Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur

Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur Unit Pelaksana Teknis Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan rangkaian kegiatan koordinasi, sosialisasi, dan pendampingan UKBI Ad...
14/08/2026

Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan rangkaian kegiatan koordinasi, sosialisasi, dan pendampingan UKBI Adaptif di Kota Tarakan pada 10—12 Agustus 2026. Tim terdiri atas Kepala Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur, Asep Juanda, beserta Tim Kerja Pembinaan Bahasa dan Sastra, Nur Bety dan Kamsiah.

Kegiatan diawali dengan sosialisasi dan pendampingan UKBI Adaptif di SMA Negeri 1 Tarakan. Tim disambut oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan siswa kelas X, XI, dan XII.

Selanjutnya, koordinasi dilakukan dengan Dinas Pendidikan Kota Tarakan. Kegiatan dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Tarakan, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tarakan, dan Kepala Subbagian Umum. Koordinasi ini membahas penguatan sinergi dalam meningkatkan pemanfaatan dan partisipasi UKBI Adaptif di Kota Tarakan.

Kegiatan pada hari terakhir dilaksanakan di Universitas Borneo Tarakan. Kegiatan sosialisasi UKBI Adaptif di Universitas Borneo Tarakan dihadiri oleh Dekan FKIP, Ketua UPA Bahasa, dosen, dan mahasiswa. Peserta mendapatkan informasi mengenai manfaat, mekanisme, dan pemanfaatan UKBI Adaptif di lingkungan perguruan tinggi. Sinergi bersama dilakukan oleh Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur untuk memperluas pemanfaatan UKBI Adaptif dan meningkatkan kemahiran berbahasa Indonesia.

Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur melalui Tim Kerja Pengembangan Bahasa dan Sastra melaksanakan kegiatan Lokakarya ...
13/08/2026

Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur melalui Tim Kerja Pengembangan Bahasa dan Sastra melaksanakan kegiatan Lokakarya Hasil Inventarisasi Kosakata Bahasa Abai pada 10 dan 11 Agustus 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan diikuti oleh tim Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur, yaitu Misriani, M.Pd., Suindah Sari, S.S., Ta**ra Alimi, S.S., dan Pandu Pratama Putra, S.S. dengan menghadirkan narasumber penutur jati bahasa Abai, yaitu Bapak Zakaria.

Kegiatan Hasil Inventarisasi Kosakata Bahasa Abai merupakan tahap kedua dari rangkaian proses inventarisasi kosakata yang dilakukan oleh Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan ini diawali dengan kegiatan pengambilan data kosakata yang telah dilaksanakan pada 6 dan 7 Mei 2026 di Sembuak Warod, Kecamatan Malinau Utara, Kabupaten Malinau. Kegiatan ini bertujuan untuk menyunting dan memverifikasi lema yang telah dikumpulkan. Luaran kegiatan ini adalah data berupa lema bahasa Abai yang akan diusulkan pada pengembangan Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Dalam rangka mengawal kedaulatan bahasa Indonesia, Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan Evaluasi Pembinaa...
11/08/2026

Dalam rangka mengawal kedaulatan bahasa Indonesia, Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur melaksanakan Evaluasi Pembinaan Lembaga Pendidikan dalam Pengutamaan Bahasa Negara di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN). Kegiatan pemantauan dan penilaian lapangan yang berlangsung selama tiga hari (5—7 Agustus 2026) menyasar 10 sekolah terbina dari tingkat SD hingga SMA/SMK di Kecamatan Sepaku dan sekitarnya. Rangkaian kegiatan ini merupakan kelanjutan dari program pembinaan jangka panjang periode 2025—2029 untuk memastikan penggunaan bahasa Indonesia yang bermartabat di lingkungan pendidikan IKN.

Berdasarkan hasil analisis dan verifikasi tim evaluasi di lapangan, sebagian besar sekolah terbina menunjukkan progres positif dengan telah melakukan perbaikan penggunaan bahasa Indonesia pada dokumen lembaga. Pihak Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur menekankan bahwa capaian baik ini membutuhkan konsistensi dari pimpinan dan jajaran pengelola administrasi sekolah agar penerapan kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar dapat terus dipertahankan. Tertib tata naskah dinas ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan tata kelola administrasi pendidikan yang profesional dan akuntabel di kawasan Nusantara.

Sementara itu, pada variabel penggunaan bahasa di ruang publik atau lanskap sekolah, sebagian lembaga pendidikan tercatat sudah melakukan pembenahan. Namun, bagi lembaga yang belum melakukan perbaikan, tim evaluasi memberikan masukan dan rekomendasi teknis yang fleksibel. Sekolah didorong untuk melakukan perbaikan pengutamaan bahasa negara pada papan nama dan petunjuk ruang secara bertahap, disesuaikan dengan kondisi anggaran lembaga masing-masing, atau dengan memanfaatkan bahan lokal berbiaya terjangkau tanpa mengurangi keterbacaan serta estetikanya.

Penilaian dan pendampingan teknis ini dilaksanakan langsung oleh tim yang dipimpin oleh Kepala Subbagian Umum Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur, Rahmad Hidayat, bersama para Widyabasa (Misriani dan Ali Kusno) dan Penelaah Teknis Kebijakan (Abd. Rahman). Evaluasi menyasar 10 lembaga pendidikan, yakni SDN 020 Sepaku, SDN 014 Sepaku, SDN 004 Sepaku, SDN 017 Sepaku, SMP Muhammadiyah 1 Penajam Paser Utara, SMP IT Maarif Sepaku, SMPN 27 Penajam Paser Utara, SMPN 2 Penajam Paser Utara, SMKN 1 Penajam Paser Utara, dan SMAN 3 Penajam Paser Utara.

Seluruh laporan rekapitulasi penilaian dan rekomendasi strategis diharapkan dapat menjadi acuan perbaikan yang berkesinambungan. Melalui kolaborasi dan komitmen bertahap dari sekolah-sekolah di IKN, program ini diproyeksikan mampu membentuk ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul secara akademis tetapi juga menjadi percontohan nasional dalam menjunjung tinggi bahasa negara.

Tim Pemantauan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur melakukan Pemantauan dan Evaluasi Revitalisasi Bahasa Daerah (Baha...
11/08/2026

Tim Pemantauan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur melakukan Pemantauan dan Evaluasi Revitalisasi Bahasa Daerah (Bahasa Melayu Kutai) di Kecamatan Tenggarong dan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara pada 6 Agustus 2026. Tim mengunjungi dua sekolah, yaitu SD Negeri 003 Tenggarong dan SMP Negeri 10 Loa Kulu.

Kedatangan tim di SDN 003 Tenggarong disambut oleh kepala sekolah, seluruh guru dan siswa, Korwil Disdikbud Kukar, serta pengawas sekolah. Menurut Kurnia Astuti, Kepala SDN 003 Tenggarong, sekolahnya sudah menerapkan muatan lokal bahasa Melayu Kutai. Untuk persiapan seleksi FTBI, Kurnia yang dibantu oleh guru sudah melatih siswa untuk menyiapkan lomba berbahasa Melayu Kutai tingkat Kabupaten. Dari penampilan siswanya dalam mendongeng, membaca puisi, tingkilan, dan tarsul sudah terlihat anak-anak memiliki bakat dan siap untuk berkompetisi, hanya perlu diasah kembali, khususnya dalam penguasaan panggung. Sejak tahun 2023, SDN 003 Tenggarong sudah mengikuti rangkaian kegiatan Revitalisasi Bahasa Daerah dan pernah mengikutkan siswanya di tingkat provinsi. Mereka sangat antusias dan semangat melestarikan bahasa daerahnya.

Pemantauan berikutnya dilakukan di SMP Negeri 10 Loa Kulu. Kunjungan tim di sekolah ini tidak kalah seru karena seluruh siswa sedang berkumpul memeriahkan seleksi lomba berbahasa Melayu Kutai untuk diikutkan ke tingkat kabupaten. Isnaini F. Ulla, Kepala SMP 10 Loa Kulu, menyambut dengan baik dan senang karena sekolahnya dikunjungi oleh Tim Pemantau dari Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur. Tim melihat secara langsung beberapa penampilan siswa, seperti pidato dan komedi tunggal. Pada kesempatan itu, tim pemantauan juga mengevaluasi dan memotivasi seluruh siswa agar senang dan semangat melestarikan bahasa daerahnya.

Pengimbasan bahasa Melayu Kutai di Kecamatan Tenggarong dan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara sudah berjalan dengan baik. Hal itu dibuktikan dengan sudah diberlakukannya pengajaran Muatan Lokal Bahasa Melayu Kutai di tingkat SD dan SMP. Dengan semangat dan antusiasnya guru dan siswa dalam berbahasa daerah ini, diharapkan bahasa Melayu Kutai semakin berkembang dan jumlah penuturnya semakin bertambah sehingga tidak mudah terancam kepunahan.

Kegiatan Pemantauan dan Evaluasi Revitalisasi Bahasa Bulungan di Kota Tarakan dan Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bul...
10/08/2026

Kegiatan Pemantauan dan Evaluasi Revitalisasi Bahasa Bulungan di Kota Tarakan dan Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan telah dilaksanakan pada tanggal 4—6 Agustus 2026. Pada kunjungan di Kota Tarakan, tim pemantauan mendatangi dua sekolah, yaitu SDN 029 Tarakan dan SMPN 14 Tarakan. Pada kunjungan di SDN 029 Tarakan, tim pemantauan diterima oleh kepala sekolah dan guru utama. SDN 029 Tarakan sudah mengikuti program Revitalisasi Bahasa Bulungan sejak tahun 2023. Guru utama, Rusmiati dan Syafarida selalu mengimbaskan bahasa Bulungan kepada rekan sejawat dan siswa di SDN 029 Tarakan. Walaupun siswa di sekolah tersebut berasal dari beberapa suku selain Bulungan, kedua guru utama tetap berupaya melakukan pelestarian bahasa Bulungan. Tim pemantauan juga melihat kesiapan sekolah dalam menghadapai seleksi FTBI dengan menyaksikan tampilan mendongeng dan tembang daerah berbahasa Bulungan.

Selain SDN 029 Tarakan, tim pemantauan juga mengunjungi SMPN 14 Tarakan. Tim diterima oleh guru utama, Sapriansyah, dan guru pelatih, Agung. Selain itu, tim juga menyaksikan penampilan siswa yang telah dilatih untuk berpidato berbahasa Bulungan. SMPN 14 Tarakan telah melakukan pendampingan literasi yang disebut pentas seni literasi. Kegiatan ini dilaksanakan setiap hari Jumat. Pada kesempatan tersebut, siswa bebas berekspresi untuk menampilkan bakat dalam berkesenian. Melalui kegiatan pentas seni inilah, kemudian dipilih siswa yang akan dilatih untuk mengikuti seleksi FTBI.

Selanjutnya, tim pemantauan mendatangi dua sekolah di Kecamatan Tanjung Palas, yaitu SDN 014 Tanjung Palas dan SDIT Nurul Hikmah. Pada kunjungan di SDN 014 Tanjung Palas, tim diterima kepala sekolah (Dewi) dan guru utama (Lina). Menurut mereka, pengajaran bahasa Bulungan kepada siswa dilakukan dengan cara mengenalkan anggota tubuh, ucapan penyambutan, memperkenalkan diri, dan lewat lagu. Muatan lokal bahasa Bulungan sudah diterapkan di SDN 14 Tanjung Palas. Selain itu, tim pemantauan juga melihat hasil pengimbasan kepada siswa berupa penampilan siswa melagukan lagu berbahasa Bulungan dan salam penyambutan dalam bahasa Bulungan.

Selain SDN 014 Tanjung Palas, tim juga mengunjungi SDIT Nurul Hikmah. Tim disambut oleh wakil kepala sekolah dan guru utama, Sofie. Menurut Sofie, bahasa Bulungan diajarkan lewat kokurikuler, yaitu pembelajaran yang dilakukan di luar jam pelajaran tetapi tetap menjadi bagian dari kurikulum. Pada kesempatan ini, tim pemantauan melihat proses pengimbasan pengajaran bahasa Bulungan, melalui pengenalan angka dan lagu berbahasa Bulungan.

Tim pemantauan juga berkunjung ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bulungan. Pada saat itu, tim diterima oleh Kabid Dikdas, Setim Jalung. Kabupaten Bulungan sudah menerapkan muatan lokal bahasa Bulungan, Tidung dan Dayak (Kenyah). Menurut Jalung, penerapan muatan lokal di Kabupaten Bulungan dilakukan sesuai dengan wilayah masyarakatnya.

Hasil pemantauan di Kota Tarakan dan Kecamatan Tanjung Palas, Kabupaten Bulungan menunjukkan bahwa sekolah-sekolah di Kota Tarakan dan Kecamatan Tanjung Palas telah melakukan pengimbasan bahasa Bulungan. Selain itu, guru utama dan guru pelatih telah mempersiapkan siswa untuk Festival Tunas Bahasa Ibu.

Halo   yuk, kita cermati penggunaan ungkapan Dirgahayu Republik Indonesia pada unggahan berikut.Jangan sampai salah ya d...
08/08/2026

Halo
yuk, kita cermati penggunaan ungkapan Dirgahayu Republik Indonesia pada unggahan berikut.

Jangan sampai salah ya dalam penulisan dan penggunaannya.

Yuk, kita gaungkan Trigatra Bangun Bahasa.
Utamakan bahasa Indonesia
Lestarikan bahasa daerah
Kuasai bahasa asing

Halo, Sahabat Bahasa!Upaya memperkuat budaya literasi terus dilakukan. Melalui distribusi buku bacaan ke sekolah-sekolah...
06/08/2026

Halo, Sahabat Bahasa!
Upaya memperkuat budaya literasi terus dilakukan. Melalui distribusi buku bacaan ke sekolah-sekolah sasaran, Kemendikdasmen berkomitmen memperluas akses peserta didik terhadap bacaan yang bermutu.

Semoga setiap buku yang hadir di sekolah menjadi teman belajar yang menumbuhkan semangat membaca, memperkaya wawasan, dan menginspirasi lahirnya generasi pembelajar sepanjang hayat.

Dalam rangka meningkatkan kualitas penggunaan bahasa Indonesia dalam tata naskah dinas dan dokumen tata kelola pemerinta...
04/08/2026

Dalam rangka meningkatkan kualitas penggunaan bahasa Indonesia dalam tata naskah dinas dan dokumen tata kelola pemerintah, Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bontang menggelar kegiatan Peningkatan Kemahiran Berbahasa Indonesia (PKBI) Bagi Pegawai Pemerintah Kota Bontang. Rangkaian kegiatan terpadu ini diawali dengan sesi luring pada Kamis, 30 Juli 2026, lalu dilanjutkan dengan pendalaman materi secara daring pada Selasa, 4 Agustus 2026, serta akan diteruskan dengan pendampingan intensif selama dua bulan.

Selengkapnya di https://balaibahasakaltim.kemendikdasmen.go.id/?p=4277

Tim pemantauan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur melakukan pemantauan dan evaluasi Revitalisasi Bahasa Daerah (Baha...
03/08/2026

Tim pemantauan Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur melakukan pemantauan dan evaluasi Revitalisasi Bahasa Daerah (Bahasa Paser) di Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser pada tanggal 29 dan 30 Juli 2026. Ada tiga titik pantau yang dikunjungi, yaitu SDN 004 Tanah Grogot, SDN 014 Tanah Grogot, dan SMP 11 Tanah Grogot.

Kedatangan tim di SDN 004 Tanah Grogot, disambut oleh Injiyah (Kepala SDN 004 Tanah Grogot), Leni Hartati (guru utama), dan Ahmad Fahrizal (guru pelatih). Menurut Injiyah, SDN 004 Tanah Grogot sudah menerapakn muatan lokal bahasa Paser bagi siswa-siswanya. Untuk persiapan seleksi FTBI, Leni yang dibantu oleh Rizal sudah melatih siswa untuk kategori mendongeng dan puisi bahasa Paser. Sejak tahun 2023, SDN 004 Tanah Grogot sudah mengikuti rangkaian kegiatan Revitalisasi Bahasa Daerah dan pernah mengikutkan siswanya di tingkat provinsi.

Pemantauan berikutnya dilakukan di SDN 014 Tanah Grogot. Tim disambut Suhartiwi (Plt. Kepala SDN 014 Tanah Grogot), Herlina (guru utama), dan guru pelatih lainnya. Di SDN 014 Tanah Grogot, tim melihat persiapan FTBI yang dilaksanakan oleh SDN 014 Tanah Grogot dengan menampilkan siswa yang dilatih mendongeng bahasa Paser dan berpidato bahasa Paser. Sama halnya dengan SDN 004, SDN 014 Tanah Grogot sudah menerapkan muatan lokal bahasa Paser di sekolah. SDN 014 sudah mengikuti rangkaian Revitalisasi Bahasa Daerah sejak tahun 2023 dan mengikuti FTBI tingkat provinsi.

Titik pantau berikutnya adalah SMPN 11 Tanah Grogot yang letaknya di seberang Sungai Kandilo. Lingkungan sekitar sekolah yang berada di mayoritas suku perantauan, yaitu Jawa dan Bugis tidak menyurutkan guru utama, Mardiana, untuk mengimbaskan bahasa Paser kepada guru dan siswa-siswanya. Pada kesempatan itu, tim pemantauan juga melihat hasil pembelajaran bahasa Paser di sekolah SMPN 011 Tanah Grogot.

Pengimbasan bahasa Paser di Kecamatan Tanah Grogot, Kabupaten Paser sudah berjalan dengan baik. Hal itu dibuktikan dengan sudah diberlakukannya muatan lokal bahasa Paser di sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.

Tim Pengumpulan Data Korpus Bahasa Daerah (Bahasa Kutai)  Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur melakukan kegiatan peng...
28/07/2026

Tim Pengumpulan Data Korpus Bahasa Daerah (Bahasa Kutai) Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur melakukan kegiatan pengumpulan data di Kutai Kartanegara pada 21—23 Juli 2026. Kegiatan yang dilaksanakan oleh Tim Kerja Pelindungan Bahasa dan Sastra (Yudianti Herawati, S.S., M.A., Nurul Masfufah, M.Pd., dan Aquari Mustikawati, S.S.) bekerja sama dengan Tim Kerja Pengembangan Bahasa dan Sastra (Suindah Sari, S.S.) melaksanakan kegiatan di Kutai Kartanegara, yaitu Tenggarong, Loa Ipuh, dan Loa Kulu.

Kegiatan ini bertujuan mengumpulkan token bahasa Kutai yang berasal kumpulan teks data bahasa Kutai dan kemudian menyusunnya secara sistematis ke dalam basis data digital. Sumber data tertulis yang didapatkan dari kegiatan tersebut berasal dari cerita rakyat, cerita pendek, puisi, pidato, dan teks dalam buku muatan lokal Kutai. Ke depannya, kegiatan ini merupakan langkah awal dalam upaya memperkaya korpus bahasa Kutai yang nantinya menjadi kosakata pengayaan bagi perbendaharaan bahasa Kutai.

Tim mengundang beberapa narasumber, yaitu Awang Rifani, S.Sos., M.Si. (Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Kartanegara), Isnaini Fidhiatul Ulla, M.Pd. (SMPN 10 Loa Kulu), Alma Shoril Thoha Mahmudah, M.Pd.(Komunitas Seni Tutur Kutai, SMPN 1 Tenggarong), Lena Marlina, S.Pd. (SDN 009 Tenggarong), dan Ismi Nur Aini, M.Pd. (SMPN 1 Tenggarong) untuk berbagi teks bahasa Kutai yang dapat dikumpulkan sebagai bahan korpus. Selain, itu, tim juga mengunjungi sekolah di Loa Kulu yang siswanya sudah membuat tulisan berbahasa Kutai. Untuk menambah data, tim juga mengunjungi Perpustakaan Kabupaten Kutai Kartanegara dan Museum Mulawarman di Tenggarong. Dengan peran serta dan dukungan dari pera penulis teks bahasa Kutai, tim berharap kegiatan pengumpulan data korpus bahasa Kutai dapat mencapai tujuannya.

Address

Jalan Batu Cermin 25, Sempaja Utara
Samarinda
75119

Opening Hours

Monday 07:30 - 16:00
Tuesday 07:30 - 16:00
Wednesday 07:30 - 16:00
Thursday 07:30 - 16:00
Friday 07:30 - 16:30

Telephone

+62541250256

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Balai Bahasa Provinsi Kalimantan Timur posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Shortcuts

Share