21/03/2022
PANTANGAN PENDERITA GINJAL
1. Penggunaan obat penghilang rasa sakit yang berlebihan
NSAID untuk autoimun
Salah satu pantangan yang perlu dihindari penderita sakit ginjal adalah penggunaan obat penghilang rasa sakit secara berlebihan. Jenis obat penghilang rasa sakit (analgesik) seperti NSAID (obat anti-inflamasi) memang dapat mengurangi rasa nyeri. Namun, obat ini ternyata bisa memperburuk kondisi ginjal Anda.
Konsumsi obat analgesik, seperti ibuprofen, yang berlebihan ternyata dapa menurunkan fungsi ginjal dan mengurangi aliran darah ke ginjal. Apabila diteruskan dalam waktu yang lama, risiko gagal ginjal kronis pun meningkat. Pada umumnya terdapat label peringatan bahwa obat analgesik tanpa resep tidak boleh digunakan lebih dari 10 hari.
2. Konsumsi garam terlalu banyak
Organ ginjal berfungsi mengeluarkan cairan dan limbah berlebih melalui urine agar dapat menyaring darah dengan baik. Pekerjaan tersebut ternyata membutuhkan keseimbangan natrium dan kalium untuk menarik air melintasi dinding dari aliran darah ke saluran pengumpul ginjal.
Apabila penderita penyakit ginjal mengonsumsi garam terlalu banyak, keseimbangan tersebut bisa dirusak dan fungsi ginjal pun akan menurun. Hal ini yang membuat diet tinggi garam menjadi salah satu pantangan yang perlu dihindari oleh orang dengan sakit ginjal.
Selain itu, asupan garam yang berlebihan juga berisiko membentuk batu ginjal dan membuat ginjal bekerja lebih keras. Alih-alih kondisi tubuh semakin membaik, diet tinggi garam hanya memperburuk fungsi ginjal yang mungkin meningkatkan risiko komplikasi.
3. Makan makanan olahan
Para penggemar makanan olahan yang menderita penyakit ginjal mungkin perlu menahan diri. Hal ini dikarenakan konsumsi makanan olahan juga menjadi pantanga bagi para penderita sakit ginjal karena mengandung fosfor dan sodium tinggi.
Ginjal bekerja membantu tubuh mengatur kadar fosfor dalam darah dengan mengeluarkan kadar fosfor yang berlebih. Pada ginjal yang rusak ternyata terjadi fosfor berlebih di dalam darah. Hal ini kemudian bisa membuat tulang melemah dan pembuluh darah kaku karena terjadi penumpukan fosfor.
Berikut ini beberapa jenis makanan yang mengandung fosfor dan sodium yang perlu dihindari penderita sakit ginjal.
- Susu dan produk susu, seperti susu, yogurt, keju, es krim, puding yang mengandung susu.
- Susu kedelai.
- Gandum, seperti roti gandum, sereal, pasta.
- Daging yang sudah diproses, seperti sosis, daging patty.
- Kacang-kacangan.
- Cokelat, termasuk minuman coklat.
- Minuman bersoda.
4. Diet tinggi protein
Protein adalah salah satu nutrisi utama yang membentu makanan dan biasa ditemukan dalam daging, kacang-kacangan, dan susu. Tubuh memang membutuhkan protein untuk membangun otot, sel darah merah, hingga hormon. Namun, bagi para penderita penyakit ginjal perlu mengurangi konsumsi protein agar tidak terlalu banyak.
Pantangan sakit ginjal yang satu ini ternyata dapat membuat kondisi ginjal yang sudah bermasalah ini memburuk. Akibatnya, limbah protein tidak dapat disaring dengan optimal dan memberatkan kerja ginjal.
Hal tersebut yang membuat penderita gangguan ginjal perlu membatasi konsumsi protein atau mengubah makanan sumber protein yang biasa dimakan.
5. Kurang tidur
Tahukah Anda bahwa ternyata kurang tidur dapat menurunkan fungsi ginjal? Faktanya, penelitian yang dipublikasikan di World Journal of Nephrology memperlihatkan bahwa gangguan tidur berdampak pada fungsi ginjal secara keseluruhan.
Pada dasarnya kerja ginjal diatur oleh siklus tidur dan bangun pemiliknya. Hal ini membantu mengendalikan beban kerja ginjal yang terjadi lebih dari 24 jam. Apabila seseorang tidak mendapatkan tidur yang cukup, penurunan fungsi ginjalnya terjadi lebih cepat, terutama pada penderita sakit ginjal.
Semakin lama Anda terjaga, semakin sedikit waktu ginjal untuk beristirahat. Akibatnya, ginjal bekerja terlalu keras dan memperburuk kondisi sebelumnya. Oleh sebab itu, kurang tidur menjadi pantangan bagi para penderita sakit ginjal karena berpengaruh besar terhadap penurunan fungsi ginjal.
6. Merokok
Sudah bukan rahasia umum lagi bahwa rokok berbahaya bagi kesehatan tubuh, termasuk fungsi ginjal. Ada beberapa faktor yang membuat kebiasaan merokok menjadi pantangan ketika mengalami sakit ginjal.
Memengaruhi obat yang digunakan untuk mengatasi hipertensi
Memperlambat aliran darah ke organ penting, terutama ginjal
Tidak ada kata terlambat untuk mengurangi hingga berhenti merokok demi kelangsungan hidup diri sendiri dan orang sekitar Anda.
7. Minum alkohol berlebihan
Pada hari-hari tertentu ginjal yang sehat akan bekerja lebih keras daripada biasanya, tetapi masih dalam batas normal. Namun, tidak bagi peminum alkohol yang menderita sakit ginjal. Orang yang dikategorikan sebagai peminum berat adalah mereka yang minum alkohol lebih dari tujuh hingga 14 kali seminggu.
Apabila kebiasaan tersebut dipertahankan, kondisi ginjal yang sudah bermasalah tentu bisa memburuk. Pasalnya, tubuh yang mengandung kadar alkohol tinggi bisa menyebabkan ginjal kehilangan fungsinya. Ginjal juga tidak hanya harus menyaring darah, melainkan juga menjaga keseimbangan kadar air di tubuh.
Sementara itu, alkohol telah memengaruhi kemampuan fungsi ginjal dan efek pengeringan pada fungsi sel dan organ ginjal. Bahkan, konsumsi alkohol terlalu banyak juga dapat meningkatkan tekanan darah dan berdampak buruk terhadap orang yang juga menggunakan obat-obatan untuk mengendalikan tekanan darah.
8. Tidak terlalu banyak minum
Memenuhi kebutuhan cairan harian memang baik, tetapi bagi orang yang sakit ginjal ternyata terlalu banyak minum bisa menjadi pantangan yang merugikan ginjal mereka. Mengapa demikian?
Ginjal yang sudah rusak tidak mampu lagi menyaring kelebihan cairan yang ada di tubuh. Jika terlalu banyak cairan di dalam tubuh, ternyata dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, pembengkakan, dan gagal jantung. Kelebihan cairan di dalam tubuh juga bisa mengelilingi paru-paru dan membuat Anda sulit bernapas.