Kabupaten Pangandaran

Kabupaten Pangandaran Kabupaten Pangandaran
Koordinat:
Provinsi Jawa Barat
Dasar hukum UU No.21 tahun 2012
Ibu kota Parigi Ibukotanya adalah Parigi.

Kabupaten Pangandaran, adalah sebuah Kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Kabupaten ini berbatasan dengan Kabupaten Ciamis dan Kota Banjar di utara, Kabupaten Cilacap di timur, Samudera Hindia di selatan, serta Kabupaten Tasikmalaya di barat. Kabupaten Pangandaran merupakan pemekaran dari Kabupaten Ciamis. Kabupaten ini resmi dimekarkan pada 25 Oktober 2012. Kabupaten ini terdiri dari 10 k

ecamatan, yaitu :

Cigugur
Cijulang
Cimerak
Kalipucang
Langkaplancar
Mangunjaya
Padaherang
Pangandaran
Parigi
Sidamulih
Geografi[sunting]
Wilayah Kabupaten Pangandaran dibatasi oleh:
Utara : Kabupaten Ciamis
Barat : Kabupaten Tasikmalaya
Selatan : Samudera Hindia
Timur : Kabupaten Cilacap (Jawa Tengah
Sejarah[sunting]
Pada awalnya desa Pananjung Pangandaran ini dibuka dan ditempati oleh para nelayan dari Suku Sunda. Penyebab pendatang lebih memilih daerah Pangandaran untuk menjadi tempat tinggal karena gelombang laut yang kecil yang membuat mudah untuk mencari ikan. Karena di Pantai Pangandaran inilah terdapat sebuah daratan yang menjorok ke laut yang sekarang menjadi c***r alam atau hutan lindung, tanjung inilah yang menghambat atau menghalangi gelombang besar untuk sampai ke pantai. Di sinilah para nelayan menjadikan tempat tersebut untuk menyimpan perahu yang dalam Bahasa Sunda nya disebut andar setelah beberapa lama banyak berdatangan ke tempat ini dan menetap sehingga menjadi sebuah perkampungan yang disebut Pangandaran. Pangandaran berasal dari dua buah kata “Pangan” dan “Daran” . yang artinya pangan adalah “Makanan” dan daran adalah “Pendatang”. Jadi Pangandaran artinya “Sumber Makanan Para Pendatang”. Lalu para sesepuh terdahulu memberi nama desa Pananjung, karena menurut para sesepuh terdahulu di samping daerah itu terdapat tanjung di daerah ini pun banyak sekali terdapat keramat-keramat di beberapa tempat. Pananjung artinya dalam bahasa sunda “Pangnanjung-Nanjungna” ( Paling Subur atau Paling Makmur ) Pada mulanya Pananjung merupakan salah satu pusat kerajaan, sejaman dengan kerajaan Galuh Pangauban yang berpusat di Putrapinggan sekitar abad XIV M. setelah munculnya kerajaan Pajajaran di Pakuan, Bogor. Nama rajanya adalah Prabu Anggalarang yang salah satu versi mengatakan bahwa beliau masih keturunan Prabu Haur Kuning, raja pertama kerajaan Galuh Pagauban, namun sayangnya kerajaan Pananjung ini hancur diserang oleh para Bajo (Bajak Laut) karena pihak kerajaan tidak bersedia menjual hasil bumi kepada mereka, karena pada saat itu situasi rakyat sedang dalam keadaan paceklik (gagal panen). Pada tahun 1922 pada jaman penjajahan Belanda oleh Y. Everen (Presiden Priangan) Pananjung dijadikan taman baru, pada saat melepaskan seekor banteng jantan, tiga ekor sapi betina dan beberapa ekor rusa. Karena memiliki keanekaragaman satwa dan jenis – jenis tanaman langka, agar kelangsungan habitatnya dapat terjaga maka pada tahun 1934 Pananjung dijadikan suaka alam dan marga satwa dengan luas 530 Ha. Pada tahun 1961 setelah ditemukannya Bunga Raflesia padma status berubah menjadi c***r alam. Dengan meningkatnya hubungan masyarakat akan tempat rekreasi maka pada tahun 1978 sebagian kawasan tersebut seluas 37, 70 Ha dijadikan Taman Wisata. Pada tahun 1990 dikukuhkan p**a kawasan perairan di sekitarnya sebagai c***r alam laut (470,0 Ha) sehingga luas kawasan pelestarian alam seluruhnya menjadi 1000,0 Ha. Perkembangan selanjutnya, berdasarkan SK Menteri Kehutanan No. 104/KPTS-II/1993 pengusahaan wisata Taman Wisata Akam Pananjung, Pangandaran diserahkan dari Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Pelestarian Alam kepada Perum Perhutani dalam pengawasan Perum Perhutani Unit III Jawa Barat, Kesatuan Pemangkuan Hutan Ciamis, bagian Kemangkuan Hutan Pangandaran. Pariwisata[sunting]
• Pantai Pangandaran
• Pantai Karapyak
• Pantai Karangnini
• Pantai Lembah Putri
• Pantai Batuhiu
• Pantai Batukaras
• Pantai Madasari
• Pemandian Alam Citumang(Green Valley)
• Cukang Taneuh(Green Canyon)
• Muara Karang Tirta

Pembagian administratif
- Kecamatan 10
- Desa 92

13/08/2016

Masyarakat kabupaten pangandaran menolak keberadaan ormas/lsm gmbi yg tak lebih dari organisasi preman berbadan hukum untuk itu wajib di lawan selalu mengatasnamakan rakyat tiap gerakannya ternyata hanya kump**an preman yg minta jatprem minta uang proyek bukan lsm bergerak di bidang kemanusiaan atau di bidang kemasyarakatan di peralat sebagai debt kolektor tukang tagih tak jarang mereka minta jatprem ke toko2 yg besar ketika mau lebaran lawan gmbi.

Hati-Hati! Puluhan Kilometer Jalan Pangandaran RusakJika akan menuju Kabupaten Pangandaran, anda harus waspada, khususny...
01/03/2016

Hati-Hati! Puluhan Kilometer Jalan Pangandaran Rusak

Jika akan menuju Kabupaten Pangandaran, anda harus waspada, khususnya bagi pengendara roda dua maupun roda empat. Pasalnya, akses jalan menuju kabupaten paling muda di Jawa Barat ini rusak berat.
Interior Kamar Anak

Sepanjang 20 kilometer jalan raya Pangandaran tersebut berlubang. Lubang jalan terhampar mulai dari Desa Tunggilis hingga Desa Putra Pinggan Kecamatan Kalipucang.

Kerusakan paling parah terjadi di wilayah Putra Pinggan dekat Tempat Wisata Gunung Putri. Di sana terdapat banyak lubang apalagi saat hujan turun, lubang di sepanjang jalan tidak terlihat karena tergenang air.
foto: yayan/wpfoto: yayan/wp

Ujang (42), warga Putra Pinggan mengatakan, sepanjang jalan di desanya rusak parah. Kondisi tersebut lebih parah jika hujan, lubang-lubang di jalan nasional tersebut tertutup air karena pembuangan air sangat kecil jadi tidak berfungsi maksimal.

Kardi (35) warga Desa Cibuluh, Kecamatan Kalipucang juga menambahkan, kondisi jalan yang rusak dan berlubang sering sekali menimbulkan kecelakaan. Apalagi jika hujan, pengendara motor kerap terjatuh karena menginjak lubang jalan yang tetutup air.

25/02/2016

Selamat pagi warga Kabupaten Pangandaran dari mana saja ini absen dulu?

Quick Count Pilkada Pangandaran Jeje-Adang MenangPANGANDARAN- Untuk sementara pasangan Jeje Wiradinata- Adang Hadari mem...
10/12/2015

Quick Count Pilkada Pangandaran Jeje-Adang Menang

PANGANDARAN- Untuk sementara pasangan Jeje Wiradinata- Adang Hadari memimpin perolehan suara dalam Pilkada Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Menurut data real count PDIP Pangandaran pukul 14.00 pasangan Jihad sudah mengantongi prosentase 59,36%. Ini sebanding dengan jumlah suara sebanyak 88.462.

Urutan kedua perolehan suara sebanyak 45.443 suara atau 30,49% diraih oleh pasangan nomor urut satu, H. Ino Darsono – dr. Erwin M. Thamrin (HIDMAT). Sementara urutan terakhir ditempati oleh pasangan nomor urut 2, Azizah Talita Dewi – Sulaksana (AKHLAK) dengan raihan suara sementara 15.123 suara atau sekitar 10,15%.

Melihat hasil tersebut semua kader PDIP bahagia. Namun KPU Ciamis sampai saat ini belum merilis perolehan suara. Tim dari Pasangan Hidmat bahkan mengklaim di beberapa kecamatan menang. Di dua TPS yang sudah direkap lengkap, pasangan nomor urut satu ini mengantongi total suara sebanyak 356 suara.

28/07/2015

(Pilkada Pangandaran) Ini Alasan H. Ino Pilih dr. Erwin sebagai Wakilnya

Ketua DPD PAN Pangandaran yang juga Calon Bupati Pangandaran, H. Ino Darsono, memberikan alasan kenapa dia memilih dr. Erwin M. Thamrin sebagai wakilnya. Menurut Ino, dr. Erwin merupakan politisi muda potensial yang memiliki latarbelakang pendidikan mumpuni dan rekam jejak yang cukup baik.

Terlebih, lanjut Ino, nama dr. Erwin pun sudah dikenal di masyarakat Pangandaran. Apalagi, bapaknya H. E. Kusnadi, SH, seorang politisi senior yang dedikasi dan integritasnya sudah diakui masyarakat Pangandaran.

“Pak Kusnadi ini orang yang sangat peduli dalam membangun Pangandaran. Begitupun anaknya dr Erwin yang ikut meneruskan perjuangan bapaknya dalam membangun Pangandaran. Nah, alasan itulah yang membuat saya menjatuhkan pilihan kepada dr. Erwin,” ujarnya, kepada HR Online, Senin (27/07/2015).

Menurut Ino, setelah seluruh persyaratan pencalonan sudah lengkap, rencananya dirinya bersama dr. Erwin akan melakukan pendaftaran calon ke KPUD Pangandaran pada Selasa (28/07/2015) sekitar pukul 15.30 WIB. “ Kami besok akan berangkat dari kantor DPD PAN Pangandaran menuju kantor KPUD,” terangnya

28/07/2015

Naik Becak, Azizah-Cucu Daftar Pilkada Pangandaran

Pasangan Azizah Talita Dewi-Cucu Sulaksana yang diusung limapartai politik (parpol) yakni PKB, Nasdem, Hanura, Gerindra dan Demokrat untuk ikut bertarung di Pilkada Pangandaran Desember mendatang, mendatangi kantor KPUD Kabupaten Pangandaran untuk mendaftarkan diri sebagai pasangan cabup dan cawabup.
Dengan diiringi pendukungnya dan para pimpinan parpol koalisi, Azizah-Cucu mendatangi kantor KPUD Kabupaten Pangandaran dengan menggunakan becak sekitar pukul 14.00 WIB.
Ketua DPC PKB Kabupaten Pangandaran, Jalaludin yang juga Ketua Tim Pemenangan pasangan ini menyebut, koalisi lima parpol ini tidak diprediksi sebelumnya. Seiring proses politik di Pilkada Pangandaran yang berlangsung dinamis, akhirnya kesepakatan politik ini terbangun dengan waktu yang cukup singkat.
“Politik memang sangat dinamis. Apalagi di saat detik-detik terahir di masa pendaftaran calon,” ungkapnya.
Sebelumnya, Azizah Talita Dewi berpasangan dengan dr. Erwin M. Thamrin (Azimat) guna mendaftar dari jalur perseorangan. Sayangnya pendaftaran pasangan ini dinyatakan gugur oleh KPUD dan tidak dapat melanjutkan tahapan selanjutnya.

28/07/2015

Ini Dia Salah Satu Pesaing Jeje di Pangandaran

Setelah lama bermain teka-teki tentang siapa calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran yang akan diusungnya, akhirnya teka-teki itu terjawab. Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Pangandaran mengumumkan siapa pasangan calon yang diusungnya.
Melalui SK DPP PAN nomor: PAN/A/kpts/KU-SJ/247/VII/2015 tentang Persetujuan Pasangan Cabup dan Cawabup Pangandaran, partai matahari biru tersebut telah memutuskan mengusung H. Ino Darsono dan Erwin Mochamad Thamrin untuk maju di pilkada mendatang.
Artinya, H. Ino Darsono dan Erwin Mochamad Thamrin dipastikan akan maju memperebutkan kursi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Pangandaran dalam Pilkada Desember mendatang. Pasangan Ino dan Erwin akan bersaing dengan Pasangan Jeje Wiradianta dan Adang Hadari yang digadang-gadangkan merupakan calon kuat di Pilkada Pangandaran.
Surat tersebut telah diterima DPD PAN Kabupaten Pangandaran. SK DPP itu ditandatangani oleh Zulkifli Hasan sebagai Ketua DPP PAN dan Sekjennya, Eddy Soeparno.
“Surat tersebut benar-benar resmi dan sudah keputusan akhir, dan rencananya besok kami akan mendaftar ke KPU,” terang Adang Sudirman, Sekjen DPD PAN Kabupaten Pangandaran yang dihubungi Warta Priangan melalui sambungan telpon, Senin (27/07).

28/07/2015

Polres Ciamis Siap Amankan Pilkada Perdana Pangandaran

Kabupaten Pangandaran daerah otonom baru (DOB) sebentar lagi akan menggelar pemilihan kepala daerah (Pilkada) perdana.
Namun, Kabupaten Pangandaran masih masuk ke dalam wilayah hukum Polres Ciamis. Persiapan pengamanan jelang Pilkada pun sudah mulai dipersiapkan Polres Ciamis.

Kapolres Ciamis, AKBP Hari Santoso mengatakan, kepolisian Ciamis sudah melakukan persiapan dari beberapa bulan yang lalu. Ia mengaku, kepolisian Polres Ciamis dan jajarannya telah terbiasa dan berpengalaman dalam mengamankan Pilkada.

Menurutnya personel kepolisian yang dipersiapakan sudah cukup pengalaman sejak mengamankan Pilkada Gubernur, Ciamis dan Pilpres. "Pada tahap berikutnya akan masuk pada latihan praoperasi pengamanan Pilkada Pangandaran," kata AKBP Hari , Ahad (26/7).

AKBP Hari menjelaskan, tahapan selanjutnya setelah latihan praoperasi akan dilakukan penggelaran pasukan. Kemudian seluruh Kapolres se Indonesia dipanggil ke Mabes, melakukan apel Kasatwil bersama para Kapolda. Di dalam apel salah satuanya akan membahas masalah Pilkada serentak.

Personel kepolisian Ciamis akan fokus diturunkan ke Pangandaran untuk menjaga kemanan dan kenyamanan. AKBP Hari mengungkapkan, pihaknya juga akan berkoordinasi untuk meminta bantuan kepada Polres-Polres tetangga dengan sistem rayonisasi.

"Nanti kami juga meminta bantuan Polres Banjar jika terjadi kejadian yang memerulakan tambahan personel kepolisian," kata AKBP Hari.

Wilayah Banjar merupakan kabupaten yang paling dekat lokasinya dengan Pangandaran. Sehingga dapat membantu sewaktu-waktu saat dibutuhkan. Menurut AKBP Hari, saat pengamanan Pilkada kemungkinan akan dibantu oleh Brimom untuk memperkuat pengamanan.Jika masih membutuhkan personel, akan meminta bantuan ke Polres Kota Tasikmalaya.

AKBP Hari menegaskan, pihak kepolsian mengajak masyarakat Kabupaten Ciamis dan Pangandaran untuk bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap kondusif selama berlangsungnya Pilkada. "Silahkan masyarakat melaksanakan pesta demokrasi secara baik dan benar," ujar AKBP Hari.

Dukung Pasangan ‘Jihad’ di Pilkada Pangandaran, Ini Kata PKS dan PPPHal itu, lanjut Endang, dibuktikan dengan hadirnya s...
11/03/2015

Dukung Pasangan ‘Jihad’ di Pilkada Pangandaran, Ini Kata PKS dan PPP

Hal itu, lanjut Endang, dibuktikan dengan hadirnya seluruh pengurus PKS hingga tingkat kecamatan di acara kesepakatan koalisi 6 parpol yang digelar di Hotel Sandaan Pangandaran, Sabtu (07/03/2015).

“Kita serius dan sepakat mulai dari pengurus PKS tingkat kabupaten hingga tingkat desa mendukung pasangan H. Jeje -H. Adang atau disingkat ‘Jihad’ sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Pangandaran. Karena kami percaya kedua orang ini bisa mewujudkan mimpi Pangandaran hebat, “ungkap H. Endang Hidayat, di sela-sela acara kesepakata koalisi 6 parpol.

Hal senada dikatakan Ketua DPC PPP Kabupaten Pangandaran, Wowo Kustiwa. Dia mengatakan, pihaknya mendukung pasangan ‘Jihad’, sudah melalui mekanisme yang berlaku di internal parpolnya.

Setelah melakukan konsultasi dengan petinggi PPP Propinsi Jabar, lanjut dia, akhirnya merestui untuk mendukung pasangan ‘Jihad’ di Pilkada Pangandaran. Menurutnya, hasil musyawarah di tingkat pengurus PPP yang melibatkan unsur DPC dan PAC pun, sudah menyatakan kesepakatan serupa.

Kini, kata Wowo, pihaknya tinggal melakukan konsolidasi ke tingkat ranting atau pengurus desa untuk mensolidkan dukungan kepada pasangan ‘Jihad’

“Kita menjatuhkan pilihan mendukung pasangan ‘Jihad’ karena alasan keduanya seorang putra asli daerah Pangandaran dan secara integritas dan pengalaman pun tak perlu diragukan lagi. Selain itu, kami sudah mengenal Pak Jeje dan Pak Adang sudah cukup lama. Sehingga, apabila ada keluhan yang datang dari masyarkat, kita gampang menemui dan mencarinya,” katanya.

11/03/2015

Dukung ‘Jihad’, H. Yos Tokoh PAN Pangandaran ‘Hijrah’ ke Partai Golkar

Suhu politik jelang perhelatan Pilkada Pangandaran terus meningkat. Manuver politik dari bakal calon dan pendukungnya terus bermunculan. Kejutan-kejutan pun bermunculan seiring kerasnya persaingan di antara bakal calon yang akan berlaga memperebutkan kursi bupati pertama Kabupaten Pangandaran.

Kini, kejutan muncul dari pendukung pasangan Bakal Calon Bupati- Wakil Bupati H. Jeje Wiradinata- H. Adang Hadari Sandaan atau disingkat pasangan ‘Jihad’. Karena parpolnya dimungkinkan akan bersebrangan dengan pasangan ‘Jihad’ di Pilkada Pangandaran, Tokoh PAN Pangandaran yang juga Tokoh Presidium Pemekaran Pangandaran, H. Yos Rosbi, menyatakan keluar dari keanggotan PAN.

“Saya sudah bulat mendukung pasangan ‘Jihad’ di Pilkada Pangandaran. Selanjutnya saya akan mengundurkan diri dari keanggotan partai sebelumnya dan akan segera bergabung dengan Partai Golkar,” kata H. Yos Rosbi, kepada

Menurut Yos, dirinya keluar dari PAN, tidak hanya karena berbeda dukungan calon di Pilkada Pangandaran, tetapi dia pun mengaku ada alasan lain yang mempengaruhinya. “ Alasan lain itu karena saya sudah tidak nyaman lagi berada di partai sebelumnya,” tegasnya.

Ketika ditanya soal pilihannya mendukungan pasangan ‘Jihad’, pengusaha sukses asal Pangandaran ini, menegaskan, dirinya mendukung pasangan ‘Jihad’, karena kedua sosok pasangan tersebut layak memimpin Pangandaran. “ Pak Jeje dan Pak Adang ini kemampuan, pengalaman dan integritasnya sudah diakui masyarakat Pangandaran. Saya menilai Pangandaran akan maju apabila dipimpin oleh kedua tokoh asli Pangandaran ini,” tandasnya.

Selain itu, kata Yos, pasangan ‘Jihad’ pun dinilainya akan mampu membawa Pangandaran menjadi kabupaten hebat sebagaimana dicita-citakan masyarakat dalam tujuan pemekaran Kabupaten Pangandaran.

11/03/2015

pilkada serentak akan di lakukan november atau desember tahun ini pangandaran termasuk wilayah yang akan ikut serta dalam pilkada serentak dalam daftar depdagri tahun ini konstelasi politik di pangandaran makin panas calon-calon bermunculan baik putra daerah maupun di luar daerah menurut anda haruskah kepala daerah putra daerah asli apa pendapat anda tentang pilkada di kabupaten pangandaran.

Pangandaran Masuk Kawasan Strategis Nasional dan ProvinsiSekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pangandaran, Mahmud, SH,MH....
11/03/2015

Pangandaran Masuk Kawasan Strategis Nasional dan Provinsi

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pangandaran, Mahmud, SH,MH., Selasa (3/3/2015), menyatakan bahwa Kabupaten Pangandaran masuk dalam posisi strategis, seperti Kawasan Strategis Nasional (KSN), Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) dan Kawasan Strategis Provinsi (KSP).

Hal itu disampaikan Mahmud, pada saat menghadiri acara Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbdang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) tahun 2015, Selasa (3/3/2015) lalu, di lapangan Bojongsalawe, tepatnya di halaman kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pangandaran.

Mahmud menjelaskan, karena Pangandaran strategis, Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki rencana untuk membangun jalan poros tengah Jawa Barat bagian selatan. Selain itu, Pemerintah Jropinsi juga berencana mengembangan destinasi wisata Pangandaran sebagai pusat pertumbuhan Jawa Barat.

Lebih lanjut, Mahmud mengungkapkan, berkaitan dengan pengembangan destinasi pariwisata, Pangandaran juga mendapat dukungan dari Kementrian Republik Indonesia dan Organisasi Internasional.

Salah satunya, kata Mahmud, Kementrian Perhubungan berencana melakukan reaktivasi jalur kereta api Banjar-Cijulang, kemudian mengupayakan peningkatan kapasitas bandara nusawiru, dan merencanakan pembangunan pelabuhan Bojong Salawe.

Menurut Mahmud, dukungan lain datang dari Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kementrian ini merencanakan pembangunan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Cikidang Pangandaran.

Disamping itu, Mahmud menambahkan, dukungan serupa juga diberikan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) serta United Nation World Tourism Organization (UNWTO) atau organisasi kepariwisataan dunia.

“Kemenparekraf dan UNWTO berencana melakukan penataan destinasi pariwisata Pangandaran melalui program tata kelola destinasi pariwisata (DMO). Serta merencanakan pengembangan pariwisata berkelanjutan melalui program adaptasi dan mitigasi,” ucapnya.

Address

Parigi

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Kabupaten Pangandaran posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share