Sekretariat DPRD Kabupaten Muratara

Sekretariat DPRD Kabupaten Muratara Kantor Sekretariat DPRD Kabupaten Musi Rawas Utara DPRD Muratara adalah Wakil Rakyat yang dipilih secara definitive oleh masyarakat Musi Rawas Utara.

Setiap laporan ataupun pengaduan masyarakat yang diangkat sesuai prosedur dan jalurnya, selanjutnya akan dibahas dan dicari penyelesaiannya,

28/10/2017
28/10/2017

Ternyata, tak terasa sudah lebih dari dua tahun admin gak update Page Sekretariat DPRD Kabupaten Muratara. Admin sudah punya materi selanjutnya untuk Ensiklopedia Indonesia tapi dengan keterbatasan waktu karena banyaknya pekerjaan sehingga belum sempat disusun dan diposting. Tapi admin akan coba untuk secepatnya meneruskan Ensiklopedia Indonesia, as soon as possible.
Terima Kasih

Fort Rotterdam atau Benteng Ujung Pandang (Jum Pandang) adalah sebuah benteng peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo. Letak ben...
12/08/2015

Fort Rotterdam atau Benteng Ujung Pandang (Jum Pandang) adalah sebuah benteng peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo. Letak benteng ini berada di pinggir pantai sebelah barat Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Benteng ini dibangun pada tahun 1545 oleh Raja Gowa ke-9 yang bernama I manrigau Daeng Bonto Karaeng Lakiung Tumapa'risi' kallonna. Awalnya benteng ini berbahan dasar tanah liat, namun pada masa pemerintahan Raja Gowa ke-14 Sultan Alauddin konstruksi benteng ini diganti menjadi batu padas yang bersumber dari Pegunungan Karst yang ada di daerah Maros. Benteng Ujung Pandang ini berbentuk seperti seekor penyu yang hendak merangkak turun ke lautan. Dari segi bentuknya sangat jelas filosofi Kerajaan Gowa, bahwa penyu dapat hidup di darat maupun di laut. Begitu pun dengan Kerajaan Gowa yang berjaya di daratan maupun di lautan.
Nama asli benteng ini adalah Benteng Ujung Pandang, biasa juga orang Gowa-Makassar menyebut benteng ini dengan sebutan Benteng Panyyua yang merupakan markas pasukan katak Kerajaan Gowa. Kerajaan Gowa-Tallo akhirnya menandatangani perjanjian Bungayya yang salah satu pasalnya mewajibkan Kerajaan Gowa untuk menyerahkan benteng ini kepada Belanda. Pada saat Belanda menempati benteng ini, nama Benteng Ujung Pandang diubah menjadi Fort Rotterdam. Cornelis Speelman sengaja memilih nama Fort Rotterdam untuk mengenang daerah kelahirannya di Belanda. Benteng ini kemudian digunakan oleh Belanda sebagai pusat penampungan rempah-rempah di Indonesia bagian timur.

Tugu Khatulistiwa atau Equator Monument berada di Jalan Khatulistiwa, Pontianak Utara, Provinsi Kalimantan Barat. Lokasi...
12/08/2015

Tugu Khatulistiwa atau Equator Monument berada di Jalan Khatulistiwa, Pontianak Utara, Provinsi Kalimantan Barat. Lokasinya berada sekitar 3 km dari pusat Kota Pontianak, ke arah kota Mempawah. Berdasarkan catatan yang diperoleh pada tahun 1941 dari V. en. W oleh Opzichter Wiese dikutip dari Bijdragen tot de geographie dari Chef Van den topographischen dienst in Nederlandsch-Indiƫ : Den 31 sten Maart 1928 telah datang di Pontianak satu ekspedisi Internasional yang dipimpin oleh seorang ahli Geografi berkebangsaan Belanda untuk menentukan titik/tonggak garis equator di kota Pontianak dengan konstruksi sebagai berikut :
a. Tugu pertama dibangun tahun 1928 berbentuk tonggak dengan anak panah.
b. Tahun 1930 disempurnakan, berbentuk tonggak dengan lingkarang dan anak panah.
c. Tahun 1938 dibangun kembali dengan penyempurnaan oleh opzicter / architech Silaban. Tugu asli tersebut dapat dilihat pada bagian dalam.
d. Tahun tahun 1990, kembali Tugu Khatulistiwa tersebut direnovasi dengan pembuatan kubah untuk melindungi tugu asli serta pembuatan duplikat tugu dengan ukuran lima kali lebih besar dari tugu yang aslinya. Peresmiannya pada tanggal 21 September 1991.
Bangunan tugu terdiri dari 4 buah tonggak kayu belian (kayu besi), masing-masing berdiameter 0,30 meter, dengan ketinggian tonggak bagian depan sebanyak dua buah setinggi 3,05 meter dan tonggak bagian belakang tempat lingkaran dan anak panah penunjuk arah setinggi 4,40 meter.
Diameter lingkaran yang ditengahnya terdapat tulisan EVENAAR (bahasa Belanda yang berarti Equator) sepanjang 2,11 meter. Panjang penunjuk arah 2,15 meter.
Tulisan plat di bawah anak panah tertera 109o 20' OLvGr menunjukkan letak berdirinya tugu khatulistiwa pada garis Bujur Timur.

Titik Nol kilometer di ujung barat Indonesia terletak di Kota Sabang, NAD. Sebagai penanda titik nol kilometer bagian uj...
12/08/2015

Titik Nol kilometer di ujung barat Indonesia terletak di Kota Sabang, NAD. Sebagai penanda titik nol kilometer bagian ujung paling barat Indonesia, dibangun sebuah monumen yang berada di bagian ujung utara Pulau Weh. Monumen ini merupakan bangunan menara berbentuk silinder dengan tinggi 22,5 meter. Jika dilihat lebih dekat, di bagian ujungnya terdapat lambang burung garuda. Dari monumen ini, Anda akan disuguhkan dengan pemandangan laut lepas. Tak hanya itu, pengunjung yang datang juga bisa melihat kawanan monyet yang menghuni hutan.

Jam Gadang selesai dibangun tahun 1926, sebagai hadiah Ratu Belanda kepada Rook Maker, sekretaris atau controleur Fort d...
18/07/2015

Jam Gadang selesai dibangun tahun 1926, sebagai hadiah Ratu Belanda kepada Rook Maker, sekretaris atau controleur Fort de K**k (sekarang Kota Bukittinggi) pada masa pemerintahan Hindia-Belanda. Menara Jam Gadang dirancang oleh Yazid Rajo Mangkuto, ini merupakan titik nol kota Bukittinggi. Jam ini hanya dibuat 2 unit didunia yaitu Jam Gadang ini sendiri dan Big Ben di London Inggris. Pada bagian lonceng tertera pabrik pembuat, Vortmann Relinghausen. Vortman adalah nama belakang pembuat jam, Benhard Vortmann, sedangkan Recklinghausen adalah nama kota di Jerman tempat pabriknya berada. Menara Jam Gadang dibangun tanpa menggunakan besi peyangga dan adukan semen. Campurannya hanya kapur, putih telur, dan pasir putih.

Tak perlu rencana besar dalam melakukan sebuah perjalanan.Jalankan saja & Anda akan menemukan bebagai hal menarik...
17/07/2015

Tak perlu rencana besar dalam melakukan sebuah perjalanan.
Jalankan saja & Anda akan menemukan bebagai hal menarik...

Tugu Kembar Sabang Merauke yang ada di Distrik Sota, Merauke adalah penanda ujung timur Indonesia sekaligus kembarannya ...
17/07/2015

Tugu Kembar Sabang Merauke yang ada di Distrik Sota, Merauke adalah penanda ujung timur Indonesia sekaligus kembarannya Tugu Nol Kilometer di Sabang. Meskipun begitu, Tugu Kembar ini bukan titik nol di ujung Indonesia Timur yang sesungguhnya. Anda harus berjalan sekitar 10 km lagi untuk benar-benar tiba di titik perbatasan Indonesia - Papua Nugini. Masih di Distrik Sota, titik perbatasan tersebut ada di suatu taman luas yang dikenal dengan sebutan Taman Merah Putih. Sebelum tiba di sana, Anda bakal melintasi suatu gapura besar yang bertuliskan 'Goodbye and See You Again Another Day'.

Address

Muararupit

Opening Hours

Monday 07:30 - 16:00
Tuesday 07:30 - 16:00
Wednesday 07:30 - 16:00
Thursday 07:30 - 16:00
Friday 07:30 - 16:00

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Sekretariat DPRD Kabupaten Muratara posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Sekretariat DPRD Kabupaten Muratara:

Share