RAD PPA) Tahun 2023-2026.

Rapat ini diharapkan dapat melahirkan langkah-langkah teknis yang lebih terarah, pembagian peran yang lebih jelas, dan sinkronisasi program yang lebih kuat untuk menurunkan angka perkawinan anak di NTB.

*Kepala DP3AP2KB Dampingi Wakil Gubernur Pada Kegiatan Gerakan Orang Tua Peduli Stunting*Mataram - Kepala Dinas Pemberda...
03/12/2025

*Kepala DP3AP2KB Dampingi Wakil Gubernur Pada Kegiatan Gerakan Orang Tua Peduli Stunting*

Mataram - Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Provinsi NTB Drs. H. Surya Bahari,M.M.Pd mendampingi Wakil Gubernur NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri Pada Kegiatan Gerakan Orang Tua Peduli Stunting di Puskesmas Karang P**e, Selasa (2/12/2025).

Pada kegiatan tersebut, Wakil Gubernur mengingatkan para orang tua untuk tidak menyerah dalam membesarkan dan menangani kondisi anak, khususnya balita stunting. Pemerintah, katanya, akan selalu hadir memberikan pendampingan saat dibutuhkan.

“Itulah tujuan kami hadir: menyapa, melihat secara langsung, memberikan sentuhan, dan menguatkan ibu-ibu yang memiliki balita stunting. Tidak boleh ada rasa putus asa dalam membesarkan anak-anak kita. Pemerintah mendata satu per satu balita stunting untuk memperbaiki gizi mereka, menaikkan berat badan, dan memastikan anak-anak tumbuh cerdas serta memiliki masa depan yang lebih baik,” ujar Wagub yang juga Ketua BKOW Provinsi NTB.

Pada kegiatan tersebut, Wagub juga menyerahkan paket bingkisan untuk ibu, anak, dan lansia. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud komitmen bersama antara pemerintah, organisasi perempuan, berbagai lembaga terkait, dan tenaga kesehatan.

Menjelang musim penghujan, Wagub turut mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi penyakit.

“Kita memasuki musim hujan, dan pada periode ini biasanya berbagai penyakit penyerta mulai muncul. Semoga kita semua dijauhkan dari berbagai ujian dan diberi kesehatan untuk terus menyejahterakan masyarakat. Dengan tubuh yang sehat, masyarakat dapat bekerja, berkarya, dan membangun daerah,” pesannya.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kadis Kesehatan Provinsi NTB dr. Lalu Hamzi Fikri, Kadis DP3AP2KB Provinsi NTB Surya Bahari, serta Kadis Kesehatan Kota Mataram dr. Emirald Isfihan.

Address

Jln. Singosari No. 2 Mataram
Mataram
83127

Opening Hours

Monday 08:00 - 17:00
Tuesday 07:30 - 17:00
Wednesday 07:30 - 17:00
Thursday 07:30 - 17:00
Friday 07:30 - 17:00

Telephone

+62370634800

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dp3ap2kb Provinsi NTB posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Dp3ap2kb Provinsi NTB:

Share