Harian Umum REALITA NEWS

Harian Umum REALITA NEWS Menyapa kembali pembaca yang masih setia

Penderitaan Rio Faris Ditengah Meganya Proyek PLTG PANGKALPINANG,MBO- Derita yang ditanggung oleh Rio Faris bocah beruju...
18/03/2017

Penderitaan Rio Faris Ditengah Meganya Proyek PLTG

PANGKALPINANG,MBO- Derita yang ditanggung oleh Rio Faris bocah berujur 3 thn 3 bulan . Sejak berudia 2 bulan sudah ditinggal ibunya menghadap Sang Khalik sang bapak sudah menikah lagi, diusia 5 bulan sudah menderita hydrocephalus .
Salmah sang Nenek kepada MBO disela2 peresmian PLTG MPP Air Anyir, Szbtu (18/03/2017) mengatakan sudah berobat di beberapa rumah sakit RSBT , RSUP Provinsi namun penyakut Rio belum kunjung sembuh.
Menurutnya belum ada bantuan dari Pemprov Babel untuk prngobatan cucunya.
Warga Air Anyir tersebut berharap adanya bantuan darinPemprov Babel untuk mengobati cucunya Nek Salmah atau atau nek Sol hidup dalam kondisi memprihatinkan.(laksamana m yusuf)

14/03/2017

Dari tiada menjadi ada dan kembali menjadi tiada

05/03/2017

"Hendaknya membelanjakan tiap orang kaya menurut kekayaannya, ialah mereka yang telah sampai kepada Alloh. Dan orang yang terbatas rezekinya, yaitu orang sedang berjalan menuju kepada Alloh."

25/02/2017

Peranan Keluarga dalam Pendidikan Anak
Penulis : Laksamana Muhammad Yusuf

Dalam hal mendidik putra-putrinya orangtua harus mengutamakan pendidikan akhlak/budi pekerti, karena akhlak merupakan barometer kepribadian seseorang. Sejak usia yang sangat dini, sebelum seorang anak masuk sekolah Dasar (SD) , SLTP, SLTA dan Perguruan Tinggi , harus diajarkan tentang sopan-santun, yang merupakan bagian dari akhlak.
Sebagai contoh misalnya, jika menunjukkan sesuatu kepada orang yang lebih tua, harus menggunakan ibu jari, tidak boleh menggunakan telunjuk. Jika melewati orangtua yang sedang duduk harus merundukkan badan, jika dipanggil harus menyahut dengan kata-kata yang baik, atau jika diberi sesuatu harus mengucapkan terima kasih.
Budaya barat yang masuk tidak semuanya bisa diterapkan dalam kehidupan sehari hari karena tidak semua budaya barat berdampak baik bagi generasi muda.
Sering kita jumpai seorang anak yang sering memaki orang tua dengan mengeluarkan kata-kata yang tidak senonoh, sering kita baca di media massa yang memberitakan seorang anak yang tega menganiaya bahkan membunuh orangtua hanya hal sepele.
Semua itu terjadi karena terkikisnya nilai-nilai akhlak seseorang akibat pengaruh budaya barat yang kurang baik. Mereka beranggapan kalau mereka tidak mengikuti gaya dan kebiasaan barat mereka akan dianggap ketinggal jaman ,kuno atau katro.
Padahal kuno atau tidak kuno itu dalam hal apa? Sebagai contoh, dulu, pergi ke sekolah berjalan kaki atau naik sepeda. Dalam hal ini tentunya kita harus mengikuti perkembangan jaman, sekarang sudah bukan jamannya lagi pergi ke sekolah jalan kaki, paling tidak naik angkot, bis, atau motor bahkan ada yang mengendarai mobil pribadi.
Budaya barat yang dapat merusak nila-nilai akhlak seperti berpakaian mini yang mengumbar aurat hendaknya jangan ditiru.
Pembenahan akhlak harus dimulai dari rumah, siapakah yang berperan utama dalam hal ini? Pastinya, orangtua dan keluarga!. Mari kita bersama-sama mencari cara atau solusi untuk mengatasi permasalahan yang sedang dihadapi oleh bangsa ini, khususnya dalam hal pendidikan anak.
Banyak orangtua yang kurang berhasil dalam mendidik anak-anaknya, khususnya dalam pendidikan akhlak/budipekerti, dikarenakan tidak ada persiapan. Sebelum melangkah ke jenjang perkawinan, para calon orangtua sebaiknya mempersiapkan diri untuk menjadi orangtua yang bisa mendidik anak-anaknya dengan baik, dan bisa mengatasi berbagai masalah anak yang akan dihadapinya kelak ketika sudah menjadi bapak dan ibu. Kesiapan seperti ini tentunya tidak serta merta ada atau datang dengan sendirinya, tetapi harus berkonsultasi dan belajar dari para ahli di bidang pendidikan dan psychology anak.
Pembentukan akhlak anak juga harus dilakukan sejak dini, ibarat kertas putih bersih yang akan diberi gambar atau warna tertentu. Dalam hal ini orangtua-lah yang akan dan harus lebih dahulu membuat gambar dan warna-warna tersebut. Setelah mereka mulai keluar rumah, misalnya sudah mulai sekolah, lingkungan luar rumah akan ikut menggambar dan mewarnainya. Di sinilah para orangtua harus waspada agar tugas menggambar dan mewarnainya tidak diambil alih oleh lingkungan luar rumah khususnya teman-temannya. Apalagi jika sudah menginjak usia remaja, berarti mereka memasuki usia yang sangat rawan. Di usia ini teman-teman mereka akan bertambah banyak, mereka akan mendapat pengaruh dari teman-temannya, pengaruh yang baik maupun yang buruk, maka orangtua harus mengamati dan menyeleksi siapa-siapa yang menjadi teman mereka.
Jika ingin memiliki anak-anak yang santun, tentunya harus dari orangtuanya terlebih dahulu, yang merupakan contoh teladan yang akan ditiru dan diikuti oleh anak-anaknya. Biasanya jika orangtua sudah memberikan contoh, kemungkinan anak-anak akan meniru dan meneladani orangtuanya, sehingga orangtua pun tidak perlu terlalu banyak bicara, karena banyak bicara mungkin hanya akan membosankan mereka.
Jika mereka sudah dewasa, mulailah diajarkan bagaimana menghargai kepentingan dan pendapat orang lain, toleransi, empaty/peduli terhadap sesama, atau berkorban untuk kepentingan orang lain. Begitu juga dengan budaya tertib dan teratur harus dijadikan kebiasaan di rumah, di sekolah termasuk di jalan raya, karena ini merupakan cermin baik buruknya akhlak/budi pekerti seseorang, bahkan ketertiban berlalu-lintas merupakan ciri sebuah Negara maju.
Keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak terutama pendidikan akhlak adalah salah satu kunci keberhasilan anak di sekolah. Pentingnya peranan keluarga dalam pendidikan anak, khususnya orangtua dapat dilihat dari beberapa poin. Pertama, Orang tua telah dikenal anak sebagai guru mereka yang pertama dan sebagai panutan.
Pada saat melihat anak mereka memiliki nilai yang kurang bagus atau yang gagal, sebagian besar orang tua tampak melakukan perbandingan antara anak mereka dan teman sekelas lain yang memiliki angka tertinggi. Pembandingan seperti ini, menciptakan keputusasaan pada anak. Daripada melakukan perbandingan, memarahi anak untuk bersaing, orang tua seharus tetap bersabar untuk mendengar dan memahami anak, membujuk anak untuk belajar dan bergaul dengan teman sebaya. Orangtua harus mencoba untuk mengetahui kemampuan anak dan membantu anak mengasah itu.
Apabila mereka memiliki cita-cita, seperti ingin menjadi dokter, ingin menjadi guru, atau ingin menjadi pilot misalnya, berilah mereka semangat dan keyakinan bahwa mereka bisa, dengan kalimat-kalimat yang positif, misalnya : “Kamu bisa jadi dokter atau pilot asalkan kamu rajin dan giat belajar”. “Kamu kan anak pintar, pasti kamu bisa”. Kalimat-kalimat positif seperti ini harus sering-sering diucapkan oleh orangtua agar supaya tertanam dalam diri mereka, sehingga keyakinan untuk bisa mencapai cita-citanya bertambah besar.
Kemudian, berikan pengertian kepada mereka tentang arti sukses. Banyak orang berpendapat atau mengartikan “sukses” itu, memiliki jabatan atau kedudukan yang tinggi, berkecukupan secara materi memiliki harta yang melimpah, sehingga banyak orangtua yang menginginkan anak-anaknya, ketika sudah dewasa nanti memiliki posisi atau profesi yang menghasilkan banyak uang.
Padahal justeru orang tua harus menjelaskan kepada mereka, bahwa arti sukses yang sebenarnya adalah “berhasil mencapai cita-cita, menjadi yang terbaik di bidangnya dan memiliki budi pekerti yang luhur”.

Sedikit kemauan dan dukungan dapat mengubah cara hidup semua anak. Oleh karena itu, penekanan diberikan pada penyediaan dukungan terbaik terhadap anak-anak. Banyak orangtua tidak menyadari peran mereka dalam fase perkembangan anak.

Berikut ini adalah berbagai peranan keluarga dalam pendidikan anak, khususnya orang tua untuk perkembangan anak-anak mereka:
1. Menjadi Teman curhat
Sebagai seorang teman, orang tua harus mencoba untuk mengeksplorasi pikiran anak-anak mereka. Mereka harus membuat anak-anak mereka merasa nyaman sehingga mereka dapat berkomunikasi dengan sukses tanpa hambatan. Orang tua sebagai teman dengan mudah dapat menjelajahi proses berpikir, cara berpikir dan perasaan internal anak-anak mereka. Mereka ingin orang tua mereka untuk memuji mereka dan membantu mereka dalam segala hal yang mereka lakukan.

2. Menjadi Guru:
Orangtua adalah yang pertama mengajarkan untuk setiap anak. Pepatah mengatakan belajar dimulai dari rumah saja, dan itu adalah tugas orang tua mereka untuk mengajari mereka nilai-nilai yang baik yang dapat membuat merekan menjadi orang yang lebih baik di di masyarakat.

Selain berfungsi sebagai teman dan guru orang tua juga harus menjadi pendorong semangat disaat mereka sedang berputus asa sehingga mereka dapat mengatasi masalah yang sedang mereka hadapi. Mereka ingin orang tua mereka untuk memuji mereka dan membantu mereka dalam segala hal yang mereka lakukan.

Jadi sebenarnya peranan keluarga dalam pendidikan anak, khususnya orang tua sangatlah penting karena Anak-anak belajar lebih banyak dari lingkungan rumah daripada ditempat lainnya. Jadikan rumah sebagai tempat yang nyaman bagi mereka.

Berusahalah untuk tidak melakukan kekerasan kepada anak, baik kekerasan secara fisik maupun ungkapan-ungkapan, semisal bentakan atau teriakan-teriakan, karena perlakuan seperti itu hanya akan menambah kenakalan mereka dan akan semakin membangkang bahkan dendam. Lebih berbahaya lagi jika mereka melampiaskan rasa dendamnya kepada anak-anaknya kelak, sehingga budaya kekerasan akan berlanjut turun-temurun, janganlah hal seperti ini sampai terjadi. Anak-anak yang menjadi korban kekerasan orangtua, biasanya mereka kelihatan penurut di rumah, tetapi mereka akan melampiaskan semua kekesalan dan ketidak-puasannya di luar rumah.
Berusahalah mendidik anak dengan lembut penuh kasih sayang, sabar, dan penuh pengertian. Biasanya anak-anak yang diperlakukan seperti itu, akan memiliki sifat yang lembut p**a. Sebaliknya perlakuan yang kasar terhadap anak-anak akan membentuk watak yang kasar p**a. Tidak mudah memang, untuk bisa mendidik anak dengan baik, tidak semudah mengucapkannya, tidak semudah membalikkan telapak tangan, namun demikian orangtua tetap harus berusaha sebisa mungkin.(*)

19/02/2017

Menyapa kembali pembaca yang masih setia

Prosesi Wisuda STKIP MBB Angkatan PertamaPANGKALPINANG,RN- Moment wisuda bagi seseorang merupakan moment berharga yang t...
18/02/2017

Prosesi Wisuda STKIP MBB Angkatan Pertama
PANGKALPINANG,RN- Moment wisuda bagi seseorang merupakan moment berharga yang tidak akan terlupakan seumur hidup. Prosesi wisuda merupakan wujud perjuangan keras kita selama mengenyam pendidikan di bangku kuliah.
Demikian juga yang dirasakan oleh wisudawan / wisudawati Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Muhammadiyah Bangka Belitung (STKIP MBB) pada saat mereka diwisuda di kampus STKIP MBB, Sabtu (11/02/2017) beberapa waktu yang lalu.
Dengan rasa haru bercampur bahagia terpancar dari mereka karena mereka telah berhasil menyelesaikan pendidikan mereka dengan perjuangan yang keras , mereka merupakan angkatan pertama dari STKIP MBB Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar(PGSD) dan Program Studi Pendidikan Jasmani dan Rekreasi (PJKR).
Prosesi wisuda dihadiri Kepala Kopertis Wilayah II, Prof. Slamet Widodo, Ketua Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian dan Pengembangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof.H.Lincolin Arsyad, Kepala Dinas Pendidikan Babel, M. Soleh, Ketua STKIP MBB, Dr.H. Asyraf Suryadin, M.Pd, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM), Drs. H. Kamarudin, AK, MH dan tokoh pendidik Babel, Prof.Dr. Bustami Rahman, M.Sc.
Pada sambutannya dihadapan wisudawan / wisudawati , civitas akademik STKIP MBB, dan undangan Asyraf Suryadin menyatakan rasa bersyukur STKIP bisa mengentaskan 35 mahasiswa menyandang gelar sarjana.
Dia berharap mahasiswa yang kini telah menjadi alumni tetap tidak berhenti melanjutkan pendidikannya hingga ke jenjang yang lebih tinggi yakni dengan mengambil program pasca sarjana.
STKIP MBB akan terus berbenah diri ditengah perkembangan jaman yang semakin banyak tantangan dan persaingan agar para mahasiswa/ mahasiswi yang telah lulus dapat bersaing dengan perguruan tinggi lainnya.
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Provinsi Kep**auan Bangka Belitung, Kamarudin, AK merasa bangga atas perjuangan yang telah dilakukan oleh STKIP MBB dari mulai berdiri 5 tahun yang lalu hingga sekarang.
Menurut Kamarudin kendati ditengah berbagai keterbatasan fasilitas STKIP MBB berhasil mewisuda 35 orang mahasiswa dari program studi PGSD dan PJKR.Kamarudin berharap dengan perjuangan yang keras STKIP MBB dapat meningkatkan statusnya menjadi Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung (UMBB).
Peranan seorang guru bukan hanya mengajarkan ilmu namun juga mempunya pernan menanamkan nilai nilai keagamaan agar melahirkan anak didik yang kuat dalam akidah syariat agamanya. ( Laksamana Muhammad Yusuf)

PANGKALPINANG,RN-Direktur Jendral Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung  Republik Indonesia (Dirjen BPU MA RI )Herry Swant...
16/02/2017

PANGKALPINANG,RN-Direktur Jendral Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung Republik Indonesia (Dirjen BPU MA RI )Herry Swantoro.,S.H.,M.H kepada wartawan di Pengadilan Negeri Pangkalpinang, Kamis(16/02/2017) mengakui masih adanya oknum hakim yang melakukan tindakan Korupsi Kolusi dan Nepotisme (KKN) di beberapa Pengadilan Negeri , Pengadilan Tinggi maupun Mahkamah Agung.

Direktur Jendral Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung Republik Indonesia, Herry Swantoro SH,MH (Baju Batik)
“Iya masih ada Oknum Hakim yang melakukan KKN, tapi kita akan terus berbenah dalam menciptakan peradilan yang bebas KKN, bagi masyarakat yang mengetahu adanya oknum hakim melakukan KKN dapat melapor kepada Mahkamah Agung atau kepada Ketua Pengadilan Tinggi” Ujarnya.
Lebih lanjut Herry Swatoro mengatakan bahwas salah satu faktor penilaian dalam peningkatan status pengadilan salah adalah pengadilan tersebut memiliki Zona Integritas yang bebas dari KKN (Korupsi,Kolusi, dan Nepotisme) oleh karena itu hakim di PN Pangkalpinang harus bebas dari KKN.
Kunjungan Dirjen BPU MA ke Pengadilan Negeri Pangkalpinang dalam rangka penilaian PN Pangkalpinang agar dapat ditingkatkan kelasnya dari 1B menjadi 1A.
Selain mengadakan penilaian terhadap PN Pangkalpinang Herry Swantoro juga mengadakan pembinaan di Pengadilan Tinggi (PT) Babel, PN Pangkalpinang, PN Sungailiat dan PN Tanjungpandan.
Menurut Herru Swantoro PN Pangkalpinang sudah mengalami peningkatan sehingga dapat memberikan rasa nyaman kepada mereka yang mencari keadilan di PN Pangkalpinang.(mbo/lmy)

PANGKALPINANG,RN- Gubernur Provinsi Kep**auan Bangka Belitung, Rustam Effendi meresmikan Masjid Al-Kamal , Selasa(14/02/...
14/02/2017

PANGKALPINANG,RN- Gubernur Provinsi Kep**auan Bangka Belitung, Rustam Effendi meresmikan Masjid Al-Kamal , Selasa(14/02/2017).

Rustam berharap dengan diresmikannya Masjid Al-Kamal ini, selain menambah kualitas keimanan dan ketakwaan para jamaah, juga dapat dijadikan sarana dan prasarana bertukar pikiran untuk membangun Babel, agar lebih baik lagi.

Rustam juga ingin agar para jemaah yang melaksanakan sholat di Masjid dengan luas 390 meter persegi itu, dapat memakmurkan dan menjaga sarana serta prasarana yang ada di dalamnya.Masjid Al-Kamal merupakan masjid yang sangat di idam-idamkan oleh para pegawai di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel.

“Kita harapkan sebagaimana pada jaman rasulullah, masjid bukan hanya tempat ibadah semata, tapi sebagai sarana dan parasarana untuk membangun pemikiran – pemkiran yang cerdas dalam proses pembangunan di Babel. Untuk itu, kita makmurkan masjid ini. Percuma indah dan bagus masjid jika tidak diisi dengan pelaksanaan ibadah sholat berjemaah,” ujar Gubernur.(mbo/lmy)

PANGKALPINANG,RN-Gubernut Provinsi Kep**auan Bangka Belitung, Rustam Effendi kepada Wartawan, Senin(13/02/2017)  mengata...
13/02/2017

PANGKALPINANG,RN-Gubernut Provinsi Kep**auan Bangka Belitung, Rustam Effendi kepada Wartawan, Senin(13/02/2017) mengatakan Presiden Joko Widodo Rabu(14/02/2017) akan berkunjung ke Provinsi Babel.

Lebih lanjut Rustam Effendi mengatakan kedatangan Jokowi untuk meresmikan proyek besar yang sudah rampung pekerjaannya, antara lain Jembatan Emas, Bandara Internasional H.A.S. Hanandjoedin, Pintu Air PICE Belitung , Logistik Berikat dan Terminal Bandara Depati Amir,.

Rustam belum dapat memastikan hal tersebut. karena agenda Jokowi sering berubah-ubah walau sudah diagendakan. Waktu kunjungan Presiden Jokowi beberapa waktu yang lalu dilakukan secara mendadak setelah Jokowi melakukan perjalanan dinas ke Bandung padahal menurut Rustam tidak ada jadwal Jokowi akan berkunjung ke Provinsi Babel.(mbo/lmy)

PANGKALPINANG,RN – Gubernur Provinsi  Kep**auan Bangka Belitung ,H Rustam Effendi kepada wartawan , Senin(13/02/2017) me...
13/02/2017

PANGKALPINANG,RN – Gubernur Provinsi Kep**auan Bangka Belitung ,H Rustam Effendi kepada wartawan , Senin(13/02/2017) mengatakan Provinsi Babel sangat mendukung program Upaya Khusus Sapi Indukan Wajib Bunting (Upsus Siwab) yang dicanangkan oleh Menteri Pertanian.

Pemerintah Provinsi Babel akan melaksanakan program Upsus Siwab , tahun 2017 Pemprov Babel menargetkan penambahan kelahiran sapi sebanyak 1.182 ekor sapi.

“Sapi indukan wajib bunting ditargetkan tahun 2017 ada penambahan kelahiran sapi sebanyak 1.182 ekor sapi. Artinya, total pop**asi sapi di Babel tahun 2017 berjumlah 13.000 ekor sapi,” kata Gubernur dalam Jumpa Pers dengan sejumlah awak media lokal maupun nasional di Rumah Makan Pagi Sore Kawasan Bandara Depati Amir.

Selain itu, Gubernur juga menjelaskan, Pemprov Babel juga berupaya melakukan program UPSUS untuk tanam jagung di enam Kabupaten di Babel dengan luas lahan sekitar 8.000 hektar.

“UPSUS Jagung 2017 dana APBN dengan lahan seluas 8.000 Hektar di enam kabupaten” kata Gubernur.(mbo/lmy)

Pertumbuhan Ekonomi di Babel Semakin MeningkatPANGKALPINANG,RN- Gubernur Provinsi Kep**auan Bangka Belitung, Rustam Effe...
13/02/2017

Pertumbuhan Ekonomi di Babel Semakin Meningkat
PANGKALPINANG,RN- Gubernur Provinsi Kep**auan Bangka Belitung, Rustam Effendi kepada wartawan, Senin (13/02/2017) mengatakan pertumbuhan ekonomi Babel dari tahun ke tahun mengalami kenaikan yang sangat baik. Misalnya saja di tahun 2015, angka pertumbuhan tahunan di Babel mencapai 4,0 persen dan di tahun 2016 sebesar 4,11 persen.
“Pertumbuhan ekonomi triwulan ke III tahun 2016 sebesar 3,8 persen dan triwulan IV tahun 2016 sebesar 4,98 persen naik sangat signifikan,” ujarnya.
Selain itu, Gubernur Rustam Efendi juga menyampaikan beberapa capaian kerja pada bidang APK dan APM pendidikan menengah.
APK Pendidikan Menengah menurutnya pada tahun 2012 sebesar 76,06 persen, tahun 2013 sebesar 76,76 persen, tahun 2014 sebesar 74,73 persen dan 2015 sebesar 69,46 persen dan tahun 2016 itu sebesar 79,06 persen.
APM Pendidikan Menengah tahun 2012 sebesar 47, 57 persen, tahun 2013 sebesar 50, 81 persen, tahun 2014 52,66 persen, tahun 2015 35, 56 persen dan di tahun 2016 sebesar 56,61 persen.
Rustam menambahkan Pemprov Babel melalui Dinas Pendidikan telah berupaya membebaskan biaya beban sekolah, untuk tingkat SMA sebesar 1,8 juta dan 2 juta untuk SMK/ per murid.
“Kami sangat serius, sehingga kami membebaskan biaya beban sekolah itu setiap anak sekolah tingkat SMA sebesar Rp1,8 juta, sebesar Rp2 juta untuk SMK /per murid. Kita harapkan dengan bantuan ini, tidak ada lagi anak putus sekolah. (lmy)

06/12/2011

Address

Pangkalpinang

Telephone

082372838383

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Harian Umum REALITA NEWS posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Harian Umum REALITA NEWS:

Share