26/04/2026
Samarinda - Kehadiran Menteri Agama RI bersama para imam masjid dalam rangkaian acara keagamaan di Kalimantan Timur diharapkan mampu memperkuat semangat kebersamaan, ukhuwah, serta memberikan energi positif bagi pembangunan kehidupan yang harmonis, damai, dan penuh keberkahan di Benua Etam.
Hal tersebut disampaikan oleh Gubernur Kalimantan Timur, H. Rudy Mas’ud (Harum), dalam sambutannya pada acara Tabligh Akbar dalam rangkaian Bridging Konferensi Imam Internasional yang digelar di Masjid Islamic Center Samarinda, Sabtu (25/4/2026).
Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pimpinan pusat Ikhtiar Persaudaraan Imam Masjid (IPIM) atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
"Kegiatan hari ini merupakan bagian dari rangkaian menuju Konferensi Internasional yang akan dilaksanakan pada Oktober mendatang," ungkapnya
Gubernur menekankan bahwa peran imam dan tokoh agama sangat strategis sebagai penjaga nilai-nilai moral dan penyejuk di tengah masyarakat. Menurutnya, imam adalah pilar utama dalam memperkuat persatuan umat, baik di skala nasional maupun global.
Menurutnya, Kalimantan Timur sebagai etalase Indonesia dan wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara merupakan miniatur keberagaman bangsa. Berbagai latar belakang suku, agama, dan budaya hidup berdampingan, sehingga harmoni menjadi hal yang sangat penting untuk terus dijaga dan diperkuat.
“Harmoni tidak hadir dengan sendirinya, tetapi harus dirawat dan dijaga bersama. Di sinilah peran aktif para tokoh agama sangat dibutuhkan dalam menjaga kerukunan dan keharmonisan,” tegasnya.
Gubernur juga mensyukuri kondisi kehidupan beragama di Kaltim yang selama ini berjalan sangat baik, toleran, dan penuh rasa hormat. Ia merasa bangga acara ini dapat terselenggara di Islamic Center Samarinda, yang merupakan salah satu masjid terbesar di Asia Tenggara.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para imam masjid semakin memperkuat perannya sebagai agen perdamaian, memperluas wawasan dalam menghadapi tantangan global, serta membangun jaringan dan kolaborasi lintas daerah hingga lintas negara.
Disisi lain, Ketua Steering Committee, Irjen Pol. H. Muhammad Sabilul Alif, mengatakan
kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari rangkaian menuju konferensi imam internasional, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi, penyatuan persepsi dan penguatan peran imam sebagai berkat sosial di tengah masyarakat.
“Kami berharap akan terbangun kesamaan visi antar imam masjid dari daerah hingga tingkat internasional, persatuan dan soliditas para imam sebagai kekuatan moral bangsa, sinergi program dalam menjaga harmoni dan menangkal paham ekstrem, jejaring kuat antar imam sebagai bagian dari diplomasi keagamaan religius diplomacy,”terangnya
Turut Hadir Menteri Agama RI KH.Nasaruddin Umar, Wakil Gubernur Kaltim Seno Aji, Sekretaris Daerah Kaltim Sri Wahyuni, Wakil Wali Kota Samarinda Saefuddin Zuhri, Kepala Staf Korem (Kasrem) 091/ASN Kolonel Kav Rahyanto Edy Yuniarto, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Kaltim Abdul Khaliq, Imam Besar Masjid Baitul Muttaqien Islamic Center Samarinda KH. Muhammad Rasyid, tokoh masyarakat, tokoh agama, Perangkat Daerah kaltim serta seluruh imam masjid Se Kalimantan Timur. (Prb/ty)
Foto : istimewa
Simak juga berita ini di laman resmi Portal Kaltim dengan tautan :
https://kaltimprov.go.id/detailberita/gubernur-harum-imam-masjid-pilar-utama-penjaga-harmoni-di-benua-etam
Simak juga berita ini di laman resmi diskominfo Kaltim dengan tautan :
https://diskominfo.kaltimprov.go.id/berita/gubernur-harum-imam-masjid-pilar-utama-penjaga-harmoni-di-benua-etam