Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan Halaman resmi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan

04/08/2026

Dalam rangka mendukung Gerakan Indonesia Asri sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan melaksanakan kegiatan kerja bakti (kurve) di Taman Batas Kota Nglejok pada Selasa, 4 Agustus 2026.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen DLH untuk terus menjaga, merawat, dan mempercantik taman serta ruang terbuka hijau agar tetap bersih, asri, dan nyaman bagi masyarakat. Taman bukan hanya menjadi elemen penghijauan kota, tetapi juga ruang publik tempat warga berkumpul, bersosialisasi, berolahraga, hingga menikmati waktu bersama keluarga.

Lingkungan yang indah tidak tercipta dengan sendirinya, melainkan melalui kepedulian dan gotong royong kita semua. Mari bersama menjaga kebersihan taman, tidak membuang sampah sembarangan, serta ikut merawat fasilitas umum agar tetap lestari untuk generasi mendatang.

Indonesia Asri dimulai dari langkah kecil di lingkungan sekitar. Bersama, kita wujudkan Grobogan yang hijau, bersih, dan nyaman.

DLH Grobogan Matangkan Penataan Taman dan Ruang Terbuka Hijau Sambut HUT Ke-81 RIGrobogan – Senin (3/8/2026), Dinas Ling...
03/08/2026

DLH Grobogan Matangkan Penataan Taman dan Ruang Terbuka Hijau Sambut HUT Ke-81 RI

Grobogan – Senin (3/8/2026), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Grobogan terus mematangkan persiapan menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia melalui penataan taman dan ruang terbuka hijau di sejumlah titik strategis. Pada kegiatan tersebut, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan bersama Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Jabatan Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan (Pedal) melakukan peninjauan langsung terhadap proses pemeliharaan taman yang sedang berlangsung.

Peninjauan dilaksanakan di beberapa lokasi, antara lain Taman Simpang Lima, median Jalan Gajah Mada, Taman Batas Kota Ngejok, median Jalan Ahmad Yani, Taman Segitiga Emas, hingga kawasan Alun-Alun Purwodadi. Kegiatan difokuskan untuk memastikan progres pengecatan berbagai sarana taman, seperti kanstin, pot tanaman, dan ornamen taman agar tampil lebih bersih, rapi, dan estetis sehingga mampu mempercantik wajah Kota Purwodadi dalam menyambut peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.

Selain memastikan kualitas pekerjaan pengecatan, jajaran DLH juga memberikan edukasi kepada para pekerja mengenai pentingnya penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) selama kegiatan berlangsung. Dalam kesempatan tersebut turut dibahas rencana pemangkasan dahan pohon yang berpotensi mengganggu keselamatan maupun estetika, perapian tanaman, pembersihan benalu, serta penataan dan pengecatan lanjutan terhadap berbagai ornamen taman guna menjaga keindahan ruang terbuka hijau.

Khusus di kawasan Alun-Alun Purwodadi yang akan menjadi lokasi pelaksanaan upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, DLH melakukan pengecekan kesiapan area plaza dan lokasi pengibaran bendera. Berbagai langkah pemeliharaan telah disiapkan, mulai dari penyiraman rumput secara rutin agar tetap hijau dan terawat, hingga perbaikan sistem pencahayaan (lighting) untuk mendukung kelancaran pelaksanaan upacara dan berbagai rangkaian kegiatan peringatan kemerdekaan.

Melalui kegiatan ini, DLH Kabupaten Grobogan menegaskan komitmennya dalam menjaga kualitas taman kota dan ruang terbuka hijau sebagai ruang publik yang bersih, indah, aman, dan nyaman. Penataan lingkungan tidak hanya menjadi bagian dari persiapan menyambut HUT Ke-81 Republik Indonesia, tetapi juga merupakan upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan serta memberikan ruang publik yang lebih representatif bagi masyarakat Kabupaten Grobogan.

Grobogan – Seluruh jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Grobogan melaksanakan kegiatan Resik-resik Desa Lan Ku...
31/07/2026

Grobogan – Seluruh jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Grobogan melaksanakan kegiatan Resik-resik Desa Lan Kutha pada Jumat (31/7/2026) sebagai bentuk partisipasi dalam menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan diikuti oleh seluruh pegawai, mulai dari lingkungan Kantor DLH Kabupaten Grobogan hingga tiga UPTD Persampahan Wilayah Tengah, Barat, dan Timur dengan melaksanakan kerja bakti di lingkungan kerja masing-masing.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut Surat Sekretariat Daerah Kabupaten Grobogan Nomor: B/400.14.1.1/652/SETDA/2026 tentang penyampaian jadwal, tema, logo, dan partisipasi dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026. Sesuai arahan tersebut, seluruh perangkat daerah melaksanakan aksi bersih lingkungan melalui kegiatan kerja bakti yang berlangsung mulai pukul 06.45 WIB hingga 10.00 WIB di wilayah administrasi masing-masing.

Dalam pelaksanaannya, seluruh pegawai bergotong royong membersihkan halaman kantor, taman, saluran drainase, area parkir, serta lingkungan sekitar tempat kerja. Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan rapi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat budaya gotong royong dan meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.

Bagi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan, kebersihan bukan hanya menjadi tugas pokok organisasi, tetapi juga menjadi budaya kerja yang harus diterapkan oleh seluruh pegawai. Lingkungan kerja yang bersih, hijau, dan tertata tidak hanya meningkatkan estetika kawasan, tetapi juga menciptakan suasana kerja yang sehat, nyaman, dan produktif sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Melalui kegiatan Resik-resik Desa Lan Kutha, DLH Kabupaten Grobogan berharap semangat menjaga kebersihan tidak hanya tumbuh di lingkungan perkantoran, tetapi juga menjadi budaya di tengah masyarakat. Dengan kepedulian dan partisipasi seluruh elemen, lingkungan yang bersih, indah, dan nyaman dapat terus terwujud sebagai salah satu bentuk nyata kontribusi dalam mengisi kemerdekaan serta mewujudkan Kabupaten Grobogan yang semakin bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Guyub dan Kreatif, DLH Grobogan Gelar Aksi Pembersihan Lingkungan Kerja Sambut HUT Ke-81 Kemerdekaan RIGrobogan – Ada su...
28/07/2026

Guyub dan Kreatif, DLH Grobogan Gelar Aksi Pembersihan Lingkungan Kerja Sambut HUT Ke-81 Kemerdekaan RI

Grobogan – Ada suasana yang sedikit berbeda di halaman Kantor Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Grobogan pada Selasa (28/7/2026). Sejak pagi, jajaran pegawai tampak kompak bergotong royong mengikuti Gerakan Aksi Pembersihan Lingkungan Kerja sebagai bagian dari persiapan menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bagi keluarga besar DLH Grobogan, kreativitas dan kepedulian terhadap lingkungan telah menjadi bagian dari budaya kerja. Salah satunya diwujudkan dengan memanfaatkan sisa cat hasil pengecatan taman yang masih layak pakai untuk mempercantik lingkungan kantor. Cat tersebut digunakan kembali untuk mengecat kanstin, pinggiran kolam, tiang bendera, hingga berbagai ornamen di area kantor sehingga tampil lebih bersih, rapi, dan menarik.

Kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan yang turut terjun ke lapangan melakukan pengecatan kanstin. Sekretaris Dinas tampak memoles ornamen batu di sekitar taman, sementara para kepala bidang, pejabat fungsional, serta seluruh staf bergotong royong menyapu halaman, mengecat fasilitas kantor, merapikan taman, dan membersihkan setiap sudut lingkungan kerja.

Suasana kebersamaan begitu terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Tidak ada sekat antara pimpinan dan pegawai, seluruhnya saling bahu membahu menyelesaikan pekerjaan layaknya kerja bakti di lingkungan rumah sendiri. Canda tawa yang menghiasi kegiatan semakin menambah semangat kebersamaan.

Semakin hangatnya suasana juga terasa ketika tersaji teh hangat, kopi, dan aneka gorengan yang dinikmati bersama di sela-sela kegiatan. Diiringi alunan lagu dangdut yang menghibur, semangat gotong royong terus terjaga hingga seluruh pekerjaan selesai.

Gerakan ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan kantor yang bersih, nyaman, dan indah, tetapi juga menjadi bentuk efisiensi melalui pemanfaatan kembali material yang masih dapat digunakan. Langkah sederhana tersebut mencerminkan komitmen DLH Kabupaten Grobogan dalam menerapkan prinsip pengelolaan sumber daya secara bijaksana sekaligus mengurangi pemborosan.

Selain sebagai upaya mempercantik lingkungan kantor, kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan menyambut peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Lingkungan kerja yang bersih, rapi, dan asri diharapkan dapat menumbuhkan semangat kerja, memperkuat kebersamaan, serta menjadi contoh nyata bahwa menjaga lingkungan dapat dimulai dari tempat kerja masing-masing.

Melalui semangat gotong royong, kebersamaan, dan kreativitas, DLH Kabupaten Grobogan terus berkomitmen menghadirkan lingkungan kerja yang bersih, nyaman, serta mendukung pelayanan publik yang semakin baik kepada masyarakat

DLH Grobogan Sosialisasikan Pengendalian Gas Rumah Kaca, Dorong Desa Sumberagung Menjadi Kampung IklimGrobogan – Selasa ...
28/07/2026

DLH Grobogan Sosialisasikan Pengendalian Gas Rumah Kaca, Dorong Desa Sumberagung Menjadi Kampung Iklim

Grobogan – Selasa (28/7/2026), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Grobogan melalui UPTD Persampahan Kelas A Wilayah Timur menjadi narasumber dalam kegiatan sosialisasi mengenai efek Gas Rumah Kaca (GRK) dan pengelolaan sampah di Desa Sumberagung, Kecamatan Ngaringan, Kabupaten Grobogan.

Mengusung tema "Menuju Desa Tangguh Iklim melalui Program Kampung Iklim (ProKlim)", kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai dampak perubahan iklim sekaligus mendorong partisipasi aktif warga dalam upaya mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di tingkat desa.

Dalam kesempatan tersebut, Kasubag Tata Usaha UPTD DLH Wilayah Timur, Azis Murtawan, S.M., menyampaikan materi mengenai potensi Desa Sumberagung sebagai Kampung Iklim. Ia menjelaskan bahwa desa memiliki modal lingkungan yang sangat besar untuk mendukung upaya pencegahan dan penurunan emisi Gas Rumah Kaca melalui pengelolaan sumber daya alam secara berkelanjutan.

"Desa Sumberagung memiliki berbagai potensi yang sangat mendukung pelaksanaan Program Kampung Iklim, mulai dari kawasan pertanian dan perkebunan, ruang terbuka hijau, hingga keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Potensi tersebut perlu terus dikembangkan agar mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," jelas Azis.

Dalam paparannya, Azis juga memperkenalkan Program Kampung Iklim (ProKlim) sebagai program nasional Kementerian Lingkungan Hidup yang bertujuan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menghadapi perubahan iklim melalui aksi adaptasi dan mitigasi yang dilaksanakan secara berkelanjutan.

Salah satu potensi unggulan Desa Sumberagung yang mendapat perhatian adalah keberadaan kawasan perkebunan kelengkeng yang telah dikenal sebagai salah satu sentra buah kelengkeng di Kabupaten Grobogan. Selain memiliki nilai ekonomi yang tinggi, keberadaan ribuan pohon kelengkeng juga memberikan manfaat ekologis sebagai penyerap karbon dioksida (CO₂), penghasil oksigen, serta berkontribusi dalam menjaga kualitas udara dan menurunkan suhu lingkungan.

Selain sektor perkebunan, Desa Sumberagung juga memiliki potensi lain berupa lahan pertanian, peternakan, kawasan wisata alam seperti Sendang Wangi dan Jowo Dhuwur View, serta budaya gotong royong masyarakat yang menjadi modal sosial penting dalam implementasi ProKlim.

Pada kesempatan tersebut disampaikan p**a berbagai aksi mitigasi perubahan iklim yang dapat dikembangkan oleh masyarakat, di antaranya penanaman pohon, pengelolaan sampah melalui prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pembuatan kompos, penghematan energi dan air, pemanfaatan limbah organik, hingga pengembangan ruang terbuka hijau berbasis masyarakat. Sementara itu, upaya adaptasi perubahan iklim dapat dilakukan melalui konservasi sumber air, pembuatan sumur resapan, pemanenan air hujan, penghijauan pekarangan, serta pengelolaan pertanian yang lebih adaptif terhadap perubahan cuaca.

Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan masyarakat Desa Sumberagung semakin memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan sebagai bagian dari upaya menghadapi perubahan iklim. Dengan dukungan pemerintah desa, kelompok masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan, Desa Sumberagung dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi Desa Kampung Iklim (ProKlim) yang mampu mengintegrasikan pelestarian lingkungan, pengurangan emisi Gas Rumah Kaca, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme peserta yang mengikuti penyampaian materi dan diskusi mengenai berbagai langkah nyata yang dapat diterapkan di lingkungan desa dalam mendukung pembangunan rendah karbon dan mewujudkan desa yang tangguh terhadap perubahan iklim.

21/07/2026

Grobogan – Upaya mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan terus diperkuat oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Grobogan. Melalui kegiatan pendampingan, DLH Kabupaten Grobogan melakukan bedah 24 indikator penilaian Program Adiwiyata bersama SMP Negeri 4 Purwodadi sebagai langkah persiapan sekaligus pengecekan kesesuaian data indikator penilaian dalam menghadapi seleksi Calon Sekolah Adiwiyata Nasional (CSAN).

Kegiatan pendampingan dipimpin oleh Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Grobogan, S. Gunawan Widiyanto, SKM., M.Kes, didampingi oleh Penyuluh Lingkungan Hidup dan staf yang membidangi Program Adiwiyata. Kedatangan tim DLH disambut langsung oleh Kepala SMP Negeri 4 Purwodadi, Soekamto, S.Pd., M.Pd., bersama tim Adiwiyata sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, tim DLH bersama sekolah melakukan pembahasan secara menyeluruh terhadap 24 indikator penilaian yang menjadi komponen penting dalam Program Adiwiyata. Untuk memastikan proses evaluasi berjalan efektif, indikator penilaian dibagi menjadi beberapa kelompok kerja, dengan tim penilai kabupaten dibagi menjadi 4 tim yang masing-masing berfokus pada 6 indikator utama. Pembagian ini dilakukan agar setiap aspek dapat dikaji secara lebih mendalam dan sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan.

Pendampingan tidak hanya berfokus pada pemeriksaan administrasi, tetapi juga mencakup verifikasi kesesuaian antara data dukung dengan kondisi nyata di lapangan. Tim melakukan koreksi, revisi, serta memberikan berbagai masukan terhadap dokumen dan bukti pendukung yang telah disiapkan sekolah agar semakin lengkap dan memenuhi standar penilaian tingkat nasional.

Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Grobogan, S. Gunawan Widiyanto, menyampaikan bahwa komitmen sekolah dalam mengikuti seleksi CSAN harus diikuti dengan upaya maksimal dari seluruh pihak.

"Ibarat sudah basah, kita harus nyemplung sekalian. Kita sudah mendaftar dan berkomitmen untuk mengikuti Seleksi CSAN, maka kita harus memberikan usaha yang maksimal agar mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan kita, yaitu Adiwiyata Nasional," tegas Gunawan.

Melalui pendampingan ini, DLH Kabupaten Grobogan berharap SMP Negeri 4 Purwodadi semakin siap dalam menghadapi tahapan seleksi Calon Sekolah Adiwiyata Nasional. Selain sebagai bentuk persiapan penilaian, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya peduli lingkungan yang diterapkan secara nyata oleh seluruh warga sekolah.

Dengan kolaborasi antara pemerintah daerah dan satuan pendidikan, Program Adiwiyata diharapkan mampu mencetak generasi yang memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta menjadikan sekolah sebagai pusat pembelajaran pengelolaan lingkungan hidup yang berkelanjutan.

Pelayanan publik adalah amanah yang harus diberikan secara profesional, jujur, dan berintegritas.Dinas Lingkungan Hidup ...
20/07/2026

Pelayanan publik adalah amanah yang harus diberikan secara profesional, jujur, dan berintegritas.

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa memungut biaya di luar ketentuan yang berlaku. Ucapan terima kasih tidak harus diwujudkan dalam bentuk uang, hadiah, atau pemberian lainnya. Kepuasan masyarakat atas pelayanan yang kami berikan merupakan penghargaan terbesar bagi kami.

Mari bersama membangun budaya antikorupsi dengan menolak segala bentuk gratifikasi, suap, dan pungutan liar. Integritas bukan hanya menjadi tanggung jawab aparatur, tetapi juga menjadi komitmen bersama dalam mewujudkan pelayanan publik yang bersih, transparan, akuntabel, dan bebas dari korupsi.

"Tolak Gratifikasi, Jaga Integritas. Pelayanan Publik Tidak Dipungut Biaya di Luar Ketentuan."
kpk .kpk .kpk


Pohon Tabebuya, "Buya"-nya Shibuya: Ketika Grobogan Punya Musim Bunganya SendiriGrobogan – Pernah nggak sih, lagi naik m...
18/07/2026

Pohon Tabebuya, "Buya"-nya Shibuya: Ketika Grobogan Punya Musim Bunganya Sendiri

Grobogan – Pernah nggak sih, lagi naik motor atau jalan santai di sekitar Simpang Lima Purwodadi, tiba-tiba pandangan langsung tertuju ke deretan pohon yang penuh bunga berwarna merah muda, kuning, putih, atau ungu? Sekilas, suasananya bikin ingat jalanan di Jepang saat musim sakura.

Tenang, itu bukan sakura. Itu adalah pohon tabebuya, si cantik asal Amerika Tengah dan Amerika Selatan yang kini menjadi salah satu tanaman penghijauan favorit di berbagai kota di Indonesia, termasuk Kabupaten Grobogan.

Kalau di Jepang orang rela menunggu musim sakura mekar, di Grobogan kita juga punya "musim bunganya" sendiri. Bedanya, yang mekar bukan sakura, melainkan tabebuya. Makanya, kalau lagi bermekaran begini, tak sedikit warga yang bercanda menyebutnya, "Buya"-nya Shibuya.

Mekar Justru Saat Cuaca Panas

Yang unik dari tabebuya adalah waktu mekarnya. Berbeda dengan kebanyakan tanaman yang tumbuh subur saat musim hujan, tabebuya justru memilih tampil cantik ketika cuaca sedang panas-panasnya.

Saat memasuki musim kemarau atau ketika intensitas hujan mulai berkurang, daun-daunnya akan berguguran terlebih dahulu. Setelah itu, hampir seluruh ranting dipenuhi bunga-bunga yang bermekaran tanpa tertutup daun.

Inilah yang membuat tabebuya terlihat sangat mencolok dan memanjakan mata. Dari kejauhan, deretan bunganya seolah membentuk hamparan warna yang menghiasi jalan-jalan kota.

Menghias Sudut Kota Purwodadi

Di Kabupaten Grobogan, pohon tabebuya dapat dijumpai di sejumlah ruang terbuka hijau dan jalur jalan. Salah satu lokasi yang paling menarik perhatian adalah kawasan Taman Simpang Lima Purwodadi.

Saat bunga sedang bermekaran, kawasan ini terasa lebih hidup. Pengendara yang melintas pun sering kali memperlambat laju kendaraan hanya untuk menikmati keindahan bunga yang bergantungan di sepanjang jalan.

Tak hanya di Simpang Lima, tabebuya juga tumbuh di beberapa taman kota, termasuk Taman Ir. Soekarno, salah satu ruang terbuka hijau yang menjadi pusat aktivitas olahraga, rekreasi, dan berkumpulnya masyarakat.

Pemandangan bunga-bunga tabebuya yang bermekaran membuat aktivitas jogging atau sekadar bersantai terasa semakin menyenangkan.

Bukan Sekadar Cantik

Di balik tampilannya yang memesona, tabebuya ternyata memiliki banyak manfaat bagi lingkungan.

Sebagai pohon peneduh, tabebuya membantu menyerap karbon dioksida, menghasilkan oksigen, serta menurunkan suhu udara di kawasan perkotaan.

Sistem perakarannya juga berperan dalam memperkuat struktur tanah sehingga membantu mengurangi risiko erosi. Selain itu, tanah di sekitar akar menjadi lebih mampu menyerap air hujan sehingga mendukung resapan air ke dalam tanah dan mengurangi potensi genangan.

Keberadaan pohon-pohon seperti tabebuya menjadi bagian penting dalam menciptakan kota yang lebih hijau, nyaman, dan berkelanjutan.

Jangan Hanya Dinikmati, Mari Dijaga

Keindahan tabebuya tentu tidak hadir begitu saja. Ada proses panjang mulai dari penanaman, pemeliharaan, penyiraman, hingga perawatan rutin agar pohon dapat tumbuh sehat dan berbunga setiap tahunnya.

Karena itu, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk menjaga keberadaan pohon-pohon di ruang publik. Tidak merusak tanaman, tidak membuang sampah sembarangan, serta ikut merawat lingkungan merupakan bentuk kepedulian sederhana yang memberikan manfaat besar.

Siapa sangka, untuk menikmati suasana yang mirip musim sakura, kita tidak harus terbang ke Jepang.

Cukup datang ke sudut-sudut hijau Kabupaten Grobogan, nikmati semilir angin di bawah rindangnya tabebuya, lalu biarkan bunga-bunganya bercerita bahwa kota ini juga punya musim indahnya sendiri. 🌸🌳

Address

Jalan Paramedis Komplek Simpang Lima
Purwodadi
58111

Opening Hours

Monday 07:30 - 15:30
Tuesday 07:30 - 15:30
Wednesday 07:30 - 15:30
Thursday 07:30 - 15:30
Friday 07:30 - 13:30

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Grobogan:

Shortcuts

Share