22/12/2021
Hai 👋
Selamat Hari Ibu 22 Desember 2021!
Seorang Ibu tidak terlepas dari sosok perempuan yang sangat inspiratif dalam kehidupan sehari-hari. Pembahasan tentangnya tak lekang oleh waktu. Terlebih jika dikaitkan dengan kedudukan dan peranannya pada beragam aspek kehidupan, baik di ranah domestik maupun publik. Tidak hanya masa kini, pada masa lalu pun kedudukan dan peran perempuan telah banyak diungkap melalui tinggalan-tinggalan arkeologis lho . Mulai dari arca megalitik, relief pada candi, hingga figurin dari terakota.
Pada budaya megalitik, perempuan kerap divisualisasikan sebagai pelindung anak. Pada masa kemudian, visualisasi sosok perempuan pun semakin beragam. Penggambaran tokoh perempuan pada masa Hindu-Buddha sebagai Dewi pelindung anak tampak dari relief Dewi Hariti di Candi Mendut yang dibangun pada masa Mataram Kuno abad ke-9 M. Pada masa yang lebih muda, yaitu masa Majapahit yang berlangsung pada abad ke-14-15 M, penggambaran perempuan dalam berbagai tinggalan arkeologi mulai banyak dijumpai, Seperti di Pendopo Teras II gugusan Candi Panataran serta Candi Surawana terdapat relief perempuan yang dikenal sebagai Sri Tanjung. Di Candi Tegawangi terdapat penggambaran kisah Sudhamala yang menggambarkan Dewi Durga atau Ra Nini.
Perempuan pada masa Jawa Kuno, digambarkan memiliki beragam kedudukan dan peran. Bukan hanya sekedar kehidupan domestik semata, tetapi juga memasuki ranah publik. Selain ibu rumah tangga yang hidup di pedesaan, banyak p**a yang menjadi pedagang, pegawai di kalangan bangsawan, penguasa tertinggi di lingkungan kerajaan, bahkan pemuka keagamaan (pendeta perempuan). Perilaku menghargai kesetaraan tampaknya telah berlangsung lama. Mulai dari peradaban kuno hingga terus berlanjut dalam periode kerajaan-kerajaan Islam Nusantara, sebelum Negara Kesatuan Republik Indonesia berdiri. Hal ini menjadi karakter khas atau jati diri bangsa ini yang harus kita tanamkan. Menghargai kaum perempuan sama halnya menghargai akar peradaban bangsa. Selamat Hari Ibu 👋