Produsen Pupuk Super88

Produsen Pupuk Super88 Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Produsen Pupuk Super88, Mranggen.

Ajaib distributor pupuk super88 4 in 0ne NPK Urea Fungisida Perekat cocok tanaman panen melimpah cabe, kacang panjang, padi, Bawang merah, Bawang putih, kelapa sawit, teh, Kopi

01/09/2020

Setiap Karakteristik Tanah di masing-masing daerah berbeda-beda....

Sehingga masing-masing daerah punya keunggulan hasil produksi pertanian yg berbeda-beda p**a...

Semoga pupuk super NPK-88 berjodoh dg tanah di wilayah bapak /ibu semua..
Saya TDK sampaikan pasti cocok dengan pupuk kami, namun perlu pembuktian dengan demplot

18/05/2018

Apakah bapak /ibu MAU hasil panennya MELIMPAH.....

Apakah bapak/ibu MAU uangnya BANYAK.....

Apakah bapak /ibu MAU lahan tanah SUBUR dan GEMBUR

Jawabannya adalah .....
Apakah bapak/ibu MAU dengan pupuk Super88 merupakan pupuk ajaib 4 in one Urea NPK Super Anti hama dan Perekat sebagai solusi dari jawaban permasalahan tanaman kita
Padi, pala, karet, Cabe, Bawang Merah/putih, kelapa sawit, teh, Kopi, terong, Kacang Panjang, Semangka, apel, Jeruk dll
Hasil Melimpah dengan Kehebatan pupuk super88 dan ijin dari Allah

13/05/2018

Aplikasi cara menanam bawang merah/putih hasil melimpah dengan pupuk super88 | Ajaib

Tata cara pemakaian pupuk super88 pada tanama bawang - Seiring perkembangan tehnologi pertanian metode atau cara menanam bawang merah atau putih sudah banyak sekali mengalami inovasi dan variasinya . Banyak para petani yg memanfaatkan dan mengaplikasikan berbagai yang baru untuk budidaya bawang merah atau putih, sehingga hasil panen yang diperoleh dapat lebih melimpah. Tanaman bawang merah dan bawang putih merupakan tanaman holtikutura sifatnya musiman yg memiliki hasil/ nilai ekonomis cukup tinggi. Tanaman ini saat musim panen raya secara bersamaan seringkali membuat harga bawang merah dan bawang putih malah anjlok. Karena itu perlu dipikirkan bagi para petani untuk menanam bawang merah atau bawang putih di luar masa tanam yang semestinya atau pada umumnya.

Tata Cara Penggunaan Pupuk Super88 Tanaman Bawang
Budidaya tanaman bawang merah dan bawang putih diluar masa tanam patut untuk dicoba agar tidak terjadi penumpukan ketika panen secara bersamaan . Perlu tata cara yang benar dalam pemupukan dengan menggunakan pupuk super88 pada tanaman baang merah atau bawang putih. Apalagi daya tahan tanaman ini termasuk komoditas yang relatif singkat, apabila terjadi penumpukan yang terjadi adalah pembusukan. Tentu hal tersebut akan merugikan para petani yang membudidayakan bawang merah dan bawang putih

Aplikasi Pupuk Super88 Tanaman Bawang
Selanjutnya kami uraikan bagaimana tata cara penggunaan pupuk super88 yang tepat pada penggunaan pada tanaman bawang merah atau bawang putih sehingga mendapatkan hasil yang melimpah :

Lahan yang sudah siap pada H-3 sebelum tanam di semprot pupuk super88 sebanyak 5 (lima) sdm dan dicampurkan ke dalam 15 liter air
Setalah pupuk super88 tercantum sempurna siap disemprotan pada lahan bawang
penyemprotan selanjutnya pada H + 7 setalah tanam dengan dosis 1 ( satu) sendok makan di larutkan dalam 15 lt air
Selanjutnya penyemprotan dapat dilakukan pada H +14 atau setiap sepekan sekali
Penyemprotan dilakukan sampai panen dilakukan

Berikut panduan yang dapat dilakukan para petani bawang merah atau putih secara praktis, namun sudah banyak di aplikasikan atau di praktekkan oleh saudara-saudara kita para petani pembudidaya tanaman bawang merah atau bawang putih ;

• Bibit yang baik

Banyak sekali macam varietes benih bawang yang bisa kita budidayakan. Yang diantaranya ada benih dari lokal sampai benih dari hibrida impor. Macam dan bentuk benih yg dijual berupa biji, ada juga berbentuk benih yang umbi. Dari bibit yang kedua dengan bentuk umbi inilah yang banyak dipakai oleh para petani pembudidaya bawang. Jenis benih bawang yang baik yang berasal dari umbi dipanen sudah tua atau sekitar berumur 80hr -100hr

Jumlah benih bawang yang dibutuhkan ketika budidaya bawang juga tergantung dg jenis varietes apa yg ditanam. Kemudian untuk jarak tanam adalah 20 x 20 dg bobot benih bawang 5 gram yang membutuhkan 1,4 ton benih pada setiap hektarnya. Bobot benih umbi yang sama dengan memakai jarak tanam yaitu 15 x 15 membutuhkan benih sekitar 2,4 ton per hektar. Apabila ukuran serta berat benih lebih dari yang tersebut diatas ayau lebih kecil sudah barang tentu kebutuhan benihnya pun akan lebih sedikit lagi untuk perhektarnya

• Pengelolaan Lahan/Tanah

Sebelum menanam bawang perlu terlebih dahulu adalah untuk mempersiapkan lahan tanam. Siapkan/buatlah bedengan pada lahan dengan lebar 1m-1,2 m dan tinggi bedengan 50 cm serta pajang bedengan yang di buat disesuaikan dg lahan yang dimiliki petani. Buatlah antara bedengan berjarak sekitar 50 cm dan nantinya sekaligus dijadikan sebagai sungai kecil atau parit dengan kedalaman parit 50 cm. Langkah selanjutnya adalah gemburkan tanah bedengan dg cara mencangkulnya dengan kedalaman 20 cm sehingga bentuk dari permukaan bedengan menjadi rata bentuknya

Apabila keasaman lahan atau tanah kurang 5t,6, maka gunakan kapur atau dolomit 1-1,5 ton untuk setiap hektar lahan. Perlakuan seperti ini dengan penamabahan kapur/dolomit sebaiknya dilakukan 2(dua) minggu sebelum lahan ditanami bawang

Selanjutnya tiga hari sebelum masa tanam tiba lakukan penyemprotan pupuk super88 sebanyak 5(lima) sdm di campurkan kedalam 15 liter air kemudian semprotkan secara merata pad bedengan yang telah dipersiapkan

• Siapkan bibit atau umbi umbi bawang yg sudah siap untuk ditanam. Apabila bibit berusia kurang dari 2(dua) bulan sebaiknya pada bibit tersebut dilakukan penggoresan pada bagian ujung bibit 0,5 cm. Hal ini bertujuan agar memecah masa dorman untuk mempercepat tumbuhnya dari tunas tanaman bibit tersebut

Bagaimana kah cara menanam bawang pada musim kemarau dengan memberikan jarak tanam lebih dipadatkan menjadi 15 x 15 cm. Kemudian apabila penanaman dilakukan pada musim penghujan maka buatlah jarak antara bibit bawang ditanam minimal 20 x 20 cm.

Bagaimana cara menanam benih bawang yaitu dengan cara membenamkan dari bibit tersebut seluruh bagian umbi masuk ke dalam tanah.

Cara Menanam bawang yg perlu diperhatikan adalah perihal penyiraman bawang. Kegiatan ini sebaiknya oleh petani dilakukan 2(dua) kali sehari yaitu pada pagi dan waktu sore hari. Aktivitas ini dilakukan dari awal mulai penanaman bawang sampai usia tanaman 10 hari, Kemudian setelah itu Aktifitas penyiraman bibit bawang dikurangi menjadi satu kali frekuensinya setaip harinya

Perawatan selanjutnya adalah pemberian pupuk, yang dibutuhkan adalah urea dan pupuk super88 yang bisa diperoleh di distributor dimana para petani berada atau bisa menghubungi tim tehnis dari PT Bio Natural Indonesia selaku produsen dari pupuk super88

Perawatan selanjutnya adalah membersihkan tanaman bawang dari gulma atau hama yang tumbuh di area sekitar bawang. Penyiangan hama/gulma ini biasanya para petani dilakukannya 2(dua) kali per musim tanam. Bagaimana agar menghemat biaya perawatan, para petani melakukan penyiangan gulma bersamaan dengan pemberian pupuk. Namun apabila tanaman gulma/hama yang tumbuh sangat banyak maka harus segera melakukan penyiangan.

Pengendalian Hama penyakit pada tanaman bawang

Tanaman bawang mempunyai beberapa jenis penyakit dan hama yang menyerang. Namun ada beberapa jenis penyakit atau hama yg sering sekali menyerang budidaya bawang yaitu Penyakit layu dan hama ulat. Penyakit Hama ulat sering muncul dan menyerang daun bawang dan gejala yang ditimbulkan adalah terlihat bercak putih yang bisa di lihat pada daun bawang. apabila daun terebut diteropong maka akan terlihat seperti bekas gigitan ulat.

Kemudian selanjutnya jenis penyakit layu kadang juga sering menyerang bawang. Dan gejala yang ditimbulkan adalah seperti daun menguning terlihat seperti daun terpilin. Kemudian pada bagian pangkal bawang sudah mulai membusuk. Sehingga tanaman bawang tersebut harus segera cabut dan di bakar tanaman tersebut untuk menyelamatkan tanaman bwang lainnya yang masih sehat dan tidak tertular

Persiapan panen
Cara sederhana mengamati ciri tanaman bawang yg sudah siap untuk dipanen adalah dengan memperhatikan apabila 60-70% daun bawang tersebut sudah mulai rebah atau dengan kata lain bisa dilakukan pengamatan/ pemeriksaan umbi secara acak dari tanaman bawang tersebut. Khusus apabila memakai bibit dari umbi maka tingkat daun bawang yg sudah rebah harus dapat mencapai 90%.

Biasanya bawang sudah bisa dipanen dalam kurun waktu 55-70 hari sejak mulai tanam bawang. Produktivitas hasil panen bawang juga sangat bervariasi tergantung dari iklim, cuaca serta jenis bawang yang ditanam itu sendiri.

Umbi bawang dari hasil panen selanjutnya akan melalui proses pengeringan dahulu. Kemudian untuk mengeringkan bawang bisa dilakukan dg proses penjemuran dalam kurun waktu atau selama 7-14 hari. Apabila kadar air pada bawang sudah turun menjadi 85% itu artinya bawang tersebut sudah kering selanjutnya siap untuk dijual atau dipasarkan.

Info lebih Lanjut Hubungi

Telp/WA 085641706079
baca juga
http://agendistributorpupuksuper88.blogspot.com

Aplikasi cara menanam bawang merah/putih hasil melimpah dengan pupuk super88 | AjaibTata cara pemakaian pupuk super88 pa...
13/05/2018

Aplikasi cara menanam bawang merah/putih hasil melimpah dengan pupuk super88 | Ajaib

Tata cara pemakaian pupuk super88 pada tanama bawang - Seiring perkembangan tehnologi pertanian metode atau cara menanam bawang merah atau putih sudah banyak sekali mengalami inovasi dan variasinya . Banyak para petani yg memanfaatkan dan mengaplikasikan berbagai yang baru untuk budidaya bawang merah atau putih, sehingga hasil panen yang diperoleh dapat lebih melimpah. Tanaman bawang merah dan bawang putih merupakan tanaman holtikutura sifatnya musiman yg memiliki hasil/ nilai ekonomis cukup tinggi. Tanaman ini saat musim panen raya secara bersamaan seringkali membuat harga bawang merah dan bawang putih malah anjlok. Karena itu perlu dipikirkan bagi para petani untuk menanam bawang merah atau bawang putih di luar masa tanam yang semestinya atau pada umumnya.

Tata Cara Penggunaan Pupuk Super88 Tanaman Bawang
Budidaya tanaman bawang merah dan bawang putih diluar masa tanam patut untuk dicoba agar tidak terjadi penumpukan ketika panen secara bersamaan . Perlu tata cara yang benar dalam pemupukan dengan menggunakan pupuk super88 pada tanaman baang merah atau bawang putih. Apalagi daya tahan tanaman ini termasuk komoditas yang relatif singkat, apabila terjadi penumpukan yang terjadi adalah pembusukan. Tentu hal tersebut akan merugikan para petani yang membudidayakan bawang merah dan bawang putih

Aplikasi Pupuk Super88 Tanaman Bawang
Selanjutnya kami uraikan bagaimana tata cara penggunaan pupuk super88 yang tepat pada penggunaan pada tanaman bawang merah atau bawang putih sehingga mendapatkan hasil yang melimpah :

Lahan yang sudah siap pada H-3 sebelum tanam di semprot pupuk super88 sebanyak 5 (lima) sdm dan dicampurkan ke dalam 15 liter air
Setalah pupuk super88 tercantum sempurna siap disemprotan pada lahan bawang
penyemprotan selanjutnya pada H + 7 setalah tanam dengan dosis 1 ( satu) sendok makan di larutkan dalam 15 lt air
Selanjutnya penyemprotan dapat dilakukan pada H +14 atau setiap sepekan sekali
Penyemprotan dilakukan sampai panen dilakukan

Berikut panduan yang dapat dilakukan para petani bawang merah atau putih secara praktis, namun sudah banyak di aplikasikan atau di praktekkan oleh saudara-saudara kita para petani pembudidaya tanaman bawang merah atau bawang putih ;

• Bibit yang baik

Banyak sekali macam varietes benih bawang yang bisa kita budidayakan. Yang diantaranya ada benih dari lokal sampai benih dari hibrida impor. Macam dan bentuk benih yg dijual berupa biji, ada juga berbentuk benih yang umbi. Dari bibit yang kedua dengan bentuk umbi inilah yang banyak dipakai oleh para petani pembudidaya bawang. Jenis benih bawang yang baik yang berasal dari umbi dipanen sudah tua atau sekitar berumur 80hr -100hr

Jumlah benih bawang yang dibutuhkan ketika budidaya bawang juga tergantung dg jenis varietes apa yg ditanam. Kemudian untuk jarak tanam adalah 20 x 20 dg bobot benih bawang 5 gram yang membutuhkan 1,4 ton benih pada setiap hektarnya. Bobot benih umbi yang sama dengan memakai jarak tanam yaitu 15 x 15 membutuhkan benih sekitar 2,4 ton per hektar. Apabila ukuran serta berat benih lebih dari yang tersebut diatas ayau lebih kecil sudah barang tentu kebutuhan benihnya pun akan lebih sedikit lagi untuk perhektarnya

• Pengelolaan Lahan/Tanah

Sebelum menanam bawang perlu terlebih dahulu adalah untuk mempersiapkan lahan tanam. Siapkan/buatlah bedengan pada lahan dengan lebar 1m-1,2 m dan tinggi bedengan 50 cm serta pajang bedengan yang di buat disesuaikan dg lahan yang dimiliki petani. Buatlah antara bedengan berjarak sekitar 50 cm dan nantinya sekaligus dijadikan sebagai sungai kecil atau parit dengan kedalaman parit 50 cm. Langkah selanjutnya adalah gemburkan tanah bedengan dg cara mencangkulnya dengan kedalaman 20 cm sehingga bentuk dari permukaan bedengan menjadi rata bentuknya

Apabila keasaman lahan atau tanah kurang 5t,6, maka gunakan kapur atau dolomit 1-1,5 ton untuk setiap hektar lahan. Perlakuan seperti ini dengan penamabahan kapur/dolomit sebaiknya dilakukan 2(dua) minggu sebelum lahan ditanami bawang

Selanjutnya tiga hari sebelum masa tanam tiba lakukan penyemprotan pupuk super88 sebanyak 5(lima) sdm di campurkan kedalam 15 liter air kemudian semprotkan secara merata pad bedengan yang telah dipersiapkan

• Siapkan bibit atau umbi umbi bawang yg sudah siap untuk ditanam. Apabila bibit berusia kurang dari 2(dua) bulan sebaiknya pada bibit tersebut dilakukan penggoresan pada bagian ujung bibit 0,5 cm. Hal ini bertujuan agar memecah masa dorman untuk mempercepat tumbuhnya dari tunas tanaman bibit tersebut

Bagaimana kah cara menanam bawang pada musim kemarau dengan memberikan jarak tanam lebih dipadatkan menjadi 15 x 15 cm. Kemudian apabila penanaman dilakukan pada musim penghujan maka buatlah jarak antara bibit bawang ditanam minimal 20 x 20 cm.

Bagaimana cara menanam benih bawang yaitu dengan cara membenamkan dari bibit tersebut seluruh bagian umbi masuk ke dalam tanah.

Cara Menanam bawang yg perlu diperhatikan adalah perihal penyiraman bawang. Kegiatan ini sebaiknya oleh petani dilakukan 2(dua) kali sehari yaitu pada pagi dan waktu sore hari. Aktivitas ini dilakukan dari awal mulai penanaman bawang sampai usia tanaman 10 hari, Kemudian setelah itu Aktifitas penyiraman bibit bawang dikurangi menjadi satu kali frekuensinya setaip harinya

Perawatan selanjutnya adalah pemberian pupuk, yang dibutuhkan adalah urea dan pupuk super88 yang bisa diperoleh di distributor dimana para petani berada atau bisa menghubungi tim tehnis dari PT Bio Natural Indonesia selaku produsen dari pupuk super88

Perawatan selanjutnya adalah membersihkan tanaman bawang dari gulma atau hama yang tumbuh di area sekitar bawang. Penyiangan hama/gulma ini biasanya para petani dilakukannya 2(dua) kali per musim tanam. Bagaimana agar menghemat biaya perawatan, para petani melakukan penyiangan gulma bersamaan dengan pemberian pupuk. Namun apabila tanaman gulma/hama yang tumbuh sangat banyak maka harus segera melakukan penyiangan.

Pengendalian Hama penyakit pada tanaman bawang

Tanaman bawang mempunyai beberapa jenis penyakit dan hama yang menyerang. Namun ada beberapa jenis penyakit atau hama yg sering sekali menyerang budidaya bawang yaitu Penyakit layu dan hama ulat. Penyakit Hama ulat sering muncul dan menyerang daun bawang dan gejala yang ditimbulkan adalah terlihat bercak putih yang bisa di lihat pada daun bawang. apabila daun terebut diteropong maka akan terlihat seperti bekas gigitan ulat.

Kemudian selanjutnya jenis penyakit layu kadang juga sering menyerang bawang. Dan gejala yang ditimbulkan adalah seperti daun menguning terlihat seperti daun terpilin. Kemudian pada bagian pangkal bawang sudah mulai membusuk. Sehingga tanaman bawang tersebut harus segera cabut dan di bakar tanaman tersebut untuk menyelamatkan tanaman bwang lainnya yang masih sehat dan tidak tertular

Persiapan panen
Cara sederhana mengamati ciri tanaman bawang yg sudah siap untuk dipanen adalah dengan memperhatikan apabila 60-70% daun bawang tersebut sudah mulai rebah atau dengan kata lain bisa dilakukan pengamatan/ pemeriksaan umbi secara acak dari tanaman bawang tersebut. Khusus apabila memakai bibit dari umbi maka tingkat daun bawang yg sudah rebah harus dapat mencapai 90%.

Biasanya bawang sudah bisa dipanen dalam kurun waktu 55-70 hari sejak mulai tanam bawang. Produktivitas hasil panen bawang juga sangat bervariasi tergantung dari iklim, cuaca serta jenis bawang yang ditanam itu sendiri.

Umbi bawang dari hasil panen selanjutnya akan melalui proses pengeringan dahulu. Kemudian untuk mengeringkan bawang bisa dilakukan dg proses penjemuran dalam kurun waktu atau selama 7-14 hari. Apabila kadar air pada bawang sudah turun menjadi 85% itu artinya bawang tersebut sudah kering selanjutnya siap untuk dijual atau dipasarkan.

Info lebih Lanjut Hubungi

Telp/WA 085641706079
baca juga
http://agendistributorpupuksuper88.blogspot.com

Agen distributor pupuk super88 peluang usaha kabupaten kota indonesia

13/05/2018

Bismillahirrahmanirrahim...
Lahaula walakuata illa billah

Address

Mranggen
59567

Opening Hours

Monday 06:00 - 21:00
18:00 - 19:00
Tuesday 06:00 - 21:00
18:00 - 19:00
Wednesday 06:00 - 21:00
18:00 - 19:00
Thursday 06:00 - 21:00
18:00 - 19:00
Friday 06:00 - 21:00
18:00 - 19:00
Saturday 06:00 - 21:00
18:00 - 19:00
Sunday 06:00 - 21:00
18:00 - 19:00

Telephone

+6285641706079

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Produsen Pupuk Super88 posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share