10/10/2020
๐ฉ๐ฒ๐๐ถ๐ฐ๐๐น๐ผ๐ฏ๐๐น๐น๐ผ๐๐ ๐๐ฒ๐๐ถ๐ผ๐ป๐ - ๐ฆ๐๐ฏ๐ฒ๐ฝ๐ถ๐ฑ๐ฒ๐ฟ๐บ๐ฎ๐น ๐๐น๐ฒ๐ณ๐:
Identifikasi ciri-ciri dasar lesi vesikulo-bulosa subepidermal. Lesi penting dapat diklasifikasikan berdasarkan ๐๐๐จ๐๐ก ๐๐๐ก๐ก ๐๐๐ข๐๐๐ (epidermolisis bulosa simpleks, eritema multiforme bulosa), ๐๐ก๐๐๐ฉ ๐๐ฉ ๐ก๐๐ข๐๐ฃ๐ ๐ก๐ช๐๐๐๐ (pemfigoid bulosa, dermatitis herpetiformis, dermatosis IgA linier, herpes gestationis), ๐๐ก๐๐๐ฉ ๐๐ฉ ๐จ๐ช๐๐ก๐๐ข๐๐ฃ๐ ๐๐๐ฃ๐จ๐ (epidermolisis bulosa akuisisi, SLE bulosa , porfiria kutanea tarda) & ๐๐๐ง๐ข๐๐ก ๐๐ก๐๐๐ฉ๐๐ฃ๐ (amiloidosis bulosa). Harapan, warga akan menganggap ini bermanfaat!
โข ๐๐๐น๐น๐ผ๐๐ ๐ฝ๐ฒ๐บ๐ฝ๐ต๐ถ๐ด๐ผ๐ถ๐ฑ: DIF menunjukkan deposisi IgG & C3 linier di persimpangan D-E, sedangkan IF kulit yang terbelah garam menunjukkan antibodi pada ๐ง๐ค๐ค๐ rongga blister (vs IgG pada ๐๐ก๐ค๐ค๐ง lepuh di epidermolisis bullosa akuisisi, EBA)
โข ๐๐ฝ๐ถ๐ฑ๐ฒ๐ฟ๐บ๐ผ๐น๐๐๐ถ๐ ๐ฏ๐๐น๐น๐ผ๐๐ฎ ๐ฎ๐ฐ๐พ๐๐ถ๐๐ถ๐๐ฎ (๐๐๐) adalah kondisi yang diperoleh dengan 2 jenis. EBA tipe pemfigoid bulosa adalah tipe inflamasi & paling umum, sedangkan tipe kedua yaitu, bentuk klasik EBA adalah non-inflamasi.
โข ๐๐ฒ๐ฟ๐บ๐ฎ๐๐ถ๐๐ถ๐ ๐ต๐ฒ๐ฟ๐ฝ๐ฒ๐๐ถ๐ณ๐ผ๐ฟ๐บ๐ถ๐: DIF menunjukkan deposit IgA granular pada papila dermal pada kulit lesional & normal.
โข ๐๐ฒ๐ฟ๐ฝ๐ฒ๐ ๐ด๐ฒ๐๐๐ฎ๐๐ถ๐ผ๐ป๐ถ๐ berkembang selama trimester 2 & 3 kehamilan. Dalam beberapa kasus, bayi dapat lahir dengan lesi vesikulobulosa derajat ringan karena transmisi antibodi transplasenta. Steroid topikal selama kehamilan mungkin memiliki efek buruk pada janin karena absorpsi sistemik.