Kopassus

Kopassus prajurit yang memiliki kemampuan dan keterampilan khusus di bidang mental fisik,tactik dan teknik
(263)

jangan lupa solat rekan rekanku
15/05/2017

jangan lupa solat rekan rekanku

15/05/2017
05/10/2015

TENTARA adalah nama sebuah pekerjaan, sama seperti petani, nelayan, sopir dll. Yang membuat pekerjaan/Tentara itu BERBEDA adalah dia tidak hanya mementingkan diri sendiri & keluarganya saja. Di saat hari-hari besar, di saat anak, istri, orang tuanya sakit yang sangat membutuhkan kehadirannya, mereka rela dan ihklas berjuang jiwa dan raga demi kehormatan negara, menjaga perbatasan, pulau2 terluar, pulau2 terpencil, pulau2 tanpa penghuni, menjadi mata dan telinga negara ini, mereka masih bisa tersenyum, senantiasa melayani, menjaga keamanan & keutuhan NKRI. Tentara adalah manusia biasa juga bisa meneteskan air mata, jika dia sedih & rindu dengan keluarganya. Hujan, panas, debu menjadi teman dalam hari2nya TERKADANG masyarakat memvonis Tentara itu buruk, sadis, jahat dll padahal itu semua sifat manusianya, BUKAN institusinya,ingat kalian semua gak da TENTARA gak da yg menjaga NKRI ni. Dengan meraup penghasilan bulanan yg hanya pas-passan dia tetap bahagia selalu berusaha bekerja dengan Profesional & semaksimal mungkin. SEMUA...bahwa mereka adalah GARDA terdepan sekaligus BENTENG terakhir NKRI” DO'A ku untukmu Tentara ku, semoga masyarakat mengerti akan tugas MULIA mu..... Jayalah TNI yg ke 70,,bersama rakyat TNI kuat.TNI ADALAH RAKYAT.RAKYAT ADLH TNI DIRGAHAYU PAHLAWAN KU

KSAD Murka Australia Bongkar Senjata PindadTNI berhasil menyabet juara umum dalam kompetisi Australian Army Skill at Arm...
30/05/2015

KSAD Murka Australia Bongkar Senjata Pindad

TNI berhasil menyabet juara umum dalam kompetisi Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM), yang digelar di Puckapunyal, Australia, pada 20-23 Mei 2015. Indonesia berhasil mengalahkan tuan rumah, Inggris bahkan Amerika, yang dikenal sebagai negara yang tentaranya sangat ahli menembak. Terlepas kemampuan TNI yang hebat, senjata yang digunakan turut memegang peranan, senapan SS2-V4 berhasil menghantarkan Indonesia menjadi juara, dan mengharumkan nama bangsa. pindad.com
TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan ada kejadian tak mengenakkan ketika perwakilan TNI AD mengikuti perlombaan menembak di Australia pekan lalu. Dalam perlombaan Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) itu, tim TNI AD menang telak mengalahkan Australia, Amerika, dan sejumlah negara Eropa. TNI AD mengantongi 30 medali emas dari 50 medali yang diperebutkan. (Baca: Juara Lomba Tembak, TNI Kalahkan Australia dan Amerika)

"Karena perbedaan perolehan medali yang begitu mencolok, panitia Australia hendak membongkar senjata kami," kata Gatot kepada wartawan di Markas Besar TNI AD, Jakarta, Jumat, 29 Mei 2015.

Namun Gatot menolak memberikan izin kepada panitia lomba membongkar senjata-senjata yang dipakai perwakilan TNI AD. Jika panitia lomba hendak membongkar senjata TNI, Gatot pun meminta senjata semua peserta juga dibongkar.

Jenderal Gatot pun membantah isu yang menyatakan bahwa peserta lain dalam lomba tersebut mengalah untuk Indonesia. Menurut Gatot, kehormatan negara dan kesatuan militer para peserta dipertaruhkan dalam lomba tersebut. Dengan demikian, mustahil jika ada perwakilan negara tertentu yang pura-pura kalah. "Apakah Marinir Amerika Serikat mau mengalah dalam lomba menembak? Tentu tidak," ujarnya.

Salah satu anggota kontingen TNI AD, Sersan Dua Misran, juga mengatakan bahwa Australia dan negara peserta lainnya kaget melihat perwakilan Indonesia memborong medali. Menurut Misran, panitia lomba mencurigai ada kecurangan dalam spesifikasi pistol G2 dan senapan serbu SS2 V4 buatan PT Pindad Persero yang dipakai personel TNI AD. "Padahal spesifikasi kami sama dengan senapan M-16 buatan Amerika Serikat yang dipakai juga di lomba itu," tutur Misran.

Sebelumnya, dalam lomba bertajuk Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM), perwakilan Indonesia mampu mengalahkan tim tuan rumah, Amerika Serikat, dan Inggris dengan nilai telak. (Baca: Juara Lomba Tembak di Australia, TNI Pakai Senjata Pindad)

Pada klasemen akhir, kontingen Indonesia berhasil mendapat 30 medali emas, 16 perak, dan 10 perunggu. Sedangkan Angkatan Darat Australia, yang duduk pada posisi kedua, mengantongi 4 medali emas, 9 perak, dan 6 perunggu. Perwakilan Amerika Serikat yang bertengger pada posisi ketiga mendapat 4 medali emas, 1 perak, dan 2 perunggu.

Dalam lomba tersebut, TNI AD menurunkan 14 prajurit terbaiknya yang berasal dari kesatuan Komando Pasukan Khusus (Kopassus) dan Komando Cadangan Strategis (Kostrad). Lima staf dan dua tenaga ahli dari PT Pindad juga ikut serta menemani 14 prajurit TNI AD.

52 Panser Anoa Perkuat Alutsista Yonif403Sebanyak 52 Panser Anoa akanmemperkuat Batalyon Infanteri(Yonif) 403 Wirasada P...
08/10/2014

52 Panser Anoa Perkuat Alutsista Yonif
403

Sebanyak 52 Panser Anoa akan
memperkuat Batalyon Infanteri
(Yonif) 403 Wirasada Pratista (WP).
Penambahan alat utama sistem
senjata (alutsista) berupa kendaraan
tempur ini dilakukan seiring dengan
ditingkatkannya status Batalyon
Infanteri (Yonif) 403 menjadi batalyon
mekanis.
Komandan Korem (Danrem) 072
Pamungkas, Brigjen TNI Sabrar
Fadhilah menegaskan, yang
dimaksud dengan batalyon mekanis
yakni satuan tempur prajurit yang
memiliki spesifikasi kemampuan
untuk melakukan perang kota.
Teritorial Korem 072 Pamungkas yang
meliputi wilayah DIY dan Kedu
menuntut Yonif 403 untuk tangguh
dalam melaksanakan misi
pertempuran jarak pendek.
"Yang dimaksud perang kota dalam
kondisi saat ini bukan pertempuran
yang sebenarnya, melainkan lebih
kepada bagaimana prajurit dapat
melakukan penanganan bencana
dengan cepat, termasuk pengamanan
tamu-tamu penting kelas VVIP.
Mobilitas jarak pendek ini
membutuhkan perlengkapan yang
sesuai dengan kondisi lapangan,"
jelas Sabrar Fhadilah usai memimpin
upacara kenaikan pangkat 436
prajurit Korem 072 Pamungkas di aula
makorem setempat, Kamis
(02/10/2014).
Panser Anoa buatan PT Perindustrian
Angkatan Darat (Pindad) yang
nantinya akan ditempatkan di Yonif
403 tersebut berjenis Army Personnel
Carrier (APC), yakni kendaraan tempur
yang lebih difungsikan untuk
mengangkut prajurit. Alutsista jenis
ini memiliki laras meriam dengan
kaliber lebih kecil dari Panser Anoa
yang dioperasikan untuk medan
pertempuran yakni dibawah 90 mm
dan mampu mengangkut sekitar 15
orang prajurit di dalamnya.
Danrem menegaskan, saat ini Panser
Anoa jenis APC tersebut baru 3 unit
yang telah berada di Markas Yonif 403.
Sebanyak 49 unit lainnya akan dikirim
secara bertahap sebelum
pertengahan tahun 2015 mendatang.

23.600 Prajurit Mendengarkan Pengarahan Panglima Tertinggi TNISelamat datang pahlawan muda!” suara lantang nyanyian 23.6...
07/10/2014

23.600 Prajurit Mendengarkan Pengarahan Panglima Tertinggi TNI

Selamat datang pahlawan muda!” suara lantang nyanyian 23.600 prajurit dan pegawai negeri TNI menyambut kehadiran Presiden SBY saat turun dari KRI B**g Tomo, usai melakukan peninjauan, Senin (6/10) sore di dermaga Madura, Mako Armatim Surabaya.
Dermaga Madura tampak berwarna-warni dengan ribuan prajurit mengenakan baret sesuai dengan warna satuannya. Terik matahari yang membara tampak tidak menggoyahkan semangat dan antusiasme ribuan prajurit, yang duduk mengelilingi Presiden SBY untuk mendapatkan pengarahan langsung dari Panglima Tertinggi Republik Indonesia, tersebut. “TNI haruslah, disamping ditakuti lawan, disegani kawan,juga dicintai rakyat. Dan kalian semua harus lebih mencintai rakyat Indonesia,” ungkap Presiden SBY mengawali arahannya.

Selama 10 tahun terakhir, utamanya lima tahun terakhir, di bawah kepemimpinan Presiden SBY, Indonesia telah lakukan modernisasi dan penambahan alutsista darat, laut dan udara. Modernisasi dan penambahan alutsista itu bernilai lebih dari 100 triliun. Presiden SBY sampaikan bahwa modernisasi dan penambahan alutsista akan terus dilanjutkan hingga Indonesia menjadi Macan Asia.

Terhadap Operasi Tanggap Darurat, Panglima tertinggi RI berpesan bahwa TNI harus siaga 24 jam dalam menghadapi tugas tanggap darurat bencana. “Menghadapi terorisme juga tugas TNI,” tambah Presiden SBY. TNI pun harus memberikan bantuan apabila ada ancaman dalam negeri. Namun, disamping tugas dalam negeri, Presiden SBY berharap agar para taruna memperluas wawasan melalui berbagai pengalaman internasional. “Itu sebabnya tingkatkan kontribusi pada tugas internasional,” tambah Presiden SBY.

“Saya, sebagai mantan prajurit yang mendapat amanat rakyat untuk memimpin negara, Insya Allah selama 10 tahun bangga kepada TNI. Terima kasih dan penghargaan tinggi saya berikan atas apa yang dilakukan untuk Indonesia,” apresiasi Presiden SBY sebelum mengakhiri pengarahannya. Jayalah TNI!! Jayalah NKRI!!

07/10/2014

Dirgahayu TNI yang ke 69 jaya selalu....

komando!!!!

28/09/2014

:: Anggota Kopassus Dapat Emas di Kejuaraan Parasut Militer 2014 ::

Indonesia patut berbangga. Serda Ni Putu Purnama Dewi menggondol medali emas dalam ajang bertaraf internasional Kejuaraan Parasut Militer Dunia atau World Military Parachuting Championship (WMPC) 2014 yang berlangsung di Solo, Jawa Tengah. Sementara juara umum kompetisi itu diraih tim terjun payung putri Rusia dan tim putra Jerman.

Ni Putu menjuarai kategori ketepatan mendarat junior putri. Ia mendapat angka 039. Indonesia juga mendapat medali perunggu di kategori itu melalui aksi Serda Dessy. Keduanya merupakan anggota TNI yang bertugas di Mako Kopassus.

Wakil Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Wadanjen Kopassus) Brigjen TNI Muhammad Herindra mengapresiasi prestasi keduanya. Wadanjen Kopassus pun berjanji akan memberikan hadiah khusus kepada Ni Putu dan Dessy. Misalnya, pendidikan.

Sementara itu, tim terjun payung putri Rusia dan tim putra Jerman menjadi juara umum. Tim putri Rusia tampil perkasa dengan merebut posisi puncak di kategori ketepatan mendarat dan gaya di udara. Tim putra Jerman pun merajai dua kategori yang sama.

:: Setahun, TNI-Polri Sudah Bentrok Enam Kali ::JAKARTA- Indonesia Police Watch (IPW) mengungkap, konflik TNI dan Polri ...
25/09/2014

:: Setahun, TNI-Polri Sudah Bentrok Enam Kali ::

JAKARTA- Indonesia Police Watch (IPW) mengungkap, konflik TNI dan Polri akan terus terjadi, dan seakan tak bisa dihentikan.

Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane, mengatakan, dalam setahun terakhir, yakni dari 19 Oktober 2013 hingga 21 September 2014 sudah terjadi enam kali bentrokan antara TNI dan Polri.

"Akibatnya, delapan anggota TNI luka, empat di antaranya tertembak dan lima polisi luka. Untungnya, tidak ada yang tewas dalam bentrokan ini," kata Neta, Selasa (23/9/2014).

Neta merinci, bentrokan terbanyak terjadi di tempat hiburan, yakni tiga peristiwa. Jawa Barat memegang rekor terbanyak bentrokan TNI-Polri dalam setahun terakhir, yakni ada tiga kasus. Sedangkan Jakarta, Sulteng, dan Kepri masing-masing satu kasus. "Sebagian besar bentrokan terjadi antara oknum TNI dengan Brimob. Elit TNI maupun Polri perlu menyikapi hal ini agar bentrokan di jajaran bawah tidak terus terjadi dan meresahkan masyarakat," ungkapnya.

Dikatakan Neta, bentrokan terus terjadi karena bibit-bibit potensi konflik di jajaran bawah antara TNI-Polri tidak pernah diselesaikan secara tuntas. "Sehingga letupan gampang tersulut menjadi konflik dan bentrokan yang memakan korban. Ujung dari akar masalah ini sebenarnya adalah soal ekonomi atau ketimpangan ekonomi," ungkapnya.

Biaya hidup yang kian tinggi, kata Neta, kerap membuat jajaran bawah, baik TNI maupun Polri terlibat aksi "backing-backingan" maupun "jasa pengamanan". Di antaranya menjadi backing di tempat hiburan malam, kawasan pertokoan, lokasi industri, sampai pada kegiatan ilegal, seperti penimbunan BBM ilegal atau melindungi bandar narkoba.

Nah, dalam persaingan "jasa pengamanan" ini kerap muncul semangat korps atau semangat korsa yang berlebihan. "Masing-masing oknum terkadang lebih mengedepankan arogansi dan superioritas, terutama jika satu sama lain merasa terganggu kepentingannya," katanya.

Sebab itu, kata Neta, untuk mengatasi konflik ini, perlu kesamaan persepsi dan tindakan di kalangan masing-masing elit bahwa para elit maupun jajaran bawah tidak boleh terlibat dalam aksi "jasa pengamanan" itu.

"Bagi yang terlibat, institusi akan memecatnya. Konsekwensinya negara harus memberikan kesejahteraan yang layak buat TNI maupun Polri. Selama ini masing-masing elit cenderung permisif untuk kegiatan ilegal ini. Sepanjang para atasan tidak menertibkan sikap dan prilakunya, jangan harap bentrokan di jajaran bawah bisa dihentikan," tutup dia.

Berikut 6 Bentrokan TNI-Polri

21 September 2014
Aparat TNI bentrok dengan polisi di Batam. Empat anggota Batalion 134 Tuah Sakti tertembak dan satu kendaraan serta bangunan dibakar.

7 Agustus 2014
Anggota Yon Armed bentrok dengan Brimob di Cipanas, Cianjur, Jabar.
Dua TNI dan satu. Brimob terluka

13 Desember 2013
Anggota TNI Pratu AS bentrok dengan polisi Brigadir FS. Keduanya saling tikam di tempat hiburan Pantai Talise, Palu, Sulteng.

19 November 2013
Anggota Polres Jaktim dianiaya oknum Kopassus saat penggerebekan narkoba di Hotel Puri, Pasar Rebo.

19 November 2013
Oknum Yonif Linud 305 TNI bentrokan dengan Brimob di Karawang, Jabar. Sejumlah kendaraan dibakar.

19 September 2013
Dua polisi dan satu TNI luka tusuk saat bentrokan antar oknum TNI dari Kostrad dengan Brimob di Venus Karoke Depok, Jabar.

Aku adalah teman seangkatan Prabowo.Aku dan dia lulus 1974.Itu foto kenangan ketika kami 17 orang terpilih mewakili angk...
22/09/2014

Aku adalah teman seangkatan Prabowo.
Aku dan dia lulus 1974.

Itu foto kenangan ketika kami 17 orang terpilih mewakili angkatan kami berkunjung ke Akademi Militer Australia tahun 1973.

Aku pernah bertugas dengan Prabowo di Tim-Tim.
Aku perwira administrasi, Prabowo perwira tempur.

Prabowo sendiri yang berhasil menangkap hidup-hidup seorang gerilyawan penting Fretilin bernama Jesos.
Dia ditahan di kantorku di Markas Brigif .

Aku sempat menginterogasi Jesos.
"Siapa yang nangkap kamu ?"
"Letnan Prabowo sendirian...."
"Orangnya galak kan, kamu dipukuli ?"
"Tidak-tidak. Dia orang jempol, Tidak pukul, tidak tembak..."
"Sebelum ditahan di sini, di hutan kamu diberi makan,,,?"
"Beri makan tiga...tiga ...'(maksudnya tiga kali sehari).
Aku menangis ketika kemarin Prabowo (untuk sementara, katanya - RED) kalah Pilpres.

sayang sekali rakyat Indonesia tidak mau memilih jenderal lapangan yang dicintai kawan dan lawan seperti Prabowo, tapi difitnah habis oleh jenderal-jenderal yang iri kepadanya setelah Pak Harto jatuh,
Mereka pilih-pilih tebu, dapatnya Tebu Bokeng (dimakan ulat di dalam).

Aku bertekad akan memberikan apa saja yang aku mampu di sisa hidupku untuk membantu Prabowo. Sampaikan salamku pada dia, tunjukkan foto ini, dia akan ingat kepadaku, meski sudah tiga puluh tahun kami tidak bertemu.

(Dikisahkan oleh yang bersangkutan kepada Bambang Tri, untuk sementara tidak disebutkan namanya, dia ada di foto itu)

salah satu dalam foto tersebut ada mantan kapolda bali yang sekarang menjabat menjadi gubernur bali

22/09/2014

:: Insiden penembakan Anggota TNI AD oleh Brimob di Batam ::

Insiden penembakan Anggota TNI AD oleh Brimob di Batam tadi malam (Minggu 21 September 2014) sbb :

1. Pada pukul 20.00 Anggota Polda Kepri dan Brimobda Kepri melakukan penggerebekan gudang BBM solar milik Sdr. N yg berada di depan Perumahan Cipta Asri, jln. Trans Barelang Tembesi Batu Aji, Batam, dan mendapati 1 unit mobil sedan merah (diduga sebagai mobil pelangsir BBM) solar masuk menuju gudang tersebut.
2. Selanjutnya mobil tersebut kabur karena mengetahui ada penggerebekan yg dilakukan oleh anggota Polda dan Brimobda Kepri.
3. Selanjutnya anggota polda dan Brimobda Kepri melakukan pengejaran serta mengeluarkan tembakan ke arah ban mobil sedan merah tersebut.
4. Sekitar pukul 21.30 anggota Polda dan Brimobda Kepri keluar dari gudang minyak tersebut dan pada saat yg bersamaan melintas Pratu Ari Kusdiyanto (Anggota Kesehatan Kompi Markas Yonif 134/TS) dan Prada Hari sulistiyo (Anggota Kompi Bantuan Yonif 134/TS) yg baru selesai melaksanakan apel malam di Yonif 134/TS dan akan pulang ke rumahnya di daerah Bengkong Laut sekaligus akan mengambil cucian laundry. Mereka TIDAK BERSENJATA.
5. Namun ditengah perjalanan 2 Prajurit tsb berhenti karena melihat ada keramaian di depan perumahan Cipta Asri.
6. Selanjutnya pada saat yg bersamaan anggota Polda dan Brimobda Kepri melakukan penembakan ke arah tanah di depan Perumahan Cipta Asri yang (kelihatannya tidak disengaja) mengenai Pratu Ari Kusdianto dan Prada Hari Sulistyo.
7. Kemudian sekitar pukul 21.45 Praka Eka Basri (Anggota Kompi A, Yonif 134/TS) sedang menuju simpang tembesi untuk membelikan makan istrinya (juga TIDAK BERSENJATA).
8. Namun karena saat melintas di depan Mako Brimob, Praka Eka Basri melihat 2 rekan-nya menderita luka tembak, ybs singgah di depan Mako Brimob dan menanyakan kepada anggota brimob alasan penembakan terhadap 2 Anggota Yonif 134/TS.
9. Karena penjelasan dari Anggota Brimob kurang jelas, terjadi keributan mulut hingga pengeroyokan (dan pemukulan dengan gitar) terhadap Praka Eka Basri oleh anggota Brimob.
10. Kemudian sekitar pukul 21.50, Pratu Eko Syahputra (Anggota Kompi Markas Yonif 134/TS) mendapat telepon dari kawannya tentang insiden keributan di depan Mako Brimob.
11. Pratu Eko Syahputra (juga TIDAK BERSENJATA) yang ingin mengetahui kejadian sebenarnya menuju depan Mako Brimob.
12. Namun setibanya di depan Mako Brimob, sebelum mengetahui apa yang terjadi, ybs juga ditembak oleh Anggota Brimob.
13. Kemudian sekitar pukul 22.10, Pratu KS. Marpaung (Anggota Provost Kompi A, Yonif 134/TS) mendapat laporan tentang insiden tersebut segera menuju depan Mako Brimobda Kepri Jln. Trans Barelang Tembesi Batu Aji Batam bersama 1 Anggotanya (mereka TIDAK BERSENJATA).
14. Kemudian setibanya di depan Mako Brimobda Kepri, Pratu KS. Marpaung mendapati Praka Eka Basri yang bersimbah darah di bagian wajah.
15. Pratu KS Marpaung kemudian menyampaikan kepada anggota brimob bahwa praka Eka Basri adalah anggota Yonif 134/TS. Namun anggota brimob tdk memperdulikan dan membawa praka Eka Basri ke dlm Mako Brimob.
15. Sekitar pukul 22.19 Lettu Inf Irham Irawan/Pasi Intel Yonif 134/TS tiba di depan Mako Brimobda Kepri dan menyampaikan pd Wakasat Brimobda Kepri bahwa kedatangannya utk menjemput anggotanya yang ditahan di Brimobda Kepri.
16. Namun saat pembicaraan di depan Mako Brimobda tsb berlansung, sekitar pukul 22.20 Pasi Intel Yonif 134/TS mendengar suara letusan senjata dari dlm Mako Brimobda Kepri.
17. Tembakan tsb diduga dilakukan oleh anggota Brimobda kepri terhadap Praka Eka Basri di dlm Mako Brimobda Kepri.
18. Kemudian sekitar pukul 22.45 setelah di desak oleh Lettu Inf Irham Irawan/Pasi Intel Yonif 134/TS, barulah Praka Eka Basri dibawa keluar oleh anggota brimob dg kondisi kepala berlumuran darah dan kaki sudah ditembak.
19. Pasi Intel langsung membawa korban ke RSUD utk dilakukan pertolongan.
20. Sekitar pukul 23.00 Danyonif 134/TS tiba di depan di mako brimob menemui Wakasat Brimob dan langsung menenangkan anggota Yonif 134/TS yg sdh ramai berkumpul di depan mako brimob.
21. Adapun korban luka tembak pada insiden tadi malam adalah sbb :

a. Eka Basri Praka/ 31050102130283
Jabatan Ta kipan A, Luka robek di Kepala depan akibat dikeroyok, Paha kiri tembus menuju belakang akibat tembakan.

b. Pratu Ari Kusdiyanto. 31090067460190
Jabatan Ta Kes Kima Yonif 134/Ts.
Luka 2 tembusan dipergelangan Kaki kiri atas dan bawah akibat tembakan, proyektil masih bersarang. Rencana hari ini dilakukan operasi untuk mengeluarkan proyektil.

c. Prada Hari sulistiyo Nrp 31130076800392
Jabatan Ta Ki Bant Yonif 134/Ts.
Luka tembak dari jari telunjuk kaki kanan ke bahu kaki atas, proyektil masih bersarang. Rencana hari ini dilakukan operasi untuk mengeluarkan proyektil.

d. Pratu Eka Syahputra Nrp 31100367160789
Jabatan Ta Kima Yonif 134/TS luka tembak pada paha sebelah kanan.

22. Saat ini semua korban penembakan sedang menjalani perawatan di RSUD Embung Fatimah Batu Aji.
23. Kepala Staf TNI AD, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, yang sedang berada di Australia menghadiri Chief of Staff Armys Excercise 2014 langsung memberikan instruksi kepada jajaran TNI AD tadi malam.
24. Secara internal, Beliau telah memerintahkan Danyon 134/TS & Dandim 0316/Btm untuk menyiagakan anggotanya dan menginstruksikan agar seluruh anggota TIDAK ADA yang melakukan tindakan apapun atas perintah Komando.
25. Kemudian secara eksternal, Kepala Staf TNI AD akan menyarankan kepada Kapolri untuk segera membentuk TIM INVESTIGASI GABUNGAN Polri – TNI AD guna mengusut insiden tersebut secara obyektif.
26. Kepala Staf TNI AD sendiri akan segera bertolak dari Brisbane siang ini (lebih cepat dari jadwal) menuju tanah air untuk menuntaskan insiden ini.

Brigjen TNI Andika Perkasa
Kepala Dinas Penerangan TNI AD

Address

Pusdik Passus
Padalarang
40561

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kopassus posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category