10/11/2024
Pemerintah Indonesia tengah membidani kelahiran bayi raksasa pengelola baru kekayaan negara berskala global. Presiden Prabowo Subianto akan meresmikan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara, yang akan menjadi pengelola baru dana kekayaan negara Indonesia pada Kamis, 7 November 2024.
Presiden Prabowo telah menunjuk Muliaman Darmansyah Hadad sebagai Kepala BPI Danantara untuk mengelola dana investasi di luar APBN melalui skema sovereign wealth fund (SWF).
"Arahan terkait persiapan. (Peluncuran) tanggal 7 (November)," kata Muliaman di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (5/11). Muliaman menyebutkan, peluncuran Danantara dilakukan di di Gedung Bank Pembangunan Indonesia (Bapindo), Menteng, Jakarta Pusat.
Wakil Kepala BP Investasi Danantara, Kaharuddin Djenod Daeng Manyambeang menambahkan, pemerintah tengah menyiapkan semua hal terkait pembentukan Danantara. "Beberapa regulasi, peraturan pemerintah dan beberapa regulasi direvisi," sebut dia.
Menteri BUMN Erick Thohir bilang, pembentukan Danantara menjadi salah satu langkah transformasi dalam tata kelola dan manajemen BUMN. "Ini selaras dengan fokus menggencarkan kolaborasi lintas kementerian di lingkup BUMN," ujar dia.
Berdasarkan dokumen yang diperoleh KONTAN, Danantara merupakan transformasi Indonesia Investment Authority (INA), namun dengan dana kelolaan lebih besar. Danantara bakal menjadi cikal bakal super hoding BUMN yang mengonsolidasikan aset berbagai BUMN untuk dijadikan kendaraan investasi pemerintah untuk mendongkrak atau leverage aset tersebut.
Lewat konsep ini, Danantara bakal menjadi pemegang aset strategis non-likuid, sehingga lebih fleksibel mendanai proyek besar tanpa suntikan APBN.
________________
Baca berita secara lengkap dengan berlangganan berita ini di https://insight.kontan.co.id/news/menanti-persalinan-bayi-raksasa-investasi-negara-bernama-danantara
Sumber: insight.kontan.co.id