13/12/2020
Repost
– Warga Kabupaten Nganjuk perlu mewaspadi terjadinya hujan deras dan angin kencang disertai petir. Kondisi ini diperkirakan perlu diwaspadai hingga tanggal 11 Desember mendatang.
Muh Chudori, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kelas III Sawahan Nganjuk, menghimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan adanya hujan berintensitas lebat di Kabupaten Nganjuk.
Menurutnya, kewaspadaan peningkatan curah hujan ini berdasarkan rilis resmi dari BMKG pusat yang sudah diturunkan ke Kepala BMKG Juanda, I Wayan Mustika, di Radar Juanda Sidoarjo.
Pada rilis tersebut, memprakirakan curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa wilayah Jawa Timur, termasuk Kabupaten Nganjuk pada tanggal 05 sampai 11 Desember 2020 kedepan
Muh Chudori membenarkan, bahwa sebelumnya di musim peralihan hujan (pancaroba), awan mendung masih terjadi pada spot-spot tertentu. Kemudian, saat ini memasuki musim penghujan dikarenakan awan sudah menyebar.
Prakiraan puncak musim penghujan akan terjadi di antara Januari dan Februari 2021. Menurutnya, pada bulan Desember 2020 sudah memasuki musim penghujan.
“Karena, mungkin hampir setiap hari ya, sudah ada hujan, walaupun kecil-kecil. Tapi, kalau di akumulasi dalam satu bulan, sudah lebih dari 150 milimeter dalam satu bulan. Ini sudah masuk musim penghujan,” kata Chudori kepada NadiNganjuk. com, Selasa (08/12/2020).
Namun, ia menyampaikan sempat terjadi curah hujan tinggi di Kecamatan Sawahan. Jumlah akumulasi curah hujannya 160 milimeter dalam kurun waktu 1 (satu) hari, pada Minggu (06/12/2020) lalu.
Follow Instagram
____________________________________