06/04/2026
Ketua DPRD Kabupaten Kulon Progo, Aris Syarifuddin membuka kegiatan InterAksi (Forum Audiensi dan Interaksi Pemuda) yang diselenggarakan pada (04/04/2026) di Gedung DPRD Kabupaten Kulon Progo. Kegiatan tersebut turut didampingi Sekretaris DPRD Kulon Progo, Heri Darmawan.
Dalam sambutannya, Aris Syarifuddin menegaskan bahwa demokrasi yang kuat tidak hanya diukur dari prosedur formal, tetapi juga dari bagaimana nilai-nilai sosial dan budaya hidup di tengah masyarakat.
“Demokrasi yang membumi bukan hanya tentang prosedur, tetapi tentang bagaimana nilai-nilai luhur seperti gotong royong dan kearifan lokal benar-benar hidup dalam keseharian masyarakat, terutama di kalangan generasi muda,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa Kabupaten Kulon Progo memiliki kekuatan budaya yang besar, seperti nilai kebersamaan, musyawarah, serta rasa tanggung jawab sosial yang perlu terus dijaga sebagai fondasi partisipasi politik yang sehat.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menentukan arah masa depan daerah. Oleh karena itu, partisipasi politik pemuda perlu didorong melalui pendekatan yang inklusif, edukatif, serta tetap berakar pada identitas lokal.
“Saya memandang pemuda bukan sekadar objek demokrasi, tetapi subjek utama yang akan menentukan arah masa depan daerah ini. Partisipasi politik pemuda harus didorong secara inklusif dan edukatif, serta tetap berakar pada identitas lokal kita,” jelasnya.
Melalui forum audiensi tersebut, Aris berharap para pemuda Kulon Progo dapat menyampaikan gagasan dan aspirasi yang konstruktif untuk memperkuat kualitas demokrasi di daerah.
Ia juga menegaskan bahwa DPRD Kabupaten Kulon Progo berkomitmen membuka ruang seluas-luasnya bagi aspirasi pemuda agar dapat terakomodasi dalam kebijakan publik yang berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Melalui forum ini saya berharap lahir gagasan-gagasan segar dari para pemuda Kulon Progo untuk memperkuat demokrasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga bijak secara sosial dan budaya,” pungkasnya.