12/05/2026
Kebun Literasi Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB
Selasa, 12 Mei 2026 — Kepala Bidang Deposit, Pengadaan, Pengelolaan dan Pelayanan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Nusa Tenggara Barat, Niniek Rahayu, S.Pd., melakukan uji coba pemindaian QR Code pada papan nama tanaman di area Kebun Literasi DPKP NTB. Kebun Literasi ini berlokasi di Gedung Layanan Perpustakaan, Jalan Pemuda No. 63 Mataram.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan pemindahan semaian tanaman sawi pakcoy ke media tanam berupa ban bekas yang dimanfaatkan kembali sebagai wadah tanaman. Pemanfaatan barang bekas ini menjadi salah satu bentuk edukasi sederhana mengenai kepedulian terhadap lingkungan sekaligus kreativitas dalam pengelolaan ruang hijau.
Kebun Literasi hadir sebagai ruang edukasi yang memadukan literasi, kreativitas, dan kesadaran lingkungan atau ekoliterasi. Melalui konsep ini, para pemustaka tidak hanya diajak untuk meningkatkan minat baca, tetapi juga mengenal berbagai jenis tanaman yang memiliki manfaat bagi kehidupan sehari-hari.
Saat ini, koleksi tanaman di Kebun Literasi masih terus dikembangkan. Adapun beberapa tanaman yang telah tersedia di antaranya bunga telang yang dikenal sebagai pewarna alami biru pada makanan, sirih, jahe, kunyit, daun mint, seledri, kacang panjang, serta sawi pakcoy. Setiap tanaman dilengkapi dengan papan nama yang berisi informasi singkat mengenai nama dan manfaat tanaman. Selain itu, tersedia QR Code yang dapat dipindai untuk memperoleh informasi tambahan terkait manfaat dan pengolahan tanaman tersebut.
Keberadaan tanaman-tanaman ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat dalam menciptakan kemandirian pangan skala kecil, sekaligus memperkenalkan pentingnya pemanfaatan tanaman herbal dan tanaman produktif di lingkungan sekitar.
Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi NTB juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam pengembangan Kebun Literasi melalui hibah tanaman untuk menambah koleksi yang ada.
Mari bersama menumbuhkan budaya literasi dan kepedulian terhadap lingkungan melalui Kebun Literasi.