Sumut Smart Province

Sumut Smart Province Fanpage resmi Sumut Smart Province
Dinas Komunikasi dan Informatika
Pemerintah Provinsi Sumatera Ut Layanan Publik dan Pemerintahan

Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah memimpin upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdek...
18/08/2021

Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah memimpin upacara peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) yang digelar di Pangkalan Udara (Lanud) Soewondo, Medan, Selasa (17/8) pagi.
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-76 Kemerdekaan RI yang diselenggarakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat tersebut dihadiri jajaran Forkopimda Sumut, OPD Pemprov Sumut dan sejumlah pejabat lainnya. Meski jumlah peserta dibatasi karena dalam masa pandemi Covid-19, namun upacara tetap berlangsung khidmat.
Usai menjadi inspektur upacara, Wagub Musa Rajekshah mengatakan, semangat kemerdekaan harus terus bergelora khususnya bagi para generasi muda. Menurutnya, perjuangan dan jasa para pahlawan harus terus dikenang, karena untuk memerdekakan Bangsa Indonesia bukanlah hal yang mudah.
Selain itu, Musa Rajekshah juga menyampakan, bahwa pandemi Covid-19 hingga saat ini belum usai. Untuk itu, Musa Rajekshah mengajak seluruh masyarakat Sumut untuk bersama-sama berdoa agar masalah pandemi ini bisa segera terselesaikan.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersama Pandam I/BB Mayjen TNI Hassanudin dan Kapolda Sumut Irjen Pol Panc...
14/07/2021

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi bersama Pandam I/BB Mayjen TNI Hassanudin dan Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak mengunjungi Kota Sibolga, guna memantau pelaksanaan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Diperketat di kota tersebut, Selasa (13/7).

Dalam kunjungannya, Gubernur Edy Rahmayadi bersama rombongan melintasi perbatasan antara Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Sibolga, setelah mendarat menggunakan helikopter di GOR Pandan. Beberapa titik posko penyekatan diberlakukan guna mengendalikan laju mobilitas masyarakat masuk ke kota ini.

"Kami ingin melihat kondisinya seperti apa. Sibolga masih terkendali, saya terima kasih. Tetapi jumlah BOR (bed occupacy rate/tingkat penggunaan tempat tidur) di rumah sakit (RS) cukup tinggi," sebut Gubernur didampingi Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Sumut Arsyad Lubis.

Berdasarkan data yang disampaikan Direktur RSUD FL Tobing Kota Sibolga Hotma Nauli Hutagalung, lanjut Gubernur, bahwa tingginya angka BOR di Sibolga karena pasien (Covid-19) yang dirawat, juga diisi oleh warga dari kabupaten lain. Untuk itu, ia berharap setiap daerah bisa merawat warganya sendiri.

"Memang itu tidak boleh ditolak (pasien dari daerah lain), lakukan apa yang bisa anda lakukan. Kita akan dorong agar setiap daerah harus bisa merawat warganya masing-masing. Agar di Sibolga tidak meledak angkanya (penumpukan pasien Covid-19 di satu daerah)," ungkap Edy Rahmayadi, saat mengunjungi RSUD FL Tobing Sibolga.

Dengan begitu, Edy berharap, seluruh warga bisa disiplin mematuhi protokol kesehatan yang ada, dengan tetap menggunakan masker, rajin mencuci tangan, serta menjaga jarak interaksi. Termasuk peran Forkopimda bersama unsur masyarakat mencegah penularan Covid-19.

Sementara Direktur RSUD FL Tobing Sibolga Hotma Nauli Hutagalung menyampaikan, saat ini ada 23 orang pasien Covid-19 dirawat. Adapun kapasitas sebanyak 18 ruangan, dengan jumlah 35 tempat tidur. Sehingga angka BOR berada pada posisi 66%.

"Rencana kita akan tambah lagi Pak, sebanyak 12 tempat tidur, sehingga menjadi 47 tempat tidur. Untuk ICU kita ada satu unit," sebut Hotma Nauli saat ditemui Gubernur.

Senada dengan itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak mengingatkan kepada seluruh warga agar disiplin menjalankan protokol kesehatan. Sehingga upaya penanggulangan penyebaran Covid-19 bisa maksimal.

Dari pantauan di lapangan, sejumlah titik lokasi perbatasan Sibolga-Tapteng, sejumlah petugas telah menyiapkan posko PPKM yang diperketat. Dengan rincian di antaranya pembatasan transportasi umum, jam buka rumah makan, pusat perbelanjaan, dan lainnya sesuai instruksi pemerintah pusat.

Turut mendampingi Gubernur dan rombongan di antaranya Walikota Sibolga Jamaluddin Pohan, Wakil Walikota Sibolga Pantas Lumbangaol, Bupati Tapteng Bahtiar Sibarani, Wakil Bupati Tapteng Darwin Sitompul, serta unsur Forkopimda dan pejabat setempat.

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta para kepala desa agar menggunakan dana desa tidak hanya untuk bimb...
18/06/2021

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta para kepala desa agar menggunakan dana desa tidak hanya untuk bimbingan teknis (Bimtek), tetapi diprioritaskan untuk hal-hal yang lebih produktif. Dengan cara mengoptimalkan potensi desa masing-masing.

Tapanuli Selatan (Tapsel) memiliki kekayaan dan keindahan alam. Potensi tersebut bisa membuat masyarakat sejahtera. "Anda (kepala desa) lebih tahu daerah Anda, ayo maksimalkan dana desa, anda diamanahkan Rp1 miliar, maksimalkan itu, jangan cuma Bimtek saja, habis itu hasilnya tidak ada," kata Gubernur Edy Rahmayadi, saat memberi arahan kepada Kepala Desa dan Camat se-Kabupaten Tapsel di Aula Kantor Bupati Tapsel, Jalan Prof Lapran Pane, Sipirok, Kamis (17/6).

Kata Gubernur, kepala desa adalah kunci menyejahterakan desa. Maka kepala desa adalah kunci menyukseskan visi misi ‘membangun desa menata kota’. "Kota tak bisa ditata kalau desa tidak dibangun. Kalau kerjaan kalian Bimtek saja, tidak akan terbangun desa itu, aksi, lakukan apa yang cocok di desa kalian," ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Edy Rahmayadi pada pertemuan dengan para kepala desa dan Camat se-Kota Padangsidimpuan, di Aula Daulay Simorangkir, Kodim 0212/TS, Kota Padangsidimpuan. Menurutnya, desa merupakan pondasi pembangunan Sumut, bila desa tidak terbangun kota-kota juga tidak tumbuh.

“Mari, bersama-sama kita bangun Sumatera Utara yang kita cintai ini. Kalau kita selalu kerja sama, pasti akan terwujud pembangunan di daerah ini,” ujar Edy Rahmayadi, yang hadir bersama Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis.

Sementara itu, Bupati Tapsel Dolly Putra Parlindungan Pasaribu mengatakan wilayahnya memiliki 248 desa dengan 309 ribu penduduk. Ia memaparkan, Tapsel memiliki potensi beragam mulai dari wisata seperti Danau Siais, Aek Sijorni, hingga para layang di Sipirok. Tapsel juga memiliki potensi lahan pertanian yang bagus dan lain sebagainya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Tapsel menyampaikan akan terus mendukung terwujudnya Sumut Bermartabat. Sebab hal itu sejalan dengan tujuannya yaitu menjadikan Tapsel yang Sehat, Cerdas, Sejahtera.

Kepala Desa Terapung Raya, Tapsel, Rahmad Efendi Pulungan akan melakukan apa yang diharapkan Gubernur Edy Rahmayadi untuk mengoptimalkan potensi desanya. Desa yang dipimpinnya memiliki potensi pertanian seperti kelapa sawit, padi dan palawija.

"Apa yang disampaikan Gubernur akan saya sampaikan ke jajaran desa, kami juga akan menyampaikan permohonan kepada Pemprov untuk membantu apa yang desa kami butuhkan," ujar Rahmad.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Padangsidimpuan Syafaruddin Harahap mengatakan, di Kota Padangsidimpuan, desa-desa sudah mulai mengembangkan potensinya, seperti Desa Hutapadang, Joring Lombang dan Natobang, Sabungan, Hutalimbong dan beberapa desa lainnya. Sudah ada 31 dari 42 desa yang saat ini fokus mengembangkan potensi daerahnya, tetapi masih dalam tahap awal.

"Hutapadang dan beberapa desa di Kecamatan Angkola Julu, progresnya bagus. Di Angkola Julu, lebih cepat karena daerah itu ‘Berastaginya’ Padangsidimpuan, jadi mereka selain wisata juga hasil pertanian seperti sayur, bawang dan lain-lain. Di tempat lain kita akan coba wisata sawah," kata Syafaruddin.

Berbeda dengan desa di Kecamatan Angkola Julu, Kepala Desa Hutapadang Ihwanuddin Siregar fokus meningkatkan produksi salak. Masyarakat di sana terus dilatih untuk memelihara tanaman salak dengan benar untuk mendapat hasil maksimal. Selain itu, mereka bersama BUMDes juga melatih masyarakat mengolah salak menjadi bahan makanan dan minuman agar bisa dijual dengan harga lebih tinggi.

GUBERNUR EDY RAHMAYADI HARAP DEKLARASI TOLAK NARKOBA JADI PEMACU SEMUA ELEMEN BERANTAS NARKOBAGubernur Sumatera Utara (S...
16/04/2021

GUBERNUR EDY RAHMAYADI HARAP DEKLARASI TOLAK NARKOBA JADI PEMACU SEMUA ELEMEN BERANTAS NARKOBA

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi mendorong segala upaya untuk memberantas penyalahgunaan Narkotika dan Obat Terlarang (Narkoba) di Sumut. Karena itu, Gubernur berharap Deklarasi Tolak Narkoba yang diinisiasi Kepolisian Daerah (Polda) Sumut menjadi pemacu semua elemen untuk memberantas barang haram tersebut.

Hal ini disampaikan Edy Rahmayadi usai acara Deklarasi Tolak Narkoba dan Pemusnahan Barang Bukti di Markas Polda Sumut, Jalan Sisingamangaraja KM.10,5 Nomor 60, Medan. Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak, Pangdam I/BB Mayjen TNI Hassanuddin, Ketua DPRD Sumut Baskami Ginting dan unsur Forkopimda lainnya ikut mendeklarasikan Tolak Narkoba dan Pemusnahan barang bukti tersebut, Rabu (14/4).

"Ini jadi pemacu agar kita beraksi lebih kuat lagi dalam memberantas Narkoba. Bukan hanya Polisi atau TNI, tetapi kita semua, mulai dari diri kita sendiri harus beraksi melawan Narkoba karena kondisinya di Sumut sudah mengkhawatirkan," kata Edy Rahmayadi.

Berdasarkan survei BNN dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tahun 2019 Sumut berada diperingkat pertama dalam penggunaan Narkoba di Indonesia. Menurut Edy Rahmayadi perlu perhatian khusus agar menekan penggunaan Narkoba di Sumut sehingga generasi-generasi muda di daerah ini lebih unggul.

"Ini perlu jadi perhatian kita bersama, pencegahan bagian penting menekan penggunaan Narkoba, dimulai dari keluarga, lingkungan dan masyarakat," terang Edy Rahmayadi.

Sementara itu, Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak mengatakan, sejak Desember 2020 hingga 18 Maret 2021 Ditresnarkoba berhasil mengungkap 66 kasus peredaran Narkoba. Dari kasus tersebut Polda Sumut mengamankan 110 tersangka dengan total barang bukti sabu seberat 205.392,84 gram, pil ekstasi 23 butir dan g***a seberat 5.167 gram. Kesemua barang bukti ini kemudian dimusnahkan dihadapan Gubernur Sumut, Ketua DPRD Sumut dan Forkopimda.

"Bayangkan seberapa banyak barang haram ini, 1 gram sabu itu bisa digunakan untuk 4 orang. Bila barang ini beredar berapa banyak generasi kita yang akan dirusak. Kita harus bergandengan tangan menghentikan ini semua untuk menyelamatkan bangsa kita," tegas Kapolda.

Menurut Kepala BNN Brigjen Pol Atrial ada sekitar 32 ribu tahanan yang ada di Sumut, 2/3 dihuni oleh narapidana kasus Narkoba. Menurutnya bila semua pihak tidak ekstra menangani ini tahanan tidak akan cukup menampung narapidana kasus Narkoba.

"Ini extra ordinary crime, jadi penanganannya juga harus ekstra, tidak bisa biasa-biasa saja. Tahanan kita saja di sini hampir dipenuhi oleh napi Narkoba dan itu terus bertambah. Kita sudah melakukan berbagai P4GN (Program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba), tetapi tampaknya masih belum cukup," kata Atrial.

Turut hadir pada acara ini Ketua MUI Sumut Maratua Simanjuntak, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumut Ida Bagus Nyoman Wiswantanu, Ketua Pengadilan Tinggi Medan Setyawan Hartono, Pangkosek Hanudnas III Marsma TNI Esron SB Sinaga dan Danlantamal I Belawan Brigjen TNI I Made Wahyu Santoso. Hadir juga OPD terkait Pemprov Sumut dan Kapolres seluruh Sumut secara virtual.

BAKTI KESEHATAN BERMARTABAT ADAKAN KEGIATAN PELAYANAN KESEHATAN GRATIS DI TAPSEL DAN MADINABakti Kesehatan Bermartabat (...
29/03/2021

BAKTI KESEHATAN BERMARTABAT ADAKAN KEGIATAN PELAYANAN KESEHATAN GRATIS DI TAPSEL DAN MADINA

Bakti Kesehatan Bermartabat (BKB) Sumatera Utara (Sumut) kembali melaksanakan kegiatan pelayanan kesehatan gratis di daerah. Kali ini, BKB Sumut melayani masyarakat di Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Mandailingnatal (Natal).

Di Kecamatan Sayurmatinggi, Tapsel, Jumat (26/3), BKB mengoperasi bibir sumbing satu orang, sunatan massal sebanyak 74 orang, dan melakukan pengobatan spesialis penyakit dalam dan anak sebanyak 80 orang.

Kemudian, di Panyabungan, Madina, Sabtu (27/3), BKB mengoperasi bibir sumbing sembilan anak, sunatan massal 60 orang, pengobatan spesialis penyakit dalam 61 orang. BKB juga mengadakan penyuluhan kesehatan di kedua lokasi tersebut. Kegiatan ini dihadiri Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution.

"Kegiatan pelayanan kesehatan bergerak di Tapsel dan Madina sejauh ini berjalan baik dan lancar, selanjutnya kita akan bergerak ke kabupaten/kota lain melakukan kegiatan yang serupa," kata Ketua Satuan Tugas (Satgas) BKB Sumut Harry Yusmanadi di Bagas Godang Pemkab Madina, Jalan Sabar Purba, Panyabungan, Madina, Sabtu (27/3).

Setelah melakukan pelayanan kesehatan bergerak di Tapsel dan Madina, pada awal April 2021 nanti, Tim BKB akan bergerak menuju Tapanuli Tengah (Tapteng) 1 April, Sibolga 2-3 April, Batubara 8 April dan Asahan 10 April. Pelayanan kesehatan gratis yang dilaksanakan pun sama, antara lain operasi bibir sumbing, sunatan massal, pengobatan penyakit dan lain sebagainya.

BKB Sumut merupakan program yang diluncurkan Gubernur Edy Rahmayadi beberapa tahun lalu. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut menganggarkan program tersebut mulai dari pelayanan kesehatan hingga pengadaan bus atau mobil operasi lapangan. Sehingga masyarakat tidak dipungut biaya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tersebut.

Diketahui, BKB memiliki tiga mobil operasi lapangan yang bisa dibawa hingga ke pelosok daerah di Sumut. Mobil Operasi Lapangan adalah bus yang dilengkapi berbagai peralatan medis, yang memungkinkan untuk dilakukan tindakan medis seperti operasi bedah dan tindakan medis lainnya. Karena itu, Mobil Operasi Lapangan ini juga sering disebut sebagai ‘Rumah Sakit Berjalan’.

obil operasi lapangan bertujuan untuk menjangkau masyarakat di daerah terjauh dengan pelayanan kesehatan gratis. "Ini merupakan salah satu misi Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi yaitu mewujudkan kesehatan yang prima di Provinsi Sumatera Utara maka perlu dilakukan pemerataan pelayanan kesehatan yang berkualitas, " ujar Kepala Dinas Kominfo Sumut Irman Oemar.

APRESIASI FINALIS THE VOICE KIDS INDONESIA, GUBERNUR EDY RAHMAYADI AJAK WARGA SUMUT DUKUNG NIKITA MAWARNISatu demi satu ...
18/03/2021

APRESIASI FINALIS THE VOICE KIDS INDONESIA, GUBERNUR EDY RAHMAYADI AJAK WARGA SUMUT DUKUNG NIKITA MAWARNI

Satu demi satu talenta muda berbakat yang berasal dari Sumatera Utara (Sumut) terus unjuk kebolehan. Kali ini suara unik Nikita Mawarni yang masih berusia 13 tahun berhasil mencuri perhatian, dan mengantarkannya ke babak Live Around pada ajang kompetisi The Voice Kids Indonesia Season 4 di GTV.

Atas pencapaian prestasinya itu, Gubernur Sumut Edy Rahmayadi memberi apresiasi dan mengajak seluruh warga Sumut untuk memberikan dukungan kepada Nikita. Hal itu disampaikanya saat menerima kunjungan silahturahmi dari Nikita Mawarni di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Nomor 41 Medan, Selasa (2/3).

“Seluruh warga di Sumut ayo dukung dan berikan vote kepada Nikita Mawarni, yang akan mengikuti babak Live Around pada tanggal 18 Maret 2021 mendatang, sama-sama kita doakan anak kita ini bisa mengharumkan nama Sumut,” ujar Gubernur, yang didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Irman Oemar dan Plt Kepala Dinas Pariwisata Sumut Ria Nofida Telaumbanua.

Tidak hanya Nikita, Gubernur juga mengatakan akan siap mendukung siapa saja putra/putri asal Sumut yang berprestasi. Karena menurutnya, Sumut ini punya banyak anak-anak yang hebat, yang berbakat dan punya talenta, yang perlu dukungan semua pihak.

“Saya mau ini disosialisasikan, di sosial media atau pun media cetak, sebagai wujud kita mendukung putra/putri asal Sumut, untuk mengharumkan tanah kelahirannya,” ujar Edy Rahmayadi.

Untuk diketahui, Nikita merupakan salah satu kontestan berbakat di tahap Blind Audition episode ke-4, dengan membawakan lagu Jazz berjudul ‘New York, New York’ ia berhasil membuat semua coaches (Marcell Siahaan, Isyana Sarasvati, Yura Yunita dan Rizky Febian) memutar kursinya, Nikita pun memilih masuk ke dalam tim Isyana.

Usai bertemu dengan Gubernur Edy Rahmayadi, Nikita mengaku senang sekali disambut hangat oleh Gubernur. “Saya tak menyangka Pak Gubernur sangat senang melihat video saya saat tampil, dan saya senang bisa mendapat dukungan dari Pak Gubernur, dan kepada seluruh warga Sumut saya mohon doa dan dukungannya, agar bisa menjadi yang terbaik di the Voice Kids Indonesia Season 4,” harapnya.

Sebagai persiapan menghadapi babak selanjutnya, Nikita mengatakan, akan menambah jam latihannya, serta tetap menjaga kualitas suara. Sebab latihan yang terlalu diporsir juga dapat menyebabkan suara hilang, dan diantara persiapan itu semua, memanjatkan doa pada Sang Pencipta adalah yang paling utama.



Tim Monitoring Satgas Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) terus menggelar razia terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Mas...
08/03/2021

Tim Monitoring Satgas Covid-19 Sumatera Utara (Sumut) terus menggelar razia terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Razia yang digelar, Sabtu (6/3) malam hingga Minggu (7/3) dini hari ini menyasar sejumlah kawasan Kota Medan dan Kabupaten Deliserdang.

Tim dibagi menjadi tiga, masing-masing beranggotakan 13 personel yang terdiri dari TNI, Polisi dan Satpol PP. Tim satu merazia kafe, bar, live music dan warung kopi di sekitaran Helvetia, Jalan Kapten Muslim dan Jalan Dr Mansyur. Cafe Champions di Jalan Dr Mansyur, DeTonga, Dewa Ruci bar, Shoot Traider Bar, Dbluss KTV dan Komplek Megacom juga tidak luput dari operasi tim satu.

Sedangkan tim dua beroperasi di sekitaran Jalan Tempuling, Imam Bonjol, Putri Hijau dan Krakatau. kafe seperti Tik Tok Corner, Sun Coffee menjadi sasaran tim termasuk live music di Capital Building. Tim tiga bergerak di sekitaran Helvetia, menyasar Mega Park, Gampong Kuphi dan King Kophi.

"Kita semakin meningkatkan operasi karena sebelumnya masih banyak yang mengaku belum tahu terkait PPKM. Dan yang sudah tahu dan melanggar kita beri peringatan melalui surat pernyataan," kata Wakil Ketua Tim Monitoring Satgas Covid-19 Sumut Kol Inf Azhar usai razia, Minggu (7/3) dini hari di Posko Satgas Covid-19 Sumut, Jalan Jalan Diponegoro Nomor 31, Medan.

Selain melanggar jam operasional, sebagian besar tempat-tempat yang dirazia juga melanggar protokol kesehatan (Prokes). Masih ditemukan pengunjung yang tidak mengenakan masker dan juga tidak menjaga jarak.

"Masih banyak pelanggar prokes, terutama dalam menjaga jarak, bahkan ada yang tidak mengenakan masker. Ini sangat disayangkan karena Covid-19 sudah satu tahun, tetapi kita masih seperti ini," tambah Azhar.

Berdasarkan instruksi Gubernur Nomor 188.54/5/INST/ 2021 tentang perpanjangan PPKM untuk usaha kafe, restoran atau penyedia makanan dan minuman jam operasional dibatasi hingga pukul 21:00. Sedangkan untuk hiburan malam seperti bar, live music, diskotik dan lainnya, hanya sampai pukul 22:00 WIB.

Perpanjangan PPKM diberlakukan mulai 1 Maret hingga 14 Maret 2021, karena penyebaran Covid-19 di Sumut dinilai masih tinggi. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemprov Sumut Irman Oemar mengatakan hal ini diambil untuk mengendalikan penyebaran Covid-19 di Sumut.

"Melihat tingkat penyebaran di Sumut masih tinggi, langkah ini kita harap bisa mengendalikan penyebaran Covid-19 di daerah kita dan disiplin masyarakat kita pada prokes semakin tinggi," kata Irman.

Disampaikan juga, selain PPKM, juga akan diberlakukan PPKM Mikro untuk mempercepat penanganan Covid-19 di enam kabupaten/kota mulai 9 - 22 Maret 2021. Berdasarkan Surat Gubernur Nomor 360/1879/2021, tertanggal 4 Maret 2021, kabupaten/kota yang akan menerapkan PPKM Mikro tersebut, yakni Kota Medan, Kota Binjai, Kota Pematangsiantar, Kabupaten Deliserdang, Kabupaten Simalungun, dan Kabupaten Langkat.

Kebijakan tersebut merupakan tindak lanjut dari hasil rapat dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia pada 4 Maret 2021, tentang pembahasan perkembangan pelaksanaan PPKM Mikro, yang menetapkan bahwa Provinsi Sumut harus melaksanakan PPKM Mikro, khususnya di wilayah yang tingkat penyebaran Covid-19 masih tinggi.

“Mengingat penyebaran Covid-19 di Sumut masih tinggi, untuk itu kita melaksanakan Instruksi Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 04 Tahun 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro dan Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Corona Virus Disease 2019, mulai tanggal 9 Maret 2021 sampai dengan tanggal 22 Maret 2021,” terangnya.

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Bupati/Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota Sumut
26/02/2021

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Bupati/Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota Sumut

GUBERNUR SUMUT EDY RAHMAYADI LANTIK 13 PEJABAT ESELON II, PRIORITASKAN TANGGUNG JAWAB DAN PERBAIKAN ORGANISASIGubernur S...
19/02/2021

GUBERNUR SUMUT EDY RAHMAYADI LANTIK 13 PEJABAT ESELON II, PRIORITASKAN TANGGUNG JAWAB DAN PERBAIKAN ORGANISASI

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi melantik 13 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman 41 Medan, Kamis (18/2). Dalam sambutannya, para pejabat yang dilantik diingatkan soal prioritas tanggung jawab dan perbaikan organisasi.

Hadir dalam pelantikan tersebut, Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Musa Rajekshah, Sekdaprov Sumut R Sabrina, Asisten Administrasi Umum HM Fitriyus, Kepala Dinas Sosial Rajali, Kepala Dinas Kominfo Sumut Irman Oemar, serta sejumlah pejabat lainnya.

Pelantikan kali ini, menurut Gubernur, harus dimaknai sebagai langkah awal mengedepankan tanggung jawab terhadap jabatan yang diberikan. Sebab hal itu yang menjadi prioritas baginya untuk bisa menjalankan amanah sesuai bidang masing-masing.

“Pelantikan seperti ini bukan sekali dua kali kita lakukan, sudah berulang kali kita laksanakan. Ini bukan (hanya bicara) hak dan kewajiban. Tetapi yang menjadi prioritas adalah tanggung jawab, apa yang bisa kita lakukan. Yang perlu kita evaluasi, adalah bagaimana mengubah organisasi ini bisa berjalan semakin baik,” sebutnya.

Disampaikan Gubernur, pelantikan tersebut merupakan hasil lelang jabatan yang dilakukan sebelumnya secara terbuka. Karena itu, ia menekankan pentingnya bekerja dengan benar, sebab kesalahan akan berdampak pada kesulitan yang dialami masyarakat.

“Kemudian nanti diatur lagi oleh Sekda, setiap pelantikan eselon II seperti ini, akan ada pembekalan satu dua hari untuk ini. Karena ini tidak main-main dalam soal jabatan. Begitu ramai orang membicarakan kalian, ada berbagai komentar,” tegas Edy Rahmayadi.

Kepala OPD, lanjut Edy, adalah tangan kanan sekaligus perwakilan Gubernur untuk bidang masing-masing. Sehingga dirinya meminta agar pejabat yang dilantik bisa memperkuat koordinasi seperti ke pemerintah pusat (Kementerian terkait). Selanjutnya menjaga loyalitas kepada pimpinan serta mengayomi bawahan untuk bisa memaksimalkan kinerja.

“Kita perlu koodinasi ke menteri, silakan sampaikan ke saya untuk koordinasi ke atas (pemerintah pusat). Kalau perlu Gubernur, saya (akan) datang ke Jakarta. Dan kalian juga bukan pejabat politik, tetapi teknis, pikirkan visi misi kalian, tetapi sesuai dengan visi misi Gubernur. Kalianlah Gubernurnya di bidang masing-masing,” jelasnya.

Untuk itu, Edy juga mengingatkan bahwa semakin baik kinerja para OPD, maka kesejahteraan masyarakat akan semakin jelas. Sehingga ia meminta pejabat yang dilantik berani, tegas dan jujur. Kemudian berfikir positif, loyal kepada atasan serta menjalankan tugas dengan benar.

“Anda harus bisa bekerja sama. Jika tidak bisa memutuskan, tanyakan ke Sekda. Jika tidak putus juga dengan Sekda, temui saya. Kalau saya tidak ada, temui Wakil Gubernur. Selamat bekerja,” pungkasnya.

Adapun para pejabat yang dilantik yakni Rita Tavip Megawati sebagai Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setdaprov, Aprilla Haslantini Siregar sebagai Kepala Biro Organisasi, Mulyono sebagai Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa, Zulkifli sebagai Kepala Biro Administrasi Pembangunan, Suherman sebagai Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, Lies Handayani Siregar sebagai Dinas Perkebunan.

Kemudian, Herianto sebagai Kepala Dinas Kehutanan, Faisal Arif Nasution sebagai Kepala Badan Kepegawaian Daerah, Syaifuddin sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Tengku Amri Fadli sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Supryanto sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Ardan Noor sebagai Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, dan Bambang Pardede sebagai Kepala Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi.

Pers hingga saat ini, juga berperan penting dalam mengkonstruksi negara, Pers tidak hanya sekadar menyajikan berita, aka...
09/02/2021

Pers hingga saat ini, juga berperan penting dalam mengkonstruksi negara, Pers tidak hanya sekadar menyajikan berita, akan tetapi juga menampilkan perjuangan satu era tertentu.
Selamat Hari Pers Nasional.

Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah mengapresiasi pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) H...
01/02/2021

Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah mengapresiasi pelaksanaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) 2021 yang menerapkan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat, Sabtu (30/1), di Ballroom Hotel Sultan Jakarta.

Musa Rajekshah yang juga Wakil Ketua Umum HDCI tiba di lokasi acara langsung melakukan tes antigen dengan hasil non reaktif sebagai bukti penanda agar bisa memasuki area Rakernas. "Rakernas HDCI 2021 ini menerapkan protokol kesehatan secara disiplin dan ketat demi menghindari penyebaran Covid-19," ujar Musa Rajekshah akrab disapa Ijeck.

Dijelaskan Ijeck, kehadirannya di Rakernas HDCI 2021 ingin menjalin tali silaturahmi dengan teman-teman HDCI. Apalagi Rakernas kali ini adalah yang terakhir di kepengurusan periode 2016-2021, sebab di Mei mendatang akan digelar Musyawarah Nasional.

"Lama saya tak bersua dengan kawan-kawan di HDCI. Kebetulan saya sedang kunjungan kerja di Jakarta, bertepatan dengan Rakernas HDCI 2021, saya sempatkan hadir, agar bisa bertemu sapa melepas rindu dengan rekan-rekan se-Indonesia," ungkap Ijeck.

Ijeck juga berharap, melalui Rakernas ini, HDCI dapat menghasilkan program kerja yang bisa memberikan manfaat bagi bangsa, masyarakat serta organisasi. "Kita harapkan bersama, HDCI bisalah ikut membantu bangsa kita di masa pandemi ini. Dan semoga Rakernas HDCI 2021 ini bisa menghasilkan program-program yang lebih baik dari sebelumnya," jelas Ijeck.

Rakernas HDCI 2021 dibuka langsung oleh Komjen Pol (Purn) Nanan Soekarna, yang merupakan Ketua Umum HDCI, ditandai dengan pemukulan gong. Dikatakannya, ada beberapa agenda penting yang dibahas pada Rakernas kali ini, di antaranya menyiapkan Musyawarah Nasional (Munas) HDCI 2021 serta sinergi dengan pemerintah dalam pembangunan, khususnya dalam bidang ekonomi dan sport tourism.

Dalam Rakernas yang digelar secara daring maupun luring ini, dikatakan Nanan dihadiri oleh 56 Pengurus Daerah (Pengda), Pengurus Cabang (Pengcab), serta perwakilan luar negeri dengan mengambil tema 'Brotherhood Kokohkan Persatuan Bangsa Ciptakan Aman, Imun, dan Iman’.

Menurut Nanan, HDCI akan terus berupaya ikut membantu pemerintah, khususnya di masa pandemi Covid-19. HDCI juga siap membantu dan mendukung program pemerintah, khususnya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam meningkatkan ekonomi dan kepariwisataan.

"HDCI siap menggelar event-event kepariwisataan, terapkan prokes dengan disiplin, kita akan dukung. Ini gayung bersambut. Pemerintah ingin meningkatkan perekonomian, kita ingin bisa membantu dan mendukung dengan kegiatan sport tourism, tentunya dengan pelaksanaan protokol kesehatan yang ketat dan disiplin," jelas Nanan.

Menutup Rakernas HDCI 2021, turut hadir Ketua MPR RI yang juga Ketua Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo yang sekaligus menutup gelaran Rakernas. Dalam sambutannya, ia berharap HDCI bisa menjadi pelopor keselamatan berkendara, serta hasil dari Rakernas bisa ikut membantu pemerintah dalam mengatasi pandemi Covid-19.

"Selamat atas dilaksanakannya Rakernas HDCI 2021. Semoga HDCI ini bisa bersinergi dengan pemerintah terutama di masa pandemi ini, agar bangsa ini bisa kembali bangkit," harap Bambang.

Turut hadir Wakil Ketua Umum HDCI Marsekal Muda TNI (Purn) Pieter Wattimen, Wakil Ketua Umum Irjen Pol Tedy Minahasa Putra, pengurus pusat HDCI serta Pengda, Pengcab seluruh Indonesia dan Perwakilan Luar Negeri. **(H19/DISKOMINFO SUMUT)

GUBERNUR EDY RAHMAYADI AJAK MASYARAKAT MINANG BERSINERGI MEMBANGUN SUMUTGubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi me...
27/01/2021

GUBERNUR EDY RAHMAYADI AJAK MASYARAKAT MINANG BERSINERGI MEMBANGUN SUMUT

Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi menerima audiensi Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Keluarga Minang (IKM) di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Jenderal Sudirman, Medan, Selasa (26/1). Pada kesempatan tersebut, Gubernur mengajak masyarakat Minang di Sumut bersinergi membangun daerah ini.

Apalagi jumlah masyarakat Minang yang tinggal di Sumut termasuk banyak. “Kita bersaudara dalam ikatan niat untuk menyejahterakan kehidupan anak bangsa di Sumut,” kata Gubernur.

Gubernur mengapresiasi kontribusi yang telah banyak diberikan masyarakat Minang untuk kemajuan Sumut, khususnya di bidang perekonomian. “Mari kita terus berkarya dan berbuat yang terbaik, sama sama kita membangun daerah kita ini,” kata Gubernur.

Ketua DPW IKM Sumut Ferry mengatakan masyarakat Minang dimana saja, seperti pepatah ‘di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung’. Artinya dimana masyarakat Minang tinggal, di situ ia akan memberi kontribusinya.

“Dimana kita merantau, bisa memberikan sumbangsih terhadap daerah itu sendiri, seperti pepatah dimana bumi dipijak di situ langit dijunjung, mudah-mudahan kita bisa memberikan yang terbaik untuk Sumut,” kata Ferry.

Ferry mengatakan, selama ini IKM Sumut sudah mengadakan berbagai kegiatan. Mulai dari kegiatan sosial hingga perekonomian. Saat ini, IKM Sumut sedang mengembangkan koperasi bagi perantau Minang. Selain itu, ke depan, IKM akan membuat program ranah rantau.

“Kita merencanakan hubungan ranah rantau, kita berkomunikasi dengan ranah (kampung halaman) apa yang bisa dibawa ke rantau, dan di rantau apa yang bisa dibawa ke ranah, ini sedang berproses,” kata Ferry.

Disampaikan juga, IKM tersebar di seluruh Indonesia. IKM pusat diketuai oleh Fadli Zon. Di Sumut, saat ini sudah ada 25 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IKM kabupaten/kota. “IKM Sumut bukan suatu organisasi politik melainkan organisasi sosial untuk silaturahmi yang bisa memberikan sumbangsih dimana perantau minang itu berada,” kata Ferry.

Turut mendampingi Gubernur, Asisten Administrasi Umum M Fitriyus, Kepala Dinas Tenaga Kerja Baharudin Siagian, Plt Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumut Ridho Haykal Amal.

Address

Medan
20152

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:00
Tuesday 08:00 - 16:00
Wednesday 08:00 - 16:00
Thursday 08:00 - 16:00
Friday 08:00 - 16:00

Telephone

+62614527254

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sumut Smart Province posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Sumut Smart Province:

Share