02/09/2024
_Assalamu alaikum_
*Salam Pembebasan*
Satu diktum yang relevan dengan kondisi hukum di Indonesia hari adalah He is governed only by the law of his self-interest. Seorang tiran itu diatur oleh hukum yang menguntungkan dirinya sendiri.
Oleh Profesor Harvard, Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt dalam "How Democracy Die" menyebut sebagai selective enforcement. Penegakan hukum secara selektif
Di sisi lain, Parpol(partai politik) lemah syahwat nyaris tak memiliki orientasi ideologis.
Tak ada lagi dikotomi antara parpol koalisi penguasa dan parpol oposisi. Hampir-hampir semua parpol kumpul kebo dengan kekuasaan.
Tidak hanya menjadikan hukum sebagai senjata politik, tetapi atas nama "demokrasi" mereka meraih dan mempertahankan kekuasaan.
Olehnya, 'peringatan darurat' menjadi sinyal untuk mereinstal pemimpin buah demokrasi sekaligus mengganti sistem operasi demokrasi pemroses penguasa tiranik.
_Media Pembebasan Edisi September 2024_
*BLUE SCREEN OF DEMOCRACY*
Download
https://karyakarsa.com/mediapembebasan/bsod-mp-sept-2024