SMA Negeri 1 Muara Teweh berdiri sejak tahun 1959, dahulu namanya SMA Pemda, dengan Ketua pendirinya Kapten (Polisi) Harun, beliau menjabat sebagai Kapolres Barut, dan yang pernah memimpin sekolah ini antara lain : Mathias Jambri dan Marwoto antara tahun 1959 - 1969. Dalam perkembangan selanjutnya pimpinan sekolah silih berganti mereka adalah:
Lewi Iboek, BA (1970-1974),Drs. Joko Slamet (1974-197
9),Drs. Silvanus Kunom (1979-1987),Drs. Karno A.Dandan (1987-1989),Drs. H.Kaspul Anwar (1989-1990),Drs. Yusran (alm) (1990-1996),Drs. H. Abd. Hakim (1996-2005),Rusdi, S.Pd. ( 2005 s/d 2013 ),Hali Kubra, S.Pd. ( 2013 s/d 2014 ),Razikinnor, S.Pd. (2014 s/d sekarang)
SMA 1 Muara Teweh memperoleh status negeri sejak tahun 1963 dengan jumlah kelas 6 (enam) lokal tanpa ruang kantor, dan jumlah siswa berkisar 150-160 orang. Perkembangan selanjutnya SMAN. 1 Muara Teweh sampai dengan tahun 1998 memiliki 18 ruang belajar, ruang Kepsek, ruang TU, Perpustakaan, Lab.Bahasa, Musholla dan 3 buah perumahan guru yang pada umumnya bangunannya terbuat dari kayu yang sudah tidak layak pakai lagi. Namun rupanya nasib bangunan tersebut mengalami naas dilalap oleh si jago merah tepatnya Sabtu tanggal 10 Januari 1998 pukul 13.00 WIB pada bulan Ramadhan, terdiri dari 14 ruang belajar, 1 musholla, 1 lab bahasa, 1 buah perumahan guru, yang berarti sisa 4 ruang belajar, yang juga sudah tidak layak pakai lagi. Sejak itu SMAN. 1 Muara Teweh melaksanakan PBM pagi/sore dengan menggunakan SLTP 2 Muara Teweh sampai dengan bulan Juli 1999. Musibah yang menimpa SMAN 1 Muara Teweh berubah menjadi hikmah, sehingga sekolah menjadi sekolah yang lebih bagus dibandingkan sebelumnya. Sedangkan kekurangan fasilitas lainnya, pihak sekolah dan Komite berupaya semaksimal mungkin melengkapinya, baik melalui donatur maupun orang tua murid, karena kita menyadari bahwa pemerintah daerah saat itu sangat keterbatasan antara lain membebaskan 4 buah rumah masyarakat sekitar, pembuatan tembuk beton, laboraturium, Olah raga, Komputer, pintu gerbang, ruang serba guna, foto copy dan lain-lain.