31/01/2024
Surabaya, 23 Januari 2024, Perwakilan Kementerian Keuangan Provinsi Jawa Timur mengadakan kegiatan Press Conference APBN KiTa Regional Jawa Timur s.d 31 Desember 2023 secara Luring bertempat di Aula Majapahit GKN Surabaya 1 dan secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini dihadiri peserta dari Perwakilan Kementerian Keuangan dan Media lokal Surabaya.
Sampai dengan 31 November 2023, Penerimaan Pajak mencapai 102,79% (Rp111,65 T) dari target (Rp108,62 T), secara nominal tumbuh positif 4,75% (yoy) ditopang oleh pertumbuhan positif PPN mencapai 14,88% namun secara persentase capaian masih terkontraksi 6,05%.
Penerimaan Kepabeanan dan Cukai mencapai 97,35% (Rp137,53 T) dari target (Rp141,27 T), mengalami kontraksi secara persentase dan nominal masing-masing 3,50% dan 5,69% disebabkan oleh seluruh jenis Kepabeanan dan Cukai.
Realisasi PNBP mencapai 160,93% (Rp8,14 T) dari target (Rp5,06 T), secara nominal dan persentase tumbuh impresif masing-masing sebesar 14,46% dan 12,48% ditopang oleh seluruh jenis PNBP.
Realisasi Belanja K/L mencapai 97,93% (Rp46,97 T) dari alokasi TA 2023 sebesar Rp47,96 T, secara persentase tumbuh positif 0,44% (yoy). Ditopang oleh seluurh jenis belanja yang tumbuh tipis dibandingkan capaian tahun sebelumnya, pertumbuhan tertinggi di peroleh jenis belanja modal sebesar 1,00% sementara pertumbuhan terendah belaja pegawai sebesar 0,29%.
Realisasi TKD mencapai 99,32% (Rp81,84 T) dari alokasi TA 2023 sebesar Rp82,40 T, secara persentase tumbuh positif sebesar 3,18% ditopang oleh penyaluran Jenis DBH,DAU,DAK, Dandes kecuali Jenis DIF mengalami kontraksi dikarenakan Provinsi Jatim tidak tersalurkan 100% seperti tahun sebelumnya. Surplus Regional Jatim mencapai Rp128,51 T, mengalami kontraksi sebesar 2,91% dibandingkan nilai Surplus periode yg sama TAYL. Hal ini dikarenakan Belanja Negara semakin membaik.
Reposted from