TIMES Bolinggo

TIMES Bolinggo TIMES Indonesia

Media Online Berjaringan No. 1 di Indonesia https://heylink.me/timesprobraya

28/03/2026

Dari ‘Kiamat Kecil’ Hingga Jadi Juragan Mobil: Kisah Hijrah Bos Kacung Motor Melawan Jerat Riba

28/03/2026

Banting Bocah 10 Tahun di Musala, Pria di Kota Probolinggo Resmi Jadi Tersangka

28/03/2026

Akses Vital ke Air Terjun Madakaripura Ambruk, Dua Warga Terluka

Tradisi THR di Pemerintah Kabupaten Cilacap tahun ini berubah jadi petaka. Bukannya membawa berkah, uang tunai Rp610 jut...
15/03/2026

Tradisi THR di Pemerintah Kabupaten Cilacap tahun ini berubah jadi petaka. Bukannya membawa berkah, uang tunai Rp610 juta justru menyeret Bupati Syamsul Aulia Rachman ke jerat hukum Komisi Pemberantasan Korupsi.

Duit ratusan juta itu ditemukan di rumah Asisten II Ferry Adhi Dharma dalam goodie bag yang sudah siap dibagikan sebagai THR untuk pihak eksternal. Sekda Sadmoko Danardono ikut ditetapkan tersangka.

Penyidik menduga praktik setoran dari OPD untuk kebutuhan serupa sudah berlangsung sejak 2025. OTT yang digelar akhir pekan lalu juga mengamankan 17 orang, dengan 13 di antaranya dibawa ke Jakarta untuk pemeriksaan intensif. (*)

Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, pada Selasa (3...
04/03/2026

Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, pada Selasa (3/3/2026) dini hari seolah membuka kembali catatan lama dalam perjalanan politik keluarga Arafiq.

Penangkapan terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemkab Pekalongan itu langsung mengingatkan publik pada sang kakak, Fahd El Fouz atau Fahd Arafiq, yang sebelumnya dua kali tersandung kasus korupsi hingga mendekam di penjara.

Di tengah karier politik yang sedang menanjak, Fadia kini harus berhadapan dengan lembaga antirasuah yang dulu juga menjerat kakaknya. Fahd sendiri dikenal sebagai tokoh organisasi kepemudaan yang pernah memimpin KNPI serta menduduki sejumlah posisi strategis di lingkungan Partai Golkar dan organisasi sayapnya.

Namun, perjalanan kariernya tak lepas dari kontroversi. Ia pernah divonis dalam kasus suap Dana Penyesuaian Infrastruktur Daerah (DPID) serta kasus korupsi pengadaan Al-Qur’an dan laboratorium komputer di Kementerian Agama.

Kini, saat Fadia Arafiq turut terjerat OTT KPK di Semarang bersama dua orang kepercayaannya, perhatian publik kembali tertuju pada dinamika keluarga politik tersebut, sebuah ironi ketika karier yang sedang berada di puncak justru harus diuji oleh kasus yang serupa dengan masa lalu sang kakak. (*)

Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Probolinggo memicu kekecewaan. Meski diharapkan mendongkrak eko...
28/02/2026

Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Probolinggo memicu kekecewaan. Meski diharapkan mendongkrak ekonomi lokal, unit ini dituding mengabaikan UMKM dan tenaga kerja sekitar.

Salah satu Ketua Koperasi Merah Putih mengeluhkan proposal kemitraan yang tak digubris selama tiga bulan, padahal anggota mereka siap memasok kebutuhan program Makan Bergizi Gratis.

Di sisi lain, pengelola SPPG mengklaim telah memenuhi kuota 70% pekerja lokal dan merangkul warga. Namun, nihilnya keterlibatan UMKM menimbulkan kesan SPPG menjadi “menara gading”.
Tanpa transparansi dan pembinaan standar kualitas bagi pengusaha lokal, misi ganda kesehatan dan kesejahteraan ekonomi rakyat terancam gagal total. (*)

Baca www.bromotoday.id

Rekrutmen SPPG di Kota Probolinggo: Warga Lokal Merasa DianaktirikanPROGRAM strategis Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota...
28/02/2026

Rekrutmen SPPG di Kota Probolinggo: Warga Lokal Merasa Dianaktirikan

PROGRAM strategis Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Probolinggo memicu kekecewaan warga. Kehadiran Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Pilang dan Jrebeng Lor justru memicu protes lantaran minimnya penyerapan tenaga kerja lokal.

Di Kelurahan Pilang, sejumlah pelamar setempat dinyatakan tidak lolos seleksi, sementara di Jrebeng Lor, posisi relawan diduga didominasi warga dari luar daerah.

Tokoh masyarakat, Solihin, menyayangkan kebijakan pengelola yang tidak memprioritaskan warga radius terdekat. Menurutnya, pekerjaan seperti tenaga masak, kebersihan, hingga pengamanan sangat mampu diisi oleh sumber daya manusia setempat.

“Jangan sampai kami hanya jadi penonton di rumah sendiri,” tegas warga sekitar dapur.

Ketimpangan ini dikhawatirkan memicu kecemburuan sosial dan mengikis dukungan masyarakat terhadap program pemerintah.

Menanggapi gejolak ini, pihak internal pengelola menyatakan proses rekrutmen belum final dan masih dalam tahap pertimbangan untuk mengakomodasi warga sekitar.

Masyarakat mendesak adanya transparansi kriteria seleksi dan berharap DPRD Kota Probolinggo segera turun tangan melakukan klarifikasi agar program mulia ini tidak mencederai rasa keadilan sosial di tingkat bawah. (*)

Kabar duka datang dari keluarga besar Polri. Meriyati Roeslani Hoegeng, istri mendiang Kapolri legendaris Hoegeng Iman S...
04/02/2026

Kabar duka datang dari keluarga besar Polri. Meriyati Roeslani Hoegeng, istri mendiang Kapolri legendaris Hoegeng Iman Santoso, meninggal dunia pada Selasa (3/2/2026) siang.

Perempuan yang akrab disapa Eyang Meri itu wafat pada usia 100 tahun, pukul 13.24 WIB, setelah sakit. Jenazah disemayamkan di rumah duka kawasan Mekarjaya, Depok.

Dikenal sederhana dan menjunjung nilai keluarga, Eyang Meri kerap disebut sebagai penopang prinsip kejujuran sang suami. Almarhumah rencananya dimakamkan Rabu (4/2/2026) siang ini di Taman Pemakaman Giri Tama, Bogor. (*)

Baca www.bromotoday.id

Jika ada lomba “Warga Paling Kuat Menahan Derita”, Ambar Probancana (50) pantas masuk podium. Warga Desa Sukapura, Kabup...
03/02/2026

Jika ada lomba “Warga Paling Kuat Menahan Derita”, Ambar Probancana (50) pantas masuk podium. Warga Desa Sukapura, Kabupaten Probolinggo ini hidup dalam mode paling sulit. Hujan yang bagi orang lain terasa syahdu, justru menjadi alarm bencana baginya.

Dua kali rumah peninggalan orang tua di Desa Ngepung, Kecamatan Sukapura itu roboh, bukan karena gempa, melainkan limpahan air dari proyek drainase yang berhenti tepat di batas pekarangannya.

Setiap hujan, rumahnya jadi kolam dadakan dengan arus deras merusak bangunan, kandang itik, hingga menghanyutkan harta dan surat berharga.

Ironisnya, di rumah rapuh itu tinggal adiknya, sarjana arsitek yang kini ODGJ. Ambar hanya meminta satu hal sederhana yakni lanjutkan drainase, agar hidup mereka tak lagi runtuh setiap musim hujan. (*)

Baca www.bromotoday.id

Pengendara yang melintas di Exit Tol Probolinggo Timur, Selasa (3/2/2026) pagi, sempat diminta menepi. Tenang, bukan raz...
03/02/2026

Pengendara yang melintas di Exit Tol Probolinggo Timur, Selasa (3/2/2026) pagi, sempat diminta menepi. Tenang, bukan razia tilang.

Dishub Kabupaten Probolinggo menggelar ramp check untuk memastikan kendaraan aman dipakai di jalan. Mulai pukul 09.00 WIB, petugas mengecek angkutan umum, barang, hingga wisata.

Ban, rem, lampu, kemudi, sampai STNK dan KIR tak luput dari pemeriksaan. Kegiatan ini melibatkan polisi, Jasa Raharja, Bapenda Jatim, dan instansi lain. Tujuannya mencegah risiko sejak dini, apalagi jelang musim liburan dan arus mudik.

“Kolaborasi lintas instansi ini diharapkan memberi dampak positif bagi keselamatan pengguna jalan,” kata PPID Sekretaris Dinas Dishub, Taufiq. **

Baca www.bromotoday.id

Address

Jalan Kalimas Kec. Kademangan Kota Probolinggo, Jl. Drive Soetomo Kota Probolinggo
Probolinggo

Opening Hours

09:00 - 17:00

Telephone

+6282229097572

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when TIMES Bolinggo posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to TIMES Bolinggo:

Share