11/02/2024
Momen Hari Bahasa Ibu; Bahasa Isyarat, Bahasa Indonesia dan PR Besarnya
Selama ini Bahasa Isyarat dianggap sebagai bahasa Ibu bagi penyandang difabel rungu. Sebagian menamakannya dengan istilah “Tuli”. Sebagian lagi menggunakan istilah “Tunarungu” dan “Disabilitas Rungu”. Terlepas dari “kesemrawutan” penggunaan istilah tersebut, semoga kita nggak berada di pihak yang memilih meributkan peristilahan tersebut yah, dears…
Ada hal yang lebih penting daripada sekadar meributkan peristilahan. Yakni, hal-hal yang substansif. Misalnya, hak-hak Difabel Rungu yang belum terakomodir. Baik dalam sektor, pendidikan, politik, ketenagakerjaan, hingga sektor komunikasi dan informasi. Salah satu PR besar tentunya adalah terkait bahasa Isyarat.
Nah, momen Hari Bahasa Ibu kali ini kita bisa membawa kita ke arah lebih baik. Hal ini untuk menunjang akses bagi difabel rungu. Saya sebagai Difabel Rungu dan selama ini kuliah S1 dan S2 di jurusan berbasis bahasa merasa ada beberapa hal yang patut menjadi catatan bersama. Semua hal tersebut untuk kemajuan Difabel Rungu.