27/04/2026
Pada hari Senin, 27 April 2026, UCLG ASPAC (United Cities and Local Governments Asia-Pacific) melaksanakan kegiatan Lokakarya Penguatan KonsepPengelolaan Sampah Kota Medan. Kota Medan merupakansalah satu kota percontohan program Urban-Act untuk Tahun 2024-2027, yang didanai oleh UNESCAP (United Nations Economic and Social Commission for Asia and the Pasific), GIZ (Deutsche Gesellschaft fur InternationaleZusammanerbeit GmbH). Kegiatan ini dihadiri oleh Bappeda Kota Medan, Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perkinanan Kota Medan, Dinas Lingkungan Hidup, Akademisi dari Universitas Sumatera Utara, serta para pemangku kepentingan lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk menyepakati proposal pembiayaan pembangunan rendahkarbon dan berketahanan iklim di Kota Medan kepada Lembaga donor atau pembiayaan serta membuka peluangkolaborasi antara Kota Medan dengan kota-kota lain, baik di tingkat nasional maupun internasional, melalui pertukaranpengetahuan dan pengalaman dalam pengelolaan sampah, mulai dari pemilahan, pengolahan, hingga pengembangan teknologi pengurangan sampah.
Pada sesi diskusi disimpulkan bahwa pengembangan pengelolaan sampah menggunakan teknologi Black Soldier Fly (BSF) di Pasar Laucih memiliki potensi yang cukup besar. Namun, masih terdapat tantangan utama, yaitu belum adanya kepastian pasar (offtaker) untuk hasil olahan seperti maggot dan kompos, sehingga pemanfaatannya belum optimal. Lebih lanjut, kendala juga terlihat pada aspek rantai pasok dan kontinuitas produksi yang masih terbatas dan belum stabil, sehingga sulit menarik minat pembeli dalam skala besar. Selain itu, faktor sosial budaya masyarakat yang belum terbiasa menafaatkan produk turunan sampah, seperti maggot sebagai pakan ternak, turut menjadi hambatan dalam pengembangan ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
..Lanjut kolom komentar ⬇️⬇️⬇️
medan
Follow, Comment, Like, dan share untuk Update informasi Bappeda Kota Medan melalui akun medsos kami:
FB : Bappeda Kota Medan
IG : bappeda.kota.medan
Website : bappeda.medan.go.id