15/05/2026
Tinjau Lahan 49 Hektar: TAM Dorong IP2MP/Kebun Percobaan Selakau Kembangkan Perbenihan Unggul Spesifik Lokasi
-
Halooo ,
SAMBAS – Instalasi Pengujian dan Penerapan Modernisasi Pertanian (IP2MP)/ Kebun Percobaan Selakau menerima kunjungan strategis dari Tenaga Ahli Menteri Pertanian (TAM), Dr. Ir. Pamuji Lestari, M.Sc. pada Kamis (14/5). Kunjungan dikoordinir langsung oleh Kepala IP2MP Selakau (Sumardianto), bertujuan untuk meninjau sejauh mana implementasi tugas pokok dan fungsi kebun percobaan dalam mengakselerasi transformasi pertanian modern. Sebagai garda terdepan di lapangan, IP2MP Selakau memiliki peran vital dalam melakukan perekayasaan, perakitan, pengujian, hingga validasi teknologi dan inovasi budidaya yang relevan dengan karakteristik agroekosistem lokal.
IP2MP/Kebun Percobaan Selakau merupakan salah satu dari 3 Kebun Percobaan yang dimiliki BRMP Kalimantan Barat. Di atas lahan seluas 49,3 ha dengan karakteristik lahan pasang surut tipe luapan A, IP2MP Selakau dapat didorong pengembangan berbagai komoditas unggulan yang dikelola secara intensif. Dalam kunjungan ini, Dr. Ir. Pamuji Lestari meninjau keragaman koleksi dan perbenihan yang ada, di antaranya blok Kelapa Dalam (Pohon Induk 2,ha ha dan TM 1 ha), Kelapa Genjah Kuning 0,5 ha, serta Kelapa Hibrida PB 121 (TBM) seluas 6 ha. Tidak hanya fokus pada perkebunan, kebun ini juga mengelola budidaya Jeruk Siam Pontianak sebanyak 200 batang di lahan 1 ha, serta unit perbenihan yang sangat produktif seperti pembibitan Kelapa sebanyak 1.000 batang dan main nursery Kelapa Sawit sebanyak 1.318 batang.
Inovasi perbenihan hortikultura juga menjadi sorotan utama, khususnya pada pengembangan Alpukat. Saat ini, IP2MP Selakau tengah mengejar target produksi 2.000 batang bibit alpukat, di mana tahap pertama sebanyak 1.020 batang telah melewati proses grafting (penyambungan) yang kini memasuki usia 1 minggu. Melalui pengelolaan data dan informasi hasil pengujian yang sistematis, diharapkan IP2MP Selakau dapat terus menjadi motor penggerak bagi masyarakat dalam menerapkan praktik pertanian modern khususnya pada perbenihan tanaman.