Superholding Masaajidallah

Superholding Masaajidallah Media Informasi Masjid Berdampak

3 ILMU "MAHAL KEHIDUPAN"Alhamdulillah Wasyukurillah dalam Kajian SMK "Subuh Menggapai Keberkahan" pagi ini di Masjid Mun...
31/05/2026

3 ILMU "MAHAL KEHIDUPAN"

Alhamdulillah Wasyukurillah dalam Kajian SMK "Subuh Menggapai Keberkahan" pagi ini di Masjid Munzalan Mubarakan Indonesia, Tok Haji Ayahman Luqmanulhakim Ayahman Pontianak mengulas tentang 3 Ilmu "Mahal Kehidupan"

Banyak orang mampu berbicara, namun tidak semua mampu merespon dengan benar

Banyak orang mampu berargumen, namun tidak semua mampu mengakui kesalahan

Banyak orang mendengar kebenaran, namun tidak semua mampu menerimanya :

1. Ilmu Merespon dengan Benar

Tidak setiap ucapan harus dibalas dengan emosi. Tidak setiap kritik harus dianggap serangan. Tidak setiap perbedaan harus menjadi permusuhan.
Orang yang berilmu mampu memilih respon terbaik, bukan sekadar bereaksi spontan.
Respon yang benar sering kali menyelamatkan persaudaraan, menjaga kehormatan dan menghindarkan penyesalan

2. Ilmu Mengakui Salah

Mengakui kesalahan bukan tanda kelemahan, melainkan tanda kekuatan jiwa. Ego membuat seseorang mencari pembenaran. Ilmu membuat seseorang mencari kebenaran.
Saat seseorang mampu berkata, "Saya salah, mohon maaf dan terima kasih atas koreksinya," maka saat itu ia sedang tumbuh menjadi pribadi yang lebih mulia

3. Ilmu Menerima Kebenaran

Kebenaran tetaplah kebenaran, meskipun datang dari orang yang lebih muda, lebih rendah jabatan, atau berbeda pandangan. Orang yang hatinya bersih akan menerima kebenaran dengan lapang dada. Sebaliknya, kesombongan sering menjadi penghalang terbesar untuk menerima nasihat dan petunjuk

Orang yang menguasai tiga ilmu ini akan lebih mudah menjaga hubungan dengan Allah dan sesama manusia :

✅ Bijak dalam merespon
✅ Rendah hati dalam mengakui salah
✅ Lapang dada dalam menerima kebenaran

Karena sesungguhnya kemuliaan bukan terletak pada selalu merasa benar, tetapi pada kesediaan untuk terus belajar menuju kebenaran

"Ya Allah, tunjukkanlah kami kebenaran sebagai kebenaran dan berikanlah kemampuan untuk mengikutinya, serta tunjukkanlah kebatilan sebagai kebatilan dan berikanlah kemampuan untuk menjauhinya." Aamiin.

STIMULAN SYAITANAlhamdulillah Wasyukurillah tadi pagi Tok Ya mengikuti SMK bersama Tok Haji Luqmanulhakim Ayahman Pontia...
28/05/2026

STIMULAN SYAITAN

Alhamdulillah Wasyukurillah tadi pagi Tok Ya mengikuti SMK bersama Tok Haji Luqmanulhakim Ayahman Pontianak di Masjid Munzalan Mubarakan Indonesia sebelum sama-sama brangkat ke lokasi penyembelihan hewan qurban yg dipusatkan di Megatimur, alur pinggir Sungai Landak, Masjid Al-Kahf Munzalan Ibnu Abbas

Satu ayat yg dibahas Tok Haji tadi subuh itu sungguh mempunyai arti yg sangat dalam dan menggugah hati kita semua, yakni QS.Ibrahim ayat22 : Makna “Stimulan Syaitan”

Syaitan sebenarnya tidak memiliki kekuatan utk memaksa manusia, yang ia lakukannya hanyalah :
Membisikkan
Menggoda
Menghias keburukan
Memberi harapan palsu
Menstimulasi hawa nafsu

Lalu manusialah yang memilih untuk mengikuti ajakannya itu

Karena itu syaitan berkata : “Aku hanya menyeru kalian, lalu kalian mematuhi seruanku.”

Ini menunjukkan bahwa : Maksiat berawal dari respon hati. Dosa berawal dari pembiaran bisikan. Kehancuran dimulai dari mengikuti hawa nafsu

Bentuk “Stimulan Syaitan” di Zaman Ini :

1. Riba Dibungkus Kemudahan “Pinjam dulu, bayar nanti.”

2. Maksiat Dibungkus Hiburan “Yang penting happy.”

3. Aurat Dibungkus Fashion “Bebas berekspresi.”

4. Lalai Dibungkus Kesibukan “Nanti saja ibadahnya.”

5. Kesombongan Dibungkus Kesuksesan “Semua karena kemampuan saya.”

6. Syirik Dibungkus Tradisi “Ini budaya turun-temurun.”

Pelajaran Besar dari Ayat Ini

1. Syaitan Tidak Bisa Memaksa : Kita tetap memiliki pilihan.

2. Manusia Bertanggung Jawab atas Pilihannya : Jangan menyalahkan keadaan, lingkungan, atau syaitan.

3. Janji Allah Pasti Benar : Sedangkan janji syaitan penuh tipuan.

4. Penyesalan Datang Terlambat : Di akhirat syaitan berlepas diri dari pengikutnya.

Solusi Agar Tidak Terkena Stimulan Syaitan :

Perkuat tauhid
Jaga shalat
Dekat dengan Al-Qur’an
Cari lingkungan shalih
Hindari riba dan maksiat
Perbanyak dzikir dan istighfar
Hidup sederhana dan halal

Syaitan tidak perlu menyeret manusia ke neraka.
Ia cukup membuat manusia : menunda taubat, meremehkan dosa dan merasa aman dalam kemaksiatan

Na’udzubillahi min dzalik.

Semoga Allah menjaga hati kita dari tipu daya syaitan dan menetapkan kita di jalan yang lurus.

Aamiin ya Allah ya Rahman ya Rahim ya Khairul Munzilin ya Khairurraziqin ya Rabbal'alamin

Narasi Muhammad Nur Hasan
Subuh Menggapai Keberkahan Luqmanulhakim Ayahman Pontianak

Doa Terbaik dihari Arafahلَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ ع...
25/05/2026

Doa Terbaik dihari Arafah

لَا إِلٰهَ إِلَّا اللّٰهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Laa ilaha illallaahu wahdahu laa syariika lahu, lahul mulku wa lahul hamdu, wa huwa 'alaa kulli syai-in qadiir

Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya lah segala kerajaan dan segala pujian, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu

08/05/2026

ABCD :
Ajak Baik-baik
Bicarakan Baik-baik
Contohkan yang Baik-baik
Doakan yang Baik-baik



Segala sesuatu yang dimulai dari Hati pasti sampai ke Hati “Hati-hati dengan Hati”

Hati lapang pikiran tenang rezeki datang
Hati sempit pikiran kalut rezeki sulit

Luruskan niat
Bersihkan hati

08/05/2026
PERNIAGAAN YANG TIDAK AKAN PERNAH RUGI Kalau bicara “perniagaan yang tidak akan pernah rugi”, Al-Qur’an sudah memberi fo...
30/04/2026

PERNIAGAAN YANG TIDAK AKAN PERNAH RUGI

Kalau bicara “perniagaan yang tidak akan pernah rugi”, Al-Qur’an sudah memberi fondasinya di surah Faatir ayat 29, dimana Allah SWT menyebut orang-orang yang membaca kitab-Nya, menegakkan shalat dan menafkahkan sebagian rezekinya sebagai pelaku Tijarah Lan Tabur (perniagaan yang tidak akan merugi)

Lalu bagaimana ini hidup dalam realitas hari ini?
Perniagaan yang Tidak Akan Pernah Rugi
Bukan sekadar bisnis dunia,
tetapi transaksi dengan Allah

Bukan dihitung dengan neraca laba-rugi,
tetapi dengan keberkahan dan keabadian pahala

Di sinilah Wakaf Produktif menemukan ruhnya
Wakaf : Mengubah Harta Jadi Abadi

Harta pada dasarnya fana, tapi ketika diwakafkan, ia berubah menjadi aliran pahala tanpa henti

Sawah yang ditanam, air yang mengalir, hasil panen yang dibagikan, semuanya menjadi “mesin pahala” yang terus hidup

Inilah bentuk nyata dari perniagaan yang tidak akan rugi : modalnya ditahan, manfaatnya mengalir

Masjid Multi Fungsi :
Pusat Peradaban, Bukan Sekadar Bangunan
Masjid bukan hanya tempat sujud, tetapi pusat kehidupan

Tempat ibadah (Ruhiyah)
Tempat belajar (Ilmiyah)
Tempat berbagi (Ijtima’iyah)
Tempat menguatkan ekonomi (Muamalah)

Ketika Masjid hidup, Ummat hidup
Ketika Masjid Produktif, Ummat mandiri

Santri Penerima Amanah (SPA)
Pelaku Tijarah Akhirat
Di dalam ekosistem ini, hadir SPA, mereka ini bukan sekadar pengelola, tapi penjaga amanah

Menghidupkan Masjid dengan Dakwah
Mengelola Wakaf dengan Profesional
Menggerakkan Ummat dengan Keteladanan

Setiap langkah mereka adalah kontribusi, setiap kontribusi adalah amal dan setiap amal terhubung ke langit

Perniagaan yang Dijaga Langsung oleh Allah adalah Wakaf Produktif + Masjid Multi Fungsi + SPA yang istiqamah, atas izin Allah akan menjadi Ekosistem Perniagaan Akhirat

Di sini, tidak ada kata rugi, yang ada hanya dilipatgandakannya pahala, diluaskannya keberkahan, diteruskannya manfaat lintas generasi

Mari masuk dalam perniagaan ini. Bukan sekadar menjadi penonton, tetapi pelaku. Karena sejatinya,
yang kita cari bukan hanya hidup yang cukup,
tetapi hidup yang berdampak dan berkelanjutan hingga akhirat

Perniagaan ini mungkin tak terlihat besar di dunia,
tapi di sisi Allah… tidak akan pernah rugi

Dakwah Terus Tanpa Henti
Istighfar Terus Sampai Mati

Jangan dulu Wafat sebelum berWakaf
Jangan dulu Mati sebelum membangun Masjid Multifungsi

Sinergi Dakwah Masajidallah
Munzalan Academy, Joglo Jakarta Barat
Kamis, 30 April 2026

29/04/2026

"Masjid Boleh Kecil, Tapi Dampaknya Harus Besar"

HATI YANG HANCURMasyaAllah Tabarakallah, tadi pagi diagenda rutin SMK (Subuh Menggapai Keberkahan) bersama Tok Haji Luqm...
29/04/2026

HATI YANG HANCUR

MasyaAllah Tabarakallah, tadi pagi diagenda rutin SMK (Subuh Menggapai Keberkahan) bersama Tok Haji Luqmanulhakim Ayahman Pontianak dilaksanakan bertempat di Surau Duta Munzalan, Jakarta Selatan dalam rangka SABAR "Sarapan Bersama"

Ada tema kajian yg beliau sampaikan dalam sekali hikmahnya, yakni betapa banyak kisah para Nabi yg diceritakan di dalam Al-Qur'an justru bertumbuh dari “Hati yang Hancur”, lalu Allah jadikan pintu tajalli rahmat dan kekuatan :

1. Nabi Adam AS Hancur karena taubat
Setelah tergelincir memakan buah terlarang, hati beliau remuk oleh penyesalan. Dari kehancuran itu lahir doa agung: "Rabbanaa zhalamnaa anfusanaa..." Dari luka, lahir taubat

2. Nabi Nuh AS Hancur karena anak tak beriman
Betapa pedih hati seorang ayah saat anaknya menolak naik bahtera dan tenggelam di hadapan mata. Dari situ kita belajar : hidayah bukan warisan nasab

3. Nabi Ibrahim AS Hancur saat harus meninggalkan Ismail dan Hajar. Seorang ayah meninggalkan keluarga di lembah tandus. Juga saat diperintah menyembelih putra tercinta
Dari hati yang diuji, lahir Maqam Tawakkal

4. Nabi Ya’qub AS Hancur karena kehilangan Yusuf
Menangis hingga memutih matanya. Kesedihan Beliau bukan lemahnya iman, tapi dalamnya cinta yang tetap bersandar kepada Allah

5. Nabi Yusuf AS Hancur karena dikhianati saudara, dibuang ke sumur bahkan dipenjara
Tapi justru sumur menuju istana. Kadang kehancuran hanyalah jalan yang sedang Allah luruskan

6. Nabi Musa AS Hancur saat terus ditolak kaumnya. Berhadapan dengan Fir’aun, dibebani Bani Israil yang keras kepala. Lelahnya Nabi pun menjadi munajat

7. Nabi Ayyub AS Hancur oleh sakit, kehilangan keluarga dan harta. Namun dari reruntuhan itu lahir sabar yang diabadikan

8. Nabi Yunus AS Hancur dalam gelapnya perut ikan. Titik paling sempit justru melahirkan dzikir pembuka jalan : "Laa ilaaha illa anta subhaanaka inni kuntu minazh-zhalimin"

9. Nabi Muhammad SAW Hancur saat Tahun Duka (‘Amul Huzn). Kehilangan Khadijah dan Abu Thalib, ditolak di Thaif, dilempari batu. Sesudah luka Thaif, Allah bukakan Isra Mi’raj

Hati para Nabi pernah pecah, tetapi tidak patah dari Allah. Mereka mengajari bahwa hati yang hancur di hadapan Allah sering menjadi awal turunnya pertolongan

JADIKAN DOA SAFAR : "REPUBLIK MASJID"Berandai-andai dalam perjalanan Cefu, Blora menuju Pasar Senen Jakarta via KIA menj...
27/04/2026

JADIKAN DOA SAFAR : "REPUBLIK MASJID"

Berandai-andai dalam perjalanan Cefu, Blora menuju Pasar Senen Jakarta via KIA menjadi Doa Safar semoga suatu saat atas izin Allah Rabbul'alamin ini akan menjadi kenyataan

Jika ada sekitar 800 ribu Masjid di Indonesia dan tiap Masjid bisa memiliki 50 Santri Penerima Amanah yang profesional di bidangnya masing-masing, berarti ada 40 juta Kader Ummat yang dibina dari Masjid

Ini bukan sekadar angka, tapi kekuatan transformasi dimana Masjid bukan hanya tempat ibadah, tetapi tampil menjadi ekosistem pemberdayaan Masyarakat Madani

Bila tiap Masjid Makmur dan Mandiri dengan Manajemen Baitullah, lalu ditopang empat pilar :

1. Baitut Dakwah
Masjid menjadi pusat kaderisasi dan penyebaran nilai. Melahirkan dai, pendamping ummat, penggerak sosial, membina keluarga, pemuda, musafir, tetangga, menjadikan Masjid hidup 24 jam dengan pelayanan paripurna

2. Baitul Qur’an
Setiap Masjid menjadi Pusat Pendidikan Al-Qur’an.
Tahsin, tahfizh, tadabbur, Madrasah kader ummat,
lahir generasi penjaga wahyu. Bukan mustahil 800 ribu Masjid menjadi 800 ribu Pusat Kebangkitan Qur’ani

3. Baitulmaal
Jika tiap Masjid mengelola ZISWAF secara amanah berupa pemberdayaan ekonomi jamaah,
beasiswa, pangan, kesehatan, wakaf produktif,
penguatan ketahanan ummat, maka Masjid bukan menunggu donasi, tapi tampil menjadi Pusat Distribusi Keberkahan

4. Baitul Muamalah
Ini sangat strategis dimana Masjid membina :
Muamalah tanpa riba, Koperasi Syariah berbasis Jamaah, Pasar Ummat, Pasar Muamalah, Pasar Wakaf. Usaha Riil di bidang Pertanian, Perkebunan, Peternakan, Perikanan, Perdagangan dan Ikhtiar produktif lainnya utk Ketahanan Pangan, Sandang dan Papan

Dari sini Masjid benar-benar Produktif dan Mandiri
Kalau 800 ribu Masjid bergerak serempak…

Bayangkan :
800 ribu Pusat Dakwah
800 ribu Pusat Pendidikan
800 ribu Pusat Ekonomi Ummat
800 ribu Pusat Ketahanan Sosial

Ini bukan hanya memakmurkan Masjid
Ini memakmurkan Bangsa

Rumusnya indah sekali :
Masjid Makmur → Jamaah Berdaya → Umat Mandiri → Negeri Kuat

Bahkan bisa dirumuskan cakep sekali :
Baitullah sebagai Pusat Ibadah
Baitut Dakwah sebagai Pusat Kaderisasi
Baitul Qur’an sebagai Pusat Peradaban Ilmu
Baitulmaal sebagai Pusat Keberkahan Ekonomi
Baitul Muamalah sebagai Pusat Kemandirian Ummat

Bukankah ini layaknya seperti Membangun “Republik Masjid” ?

Dan 50 SPA (Santri Penerima Amanah) per Masjid itu seperti pasukan peradaban berbasis amanah, bukan sekadar relawan tapi insyaAllah Terdidik dan Terpimpin oleh seorang Imam Masjid yang menjadi Pengasuh BNB (Bertumbuh, Netes, Buktikan) di Masjid

Nah, jika 800 ribu Masjid bisa hidup dengan 50 orang penjaga amanah di setiap Masjid masing-masing, maka Indonesia bukan hanya negeri berpenduduk Muslim terbesar, tetapi bisa menjadi Pusat Kebangkitan Peradaban Islam dunia

InsyaAllah mulailah bergerak, menggerakkan dan bertumbuh bersama dalam Sinergi Dakwah Masajidallah

SSK "Silaturrahim, Syiar dan Kolaborasi"

Semoga berkah Allah senantiasa bertambah berlimpah buat kita sekeluarga besar Masajidallah semuanya sehat wal'afiat barokah rizki sukses selamat dunia akhirat dalam lindungan nikmat maghfirah serta ridha Allah Rabbul'alamin

Muhammad Nur Hasan

IBS 2025 KABUPATEN SAMBASKakanwil Kemenag Kalbar Serahkan Penghargaan kepada Juara Umum IBS 2025, Apresiasi Masjid Kapal...
28/07/2025

IBS 2025 KABUPATEN SAMBAS

Kakanwil Kemenag Kalbar Serahkan Penghargaan kepada Juara Umum IBS 2025, Apresiasi Masjid Kapal Munzalan dan LAZNAS BMI (Baitulmaal Munzalan Indonesia)

Sambas (Kemenag Kalbar) — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Barat, Dr. H. Muhajirin Yanis, M.Pd.I memberikan sambutan sekaligus menyerahkan piala dan penghargaan kepada Juara Umum Pasukan Amal Sholeh (Paskas) Masjid Kapal Munzalan pada ajang Indonesia Bahagiakan Santri (IBS) Tahun 2025, yang digelar di Kabupaten Sambas pada Sabtu (26/7/2025) malam.

Acara bergengsi yang diselenggarakan oleh Masjid Kapal Munzalan Indonesia ini dihadiri oleh Wakil Bupati Sambas, H. Heroaldi Djuhardi Alwi, S.T., M.T., jajaran Forkopimda Kabupaten Sambas, Kabag TU Kanwil Kemenag Kalbar H. Kaharudin, S.Ag., pejabat Kemenag se-Kabupaten Sambas, dan Ketua DWP Kanwil Kemenag Kalbar Hj. Salbia Muhajirin. Acara ini diikuti oleh 500 peserta dari 14 kabupaten/kota se-Kalimantan Barat beserta perwakilan Paskas dari seluruh wilayah.

Dalam sambutannya, Kakanwil Muhajirin Yanis menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Masjid Kapal Munzalan Indonesia atas konsistensinya menyelenggarakan IBS sebagai wadah penguatan karakter, prestasi, dan ukhuwah di kalangan para santri. "Program ini bukan hanya hiburan atau seremonial semata, tapi menjadi energi positif yang menghidupkan semangat, kreativitas, serta spiritualitas santri," ungkap Muhajirin.

Dengan tema “Memuliakan, Melayani, dan Membahagiakan Santri”, IBS dinilai sejalan dengan visi Kementerian Agama dalam membentuk generasi muda Islam yang unggul, berakhlak mulia, serta mampu menjadi panutan di masyarakat. Kakanwil menegaskan bahwa santri adalah pelita bangsa yang memegang peran penting dalam menjaga nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan.

Pada kesempatan yang sama, Muhajirin Yanis juga mengapresiasi capaian Lembaga Amil Zakat Nasional Baitulmaal Munzalan Indonesia (LAZNAS BMI) yang berhasil meraih predikat Transparan dengan nilai 80,63 dan Predikat Baik dengan indeks kepatuhan syariah 80,24 dari Audit Syariah Inspektorat Jenderal Kemenag RI. Tahun sebelumnya, BMI juga mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kantor Akuntan Publik.

“Ini pencapaian membanggakan bagi Kalbar, karena satu-satunya LAZ Nasional berasal dari sini. Semoga prestasi ini semakin meningkatkan kepercayaan publik dan mendorong semangat BMI dalam menyalurkan amanah umat secara optimal,” tambahnya.

Kakanwil berharap IBS Sambas membawa dampak positif yang luas dan menjadi ruang bahagia bagi santri serta mempererat sinergi iman, ilmu, dan amanah di Bumi Serumpun Kalimantan Barat.

Acara ditutup dengan taushiyah dan do'a bersama yang disampaikan oleh Tok Haji Kiyai Luqmanulhakim Ayahman Pontianak seraya mengajak seluruh santri dan para undangan untuk selalu berfikir positif kepada Allah SWT dengan memahami makna Surah Ad-Dhuha. (HDI/Ir).

Address

Sungai Raya Dalam, Kubu Raya
Pontianak

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Superholding Masaajidallah posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share