Rumah Singgah Sementara

Rumah Singgah Sementara RUSITA.id _ Rumah Singgah Sementara. Merupakan tempat bernaung gratis untuk mereka yang membutuhkan Orang terlantar.
2. Korban Bencana.
3.

memberikan pelayanan gratis bebas biaya, kepada mereka yang tidak mampu dan membutuhkan berupa tempat naungan sementara.

1. Keluarga Pasien yang berasal dari Luar Kota Samarinda, yang sedang mendampingi Pasien dalam menjalani Rawat Inap di RS.
4. Pasien Rawat Jalan dari luar Kota Samarinda yang sedang melakukan Kontrol Rutin di RS dengan kondisi tidak Kritikal atau mengkhawatirkan atau memiliki resiko tinggi
(pasca operasi jantung, dll)

**
dengan persyaratan yang berlaku

Teman-teman, aku ingin berbicara dari hati ke hati.Rumah Singgah Sementara sudah ada sejak 2019. Sejak saat itu, kami be...
30/10/2025

Teman-teman, aku ingin berbicara dari hati ke hati.

Rumah Singgah Sementara sudah ada sejak 2019. Sejak saat itu, kami berusaha memberikan tempat tinggal gratis untuk pasien yang datang dari luar kota, berobat dan butuh tempat berteduh. Kami tidak hanya memberi tempat tidur, tapi juga makan dan minum, semuanya tanpa biaya sedikitpun. Semua ini kami jalani dengan semangat dan hati, tanpa pernah meminta bantuan ke siapapun—baik dari pemerintah atau lembaga manapun. Semua ini berjalan dari swadaya pengurus dan orang-orang baik seperti kamu.

Namun, sekarang kami menghadapi kenyataan yang berat. Rumah tempat kami tinggal selama ini bukan milik kami, dan kami harus keluar bulan Desember 2025. Pemiliknya akan menjual rumah ini, dan jika dana kami tidak tercapai, Rumah Singgah Sementara akan tutup. Artinya, tempat berteduh bagi mereka yang membutuhkan tidak akan ada lagi.

Saat ini, kami sudah terkumpul Rp 168.200.818
dari target
Rp 260.000.000.
Masih ada kekurangan
Rp 91.799.182
yang perlu kami kumpulkan dalam 24 hari ke depan.

Kami tahu ini bukan hal mudah, tapi kami percaya, dengan kebaikan teman-teman semua, kita bisa mewujudkan ini. Setiap rupiah yang teman-teman sumbangkan sangat berarti untuk tetap menjaga pintu Rumah Singgah ini tetap terbuka.

🔹 Donasi Sekarang:
Bank BSi
Rekening: 732 646 887 2
A/N: Rumah Singgah Sementara

💬 Kalau sudah donasi, tolong konfirmasi ya ke kami di +62812-5357-5389!

Terima kasih banyak untuk semua yang sudah peduli. Semoga kebaikan ini terus mengalir dan bisa memberi harapan bagi mereka yang sedang berjuang.























Masih ada waktu untuk 260.jtBismillah..Allah maha pemberi rahmat, Allah pemilik segala kekuasaan.Bantu kami share info "...
10/10/2025

Masih ada waktu untuk 260.jt

Bismillah..

Allah maha pemberi rahmat, Allah pemilik segala kekuasaan.

Bantu kami share info "Donasi Untuk Rumah Singgah" yaa kawan..

“Assalamu'alaikum, Bu” ucapnya pelan. “Maaf ... Adam baru sempat jenguk Ibu.” lirihnya.⁣⁣⁣⁣⁣⁣Napasnya tersengal, tangis ...
30/06/2021

“Assalamu'alaikum, Bu” ucapnya pelan. “Maaf ... Adam baru sempat jenguk Ibu.” lirihnya.⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Napasnya tersengal, tangis pun akhirnya pecah. “Ibu apa kabar? Adam ada kabar gembira buat Ibu.”⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Setengah tawa bercampur tangis. Mata yang sayu mulai berembun. Semua karenanya⁣.⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Anak kecil bernama Adam, tersedu pilu memeluk kedua lututnya. “Maaf ...” lirihnya tertahan. Air matanya kian berlinang. “Aaa ... Adam ... Adam.” Sesak! Dadanya kian bergemuruh. “Adam puasanya lancar, Bu. Hiks ... hiks.” Adam, anak yang malang. “Semua teman Adam dikasih hadiah, Bu,” lirihnya, seiring dengan tangan mengusap wajahnya. “Adam istimewa ya, Bu? Kata Nenek, Adam spesial di mata Allah.” Ia curahkan semua kepada ibunya.⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Entah dengan sang ibu. Apakah ia mendengarnya? “Adam sudah berubah, Bu. Tidak lagi ngerepotin Nenek. Nenek bilang baju Adam masih bagus semua. Makanya Adam nggak beli.” Tersenyum getir.⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Padahal, hatinya bergetar. Tak ada tisu untuk mengusap. Yang ada, hanya tangan kumal yang setia menghapus air matanya⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Adam berbalik. Menghadap nisan di sebelahnya. “Assalamu'alaikum Ayah.”⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
ia bersihkan dedaunan kering yang mulai menutupi nisan ayahnya. “Maafkan Adam, Yah. Adam belum bisa menjalankan amanat yang Ayah berikan. Adam masih saja cengeng, terus mengeluh. Padahal, Ayah melarang itu semua.” Hanya bisa menangis! Untuk berhenti pun ia tak mampu. “Adam rindu, Yah.⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Rindu bermain sama Ayah. Kapan bisa diulang? Adam tidak ingin sepeda beroda ... yang Adam mau hanya pundak Ayah yang bisa membuat Adam tertawa.” Rintik hujan mulai terasa.⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
Awan hitam mulai terlihat. “Adam pulang dulu, ya Ayah Ibu. Minal 'Aidin Wal Faizin. Adam sayang Ayah dan Ibu.” Setelahnya berdoa, anak lelaki itu pulang dengan sejuta kerinduan.⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
Tak ada kata yang mewakili rasa selain do'a. Semoga ayah ibu, bahagia di sana.⁣⁣⁣
⁣⁣⁣
⁣___⁣⁣⁣

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْلِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَاكَمَارَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا ⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
⁣⁣⁣⁣
Ya Allah, maafkanlah aku dan orangtuaku, sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku di saat aku kecil"
(sesuai Qs. Al Isra:24)

Repost :-----------------------------------huur... Sahuur.. sahuuur.dung..dung..tak..traktak..tak..dung..dungAlhamdulill...
13/04/2021

Repost :

-----------------------------------

huur... Sahuur.. sahuuur.
dung..dung..tak..traktak..tak..dung..dung

Alhamdulillah, Allah masih berikan kita kesempatan bertemu dengan Bulan Ramadhan.
Sama seperti Ramadhan tahun lalu, WSS berbagi Makan Sahur Untuk Mereka Yang Hak dan Membutuhkan..

eeits.. tapi mulai tahun lalu, kami tidak berbagi sahur keliling di jalan, Kami langsung antarkan makan Sahur door to door, dari pintu ke pintu, ke rumah keluarga fakir miskin dhuafa serta Panti dan juga Ponpes..

Alhamdulillah, Sejak Ramadhan tahun lalu, WSS merubah pola berbagi makan sahur, Selain saat itu sedang dalam masa Pandemi, terkadang kita lupa, banyak dari mereka yg tidak mampu hanya berada dirumah, lalu, bagaimana mereka jika kita hanya fokus berbagi sahur hanya di jalan² saja.

Biasanya titipan sedekah infaq hadiah yg kami terima kami kelola kami masak sendiri dijadikan nasi bungkus sahur,
Tetapi mulai Ramadhan tahun lalu, dana yang ada kami belanjakan ke sahabat² teman² dan lainya yang berjualan nasi, karena kami ingin membangun Rantai Sedekah, Rantai Kebaikan, yang tidak terputus amal jariyahnya.
Dan menu andalan kami adalah Nasi Padang, Soto Banjar bang Yugi, Nasi Pecel Family, Nasi campur special kedai Dang Kita

Ramadhan tahun ini, Insyaa Allah, sementara kita akan berbagi kepada 57 keluarga dengan total 173 jiwa dengan pola berbagi yang sama seperti tahun lalu, semoga semua dapat terpenuhi.. Aamiin.

Sahabat.. Yuuk kita saling berbagi, meringankan beban mereka dengan berbagi Makan Sahur.
Bisa dalam bentuk utuh paket Nasi Bungkus Sahur atau berupa donasi dana.

Yang mau ikutan, boleh hubungi ;

Om Sule
+6285250217437
Pakde
+6282158147084
Umi calista
+6285390787749
Abu khalifah
+6282350355858

Rek WSS
Bank Syariah Indonesia (BSI)
(451) 711 90 313 91
an. Warung Sedekah Samarinda

" karena cinta & bahagia bisa Juga terbungkus rapi di sebungkus nasi "


jalan jalan bagi sahur itu berkah akhirat




مَنْ فَرِحَ بِدُخُولِ رَمَضَانَ حَرَّمَ اللهُ جَسَدَهُ عَلىَ النِّيْرَانِ "Siapa bergembira dengan masuknya bulan Ramadh...
12/04/2021

مَنْ فَرِحَ بِدُخُولِ رَمَضَانَ حَرَّمَ اللهُ جَسَدَهُ عَلىَ النِّيْرَانِ
"Siapa bergembira dengan masuknya bulan Ramadhan, Allah akan mengharamkan jasadnya masuk neraka".

Marhaban ya Ramadhan ...
Selamat menunaikan ibadah puasa 1442 H / 2021 M.

-----------------------------------------

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُSebentar lagi Ramadhan 1442 H akan segera tiba. Tinggal menghitung ...
10/04/2021

اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Sebentar lagi Ramadhan 1442 H akan segera tiba. Tinggal menghitung hari yang terasa dekat ada di depan mata. Kedatangannya selalu kita tunggu sepanjang tahun. Bulan yang penuh rahmat dan penuh ampunan. Semoga kita semua diberikan umur panjang dan kesehatan yang berkepanjangan. Sehingga kita semua bisa menghirup udara Ramadhan dengan tenang dan senantiasa mendapatkan berkah Allah SWT. Aamiin.”

“Ya Allah. Sampaikan kerinduan kami pada bulan suci Ramadhan ini. Tak lama lagi bulan Ramadhan akan tiba. Ampunilah segala dosa kami. Sucikan hati dan bersihkan jiwa kami dibulan suci nanti. Semoga kami selalu ada dalam keadaan sehat dan selalu berada dalam limpahan rahmat-mu. Aamiin.”



02/02/2021

ULAMA yang satu ini sangat kharismatik dan dikagumi banyak orang. Ia adalah sosok Waliyullah asal Kalimantan yang menyatukan syari’at, tarekat dan hakikat dalam dirinya. .
Meski memiliki karomah, ia selalu berpesan agar jangan tertipu dengan segala keanehan dan keunikan. Ketawadhuan dan kesederhanaannya telah membuatnya mencapai maqom yang tinggi. .
Ia dikenal dengan julukan Abah Guru Sekumpul. Nama aslinya Muhammad Zaini Abdul Ghani atau Guru Ijai. Lahir 11 Februari 1942 (27 Muharram 1361 H) di Kampung Tunggul Irang Seberang, Martapura, Kalimantan Selatan. Ia wafat dalam usia 63 tahun di Martapura pada 10 Agustus 2005.
Sejak kecil dididik orangtuanya Haji Abdul Ghani dan Hajjah Masliah binti Haji Mulya dan neneknya bernama Salbiyah. Mereka menanamkan akhlak, kedisiplinan dan pendidikan tauhid serta belajar membaca Al-Qur'an. .
Sejak kecil, Guru Sekumpul sudah memperlihatkan sifat mulia. Penyabar, ridha, pemurah, dan kasih sayang terhadap siapa saja. Kasih sayang yang ditanamkan ayahnya telah membuatnya berhati lembut, penyayang dan pemurah kepada semua orang.
Sebagai ulama, Abah Guru Sekumpul dikenal sebagai orang yang lembut, kasih sayang, sabar, dermawan dan tekun. Apapun yang terjadi terhadap dirinya, beliau tak pernah mengeluh. Bahkan pernah beliau dipukuli oleh orang-orang yang dengki kepadanya, namun beliau tidak mengeluh atau menaruh dendam sama sekali. .
Beliau juga mengajarkan agar orang senantiasa mencintai dan hormat kepada ulama yang baik dan saleh. Tak heran apabila saat pengajian, tidak kurang dari 3.000 orang datang ke pengajiannya dan selalu diberi jamuan makan. Kedermawanan Guru Sekumpul ini tampak bukan hanya kepada lingkungan sekitar, tetapi juga ke setiap tempat yang disinggahinya.. MASYAALLAH.
Semoga Allah Kumpulkan Kita bersama Beliau dan juga Sayyidina Muhammad saw di Syurga nya Allah Swt. Aamiin. .
Repost

alhamdulillah wa syukurillah wa ni'matillah wala haula wala quwwata illa billah. terima kasih kepada para sahabat², dan ...
15/01/2021

alhamdulillah wa syukurillah wa ni'matillah wala haula wala quwwata illa billah.

terima kasih kepada para sahabat², dan hamba Allah,
dalam keberkahan Jumat hari ini, kalian sisihkan nikmat rezeki yang kalian miliki, untuk kalian hantarkan dan berbagi kepada kami.
Insyaa Allah,
Allah akan selalu menambah dan melipat gandakan nikmat kalian semua..

Kami terimakan sedekah dan hadiah pian² semua..

"sebaik baiknya bersyukur dalam nikmat, ia lah yang berbagi nikmat dalam ke ikhlasan"

tidak lupa, mari bersama kita kirimkan Doa terbaik kita untuk Saudara² kita yang saat ini sedang di uji dalam banjir besar yang melanda Kalimantan Selatan serta Gempa di Sulawesi Barat.
semoga mereka semua selalu disehatkan, dibesarkan hatinya dalam sabar dan syukur, serta dikuatkan dalam iman dan islam..

Allahumma 'indaka ahtasibu mushibati, fa'ajirni fiha, wa abdilni biha khoiram minha.

**Al Fatihah..

"kita selalu di ingatkan akan dunia ini dengan sebuah Kematian.. bahwa sejatinya Dunia ini hanya sebentar, hanya sementa...
13/01/2021

"kita selalu di ingatkan akan dunia ini dengan sebuah Kematian.. bahwa sejatinya Dunia ini hanya sebentar, hanya sementara"

14 Oktober 2020, ia yang saat itutak memiliki identitas, terlantar tanpa ada tempat tinggal bernaung, dan dengan kondisi dirinya yang sakit, duduk sendiri menahan sakit di teras BRI Pasar Kedondong.. saat itu, ia bercerita, jika dirinya hanya sebatang kara..
Ia kami bawa ke Rumah Singgah Sementara (Rusita.iD) untuk mendapatkan tempat bernaung sementara..

Hari demi hari ia jalani di Rusita.iD, dengan kondisi sakitnya yang semakin parah dan badannya yg semakin kurus, hanya tulang terbungkus kulit tersisa..

2 Januari 2021, ia kami bawa berobat di sebuah klinik terapy, taetapi tgl 5 januari, ia dirujuk ke RSU AWS oleh klinik untuk perawatan Intensif, dan beberapa hari kemudian kondisi ia droop, menurun drastis dan koma..

Hingga..
Selasa malam, 12 Januari 2021,
anaknya yang sudh lima belas tahun ia tinggalkan dan terpisah, akhirnya bertemu, mereka 2 orang lelaki kembar dewasa yg sidah berusia 17 thn..
ia mungkin tak sadar.. ia mungkin koma, tapi kami yakin, ia mendengarkan suara anak² nya yang dtg memberikan maaf untuk melepaskan dirinya..

Selamat Jalan..
Wahai engkau
**Kamilla Dewi Nuraini Binti Ahmad Sofian**
Hari ini engkau kesakitan mu telah berakhir..
Dan dirimu kembali berjuang di Alam sana..
Innalillahi wa innailaihi raajiuun..

terima ksih untuk semua rekan² sahabat relawan yang telah memberikan respon bantuan selama ini hingga mengantarkannya ke peristirahatannya terakhir..

Insyaa Allah..
Kalian semua Orang Baik..
Semoga kita semua masuk dalam Golongan Orang Baik, dan menjadi Orang Baik..
Aamiin..

Qobil khusus..
Guru Khan
Sahabat kami Doblang bersama Kendaraan Akhirat nya Ambulan Zakat Samarinda

Terima Kasih yg kami hanya dapat ucapkan untuk kalian..
Kalian Orang² Baik.

Tanggal 14 Oktober 2020 kami mendapati orang ini terlantar di pasar kedondong, samarinda, KAL-TIM, dalam keadaan kurang ...
09/01/2021

Tanggal 14 Oktober 2020 kami mendapati orang ini terlantar di pasar kedondong, samarinda, KAL-TIM, dalam keadaan kurang sehat, dan tidak bawa identitas,, dia ngaku nggak punya Keluarga, juga ngaku masih gadis...
Video nya di Youtube KITA PEDULI :

https://youtu.be/-qAgBJOC5lk

Lalu saya bawa ke ,lalu kami uruskan KTP dan BPJS nya...

Namun semakin hari semakin Menurun kesehatan nya,
akhirnya, pada tanggal 5 Januari 2021, beliau harus dirujuk ke RSU AWS, dan harus Opname rswat inap.
dan dirawat di ruang Aster, kamar no. 5.

Tapi sebelum masuk RS, HP nya kami Ambil, dengan tujuan untuk mencari kontam telpon teman maupun keluarga atau pun hal² lainnya yg bisa kami jadikan petunjuk untuk dpt menghubungi mereka.

Dan ternyata...

Di HP itu ada chat berisi " Ini mama dimas kah" Lalu dia jawab "iya"

Itu artinya orang ini punya keluarga... Tapi dia nggak mau ngaku,

(Orang yg chat itu sudah kami coba telpon, tapi tidak mau angkat, dia cuma bilang kalau dia hanya ponakan mantan suaminya)

Semoga ada yg kenal beliau, silahkan komen disini, atau hubungi nomor kami

Ogi meman 085 3469 12345
pakde 0822 43210 456,
karena takutnya terjadi apa-apa dengan beliau... Apalagi kondisi nya sekarang di rumah sakit semakin menurun...

Beliau ngaku bernama : DEWI KUMALASARI, tapi saya tidak tau ini nama asli atau palsu.

Mohon dibagikan postingan ini sampai ketemu keluarganya.

06/01/2021

Bersyukurlah..
Karena Ber Syukur itu adalah Sebuah Nikmat..

Address

Jalan Drive Sutomo Gang 4A (seberang Swalayan Era Fresh). No. 11 Rt. 33
Samarinda
75123

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Rumah Singgah Sementara posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category