08/06/2026
Nuryamin Dorong Intervensi Wilayah Rawan Pernikahan Anak
Banggai - Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Tengah, Nuryamin, mendorong Pemerintah Kabupaten Banggai memperkuat upaya pencegahan pernikahan anak serta pelayanan keluarga berencana (KB) sebagai langkah strategis menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas keluarga. Hal itu disampaikan saat bertemu Bupati Banggai Ir. H. Amirudin, S.P., M.M., Kamis (4/6/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Nuryamin menyampaikan sejumlah dukungan yang diperlukan untuk memperkuat Program Bangga Kencana di Kabupaten Banggai, mulai dari sarana pelayanan KB di rumah sakit, percepatan realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK), implementasi Program Jaringan Pengelolaan Pengetahuan Keluarga (PJPK), dukungan tenaga paruh waktu di lapangan, hingga penguatan program Taman Asuh Sayang Anak (TAMASYA) dan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING).
Secara khusus, Nuryamin menyoroti tingginya angka pernikahan anak yang masih terjadi di sejumlah wilayah. Berdasarkan informasi yang diterima saat berkunjung ke rumah sakit, kasus persalinan pada usia sangat muda masih ditemukan.
βPernikahan anak masih tinggi. Saya berkunjung ke rumah sakit dan masih ada kasus kelahiran pada usia 14 hingga 15 tahun. Saya minta data wilayah mana yang kasusnya tinggi supaya kita bisa menempatkan penyuluh KB terbaik untuk melakukan pendampingan dan edukasi yang lebih intensif,β ujarnya.
Selengkapnya kunjungi sulteng.kemendukbangga.go.id
Program Prioritas Kemendukbangga/BKKBN :
-GENTING (Gerakan Orang Tua Cegah Stunting)
-TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak)
-GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia)
-SIDAYA (Lansia Berdaya)
-AI_Super Apps Keluarga (SIAP BAHAGIA)
-Ayah Hadir
pwh .prov