Relawan Ahok

Relawan Ahok Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Relawan Ahok, Palembang.

10/08/2018

Politik itu nggak kenal logika

Yang bilang anti ISLAM pilih ULAMA yang mengklaim koalisi ISLAM menolak ijtima ulama

16/10/2017

BAdja memang pengabdi rakyat
yg lain mungkin "pengabdi setan"

dari saya si komunitas 42%
welcome horor movie 2017-2022

congrat rakyat Djakarta we will see n we will watch.

07/10/2017

saat seperti ini saya kangen kepadamu pak Basuki Tjahaja Purnama.

semoga sehat selalu Bersamamu

09/05/2017

Speachless melihat putusan hakim.

28/03/2017

Teman teman kaos gubernur DKI reborn telah selesai pengiriman tgl 23 maret 2017 lalu. Dan seharusn nya pengiriman telah sampai ke relawan Badja lainnya. Jika belum sampai harap inbox kita ya

Terima kasih

23/03/2017

PERSPEKTIF

***

Asma, lahir di Rumah Bordil Kandapara di Tangail. Asma berhenti sekolah saat teman-temannya mengejek dan melecehkannya karena ibunya bekerja sebagai PSK di Kandapara.

Asma mengikuti jejak ibunya saat menginjak usia 14 tahun. Sebelumnya, Asma disuruh menari di depan para pelanggan dan tamu.

Kajol, melahirkan bayi Mehedi yang kini berusia 6 bulan. Hasil berhubungan dengan para pelanggan di Kandapara. Kajol menikah di usia 9 tahun. Tantenya lalu menjualnya ke Kandapara.

Dua minggu setelah melahirkan, Kajol sudah harus melayani tamu-tamu. Tapi "bisnis"nya menjadi terganggu karena Kajol juga harus mengasuh Mehedi.

Pakhi, 15 tahun. Sudah tinggal di lokalisasi Kandapara sejak usia 14. Dia menikah di usia 12 tahun dan kabur tak lama setelahnya. Seorang laki-laki memungutnya di jalan da menjualnya ke rumah bordil.

Meghia bekerja di pabrik tekstil saat berusia 12 tahun. Dia bertemu lelaki yang menjanjikan pekerjaan lebih baik yang kemudian menjualnya ke rumah bordil.

Bonna diperkosa oleh ayah tirinya di usia 7 tahun. Dia melarikan diri dari rumah di usia 10 tahun. Seorang laki-laki mengajaknya berkenalan di jalan untuk kemudian lagi-lagi...menjual anak perempuan ini ke rumah bordil.

Bonna kini berusia 27 tahun. Sebagai "senior", dia mengaku bisa mendapatkan maksimal 19 dolar (USD) per hari.

19 dolar. Maksimal. Per hari!

What kind of world are we living in? :'(.

Bahkan di Irlandia sini, pegawai supermarket digaji 8-12 euro per jam. Per jam!

Kandapara, salah satu bagian tergelap dari dunia prostitusi dan potret buruk perlindungan terhadap kaum perempuan di Bangladesh.

Tahun 2015, penelitian mengenai indeks korupsi negara-negara dunia menempatkan Bangladesh sebagai satu diantara 114 negara yang memiliki Indeks Persepsi Korupsi (IPK) di bawah 50. 0 - 100, makin tinggi berarti korupsi makin kecil.

Kisah di atas hanya satu diantara sekian banyak efek korupsi kepada lumpuhnya kehidupan sosial-ekonomi suatu negara :(. Rendahnya tingkat pendidikan, terorisme, lingkungan tidak layak, adalah sebagian diantaranya.

10 Besar Negara Paling TIDAK Korup didominasi oleh Eropa Barat
Skandinavia menguasai 5 besar. Sapu bersih :D.

Apakah ada hubungannya dengan wilayah? Tidak juga. Karena Asia punya Singapura menempati urutan ke 8! Ada Hongkong dan Jepang yang menemani Irlandia sama-sama di urutan 18.

Di Afrika ada Botswana dengan IPK 63.

Apakah agama?

Tet toooottt!

Negara mayoritas muslim menempatkan Qatar sebagai IPK tertinggi (71) dan menempati nomor 22 dalam daftar negara yang pemerintahannya bersih dari korupsi.

Juga ada Arab Saudi dengan IPK 52 dan Uni Emirat Arab IPK 70.

Ah, itu kan karena mereka minyaknya banyak. O ya? Yuk, tengok Venezuela. Negara ini mungkin salah satu negara dengan cadangan minyak cukup dahsyat. IPKnya? 17 sajah ;).

Jumlah penduduk pengaruh?

China dan India, yang penduduknya kejar-kejaran di angka 1.3 dan 1.5 milyar, IPKnya enggak rendah-rendah amat, 37!

Haiti yang penduduknya cuma 10 juta, enggak nyampe seperseratus China atau India, IPKnya 17.

Sudahlah korupsi merajalela di sini, kalian tahu tidak, beberapa hari yang lalu bencana alam angin topan menghajar sebagian wilayah Haiti yang sudah menewaskan lebih dari 1000 orang :'(.

5 negara paling korup berturut-turut : Somalia, Korea Utara, Afghanistan, Sudan, South Sudan.

Compared to Indonesia, pendapatan perkapita Bangladesh sangat kecil. Kurang dari sepertiganya. Manalagi jumlah penduduknya lebih kecil, sehingga GDP Indonesia jauh di atas Bangladesh.

Selama di Irlandia sini, memang bertemu beberapa orang-orang Bangladesh. Ya sudah pahamlah mengapa mereka pasti akan mati-matian bertahan walau kadang pekerjaan yang didapat bukan pekerjaan tetap dengan gaji pas-pasan. Ya minimal sekolah gratis dan sistem kesehatan mumpuni (y).

Satu yang saya kenal, profesinya koki di sini. Koki pekerja lepas bukan permanen. Tiap hari ketemu antar jemput anak di sekolah. Beliau sekeluarga sudah memegang paspor Irlandia.

Korupsi memang cetaaarrrr :(. Efeknya berpengaruh ke banyak hal. Indeks korupsi juga berhubungan erat dengan kondisi negara secara umum. Kalau korup biasanya otomatis berpengaruh kepada kondisi sebuah negara secara keseluruhan.

Angola, IPK 15, sekaligus menjadi salah satu negara yang paling menyedihkan buat anak-anak. 1 diantara 6 anak meninggal di usia balita :'(.

Di Afghanistan, 80% dana rekonstruksi dan pembangunan ditilep! -_-. Sedihnya, saya kutip ya dari artikel di Aljazeera,

"Regrettably, corruption is no longer considered taboo in Afghan society; it has been ingrained in the culture as an accepted norm."

Accepted norm. Dianggap biasa-biasa saja. Sebenarnya iya juga, kan?

Di Indonesia sendiri, korupsi juga bukan yang gimana-gimana banget :'(. Malah kita sebagai masyarakat lama-lama sudah mati rasa. Dianggap bagian dari kehidupan sehari-hari.

Ini memang perkara sistem, sih. Sudah terlalu mengakar dan turun temurun.

Saya kok percaya ya, misalnya nih, seorang PNS muda belia yang baru masuk kerja pasti ada ghirah (ceile, ghirah hihihi) untuk mengabdi bagi nusa dan bangsa.

Dengan gagah berani dia memikirkan solusi buat masyarakat. Datanglah dia kepada bos-nya, "Pak saya ada ide buat mobil kebakaran biar bisa cepat pelayanannya kepada masyarakat. Beli saja mobil kecil-kecil biar bebas keluar masuk kampung yang jalanannya kecil-kecil."

Bosnya bilang apa? "Gile lo! Kalo mobilnya kecil, sabetannya kecil, d**g! Sudahlah. Di proposal tetap tulis kayak biasa saja. Harga dan jenis jangan diutak atik! Paham?"

Ya pasti si PNS bau kencur ini takut dan langsung lunglai. Terbawalah dia ke dalam sistem. Tadinya mungkin dia tidak terpikir tapi ya gimana, lingkungan begitu.

Jangan diejek suruh resign. Situ mau ngasih makan keluarganya seandainya dia adalah satu-satunya tulang punggung keluarga? Lagian kalian pikir jumlah yang model begini sedikit? Belum tentuuuuuu. Bagaimana kalau banyak? Situ sanggup ngasih kerjaan lain?

Sistem tidak akan berjalan tanpa dukungan orang yang berada di dalamnya. Kasus di atas itu terinspirasi kisah nyata lho ;).

Makanya teman-teman, berapa sih pemimpin-pemimpin daerah yang bisa fenomenal melawan praktik-praktik seperti ini? :).

Ahok is definitely one of them.

Awal dulu Pemrov DKI melakukan transparansi termasuk kepada rapat-rapat kerja Ahok, sempat sering heboh kan? "Scanning file" saja butuh anggaran 350 juta! Printer 40 juta. Pengadaan tempat sampah ratusan juta, dsb, dsb.

Belum lagi waktu berantem APBD yang skandal UPS dan berbagai temuan lainnya karena akhirnya datanya dibuka dan kita bisa geleng-geleng kepala melihat berbagai angka-angka ajaib di dalamnya. Berapa lama tuh Ahok berantem sama DPRD hahaha.

Sampai peristiwa, "Pemahaman Nenek lo!" Masih inget gak? Hihihi.

Tapi kalian lebih fokus kepada marah-marahnya Ahok. Mbok ya kalau nonton video tuh yang komplit jangan dipotong-potong :p. Itu video rapat Ahok di Pemrov DKI masih rutin di-upload lho sampai sekarang ^_^.

There are lots and lots of thing we can do kalau dananya benar-benar dipakai untuk rakyat. Yah, enggak usahlah 100%. Tapi mbok ya jangan 80% banget kaleeeee yang dikorupsi huhuhu.

Birokrasi DKI Jakarta sungguh memberikan perubahan nyata. Kelurahan sampai ada satpam yang bukain pintu sampai senyum manis, "Silakan duduk Ibu. Ambil nomor antrian dulu, ya."

Tahun 2012 saya ke Kelurahan yang sama celingak celinguk kagak ada orang sama sekali! Hahaha. Sampai "assalamu alaikum" berkali-kali setengah berteriak soalnya bingung harus ngomong sama siapa.

Ya dulu sih enggak dirasa gimana-gimana. Pasrah saja. Kalau ketemu petugas ya syukur kalau enggak ya enggak kenapa-kenapa.

Membentuk Pasukan Oranye dan warna-warna lainnya juga bukan tanpa perjuangan lho. Karena sesuai kebiasaan birokrasi "tradisional", tilep menilep honor petugas kebersihan teruuuuus saja kejadian.

Makanya, Ahok mungkin sudah muak banget. But ... don't we all? :).

Belum lagi insiden kuburan dan cobalah ubek-ubek video di Pemrov DKI itu. Banyak hal-hal lain yang belum sempat diviralkan ;). But again, jangan dipotong-potong mau nontonnya pas beliau ngamuk saja :D.

Kebersihan di ibukota juga mendapat sorotan yang cukup besar :).

KJP sekarang jangkauannya sudah luas dan terus ditingkatkan. Uang masuk sekolah level SMA/SMU/SLTA di Jakarta sudah gratis.

Ahok juga menyeluruh sampai ke pengawasan. Makanya, tidak heran, 'kenyamanan' beberapa pihak pastilah bergeser. Resistensinya pun tidak sedikit.

Ibukota DKI kini tengah disorot. Bukan hanya oleh para pemilih di Jakarta dan di luar Jakarta yang kadang lebih ribet sendiri hahaha. Pemimpin dan calon pemimpin daerah lain juga mengikuti perkembangan di DKI :).

Ahok sudah terlanjur memberikan "wajah baru" bagi standar kepemimpinan daerah. Standarnya tinggi boooo ;). Dari sini, daerah-daerah lain pasti sedang menunggu-nunggu apakah masyarakat sudah siap dengan "perubahan" seperti ini.

Kemenangan Ahok tentu menjadi sinyal baru bahwa tidak ada cara lain memenangkan "pertempuran" selain kinerja-hasil nyata-rekam jejak (y). Prioritas itulah yang mungkin digunakan masyarakat untuk menilai.

Ya mungkin tidak sedrastis itu perubahannya. Soalnya di Sulsel sendiri, daerah asal saya, kabupaten-kabupaten "inti"masih dikuasai KKN :(. Mirip Banten lah. Si Bapak jadi gubernur, ponakan jadi bupati di sini, adek jadi bupati di sono, dst, dsb. Iyamato, iyamato -_-.

Still...long way to go. Tapi kan sudah ada perubahan signifikan di ibukota. Kalau menang di Pilkada 2017, Ahok akan menjadi standar baru. Ada harapan nyata untuk perlawanan terhadap korupsi.

Percaya deh, percuma saja Pak Jokowi wara wiri ke sana kemari bangun ini itu kalau tidak ditopang oleh pemimpin-pemimpin daerah di wilayah masing-masing. Harus saling bantu membantu :).

Kalau gaya komunikasi yang dipermasalahkan, ya gimana ya. Pemimpin model begitu sudah sering lihat, euy, di Indonesia ^_^. Banyak kok yang ngomongnya enak, tidak sedikit juga yang pinter masang kancing jasnya (hahaha), yang wajahnya ganteng juga sudah ada (dadah-dadah ke Bang Zumi Zola :p).

Karena itulah, saya memberikan dukungan penuh saya kepada Ahok untuk terpilih kembali di Pilkada 2017 nanti :).

Kalian tahu efek yang paling menyedihkan dari korupsi ini. Balik ke Angola tadi, 150 ribu anak-anak meninggal dunia setiap tahunnya. Masyarakat sangat menderita. Tapi TIDAK SEMUANYA. Ada segelintir kecil yang tetap hidup nyaman :'(.

Ya jangan lebay juga. Jangan harapkan perubahan radikal yang gimana gitu. Slowly but sure juga oke d**g ya ^_^.

We really hope that something better is about to happen for Indonesia

14/03/2017

Dear all relawan BADja,
Pre order kaos terakhir hari ini ya 15 maret 2017.
Barang akan di kirim setelah selesai produksi.
Estimasi 22 maret 2017

Thanks to Bali, sumatera utara, jakarta, sulawesi dan jabar atas pemesanan nya

12/03/2017

Ahok dan isu sara

recopas dari denny siregar

Mungkin kita ketawa melihat hampir seluruh energi tercurahkan hanya kepada seorang Ahok. Sesudah aksi massa besar beberapa kali, DPR pun tergiring untuk menjatuhkan Ahok melalui hak angket Ahokgate. Kita harus punya perspektif luas bahwa apa yang terjadi selama ini sebenarnya bukan karena "hanya Ahok". Bukan..

Mari kita flashback kembali pada tulisan lama saya "Indonesia menuju Suriah".

Sejak lama, Indonesia ingin di-Suriahkan. Ini terlihat dari masuknya kepentingan-kepentingan pemberontak Suriah ke Indonesia melalui "kaki tangan" mereka.

Dan -meski sudah lama saya mengingatkan ada beberapa "ustad" yang menjadi sel-sel mereka- kedok-kedok itu baru terbuka beberapa waktu ini. Terutama ketika Kapolrinya adalah Tito Karnavian yang sangat memahami gerak terorisme global.

Transfer uang ke Turki itu bukan barang baru, karena jika ditelisik sekian tahun ke belakang maka akan terlihat banyak jejak mereka melalui lalu lintas keuangan internasional.

Dulu sasaran mereka untuk membuat kegaduhan di Indonesia adalah isu "Syiah". Isu ini mengikuti isu di Suriah, dimana Bashar Assad Presiden Suriah dituding Syiah.

Untuk memperkuat isu itu, dibentuklah organisasi anti Syiah bernama ANNAS, atau Aliansi Nasional Anti Syiah. Berpusat di Cijagra Bandung, organisasi ini meluas di setiap kabupaten dan kota.

Tujuannya adalah ketika ada seruan "Jihad melawan Syiah", maka ANNAS akan bergerak sebagai motor dengan mengklaim bahwa mereka adalah Ahlusunnah Jamaah atau Sunni, musuh Syiah.
Sempat situasi ini dicoba ketika ada keributan di masjid Az-zikra Sentul dengan tuduhan bahwa Syiah menyerang, ustad Arifin Ilham langsung berseru "Jihad!".

Sayangnya, seruan ini sangat prematur. Tidak ada pergerakan apapun untuk memulai bentrokan Sunni-Syiah. Kemungkinan karena mayoritas masyarakat awam, apa itu Sunni dan apa itu Syiah.
Akhirnya mereka mencoba strategi baru dengan membuka kembali borok lama, yaitu perseteruan Islam dan Kristen.

Jejak strategi ini terlihat dengan adanya kasus Tolikara dan Singkil yang diharapkan akan meluas. Selain itu mereka ingin membuka luka kasus Poso dengan mengangkat teroris Santoso yang mati tertembak sebagai "pahlawan Islam". Ini seperti mengejek umat beragama Kristen di Poso dan memprovokasi supaya terjadi benturan kedua.

Sayangnya, mereka gagal lagi...

Dan mereka akhirnya berusaha mencoba membuka kembali tragedi gelap pembantaian PKI tahun 1965. Isu bangkitnya PKI itu hanya langkah awal saja. Tujuan akhirnya adalah tumbuhnya kebencian terhadap ras Cina, senjata orde baru dalam menguasai negeri ini. Kalau disebut orde baru, tentu kita bisa menarik benang merah siapa yang sebenarnya bermain di belakang layar terhadap situasi yg terjadi belakangan ini..

Dan Ahok adalah "alat" yang sempurna untuk membangkitkan kebencian itu. Sebelumnya, mereka bermain-main di isu 'tenaga kerja ilegal dan investasi China di Indonesia.."

Isu itu terus dipelihara selaras dengan mendekati habisnya kontrak Freeport tahun 2021. Persis masa perebutan kekuasaan dari Soekarno ke Soeharto, yang berakhir dengan ditanda-tanganinya perjanjian Freeport dan Indonesia di tahun 1967, 2 tahun sesudah pembantaian PKI dan warga etnis Cina.

Jadi bisa dilihat kasus Ahok hanyalah satu keping bagian dari seluruh gambar puzzle besar yang mereka buat. Ahok akan terus didemo untuk memelihara kebencian hingga satu saat dibenturkan.

Yang menarik, banyak warga NU dan Muhammadiyah sekarang tidak bisa melihat peta besar ini dengan jelas. Mereka terikut permainan global dengan potensi dibenturkan sesama bangsanya. Padahal NU dan Muhammadiyah adalah gerbang besar menuju NKRI. Hancurnya mereka adalah kehancuran kita...

Ini permainan panjang dengan penuh kesabaran dan dana yang sangat besar. Negara asing yang mempunyai kepentingan untuk menguasai sumber daya alam Indonesia yang melimpah, sedang terus mengintipi perkembangan kita.

Data-data perilaku kita di media sosial terus diserap, mengamati siapa yang kita benci, apa yang kita benci dan mana yang paling kita benci. Data-data itu terus diolah sampai "mereka" menemukan titik mana yang membuat kita akhirnya "perang saudara". Dan -entah kenapa- saya masih yakin bahwa tahun 2019 adalah tahun yang berbahaya bagi kita semua. Ah, terkadang secangkir kopi tidak mampu menyembunyikan kepahitannya

11/03/2017

GOD hari ini adalah Gold, Oil & Drug. Dan Indonesia masih sangat sexy untuk tidak dilirik. Agenda kelompok barat adalah memecah Indonesia menjadi beberapa negara, dengan demikian sangat mudah menguasai GOD Indonesia. Cara yang mudah dan murah adalah ADU DOMBA. Sedikit perbedaan pasti akan dibenturkan. Doktrinasi eksklusif dan kebencian terhadap SARA tertentu tetap akan dipelihara, karena itulah bibit adu domba yang bisa digunakan sewaktu2 pada saat yang tepat

ahhh perjuangan masih sangat panjanggg.
2019 akan sangat melelahkan

seperti kata bang DS..seruput kopi pun tak pernah berbohong akan pahitnya

Ini Ahok ... saat menjadi anggota DPR sebelum tahun 2012 :). Dari dulu memang begitu ya ^_^. Sangat menguasai permasalah...
10/03/2017

Ini Ahok ... saat menjadi anggota DPR sebelum tahun 2012 :). Dari dulu memang begitu ya ^_^. Sangat menguasai permasalahan, berani mengajukan solusi, dan ngomongnya penuh percaya diri :).

Tidak hanya cerdas, tapi keberaniannya itu yang belum ada duanya ya (y). Tidak semua pemimpin berani memutuskan dan mengambil resiko dalam banyak keputusan penting. Ahok salah satu diantara yang sedikit itu :).

Di gosip terbaru soal korupsi di e-KTP, walau mayoritas anggota Komisi II tempat Ahok berada, namanya kesebut semua, tapi Ahok masih "bersih". Ahok memang dikenal menentang proyek ini sejak menjadi anggota DPR. Enggak heran sih ;). Selalu klop dengan rekam jejaknya selama ini.

Semoga terpilih kembali dalam Pilkada DKI 2017 ini ya Pak Basuki Tjahaja Poernama (y). Tuntaskan tugas membawa ibukota ke arah yang lebih baik.

We've come so far, don't throw it away. Buat teman-teman pemegang KTP DKI dan punya kesempatan mencoblos, jangan lupa ya ^_^. Daftarkan diri kalian segera, pastikan punya surat-surat lengkap. Jangan lagi ada kasus enggak bisa nyoblos seperti putaran pertama kemarin.

Ayoooo, kita berkontribusi membawa perubahan yang lebih baik untuk DKI Jakarta yang mungkin bisa menular ke daerah lain, ya. Bahwa mereka yang layak terpilih adalah mereka yang sudah membuktikan HASIL NYATA - KINERJA - REKAM JEJAK yang mumpuni. Bukan agamanya, bukan sukunya, bukan bapaknya, bukan keluarganya, bukan uangnya, bukan p**a sebatas kata-kata manisnya ;).

Perjuangkan, teman-teman! Perjuangkan!

Salam 2 jari ^_^

Recopas jihan Dj

https://m.youtube.com/watch?v=8zNW4tdSrfs

Video rekaman pak Ahok di sebuah rapat DPR membuat anggota lain terdiam mendengarkan pernyataan2 Ahok yg tegas dan pedas

“Tidak seorang pun yang terlahir untuk membenci orang lain karena warna kulit, latar belakang, atau agamanya. Orang haru...
10/03/2017

“Tidak seorang pun yang terlahir untuk membenci orang lain karena warna kulit, latar belakang, atau agamanya. Orang harus belajar untuk membenci, dan jika mereka dapat belajar untuk membenci, mereka dapat diajarkan untuk mencintai, karena cinta datang lebih alami ke hati manusia daripada kebalikannya.”

(Nelson Mandela)

dan karena itu nilailah PASLON GUBERNUR dari program kerja nya bukan karena BAPER ala anak - anak alay.

https://seword.com/urusan-hati/kawanku-cina-aku-sunda-istriku-jawa-sobatku-papua-apakah-kita-bisa-protes-kepada-tuhan-stop-rasisme/

“Tidak seorang pun yang terlahir untuk membenci orang lain karena warna kulit, latar belakang, atau agamanya. Orang harus belajar untuk membenci, dan jika mereka dapat belajar untuk membenci, mereka dapat diajarkan untuk mencintai, karena cinta datang lebih alami ke hati manusia daripada kebalikanny

Address

Palembang
30126

Telephone

081367116564

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Relawan Ahok posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share