21/05/2026
Halo, Sobat AMBO 👋
Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Provinsi Sumatera Barat sampai dengan 30 April 2026 telah mencapai Rp2,96 triliun atau 37,27% dari target, dengan total 40.830 debitur.
Kota Padang menjadi wilayah dengan penyaluran KUR terbesar, yakni Rp439,9 miliar kepada 4.956 debitur, disusul Kabupaten Pesisir Selatan sebesar Rp371,4 miliar kepada 4.962 debitur. Dari sisi perbankan, BRI menjadi bank penyalur terbesar dengan total penyaluran Rp1,9 triliun kepada 35.515 debitur, diikuti BPD Sumatera Barat sebesar Rp364,3 miliar kepada 1.644 debitur.
Berdasarkan sektor usaha, penyaluran KUR di Sumatera Barat masih didominasi sektor Pertanian, Perburuan, dan Kehutanan sebesar Rp1,44 triliun atau 48,6% dari total penyaluran. Selanjutnya, sektor Perdagangan Besar dan Eceran mencapai Rp840,4 miliar atau 28,3%.
Sementara itu, penyaluran pembiayaan Ultra Mikro (UMi) di Sumatera Barat sampai dengan 30 April 2026 telah mencapai Rp164,4 miliar dengan total 22.903 debitur. Penyaluran UMi di Sumatera Barat juga didominasi akad syariah dengan porsi mencapai 99,5%.
Kota Padang menjadi wilayah dengan penyaluran UMi terbesar sebesar Rp21,27 miliar kepada 2.973 debitur, diikuti Kabupaten Pesisir Selatan sebesar Rp20,17 miliar kepada 2.802 debitur. Adapun lembaga penyalur terbesar adalah Permodalan Nasional Madani (PNM) dengan total penyaluran Rp163,3 miliar kepada 22.786 debitur.
Dari sisi sektor usaha, penyaluran UMi didominasi sektor Perdagangan Besar dan Eceran dengan nilai mencapai Rp164 miliar atau 99,76% dari total penyaluran.