Desa Kemejing Kec Loano

Desa Kemejing Kec Loano Halaman resmi Desa Kemejing Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo.

Dokumentasi Pelaksanaan Dokter Spesialis Keliling. Desa Kemejing , Kecamatan Loano Kab Purworejo Video ada di YouTube De...
22/04/2026

Dokumentasi Pelaksanaan Dokter Spesialis Keliling.
Desa Kemejing , Kecamatan Loano Kab Purworejo

Video ada di YouTube Desa Kemejing
Selasa, 21 April 2026

SOSIALISASI KEGIATAN BANTER MELAJU (PAGUYUBAN PETERNAK MEMBANGUN KELUARGA MAJU) Narasumber dari Dinas Pertanian dan Pete...
03/04/2026

SOSIALISASI KEGIATAN BANTER MELAJU (PAGUYUBAN PETERNAK MEMBANGUN KELUARGA MAJU)

Narasumber dari Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Jateng, Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Purworejo, Penyuluh Pertanian.

Selasa 31 Maret 2026

Melalui pesan ini, kami ingin menyampaikan aspirasi dan keluhan terkait kondisi riil desa yang saat ini mengalami tekana...
11/03/2026

Melalui pesan ini, kami ingin menyampaikan aspirasi dan keluhan terkait kondisi riil desa yang saat ini mengalami tekanan akibat banyaknya "titipan" program dari tingkat pusat maupun provinsi.
​Beberapa poin utama yang menjadi kendala di lapangan antara lain:
#​Pemotongan untuk KDMP: Adanya instruksi pemotongan atau alokasi khusus Dana Desa untuk Kader Desa Maju Menuju Penuntasan (KDMP) yang cukup signifikan.

#​Program "Spelling" (Stunting) Gubernur: Munculnya program dari gubernur, alokasi Dana Desa untuk mendukung program unggulan Gubernur Jawa Tengah terkait penanganan stunting (Spelling), yang meskipun tujuannya baik, tapi menambah beban pos belanja desa yang sudah terbatas.

#​Implementasi ILP (Integrasi Layanan Primer): Mandat program kesehatan melalui ILP menuntut kesiapan anggaran desa, sementara pos untuk pemberdayaan masyarakat lainnya menjadi tergeser.

Renovasi gedung Polindes

#​Kegiatan Eksternal: Banyaknya kegiatan seremonial atau program instansi lain yang diarahkan untuk didanai oleh Dana Desa, padahal program tersebut tidak masuk dalam RPJMDes awal.

​Dampak di Lapangan:
#​Kurangnya Otonomi Desa: Desa kehilangan fleksibilitas untuk membangun infrastruktur atau program yang benar-benar dibutuhkan oleh warga lokal sesuai hasil Musrenbangdes.

#​Risiko Administrasi: Perubahan alokasi di tengah jalan untuk mengakomodasi program luar berisiko menimbulkan ketidaksesuaian laporan pertanggungjawaban.

#​Keterbatasan Dana Darurat: Dana Desa habis terserap untuk program "titipan", sehingga penanganan masalah mendesak di tingkat RT/RW seringkali tidak terbiayai.

Mudah mudahan semuanya yg baik baik.

Haul Eyang Ki BongsojoyoMerawat Sejarah, Menjaga Jati DiriHaul Eyang Ki Bongsojoyo bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi...
01/02/2026

Haul Eyang Ki Bongsojoyo
Merawat Sejarah, Menjaga Jati Diri
Haul Eyang Ki Bongsojoyo bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi sebuah napak tilas sejarah yang menghubungkan kita dengan akar peradaban, perjuangan, dan nilai luhur para leluhur.
Eyang Ki Bongsojoyo dikenal sebagai sosok yang berjasa dalam membuka wilayah, membangun kehidupan masyarakat, serta menyebarkan nilai-nilai kebijaksanaan, keadilan, dan spiritualitas di masanya. Melalui haul ini, kita tidak hanya mendoakan beliau, tetapi juga menghidupkan kembali warisan nilai yang menjadi pondasi kehidupan sosial dan budaya desa hingga hari ini.
Kegiatan haul menjadi ruang edukasi lintas generasi. Anak-anak belajar tentang sejarah daerahnya, para pemuda mengenal jati diri bangsanya, dan para orang tua mewariskan cerita serta keteladanan yang tidak tertulis dalam buku, tetapi hidup dalam tradisi.
Di tengah arus zaman yang terus berubah, haul ini mengajarkan bahwa kemajuan tidak harus melupakan asal-usul. Justru dari sejarah, kita belajar bagaimana menjadi manusia yang beradab, berakhlak, dan bertanggung jawab terhadap sesama.
Semoga Haul Eyang Ki Bongsojoyo menjadi pengingat bahwa:
“Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak melupakan jasa para leluhurnya.”
Mari bersama menjaga tradisi, merawat sejarah, dan meneruskan nilai kebaikan untuk generasi mendatang. 🌾✨

Minggu Wage , 1 Februari 2026 / 13 Ruwah 1447 H

Lokasi : Makam Tlogosono, Gebang. Jl Gebang - Redin

01/02/2026

Ki BONGSOJOYO Konon menurut cerita turun temurun ialah Lurah Pertama Desa Kemejing, Loano, Purworejo

30/01/2026

Deliminasi Pemetaan Desa Kemejing

Doa Bersama & Peletakan Batu PertamaKoperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa KemejingBertempat di Balai Desa Kemejing, Keca...
29/01/2026

Doa Bersama & Peletakan Batu Pertama
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Desa Kemejing

Bertempat di Balai Desa Kemejing, Kecamatan Loano, Kabupaten Purworejo, telah dilaksanakan kegiatan Doa Bersama dan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) pada Senin, 26 Januari 2026.

Kegiatan ini dihadiri oleh Pemerintah Desa Kemejing, BPD, tokoh masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta perwakilan lembaga desa dan warga. Acara diawali dengan doa bersama sebagai wujud ikhtiar dan harapan agar pembangunan gedung koperasi berjalan lancar, aman, serta membawa manfaat bagi seluruh masyarakat.

Peletakan batu pertama menjadi simbol dimulainya pembangunan Gedung KDMP Desa Kemejing, yang ke depan diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi desa, penguatan usaha masyarakat, serta sarana meningkatkan kesejahteraan warga.
Melalui kebersamaan, gotong royong, dan doa, Desa Kemejing terus melangkah maju membangun kemandirian ekonomi desa.
Desa Kemejing
Membangun Ekonomi, Menguatkan Kebersamaan.

Lokasi Pembangunan Gedung KDMP
26/01/2026

Lokasi Pembangunan Gedung KDMP

Rabu, 24 Desember 2025 Musyawarah Desa Kemejing tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2026
13/01/2026

Rabu, 24 Desember 2025 Musyawarah Desa Kemejing tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Tahun Anggaran 2026

Banyak Pembanguanan Terganggu, bahkan visi misi kades, mungkin saat sblm mencalonkan mencanangkan pembangunan pembanguna...
04/01/2026

Banyak Pembanguanan Terganggu, bahkan visi misi kades, mungkin saat sblm mencalonkan mencanangkan pembangunan pembangunan fisik.

Tahun 2026, warga desa jangan dulu berharap ada pembangunan besar-besaran. Bukan karena pemerintah desa nggak kerja, tapi memang dana desa yang masuk ke tiap desa jumlahnya turun jauh.

misalnya, dana desa paling kecil sekitar Rp240 juta, dan yang paling besar Rp373 juta. Padahal biasanya satu desa bisa pegang Rp800 juta sampai Rp1 miliar lebih. Bedanya jauh, rasanya kayak panen tapi sawah diserang hama.

Terus mungkin ada yang nyeletuk, “Lah, dana desanya ke mana?”
Ya… itu juga yang sering jadi pertanyaan. Jadi begini ceritanya: sekarang sebagian dana desa dipakai buat nyicil pengembalian pinjaman ke himbara atas pembangunan Gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Dan cicilannya bukan setahun dua tahun, tapi enam tahun.

Untuk tahun 2026, pagu dana desa dibagi dua:
Pagu dana desa reguler di Kabupaten Majalengka, sekitar Rp200–300 jutaan, penggunaannya mengikuti prioritas dana desa Tahun 2026. Sedangkan dana desa untuk KDMP, pengaturannya langsung dari pemerintah pusat.

Coba dibayangin bareng-bareng, selama enam tahun ke depan desa cuma pegang uang sekitar Rp200–300 jutaan setahun. Uang segitu mau dipakai bangun jalan, saluran air, TPT, sambil tetap jalanin kegiatan warga. Jelas harus ekstra irit, kayak ngatur pupuk pas musim kemarau.

Belum lagi tiap tahun selalu ada aturan dari pusat soal prioritas penggunaan dana desa. Artinya, desa juga nggak bisa sepenuhnya bebas menuruti semua usulan warga. Ini sesuai dengan PP Nomor 37 Tahun 2023, yang memberi kewenangan pusat mengatur dana desa untuk program prioritas nasional.

Jadi kalau nanti di Tahun 2026 cuma kelihatan satu atau dua proyek fisik entah jalan, drainase, atau TPT jangan langsung nuding pemerintah desa sambil bertanya, “Dana desanya ke mana?”
Karena memang dananya lagi “dikunci” buat angsuran KDMP.

Makanya, pas ada rembug stunting, musrenbang, atau musdes perencanaan, usulannya jangan kebanyakan dulu ya. Bukan nggak mau dikerjakan, tapi memang dompet desa lagi tipis.

Tapi… ini bukan berarti desa harus pasrah. Justru ini jadi momen buat pemerintah desa dan warga sama-sama ngulik potensi desa: pertanian, wisata desa, UMKM, BUMDesa, atau apa pun yang bisa nambah PADesa.

Kalau PADesa naik, uangnya bisa dipakai lebih leluasa sesuai hasil musyawarah warga, tanpa terlalu banyak campur tangan dari atas.
Dan yang paling penting, mungkin sudah saatnya gotong royong dibangkitkan lagi.

Bahu membahu, saling bantu, membangun desa bareng-bareng. Karena desa kuat itu bukan cuma soal uang, tapi soal kebersamaan dan harapan.

Semoga Khusnul Khotimah
10/12/2025

Semoga Khusnul Khotimah

Address

Purworejo
54181

Opening Hours

Monday 08:00 - 15:00
Tuesday 08:00 - 15:00
Wednesday 08:00 - 15:00
Thursday 08:00 - 15:00
Friday 08:00 - 14:00

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Desa Kemejing Kec Loano posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to Desa Kemejing Kec Loano:

Share