Indonesian Mountain Rescue

Indonesian Mountain Rescue Komunitas penyelamatan di gunung hutan dan sungai

11/05/2026

Tim SAR gabungan dilaporkan menemukan tulang belulang yang diduga milik tiga pendaki korban erupsi Gunung Dukono per 10 Mei 2026.

Korban terdiri dari dua warga negara asing asal Singapura, yakni Heng Wen Qiang Timothy dan Shahin Muhrez, serta satu warga negara Indonesia bernama Enjel.

Jasad para korban ditemukan di sekitar area kawah dan diduga tersapu material piroklastik panas saat erupsi terjadi.

Proses identifikasi dan evakuasi masih terus dilakukan oleh tim gabungan di lokasi. IMR

29/04/2026

Kronologi penemuan jenazah dan Evakuasi di curug ciputut desa talagening kec bobotsari

27/04/2026

Kesaksian seorang emak emak tragedi KA bekasi

27/04/2026

Kejadian awal nya

27/04/2026

Lagi rame nih? Bagaimana kalo pendapatmu sob ?

14/04/2026

Jenazah Kris Biantoro alias Bento (49), pendaki asal Binjai, Sumatra Utara, yang meninggal dunia di puncak Gunung Leuser pada Kamis (9/4/2026), akhirnya dimakamkan di lokasi Lapangan Bola puncak Leuser.

Evakuasi jenazah gagal dilakukan akibat cuaca buruk dan medan ekstrem yang tidak memungkinkan.

Keputusan pemakaman di puncak Gunung Leuser diambil setelah pertemuan di kantor TNGL Wilayah III Blangkejeren bersama Polres, TNI, dan pihak keluarga, Senin (13/4/2026).

Abang kandung almarhum, Prionoto, menandatangani surat persetujuan resmi untuk pemakaman di lokasi terakhir jenazah ditinggalkan.

Sebelumnya, tim evakuasi berjumlah 13 orang dari Polres, Brimob, dan warga telah dikerahkan.

Namun, kondisi cuaca dan medan berbahaya membuat jenazah ditinggalkan di Lapangan Bola puncak Leuser, dijaga oleh empat orang, terdiri atas dua pemandu dan dua rekan pendakian.

Sementara itu, rombongan pendaki lainnya sudah bergerak turun menuju Pos Sungai Alas.

Jarak dari puncak ke pos tersebut diperkirakan membutuhkan waktu perjalanan sekitar empat hari.

Faktor Cuaca dan Medan Ekstrem

Kepala PTN/TNGL Wilayah III Blangkejeren, Ali Sadikin, mengatakan bahwa pemakaman di puncak dilakukan demi keselamatan tim evakuasi.

“Jenazah sangat berisiko jika dipaksakan dibawa turun.

Hal itu karena faktor cuaca dan medan ekstrem yang tidak memungkinkan sama sekali serta membutuhkan waktu beberapa hari di perjalanan.

Sehingga akhirnya keluarga korban yakni abang kandung almarhum bernama Prionoto menyetujui dan memohon adiknya Kris Biantoro alias Bento dimakamkan di puncak Leuser,” sebutnya.

Tim yang masih berada di puncak telah diarahkan untuk segera melakukan pemakaman di lokasi Lapangan Bola.

Informasi terbaru mengenai waktu pelaksanaan pemakaman masih menunggu laporan dari tim melalui komunikasi radio.

Turut berduka cita atas meninggalnya Kris Biantoro. Semoga almarhum mendapat tempat terbaik, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.🙏

Sc// Tribungayo com



14/04/2026

Jenazah pendaki asal Binjai, Kota Medan, almarhum Kris Biantoro akhirnya disepakati untuk dimakamkan di kawasan puncak Sabana Gunung Leuser.

Kesepakatan tersebut dicapai dalam pertemuan antara pihak keluarga dan Balai Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) di Kantor TNGL Blangkejeren, Senin (13/4/2026), yang turut disaksikan unsur TNI dan Polri.

Koordinator tim evakuasi Kapospol Blang Jerango, Aiptu Zen Herman, menyampaikan bahwa pihak keluarga yang diwakili abang kandung almarhum, Prionoto, telah menandatangani surat persetujuan pemakaman di lokasi tersebut.

“Pihak keluarga telah menerima dan menyetujui jenazah almarhum dimakamkan di puncak Leuser, tepatnya di kawasan padang sabana,” ujar Zen Herman, Senin malam sekitar pukul 19.11 WIB.

Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan kondisi medan yang sangat ekstrem, serta risiko keselamatan tim apabila proses evakuasi tetap dipaksakan.

kondisi cuaca dan medan berbahaya membuat jenazah ditinggalkan di Lapangan Bola puncak Leuser, dijaga oleh empat orang, terdiri atas dua pemandu dan dua rekan pendakian.

Sementara itu, rombongan pendaki lainnya sudah bergerak turun.

Sebelumnya, tim gabungan telah berupaya melakukan evakuasi. Namun, cuaca buruk dan medan berat menjadi kendala utama di lapangan.

13/04/2026

Video bayi 1,5 tahun hypo dan langgsung di tanggani mati pihak basarnas ,
Terima kasih BASARNS dan Potensi SAR yg terlibat, Cepat tanggap avignam jagad samagram

Address

Medan

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Indonesian Mountain Rescue posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share