Balai Besar KSDA Riau

Balai Besar KSDA Riau Akun Official Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Riau
Call Center : 0813-7474-2981

Kamis cerah, 30 November 2022, berlokasi di kantor Seksi Konservasi Wilayah (SKW) IV Dumai dilakukan penyerahan bantuan ...
03/12/2022

Kamis cerah, 30 November 2022, berlokasi di kantor Seksi Konservasi Wilayah (SKW) IV Dumai dilakukan penyerahan bantuan ekonomi produktif di sekitar kawasan konservasi TWA Sungai Dumai, Kota Dumai dan SM Giam Siak Kecil, Kab. Siak.

Hadir di acara tersebut Plt. Kepala Bidang KSDA Wil. II, Plt. Kepala SKW IV, Kepala Resort Dumai, Staf seksi dan Resort, Lurah Bukit Batrem, Kepala Desa Langkai dan Kelompok Masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bentuk pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan konservasi agar lebih mandiri dan mampu mengembangkan usaha sesuai dengan potensi masing-masing kelompok. Penyerahan bantuan ini diberikan langsung oleh Plt. Kepala Bidang KSDA Wilayah II, bapak Hartono kepada kelompok masyarakat yang berada di Kel. Bukit Timah dan Kel. Tanjung Palas, Kec. Dumai Timur, Kota Dumai. Masyarakat menyambut baik program dari Balai Besar KSDA Riau tersebut.

Sebelumnya pada 22 November 2022 juga telah diberikan bantuan kepada kelompok masyarakat yang berada di Desa Langkai, Kabupaten Siak. Kelompok masyarakat di sekitar TWA Sungai Dumai yang mendapat bantuan ekonomi produktif dari Balai Besar KSDA Riau berjumlah 3 (tiga) kelompok dan disekitar SM. Giam Siak Kecil 1 (satu) kelompok yaitu KTH Pandan Wangi, Kel. Tanjung Palas, Kota Dumai dengan jenis usaha olahan makanan dan pertanian tebu, KT Gambut Berkah, Kel. Bukit Batrem, Kota Dumai dengan jenis usaha budidaya lele dan Pertanian Cabe Kelompok Giat Rukun, Kel. Bukit Batrem, Kota Dumai dengan jenis usaha budidaya lele, Kelompok Maju Usaha, Desa Langkai, Kab. Siak dengan jenis usaha budidaya madu lebah Melifera. Masing-masing Kelurahan mendapatkan bantuan senilai Rp. 50.000.000 (lima puluh juta rupiah).

Balai Besar KSDA Riau berharap kegiatan ini bisa berhasil, dikelola dan dimenajemen dengan baik dan kelompok masyarakat Ikut menjaga kawasan serta menyampaikan ke masyarakat yang lain terkait kelestarian TWA Sungai dan SM. Giam Siak Kecil.

Semoga sesuai harapan.



Semangat pagi sobat...🤗🤗Yuuk ikuti petugas Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I melakukan pndampingan Kelompok Tani Hutan (K...
03/12/2022

Semangat pagi sobat...🤗🤗
Yuuk ikuti petugas Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I melakukan pndampingan Kelompok Tani Hutan (KTH) Wanita Melati Indah di Desa Buluh Cina melakukan pelatihan....

Tim menuju Desa Buluh Cina, Kec. Siak Hulu, Kab. Kampar. Jadi pada hari Kamis, 1 Desember 2022 bang Fahrul Rozi Sembiring (Penyuluh Kehutanan) dan bang Usgiantoro (PEH) serta bang Gusmardianto (TPHL anggota resort Buluh Cina) melakukan kegiatan pendampingan KTHW Melati Indah dengan melakukan pembuatan kerajinan tangan berupa piring berbahan lidi. Ketua Unit usaha Souvenir memimpin pembuatan produk tersebut dan saling berbagi ilmu serta pengalaman kepada anggota kelompok.

Anggota kelompok terlihat antusias belajar membuat piring berbahan lidi tersebut. Dipertemuan selanjutnya, anggota kelompok menyepakati belajar membuat barang yang sama agar mereka semakin mahir. Karena sebagian anggota kelompok masih kesulitan dalam membuat dasar piring berbahan lidi tersebut.

Semoga sukses ke depannya dan dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga ya ibu ibu.... Aamiin 🤲🤲





Yeeeeah👏👏 ada cerita seru dari Putri Konservasi Riau 2022,  Sukma Aulia Putri dan Jihan Saskia yang baru bertugas melaku...
03/12/2022

Yeeeeah👏👏 ada cerita seru dari Putri Konservasi Riau 2022, Sukma Aulia Putri dan Jihan Saskia yang baru bertugas melakukan edukasi konservasi, sosialisasi dan pengambilan gambar di salah satu kawasan konservasi SM Bukit Rimbang Bukit Baling pada Selasa dan Rabu, 29 sd 30 November 2022 kemarin loh.

Mereka menuju sebuah desa yang sudah ada sebelum kawasan ditetapkan, yaitu Desa Aur Kuning, Kec. Kampar Kiri Hulu, Kab. Kampar melalui sungai Subayang dengan menggunakan piau (perahu bermesin). Butuh waktu sekitar 2 jam dari Desa Gema dimana kami memarkir kendaraan roda 4.

Serunya saat sampai disana langsung disambut adik adik kecil yang sedang riang bermain dan mandi air di sungai Subayang.

Paginya para Duta kita sudah terbangun dari peraduannya dan menikmati indahnya bukit rimbang bukit baling. Embun, gemericik sungai Subayang dan mentari yang menyembul dari bukit. Ah..., indahnya....
Melihat para nelayan mulai hilir mudik naik piau maupun para ibu berangkat mengambil buah buahan di hutan dan menyadap karet di kebunnya. Segera Tim dan para Duta Konservasi bergegas menuju sekolah untuk melakukan edukasi dan sosialisasi. Lanjut melihat keanekaragaman aktifitas warganya dan ajakan wisata bersih di air terjun batu dinding. Mau tau keseruannya?

Tunggu video kami selanjutnya dan saksikan di ig ya🥰🥰

Salam konseevasi💪💪🌱🌱



Selasa dan Rabu, 29 sd 30 November 2022, bang Ali Sonang dan bang Asep Firman, petugas  Resort Kerumutan Utara melakukan...
02/12/2022

Selasa dan Rabu, 29 sd 30 November 2022, bang Ali Sonang dan bang Asep Firman, petugas Resort Kerumutan Utara melakukan pertemuan di rumah pemilik budidaya lebah madu di Desa Petodaan, Kec. Teluk Meranti, Kab. Pelalawan. Tim meminta informasi terkait kemunculan satwa beruang yang merusak dan memakan sarang lebah miliknya. Tim melakukan patroli malam bersama pemilik budidaya lebah madu di lokasi penempatan box sarang lebah untuk memantau pergerakan dan kemunculan satwa beruang, namun satwa beruang tidak datang lagi di lokasi tersebut pada malam itu.

Keesokan harinya, Tim melanjutkan observasi di sekitar box sarang lebah untuk melihat kerusakan akibat satwa beruang. Tim lalu memberikan pengarahan pada pemilik budidaya lebah madu dan masyarakat sekitarnya agar tidakk anarkis terhadap satwa dilindungi. Di lokasi budidaya agar dilakukan pemasangan pagar keliling baik dari plastik hitam atau pagar seng atap agar beruang tidak masuk ke tempat box sarang lebah tersebut.

Tim meminta kerjasamanya untuk pemantauan dan menyampaikan kepada petugas jika yerdapat kemunculan satwa beruang madu kembali di lokasi.



Tim Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I dipimpin langsung Kepala Seksi, bapak Sugito menghadiri rapat koordinasi penanganan...
02/12/2022

Tim Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I dipimpin langsung Kepala Seksi, bapak Sugito menghadiri rapat koordinasi penanganan konflik manusia dan satwa liar gajah sumatera di Kec.Gunung Sahilan, Kab.Kampar pada Rabu, 30 November 2022.

Rapat dilakukan karena beberapa kali terjadi interaksi negatif satwa gajah di beberapa desa lingkup Kec.Gunung Sahilan dan mengakibatkan kerusakan kebun sawit warga.

Rapat koordinasi dipimpin oleh Camat Gunung Sahilan. Selain pihak Balai Besar KSDA Riau, rapat ini dihadiri oleh BalaiTNTN, KPH Sorek, Kades lingkup Gunung Sahilan, Badan Kerjasama Antar Desa Gunung Sahilan, Tokoh masyarakat, Yayasan TNTN, pihak perusahaan (RAPP, WBL, Adi Mulia Agrolestari, Inti Indosawit Subur, Ganda Bumindo, dan Karya Industri Persada)

Tujuan rapat adalah mencari alternatif solusi bersama dalam melakukan penanggulangan konflik manusia dan gajah.

Tim Balai Besar KSDA Riau menjelaskan prinsip2 penanganan konflik Manusia dan Satwa liar yang berpedoman pada Permenhut No 48 Tahun 2008, perlunya dukungan para pihak dalam penanganan konflik satwa dan perlunya dibentuk tim penanganan konflik yg melibatkan para pihak terkait.

Rapat ini menghasilkan beberapa kesepakatan yaitu akan dibentuk tim penanganan konflik dengan melibatkan para pihak terkait yang dikoordinir oleh Camat dan Balai Besar KSDA Riau, strategi penanganan konflik dengan cara penggiringan gajah liar ke areal konservasi/greenbelt perusahaan HTI/HGU yang berada pada jalur lintasan gajah, dan sebagai alternatif solusi jangka panjang, pihak pemegang konsesi/HGU perlu melakukan pengkayaan/pembinaan habitat gajah dengan cara menanam tanaman pakan gajah pada jalur2 (koridor) perlintasan gajah.

Semoga segera dapat mencari solusi secepatnya. Agar manusia tidak dorugikan dan gajahpun hidup dengan aman.




Konsultasi publik penyusunan dokumen Rencana Pemberdayaan Masyarakat (RPM) di Sekitar Kawasan Konservasi SM. Kerumutan, ...
02/12/2022

Konsultasi publik penyusunan dokumen Rencana Pemberdayaan Masyarakat (RPM) di Sekitar Kawasan Konservasi SM. Kerumutan, SM. Tasik Serkap dan SM. Tasik Besar Serkap Tahun 2022 sd 2026 dilakukan Selasa, 29 November 2022 di Aula Kantor Kecamatan Rengat Kab.Inhu.

Peserta yang hadir adalah Sekretaris Kec. Rengat, Kasi Pemerintahan Kec. Rengat Barat, Kasi Trantip Kec. Kuala Cenaku, Lurah Kerumutan, Kepala Desa Redang, Kepala Desa Danau Baru, Kepala Desa Rantau Bakung, Kepala Desa Sungai Guntung Tengah, Kepala Desa Kampung Pulau, Sekretaris Desa Pulau Gelang, Kasi Pelayanan Desa Pekan Heran, Tokoh masyarakat, Kepala Resort Kerumutan Utara, Kepala Resort Kerumutan Selatan dan Tim Bidang KSDA Wilayah I Rengat.

Acara dibuka oleh Kepala Balai Besar KSDA Riau yang diwakili oleh Kepala Seksi Pemanfaatan dan Pelayanan, bapak Arry Purnama.

Dilanjutkan materi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kab. Inhu sebagai narasumber dan pemaparan draft dokumen RPM yang disampaikan oleh Penyuluh Kehutanan, Tommy S.P Sinambela.

Setelah diskusi acara ditutup dengan foto bersama dan penanda tanganan Berita Acara Hasil Konsultasi Publik.

a. Draft Rencana Pemberdayaan Masyarakat telah disosialisasikan dan dapat dipahami secara bersama.

b. Para pihak mendukung Rencana Pemberdayaan Masyarakat di sekitar kawasan konservasi SM. Kerumutan, SM.Tasik Serkap dan SM.Tasik Besar Serkap.

c. Catatan lain dari para pihak atas draft RPM adalah sebagai berikut :

Perlu adanya pendamping dari Balai Besar KSDA Riau dan dinas terkait kepada kelompok tani hutan yang dibentuk dan berada di sekitar kawasan konservasi.

Perlu diperjelas tanda batas pada kawasan konservasi SM.Kerumutan.

Bantuan yang akan diberikan agar bisa dilakukan secara tepat sasaran kepada kelompok tani hutan yang betul-betul bergantung kepada hutan.

Perlunya kerjasama antara Balai Besar KSDA Riau dengan desa target, dalam pembentukan Masyarakat Mitra Polhut.


Hi Guys, kali ini mimin sampaikan informasi yang beda dari sekian tugas dan fungsi yang dijalankan Balai Besar KSDA Riau...
02/12/2022

Hi Guys, kali ini mimin sampaikan informasi yang beda dari sekian tugas dan fungsi yang dijalankan Balai Besar KSDA Riau, yaitu verifikasi terhadap hasil Kegiatan Inventarisasi Kawasan dengan Nilai Keanekaragaman Hayati Tinggi di luar KSA, KPA dan Taman Buru.

Kegiatan inven kehati ini murni dilakukan di luar kawasan konservasi dengan tujuan untuk memperoleh data sekaligus menunjukan area-area di luar Kawasan Konservasi yang terindikasi memiliki keanekaragaman hayati tinggi, sehingga dapat memberikan arahan pengelolaan kepada para pengelola di tingkat tapak berdasarkan data dan informasi yang diperoleh tersebut.

Hadir dalam acara ini perwakilan Dinas LHK Prov. Riau, Dinas Perkebunan Prov. Riau, Balai Pengelolaan Hutan Produksi Lestari dan Hutan Lindung (BPHPL) , Dinas LH Kab. Kampar, Kab. Pelelawan, Kab. Indragiri Hilir, Kab. Indragiri Hulu, Kab. Rokan Hulu, Kab. Siak, Kab. Rokan Hilir, beberapa pemegang izin HPHTI dan HGU Sawit.
Acara dibuka oleh Kepala Balai Besar KSDA Riau, Bapak Genman S Hasibuan yang menyampaikan harapan peran aktif dari para pihak dalam memberikan informasi keberadaan tumbuhan dan satwa liar terutama yang dilindungi pada masing masing lokasinya dengan berbasis koordinat lokasi temuannya. Beliau juga menyampaikan agar keberadaan satwa liar dilindungi tersebut dapat disikapi dengan bijaksana yang diikuti dengan upaya mitigasi dan konservasi nya. Karena tak bisa dipungkiri bahwa interaksi negatif satwa liar yang selama ini terjadi hampir sebagian besar di luar kawasan Konservasi. Dilanjutkan pemaparan oleh dinas LHK Prov. Riau, Dinas Perkebunan dan BPHPL yang mendorong dan menguatkan pentingnya pendataan keanekaragaman hayati di luar kawasan Konservasi. Hasil inventarisasi nilai kehati yang dilakukan Balai Besar KSDA Riau selama tahun 2022 seluas 711.502 Ha disampaikan oleh Kepala Seksi Perencanaan Perlindungan dan Pengawetan, Bapak Ujang Holusudin. Hasil dari kegiatan inver kehati ini memotret lokasi yang menjadi target survey apakah memiliki nilai kehati tinggi, sedang atau rendah yang tergambar dalam peta hasil inver kehati tinggi diluar kawasan Konservasi.

Mitigasi interaksi negatif satwa liar harimau sumatera (hs) di Desa Redang Seko dan Banjar Balam Kec. Lirik, Kab. Inhu d...
02/12/2022

Mitigasi interaksi negatif satwa liar harimau sumatera (hs) di Desa Redang Seko dan Banjar Balam Kec. Lirik, Kab. Inhu dilakukan Tim Resort Kerumutan Selatan pada Senin, 28 November 2022.

Tim bersama staf KesbangPol Kab. Inhu, Kasi Damkar dan Penyelamatan BPBD Kab. Inhu dan anggota serta Kadus dan Ketua RT bersama masyarakat Desa Redang Seko menindaklanjuti laporan Kapolsek Kec. Lirik pada 27 November 2022. Iinformasi diperoleh dari media sosial ( FB ) bahwa di Kecamatan Lirik tentang penampakan satwa liar hs di sekitar perkebunan masyarakat Desa Redang Seko, Banjar Balam, Seko Lubuk Tigo dan desa Pasir Ringgit, Kec. Lirik, Kab. Inhu. Penampakan mirip satwa hs pertama oleh warga pada malam hari.

Di lokasi, Tim melakukan pencarian jejak dan penyisiran, namun Tim tidak menemukan tanda-tanda adanya keberadaan satwa di lokasi tersebut, baik jejak maupun tanda-tanda lain yang berkaitan dengan satwa tersebut.

Selanjutnya Tim gabungan melakukan sosialisasi dan menghimbau kepada masyarakat melalui Kadus I Desa Redang Seko agar tetap hati- hati melakukan aktivitas di kebun terutama pada sore, malam dan pagi hari serta mengingatkan kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan yg anarkis terhadap satwa yang dilindungi oleh UU termasuk satwa Harimau Sumatera atau satwa lainnya. Apabila ada warga menemukan jejak satwa atau menjumpainya secara langsung, Tim gabungan mengharapkan kepada masyarakat agar melaporkan ke pada pihak terkait serta tidak mengupload informasi yang belum pasti kebenarannya ke medsos agar tidak menimbulkan keresahan bagi masyarakat lainnya.

Sampai saat ini Tim gabungan masih melakukan monitoring dan pemantauan terkait ke munculan satwa yang diduga hs tersebut.

Salam komservasi💪💪



Rabu, 30 November 2022, dilakukan penyerahan  bantuan ekonomi masyarakat (senilai  50 jt per Desa/Kelompok) oleh Tim SKW...
02/12/2022

Rabu, 30 November 2022, dilakukan penyerahan bantuan ekonomi masyarakat (senilai 50 jt per Desa/Kelompok) oleh Tim SKW I mewakili Balai Besar KSDA Riau kepada Kelompok Tani Hutan (KTH) Harapan Maju di Desa Pangkalan Indarung dan KTH Asa Mandiri di Desa Pulau Padang. Keduanya berada di Kec. Singingi, Kab. Kuansing. Masing-masing kelompok menerima sapi bali sebanyak 5 ekor (sesuai keinginan KTH).

Pemberian bantuan merupakan upaya yang dilakukan oleh Balai Besar KSDA Riau untuk meningkatkan ekonomi masyarakat dan pada kesempatan yang sama dilakukan juga penandatanganan Kesepakatan Konservasi antara Balai Besar KSDA Riau dan Desa Pangkalan Indarung juga Desa Pulau Padang. Kedua desa berkomitmen untuk ikut serta menjaga kelestarian hutan SM Bukit Rimbang Bukit Baling.

Serangkaian kegiatan yang dilakukan merupakan implementasi dari fungsi Balai Besar KSDA Riau yaitu melakukan pemberdayaan masyarakat yang berada di sekitar kawasan konservasi.






Jumat, 25 November 2022, Tim Program dan Kerjasama bersama Pemda Kampar/Tim Sekda Kampar, PLN bagian UP2K UIWRKR didampi...
02/12/2022

Jumat, 25 November 2022, Tim Program dan Kerjasama bersama Pemda Kampar/Tim Sekda Kampar, PLN bagian UP2K UIWRKR didampingi petugas Seksi Konservasi Wilayah (SKW) I menyusuri jalur sungai Subayang, Kec. Kampar Kiri Hulu, Kab. Kampar.

Di lapangan, Tim juga didampingi Camat Kampar Kiri Hulu, Kades Muara Bio dan Sekdes Batu Sanggan.

Tim melakukan monitoring untuk mengetahui progres pembangunan jaringan listrik tegangan menengah yang dilakukan oleh PT PLN (Persero). Salah satu lokasinya berada di SM Bukit Rimbang Bukit Baling.

Tim juga memantau progres pembangunan jalur interpretasi yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Kampar yang sudah memasuki tahun terakhir kerja sama.

Jalur interpretasi dan jaringan listrik direncanakan menghubungkan beberapa desa jalur Subayang secara berurutan yaitu Tanjung Belit, Muara Bio, Batu Sanggan, Tanjung Beringin, Gajah Bertalut, Aur Kuning, Terusan, Subayang Jaya dan Pangkalan Serai.

Sebelumnya Tim berkoordinasi dengan Camat Kampar Kiri Hulu dan para Kades di sepanjang Sungai Subayang. Mengingat keterbatasan waktu, monitoring (grouncheck) hanya dapat dilakukan pada beberapa desa yang menjadi obyek pembangunan jaringan listrik dan jalur interpretasi.

Pemulihan ekosistem dengan mekanisme suksesi alami di  kawasan SM Bukit Rimbang Bukit Baling, Kec. Singingi Hilir, Kab.K...
02/12/2022

Pemulihan ekosistem dengan mekanisme suksesi alami di kawasan SM Bukit Rimbang Bukit Baling, Kec. Singingi Hilir, Kab.Kuantan Singingi dilakukan pada hari Selasa hingga Kamis, 22 sd 24 November 2022.

Kegiatan dilakukan oleh Resort Bukit Rimbang, bang Taufik Belbauli, bang Siswiyono dan 2 masyarakat Desa Petai serta petugas dari Balai yaitu bang M. Iksan.

Tim melakukan kegiatan pemulihan ekosistem dengan cara suksesi alami dilakukan di blok yang ditentukan di SM Bukit Rimbang Bukit Baling daerah Sei Tapi (Resort Bukit Rimbang Desa Petai).

Tim melakukan pembuatan plot di kawasan hutan terbuka sebanyak 5 plot ukur (ukuran 20x20 m).Tim mendata tumbuhan anakan kayu di areal dalam plot dan mendata jenis satwa yang melintas di areal tersebut.

Tim juga melakukan beberapa pemasangan papan informasi (larangan) di sekitar lokasi plot.
Di lokasi Tim juga menemukan satu pelontar jerat satwa jenis tali nilon (tambang). Tim segera membongkar jerat tersebut dan di bawa ke Resort Bukit Rimbang (Petai).

Kegiatan pemulihan ekosistem dengan mekanisme suksesi alami di kawasan SM Kerumutan dilakukan Tim Seksi Konservasi Wilay...
02/12/2022

Kegiatan pemulihan ekosistem dengan mekanisme suksesi alami di kawasan SM Kerumutan dilakukan Tim Seksi Konservasi Wilayah ( SKW) I pada Selasa hingga Kamis, 22 sd 24 November 2022.

Kegiatan dilakukan di blok rehabilitasi SM Kerumutan, tepatnya di Resort Kerumutan Utara, Kel. Kerumutan, Kec. Kerumutan, Kab. Pelalawan.

Tim dibagi menjadi 6 kelompok dengan melibatkan masyarakat setempat. Kegiatan dibagi menjadi 3 bagian besar yaitu membuat Plot Ukur Permanen sejumlah 5 plot (ukuran 20 x 20 m) per tim dengan total 30 plot ukur permanen, mendata adanya gangguan dari manusia di sekitar lokasi pengamatan dan mendata keberadaan satwa liar yang berada di sekitar lokasi pengamatan.

Selain itu, Tim juga melakukan pemasangan papan larangan di sekitar lokasi pengamatan.

Tim menggunakan transportasi air dan menginap di dalam kawasan SM Kerumutan.

Address

Jalan HR. Subrantas KM. 8, 5 Sidomulyo Barat Tampan
Pekanbaru
28294

Opening Hours

Monday 07:30 - 16:00
Tuesday 07:30 - 16:00
Wednesday 07:30 - 16:00
Thursday 07:30 - 16:00
Friday 07:30 - 16:30

Telephone

+6276163135

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Balai Besar KSDA Riau posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Balai Besar KSDA Riau:

Share