31/05/2026
3 ILMU "MAHAL KEHIDUPAN"
Alhamdulillah Wasyukurillah dalam Kajian SMK "Subuh Menggapai Keberkahan" pagi ini di Masjid Munzalan Mubarakan Indonesia, Tok Haji Ayahman Luqmanulhakim Ayahman Pontianak mengulas tentang 3 Ilmu "Mahal Kehidupan"
Banyak orang mampu berbicara, namun tidak semua mampu merespon dengan benar
Banyak orang mampu berargumen, namun tidak semua mampu mengakui kesalahan
Banyak orang mendengar kebenaran, namun tidak semua mampu menerimanya :
1. Ilmu Merespon dengan Benar
Tidak setiap ucapan harus dibalas dengan emosi. Tidak setiap kritik harus dianggap serangan. Tidak setiap perbedaan harus menjadi permusuhan.
Orang yang berilmu mampu memilih respon terbaik, bukan sekadar bereaksi spontan.
Respon yang benar sering kali menyelamatkan persaudaraan, menjaga kehormatan dan menghindarkan penyesalan
2. Ilmu Mengakui Salah
Mengakui kesalahan bukan tanda kelemahan, melainkan tanda kekuatan jiwa. Ego membuat seseorang mencari pembenaran. Ilmu membuat seseorang mencari kebenaran.
Saat seseorang mampu berkata, "Saya salah, mohon maaf dan terima kasih atas koreksinya," maka saat itu ia sedang tumbuh menjadi pribadi yang lebih mulia
3. Ilmu Menerima Kebenaran
Kebenaran tetaplah kebenaran, meskipun datang dari orang yang lebih muda, lebih rendah jabatan, atau berbeda pandangan. Orang yang hatinya bersih akan menerima kebenaran dengan lapang dada. Sebaliknya, kesombongan sering menjadi penghalang terbesar untuk menerima nasihat dan petunjuk
Orang yang menguasai tiga ilmu ini akan lebih mudah menjaga hubungan dengan Allah dan sesama manusia :
✅ Bijak dalam merespon
✅ Rendah hati dalam mengakui salah
✅ Lapang dada dalam menerima kebenaran
Karena sesungguhnya kemuliaan bukan terletak pada selalu merasa benar, tetapi pada kesediaan untuk terus belajar menuju kebenaran
"Ya Allah, tunjukkanlah kami kebenaran sebagai kebenaran dan berikanlah kemampuan untuk mengikutinya, serta tunjukkanlah kebatilan sebagai kebatilan dan berikanlah kemampuan untuk menjauhinya." Aamiin.