BUSER TV

BUSER TV Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from BUSER TV, Government Organization, Jalan Jakarta, No. 54, Arsatek Ulak Karang, South Ulak Karang Utara, Padang.

Sebanyak 3 orang pelaku ditangkap oleh pihak Polres Kuansing terkait kasus pembunuhan ibu dan anak yang terjadi di Kuans...
07/10/2022

Sebanyak 3 orang pelaku ditangkap oleh pihak Polres Kuansing terkait kasus pembunuhan ibu dan anak yang terjadi di Kuansing pada 27 September 2022 lalu.

Kapolres Kuansing AKBP Rendra melalui Kasatreskrim Polres Kuansing AKP Linter Sihalo menjelaskan kronologis penangkapan terhadap tiga orang pelaku tersebut.

Dimana tiga orang pelaku tersebut berinisial RS, Af, dan satu orang perempuan NS.

Setelah diamankan anggota, terduga pelaku langsung dilakukan interogasi dan ia langsung mengakui semua perbuatan dan telah mengambil beberapa barang milik korban.

Dari keterangan pelaku RS bahwa barang bukti berupa 3 unit handphone dan gelang milik korban berada di rumah pelaku NS (tante) yang berada di Desa Sako, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi.

Petugas kemudian mendatangi TKP di rumah pelaku Nilam dan didapati bahwa handphone yang diberikan oleh pelaku RS dan suaminya pelaku Af sudah tidak ada lagi.

"Dari keterangan pelaku Af bahwa 3 unit handphone tersebut sudah dibakar dan dibuang ke sungai yang berada di Sungai Kuantan Putus, Desa Koto Sentajo, Kecamatan Kuantan Tengah, Kabupaten Kuantan Singingi. Serta gelang menurut keterangan pelaku RS sudah dikubur di depan rumah pelaku NS, namun setelah dicari, gelang tersebut tidak ditemukan," paparnya.

Lanjutnya, dari keterangan pelaku RS bahwa ada 1 unit handphone merk Samsung Galaxi M23 yang diserahkan oleh kepada saudara Panza. Petugas lalu mendatangi kediaman Panza dan saat ditemukan dan dilakukan interogasi, Panza menyebut handphone itu sudah dibuang.

Selanjutnya terhadap sepeda motor honda Beat milik korban yang berdasarkan keterangan dari pelaku di buang di Sungai Kuantan tepatnya dari atas Jembatan Benai. Dengan dibantu masyarakat, petugas berhasil menemukan sepeda motor milik korban.

"Dari pengungkapan kasus tersebut, tiga orang ditetapkan sebagai tersangka. Mereka kini telah diamankan di Mapolres Kuansing untuk mempertanggungjawabkan segala perbuatannya," tutupnya.

Pelaku RS ini sempat pamer harta ke sosial media, namun belum diketahui harta berupa uang tunai itu diperoleh dari mana. Namun kuat dugaan bahwa uang tunai yang dipamerkan pelaku RS ke sosial media berupa uang hasil curiannya.

Kekesalan MN (41) atas bully-an tetangga mendorongnya berbuat nekat. Warga Indragiri Hulu, Riau, ini merakit dan meledak...
05/10/2022

Kekesalan MN (41) atas bully-an tetangga mendorongnya berbuat nekat. Warga Indragiri Hulu, Riau, ini merakit dan meledakkan bom di tepi jalan, sehingga dia ditangkap polisi.

Bom yang dirakit MN meledak di pinggir jalan dekat rumah kontrakannya di Desa Klesa Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, Senin (3/10) subuh. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kabid Humas Polda Riau Kombes Sunarto mengatakan, pelaku ditangkap dan ditahan akibat ulahnya. Dari pemeriksaan, aksi pelaku nekat merakit bom karena di-bully oleh masyarakat setempat.

"Tersangka MN mengaku sering di-bully orang lain yang mengatakan lusuh, gila. Lalu pelaku kesal dan termotivasi cara merakit bom. Maksudnya agar pelaku tidak di-bully lagi," kata Sunarto didampingi Direktur Reskrimum Polda Riau Kombes Asep Darmawan, Rabu (5/10).

Sunarto menjelaskan, pelaku membeli bahan peledak melalui situs online Tokopedia pada Mei 2022. Lima hari berikutnya pesanan datang diantar kurir dan disimpan di kamarnya.

Bulan September 2022 pelaku mencoba merakit bom dengan mencampur semua bahan peledak ke dalam ember. Lalu bahan itu dimasukkan ke dalam botol bekas. Kemudian campuran tadi dibakar.

"Setelah itu, bahan peledak yang dirakit pelaku meledak. Memang menimbulkan ledakan walaupun tidak kuat. Selanjutnya pelaku kembali merakit dan mencampurkan bahan peledak dan menambahkan alat lagi kabel listrik dan aki serta mesin timer," jelas Sunarto.

Kemudian pada Senin (3/10) kemarin pelaku kembali merakit dan mencampurkan bahan peledak. Kemudian meletakkan di pinggir jalan.

"Pelaku ini sudah men-setting timer ledakan untuk waktu 30 menit. Setelah itu pelaku meninggalkan bahan peledak itu. Pelaku ini juga tidak mengetahui bahan peledak itu meledak atau tidak. Namun akhirnya meledak lebih kuat dari sebelumnya," jelas Sunarto.

Bokong Tertusuk Kaca, Maling Motor di Tegal GundilSeorang maling motor berinisial RS (35) kritis usai gagal beraksi meng...
01/10/2022

Bokong Tertusuk Kaca, Maling Motor di Tegal Gundil

Seorang maling motor berinisial RS (35) kritis usai gagal beraksi menggasak motor di Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Pelaku terluka usai jatuh dari atap rumah.

Peristiwa itu terjadi pada Kamis (30/9/2022), saat itu RS mencoba melarikan diri dari amukan massa yang mengetahui aksi maling motor tersebut.

“Kejadiannya nyuri motor cuma ketahuan sama warga dan diamankan di Tegal Gundil, Bogor Utara,” kata Kapolsek Bogor Utara Kompol Kuswaha, Jumat (30/9/2022).

Kuswaha menerangkan, pelaku mengalami luka tusuk lantaran terjatuh saat melompat dan tubuhnya mengenai tembok pembatas rumah yang sisi atasnya dipasangi pecahan kaca.

Kini RS disebut dalam kondisi kritis.

“(Pelaku) mengalami luka pada bagian tulang ekor akibat gesekan serpihan kaca di atas tembok pembatas rumah.

Adapun saat ini pelaku masih berada di RS PMI dalam keadaan kritis,” ucapnya. . .

Seorang ibu dan anak ditemukan sudah tidak bernyawa di rumahnya di Desa Pasar Baru, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan...
28/09/2022

Seorang ibu dan anak ditemukan sudah tidak bernyawa di rumahnya di Desa Pasar Baru, Kecamatan Pangean, Kabupaten Kuantan Singingi, Provinsi Riau, Selasa (27/9/2022) malam. Diduga keduanya jadi korban perampokan, dan sejumlah barang berharga hilang.

Korban diketahui bernama Asnawati (60) dan putrinya Suryani (24). "Keduanya ditemukan tidak bernyawa oleh warga, malam tadi sekitar pukul 19.00 WIB di dalam rumah korban," ujar Kapolres Kuansing, AKBP Rendra Oktha, Rabu (28/9/2022).

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung menghubungi polisi. Tidak lama berselang, polisi datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Kedua korban berada di atas tempat tidur.

Asna ditemukan dengan posisi telungkup dan tangan kirinya berada di atas perut Suryani. Sementara kepala Suryani tertutup bantal, berdarah.

Tidak jauh dari tubuh korban, ditemukan sebuah kapak dengan gagang kayu. "Iya ada (ditemukan kapak, red) di dekat korban,' kata Rendra.

Rendra menjelaskan, ibu dan anak tersebut memang tinggal berdua karena suami korban sedang menunaikan ibadah umrah. "Korban (Asna) juga itu baru pulang, suaminya karena sakit jadi tunda pulang," ungkap Rendra.

Sejumlah barang berharga milik korban yang hilang berupa dua buah handphone, sepeda motor hingga perhiasan korban. Meski dugaan kuat korban dirampok tapi polisi tetap menyelidiki kemungkinan lain modus pembunuhan itu.

Diketahui Pacar Korban

Dugaan pembunuhan ini baru diketahui sekitar pukul 19.00 WIB setelah pacar korban datang ke rumah tersebut. Sang pacar datang karena sejak Senin (26/9/2022) handphone korban tidak aktif.

"Kemudian pacarnya ini mendatangi rumah korban dengan tujuan menanyakan penyebab handphone korban tidak aktif. Sewaktu sampai di rumah korban, ia menemukan keadaan rumah dalam keadaan mati lampu, pintu rumah sudah terbuka," kata Rendra, Rabu (28/9/2022).

Karena ketakutan apabila masuk nanti akan menjadi masalah, kemudian ia melaporkan hal tersebut ke keluarga korban di Desa Sungai Langsat yang bernama Santi.

Dalam kurun waktu 4 hari, Polda Riau dan jajaran berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 20...
22/09/2022

Dalam kurun waktu 4 hari, Polda Riau dan jajaran berhasil mengamankan barang bukti narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 203 kilogram dan 404.491 ribu butir pil ekstasi.

Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal menjelaskan, barang haram tersebut diamankan dari 3 kasus yang berbeda-beda sejak 11 September hingga 14 September 2022.

"TKP pertama yaitu di Taman Karya Pekanbaru, kita melaksanakan upaya paksa tentunya dilakukan proses penyelidikan under cover buy, control delivery. Tim Ditresnarkoba Polda Riau berhasil mengungkap 100 ribu butil pil ekstasi dan 100 kg sabu dengan 10 tersangka, itu pada Ahad 11 September 2022," kata Iqbal, Senin (19/9/2022).

Lanjutnya, untuk di TKP kedua pada Senin 12 September 2022 yaitu di Hotel Holywood Pekanbaru dan Perumahan Griya Cipta Pekanbaru dengan diamankan 11 kg sabu dengan 4 tersangka.

"Menyusul hari Rabu pada 14 September 2022 dengan TKP ketiga yaitu di Bandar Laksamana Bengkalis yang mana, Tim Satresnarkoba Polres Dumai mengamankan 92 kg sabu dan 304 ribu butir pil esktasi dengan 2 tersangka," cakapnya.

Dengan pengungkapan tersebut, Polda Riau berhasil mengamankan 16 tersangka dengan barang bukti sabu sebanyak 203 kg dan 404.491 ribu butir pil ekstasi.

"Ini menunjukkan bahwa kita perang terus terhadap pengedar narkoba, masih banyak di penjuru Riau dengan pintu masuknya, ini menunjukkan bahwa Tim Polda Riau terus melakukan kinerja yang sangat luar bisa, semenjak saya disini sudah lebih dari 500 kg sabu kita amankan," ungkapnya.

"Jangan main-main kepada seluruh pengedar ini dan terhadap tersangka yang sudah diamankan, kita akan proses tegas dan terukur proses hukumnya. Tidak ada toleransi," sambungnya.

Iqbal juga mengungkapkan, Forkopimda Provinsi Riau juga sudah sepakat bahwa semua lini harus diedukasi agar mereka paham terhadap bahaya narkoba.

"InsyaAllah dalam waktu dekat kita akan berkoordinasi dengan kepolisian negara Malaysia untuk terus mengurangi masuknya barang-barang haram ini," tutupnya.

Masyarakat Kota Pekanbaru harus lebih waspada saat berkendara di jalanan, terutama saat malam hari. Hal ini mengingat ak...
21/09/2022

Masyarakat Kota Pekanbaru harus lebih waspada saat berkendara di jalanan, terutama saat malam hari. Hal ini mengingat akhir-akhir ini Kota Pekanbaru sedang 'diteror' gerombolan geng motor yang meresahkan.

Para anggota geng motor ini juga ternyata tidak pilih-pilih saat mencari sasaran untuk dilakukan penganiayaan serta pengeroyokan.

Kejadian pengeroyokan serta penganiayaan sebelumnya sudah terjadi pada Ahad (11/9/2022) lalu, dimana korban yang tidak tahu apa-apa, saat itu sedang berada di Jalan Arifin Ahmad dan Jalan Paus, menjadi sasaran kebrutalan geng motor.

Akibatnya, korban mengalami luka bocor di bagian kepala. Para pelaku menggunakan tongkat baseball untuk memukuli korban.

Satreskrim Polresta Pekanbaru juga telah mengamankan 4 orang tersangka merupakan geng motor yang telah melakukan penganiayaan dan pengeroyokan kepada korbannya.

Kasatreskrim Polresta Pekanbaru, Kompol Andrie Setiawan mengungkapkan, para pelaku geng motor ini secara random mencari sasaran untuk dianiaya dan dikeroyok.

"Jadi mereka ini random. Ada nampak orang di jalanan atau sedang nongkrong di pinggir jalan, langsung dianiaya dan dikeroyok," kata Andrie, Rabu (21/9/2022).

Andrie juga menjelaskan, para pelaku geng motor ini saat hendak mencari sasaran selalu beramai atau beriring-iringan. Tidak hanya itu, mereka juga sudah membawa tongkat untuk memukul korbannya.

"Geng motor ini tidak sendirian, tapi lebih dari 1 orang untuk menganiaya korbannya. Mereka juga sudah menyiapkan tongkat untuk menganiaya korbannya," ungkapnya.

Andrie juga menceritakan, Satreskrim Polresta Pekanbaru juga sudah menetapkan 4 orang tersangka dari kasus tersebut yaitu Raka (18), Mike (19), Riski (18), dan SR yang masih di bawah umur.

"Kami amankan 15 orang geng motor hari Senin lalu. Tapi 4 orang yang terbukti melakukan penganiayaan terhadap korbannya. Sedangkan 11 orang lainnya tidak terlibat," tukasnya.

Namun, walaupun 11 orang yang tidak terlibat itu tidak ditahan, petugas kepolisian juga mewajibkan agar mereka wajib lapor.

"Mereka yang tidak terlibat ini dipulangkan. Namun membuat surat pernyataan dan wajib lapor," pungkasnya.

Langkah tegas langsung diambil Kapolres Pinrang AKBP Moh Roni Mustofa usai video oknum polisi inisial Aipda S anggota Po...
19/09/2022

Langkah tegas langsung diambil Kapolres Pinrang AKBP Moh Roni Mustofa usai video oknum polisi inisial Aipda S anggota Polres Pinrang, Viral atas dugaan penganiayaan terhadap wanita paru baya.

Saat dihubungi, Kapolres Pinrang, mengatakan, telah dilakukan tindakan pengamanan terhadap Aipda S, oleh Sipropam polres Pinrang atas dugaan penganiayaan yang dilakukan terhadap Korbanya perempuan berinisial (TK) dimana dugaan Penganiayaan tersebut pada saat kejadian direkam dan di videokan oleh salah seorang yang berada di tempat Kejadian.

“Adapun tindakan pengamanan dilakukan untuk segera melakukan pengamanan dan melakukan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan Oknum Aipda S,” Kata AKBP Moh Roni Mustofa, Minggu 18 September 2022.

Lanjut dikatakan, Kapolres, bahwa dari hasil pelaksanaan Interogasi yang dilakukan oleh Banit Paminal Sipropam Polres Pinrang terhadap oknum Aipda S. Dimana diakui telah melakukan penganiayaan terhadap diri korban yang terjadi pada hari Kamis tanggal 15 September 2022, sekitar pukul 14.30 WITA, bertempat di bawah Kolong Rumah salah satu warga Dusun Wartuoe, Desa Wartuoe, Kecamatan Lanrisang, Kabupaten Pinrang

“Pelaku membenarkan penganiayaan yang dilakukan dengan cara menampar korban beberapa kali dengan menggunakan Tangan Kiri sedangkan tangan Kanannya memegang Leher Korban,” Ujar AKBP Roni Mustofa

Lebi jauh Orang Nomor satu dijajaran Poles Pinrang ini menjelaskan, dari keterangan Oknum Aipda S, bahwa penganiayaan ini terjadi disebabkan oleh karena membantah pada saat dinasehati untuk tidak mengganggu Keluarga, dan berhenti mengancam-ancam Ibu yang bersangkutan serta tidak membawa-bawa nama yang bersangkutan.

‘Setelah kejadian yang bersangkutan oknum Aipda S melakukan upaya pendekatan dengan korban melalui Keluarga untuk menyelesaikan permalahan, yang bersangkutan menyadari bahwa sebagai anggota polri perbuatan yang dilakukannya tersebut sangat tidak patut dan merupakan suatu pelanggaran dan menyatakan siap mempertanggung jawabkan perbuatannya dan diproses hukum,” ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan, Atas kejadian tersebut, keduanya tidak merasa keberatan dan tidak akan menuntut secara hukum dan sepakat menyelesaikan permasalahan tersebut

Oknum ASN yang melakukan hal yang tidak mencerminkan perikemanusiaan, menendang sebuah motor putih sejenis metic yang di...
14/09/2022

Oknum ASN yang melakukan hal yang tidak mencerminkan perikemanusiaan, menendang sebuah motor putih sejenis metic yang dikendarai oleh seorang ibu di sinjai sudah diamankan di Polres, anggota langsung ke lapangan untuk menjemput pelaku

POLISI TEMBAK POLISI TERJADI LAGI 😭😭innalilahi wa inna ilaihi rajiunPada hari Minggu 04 September 2022Sekira jam: 22:00T...
05/09/2022

POLISI TEMBAK POLISI TERJADI LAGI 😭😭

innalilahi wa inna ilaihi rajiun
Pada hari Minggu 04 September 2022
Sekira jam: 22:00
Telah terjadi Penembakan kepada Aipda A. Karnain anggota Polsek Way Pengubuan oleh Aipda Rudy Haryanto anggota Polsek Way Pengubuan di depan pintu Gerbang Rumahnya Rantau Jaya Bandar Jaya Barat Kec Terbanggi Besar Kab. Lampung Tengah.

Korban di larikan kerumah sakit Harapan Bunda namun Korban tidak tertolong ( meninggal dunia ) .

Kronologi:

Aipda Karnain Di datangi oleh Aipda Rudi Haryanto Pkl 20. 30 WIB kerumah nya
Pada Saat Aipda Karnain akan membuka pintu rumah nya Aipda Rudi sudah mengacung kan Pistol nya dan langsung menembak Dada kiri dan tembus punggung belakang tetapi Aipda Karnain sempat berlari masuk dan hendak mengambil pistol miliknya yg berada di dalam kamarnya tetapi sebelum sampai kamarnya Aipda Karnain sudah roboh bersimbah darah di depan Istri Dan kedua anak nya , sedangkan pelaku berlari meninggal kan TKP.
Pukul 02, 15 WIB pelaku di tangkap di rumah nya di kp karang endah oleh Provost Polres Lampung Tengah dan di aman kan di Polres Lampung Tengah.

Motif Penembakan: Masih dalam penyelidikan

Bripda Ade Pratama tak habis pikir dengan kelakukan istrinya, EP yang meninggalkan putri semata wayangnya di rumah orang...
03/09/2022

Bripda Ade Pratama tak habis pikir dengan kelakukan istrinya, EP yang meninggalkan putri semata wayangnya di rumah orang tua untuk berselingkuh dengan sang mantan yang diketahui anak Kepala Desa aktif Banyuasin, Palembang.EP alias RP kepergok ngamar dengan IM, anak kades di hotel bintang lima. Keduanya dipergoki oleh Bripda Ade usai berhubungan intim.

Keduanya terbukti melakukan zina karena barang bukti yang didapat petugas yang dibawa Bripda Ade kala menggerebek istrinya sendiri main serong dengan pria lain.

"Proses hukum pidananya ya tetap lanjut. Dalam hal ini terlapor ada dua IM dan RP itu. Barang buktinya ada, seprai dan tisu itu sudah sangat jelas bekas pakai. Itu merupakan bukti kuat," jelas Kanit Reskrim Polsek Ilir Barat I Palembang, Iptu Apriansyah mencuplik detikSumut.

Dalam video yang viral di media sosial, Bripda Ade Pratama mempermalukan istrinya yang terbukti ngamar dengan IM. IM diketahui selain anak kades aktif juga mantan pacar istrinya dulu kala menempuh bangku kuliah.

Ade mengaku sudah mencurigai gerak-gerik istrinya yang ada main dengan lelaki lain sejak lama. Ia mengintai pergerakan istrinya.

Yang membuat pilu adalah langkah EP yang meninggalkan anaknya ke rumah orang tuanya untuk pergi berselingkuh.

"Kalau mengintainya itu sudah lama, saya waktu itu belum dapat bukti yang kuat, masih saya selidiki. Dan untuk saat ini kan sudah faktanya dan buktinya juga sudah kuat, sudah lengkap," ungkap Ade.

Kini keduanya dilaporkan Ade karena kasus perzinaan. Dua pasangan gelap ini tengah diperiksa usai terbukti tengah berduaan di kamar hotel bintang lima. Meski tidak ditahan, Apriansyah menegaskan proses hukum tetap berjalan.

Sementara itu foto EP dan IM saat digelandang ke kantor polisi viral setelah video penggerebekan tersebut. EP terlihat mengenakan hijab untuk menutupi wajahnya keluar dari hotel bersama selingkuhannya.

MALING BURUNG PELIHARAAN WARGA DITANGKAP OLEH POLISI BESERTA SEBUAH SENJATA TAJAMPengendara motor berboncengan 3 di aman...
14/07/2022

MALING BURUNG PELIHARAAN WARGA DITANGKAP OLEH POLISI BESERTA SEBUAH SENJATA TAJAM

Pengendara motor berboncengan 3 di amankan oleh petugas di Traffic light Perempatan Karet Cimanggis setelah kedapatan membawa sebuah senjata tajam dan seekor burung peliharaan.

Setelah di introgasi dan dilakukan pemeriksaan terhadap 3 orang tadi ternyata mereka adalah pelaku pencurian burung di daerah Gas Alam Cimanggis Depok.

Akhirnya ke tiga pemuda ini beserta barang bukti diserahkan ke Polsek Cimanggis untuk dimintai keterangan dan di tindak lanjuti.

Longongan kerja Pekanbaru hari ini.
26/06/2022

Longongan kerja Pekanbaru hari ini.

Address

Jalan Jakarta, No. 54, Arsatek Ulak Karang, South Ulak Karang Utara
Padang
12850

Telephone

+627517059126

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BUSER TV posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share