Huta parlanggean nauli

Huta parlanggean nauli Sebuah desa damai dan sejuk yang terletak di Kec.Panombean Panei-Kabupaten Simalungun-
prov sumatra utara

on ma tempat pardomuanta laho pasobbu siholta na dao

tempat curhat akka parbona pasogit huta parlaggean nauli na dao i pangarattoan ,,asa boi mardomu na di huta dope..asa boi marbagi pengalaman

26/12/2023

SELAMAT NATAL MA DI HITA SUDE 😇😇😇

28/07/2016

Ulahon na denggan bissan mangolu ho,dongon panakkko borngin haroro na i,inna lagu,,
tetap lakukan hal yang menyenangkan hati Tuhan ya :) :)

tetap semangat   memberkati :)
12/06/2016

tetap semangat memberkati :)

12/06/2016
12/06/2016

HAPPY SUNDAY ALL
2 SAMUEL 12:1 :15
minggu setelah trinitatis "pengakuan dosa membawa pengampunan"
JESUS BLESSED

HUT RI KE 70Jayalah negeriku
16/08/2015

HUT RI KE 70
Jayalah negeriku

Khotbah HKBP 16 Agustus 2015 MINGGU XI SESUDAH TRINITATIS Proper 15 (20) Efesus 5:15-20 Yohanes 6:51-58 Selamat hari min...
15/08/2015

Khotbah HKBP 16 Agustus 2015 MINGGU XI SESUDAH TRINITATIS Proper 15 (20) Efesus 5:15-20 Yohanes 6:51-58

Selamat hari minggu Huta parlanggean nauli .Tuhan Yesus memberkati :) :)

Kisah kehidupan: Suryanti Wangsa 'Uang Adalah Ukuran Kebahagiaan'Saya adalah Suryanti Wangsa. Saya memiliki perusahaan d...
14/08/2015

Kisah kehidupan: Suryanti Wangsa 'Uang Adalah Ukuran Kebahagiaan'

Saya adalah Suryanti Wangsa. Saya memiliki perusahaan dan bagi saya uang adalah ukuran kebahagiaan. Saya hanya fokus pada perusahaan dan tidak memperhatikan anak -anak saya. Saya memiliki cita-cita untuk membahagiakan orang tua dan memberikan fasilitas kepada anak-anak saya.
Setelah pulang kantor, saya sedang mengobrol dengan suami saya, lalu ia memberitahukan bahwa saya bahwa perusahaan kami mendapat tawaran dari banyak pabrik untuk menjadi distributor. Namun, ketika itu saya tidak setuju karena kami harus menambahkan gudang. Sementara untuk membangun sebuah gudang, membutuhkan banyak biaya.
Akhirnya dengan perdebatan yang panjang, kami memutuskan untuk membangun sebuah gudang. Namun, sebelum gudang tersebut diselesaikan, saya mendapat kabar bahwa ada salah satu perusahaan yang mengambil barang dari kami, namun belum membayar. Saya pun langsung mengecek ke lokasi. Saat itu saya sangat khawatir, bagaimana kalau perusahaan tersebut tidak membayar. Setelah saya sampai di perusahaan tersebut, ternyata sudah di segel oleh pihak bank. Yang saya rasakan ketika itu adalah hati yang hancur.
Dengan keadaan tersebut, kami pun bersepakat untuk menjual gudang milik kami. Suami saya memutuskan untuk kembali ke Sumedang untuk bekerja lagi agar bisa melunasi semua hutang-hutang kami. Karena aset mati, sisa modal pun habis di pembayaran gudang. Kami pun mengurangi pengeluaran, seperti mengurangi karyawan. Bahkan, semangat saya semakin patah ketika saudara saya menelpon untuk meminta modalnya di perusahaan saya. Akhirnya, saya berhasil membujuknya untuk mengembalikan dengan cara dicicil. Saya juga mengundurkan diri sebagai distributor dari perusahaan susu yang membesarkan nama perusahaan kami. Keadaan kami saat itu juga mengharuskan untuk menjual mobil. Karena saya tidak bisa mencicil kredit bank, akhirnya saya menambahkan waktu kredit dengan jaminan setifikat rumah orang tua saya.
Dengan apa yang saya alami ketika itu, saya merasakan bahwa Tuhan tak ada, dan saya marah kepada Tuhan. Saya berniat untuk bunuh diri saat itu. Namun, niat itu pun tidak sempat saya lakukan, karena ibu saya datang ke rumah. Akhirnya, dia pun mendoakan saya. Dan saya mendapatkan kekuatan baru. Sampai suatu ketika saya menghadiri suatu ibadah, dalam ibadah tersebut saya merasakan ada sebuah kekuatan baru. Ketika kotbah, Tuhan memberikan kekuatan kepada saya melalui FirmanNya dari Yohanes 41:10 yang berkata :
Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kananKu yang membawa kemenangan.
Setelah merasakan Kasih Tuhan yang luar biasa, akhirnya Tuhan mengubahkan paradigma saya melalui jalan-jalanNya. Saat ini saya merasakan kebahagiaan dengan keluarga yang utuh dalam Yesus. Semua asset saya hilang, namun Tuhan menggantikannya dengan damai sejahtera yang tak tertandingi. Sumber : Suryanti Wangsa / jawaban.com

25/07/2015

BERDOA DAN MEMUJI TUHAN

Matius 11:2-3 Di dalam penjara Yohanes mendengar tentang pekerjaan Kristus, lalu menyuruh murid-muridnya bertanya kepada-Nya: "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?"
Ketika menghadapi masalah, seringkali kita bukannya semakin giat berdoa dan memuji Tuhan. Justru sebaliknya yang ada dalam benak kita dan yang menjadi bahan pertanyaan adalah:"Apakah Tuhan ada?", "Apakah Tuhan peduli?", dan lain sebagainya. Yohanes Pembaptis yang telah sekian lama melayani Tuhan juga mengalami hal demikian. Ketika masih bebas melayani, dia telah bersaksi mengenai Yesus. Tetapi ketika menghadapi masalah karena di penjara, dia mulai meragukan Yesus dengan menyampaikan pesan : "Engkaukah yang akan datang itu atau haruskah kami menantikan orang lain?"
Saudara, masalah jangan sampai membuat kita meragukan Tuhan. Masalah yang dihadapi hanyalah sarana Tuhan untuk membuat kita lebih lagi mengandalkan Dia yang berujung kepada berkat. Tak perlu kita menjadi pesimis karena adanya masalah. Lihatlah apa yang dilakukan Paulus dan Silas ketika di dalam penjara, mereka berdoa dan memuji Tuhan (Kisah Para Rasul 16:25) yang membuat mereka semakin kuat dan dapat keluar dari masalahnya. Tidak ada yang bisa menghalangi kita untuk berdoa. Tidak ada yang bisa melarang kita untuk memuji Tuhan. Masalahnya bukan karena masalah yang ada di depan kita. Tapi masalah yang dihadapi semakin berat karena kita tidak mau berdoa dan memuji Tuhan dengan tiada jemu-jemu. Dengan berdoa dan memuji Tuhan secara demikian, kita mengundang Dia untuk ikut campur tangan menyelesaikannya. Lakukanlah. Kasih karunia Tuhan menyertai kita semua. Amin

24/07/2015

LEBIH BANYAK DITUNTUT

Lukas 12:48 Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan. Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut."
Apakah kita telah diberkati oleh Tuhan? Jadilah berkat bagi banyak orang kalau kita sudah merasakan berkat Tuhan yang luar biasa. Bersaksi menceritakan kebaikan Tuhan, melakukan kehendak Tuhan sesuai yang difirmankanNya, berbuat hal yang memang harus diperbuat dan lain sebagainya adalah hal yang dituntut dari kita yang sudah mengetahuinya. Hal itu adalah hukum karena semakin banyak kita mengetahui, semakin banyak kita dituntut. Semakin banyak kita diberkati, semakin banyak kita harus memberkati. Tetapi ada begitu banyak orang tidak mau melakukan hal tersebut karena dia merasa tidak bertanggungjawab atas apa yang Tuhan sudah percayakan kepadanya.
Saudara, kita hidup adalah untuk menjadi berkat bagi banyak orang. Kita sudah diberikan pengetahuan akan firman Tuhan, maka kita harus membagikannya kepada orang lain. Kita sudah diberkati, maka kita harus memberkati orang lain. Kita sudah dilarang ini dan itu oleh Tuhan, maka kita harus melakukannya. Kita sudah diperintahkan untuk mempersiapkan diri menghadapi kedatangan Yesus kedua kali, mari persiapkan diri kita. Jangan lengah dan lalai terhadap segala sesuatu tanggung jawab yang sudah diberikan kepada kita. Pengetahuan kita yang banyak mengenai firman Tuhan tetapi tidak mau melakukannya akan membuat kita mendapat hukuman yang lebih banyak dari pada orang yang tidak melakukan karena memang dia tidak tahu. Kita sudah tahu apa yang harus dilakukan, lakukanlah dengan segenap hati karena dari kita yang sudah mengetahui akan lebih banyak dituntut pertanggungjawaban. Haleluyah. Kasih karunia Tuhan menyertai kita semua. Amin

Address

Pematangsiantar

Website

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Huta parlanggean nauli posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share