Pojok Kependudukan

Pojok Kependudukan Contact information, map and directions, contact form, opening hours, services, ratings, photos, videos and announcements from Pojok Kependudukan, Social service, Selong.

Workshop penyusunan peta jalan dan rencana aksi pembangunan kependudukan kab lombok timur 2025sd2029
03/06/2025

Workshop penyusunan peta jalan dan rencana aksi pembangunan kependudukan kab lombok timur 2025sd2029


09/03/2025

Negara Penduduk Muslim terbesar di dunia.
Berikut adalah daftar negara dengan jumlah penduduk Muslim terbesar berdasarkan data terkini (perkiraan 2021–2023):

1. Indonesia
- Populasi Muslim: ± 231 juta

2. Pakistan
- Populasi Muslim: ± 212 juta

3. India
- Populasi Muslim: ± 200 juta
- Muslim adalah kelompok agama terbesar kedua di India (14,2% populasi).

4. Bangladesh
- Populasi Muslim: ± 153 juta

5. Nigeria
- Populasi Muslim: ± 100 juta
- Muslim membentuk sekitar 50% populasi (negara terbagi antara Islam dan Kristen).

6. Mesir
- Populasi Muslim: ± 90 juta
- Islam Sunni dianut oleh sekitar 90% penduduk.

7. Iran
- Populasi Muslim: ± 83 juta
- Mayoritas Syiah (93–96% Muslim).

8. Turki
- Populasi Muslim: ± 80 juta
- Sekitar 99% penduduknya Muslim (mayoritas Sunni).

9. Aljazair
- Populasi Muslim: ± 41 juta
- Hampir 99% penduduk Muslim.

10. Irak
- Populasi Muslim: ± 40 juta
- Mayoritas Syiah (60–65%) dan Sunni (32–37%).

Sumber: Pew Research Center, World Population Review, dan laporan demografi nasional.

13/05/2022

Dampak pernikahan dini.
Pernikahan dini merupakan persoalan serius di banyak negara berkembang termasuk Indonesia. Bahkan di beberapa provinsi seperti jatim, jabar dan NtB kasusnya meningkat selama pandemi.
Tingginya pernikahan dini membawa dampak pada persoalan kesehatan, kemiskinan, kesejahteraan dan juga pertambahan penduduk yg tidak terkendali.

12/05/2022

Stunting masih menjadi isue yg relevan di bahas sampai saat ini. Stunting tidak saja berbicara tentang masalah gizi dan kesehatan tapi jauh lebih luas daripada itu.
Masalah ketersediaan pangan, sanitasi lingkungan dan pemukiman yang layak serta pola asuh adalah masalah yang jauh lebih komplek.
Oleh karena itu untuk mengatasi stunting harus dilakukan secara konvergensi dan komprehensif.
Pemerintah melalui Peraturan presiden RI Nomor 72 tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting telah mengamanatkan adanya upaya tersebut. Dan diharapkan pada akhir 2024 stunting di Indonesia bisa turun sampai 14%, jauh lebih rendah dari target WHO dibawah 20%.
Kelihatannya memang berat, tetapi jika dilakukan dengan baik mulai dari pemetaan masalah sampai implemebtasi yg tepat maka itu bisa diraih.

Penandatanganan kerjasama pemkab Lotim dengan Pengadilan Agama Selong dan rapat koordinasi pencegahan Pernikahan Anak se...
03/09/2021

Penandatanganan kerjasama pemkab Lotim dengan Pengadilan Agama Selong dan rapat koordinasi pencegahan Pernikahan Anak sebagai upaya penurunan stunting dan mensukseskan wajib belajar 12 tahun..
Di Rupatama 1, Kantor Bupati Lombok timur, NTB.

14/07/2021

Remaja Masa Depan Indonesia, Ayoo lindungi mereka dari bahaya narkoba

Berdasarkan SP 2020 generasi milenial dan generasi Z mendominasi struktur penduduk Indonesia, artinya kita sedang memasuki prasyarat bonus demografi dengan angkatan kerja yg melimpah.
Hal ini menjadi peluang sekaligus tantangan buat bangsa kita. Jika kita mampu memanfaatkan kondisi ini maka kita bisa melangkah dengan penuh harapan, tetapi sebaliknya jika kita lengah maka keuntungan ini akan berlalu begitu saja.
Tantangan terberat kita saat ini adalah penyalahgunaan narkoba dan kualitas SDM yg kurang serta kesediaan lapangan kerja yg cukup.
Narkoba menjadi masalah tersendiri yg sangat komplek, melibatkan banyak sisi kehidupan termasuk masa masa ketika remaja mencari jadi diri. Pada masa ini peran keluarga sangat penting sebagai teman sekaligus figur bagi anak anak. Jika mereka tidak menemukan nya di dalam rumah maka mereka akan mencari di luar.
Oleh karenanya peran keluarga sangat penting, jgn sampai remaja kita terjerat narkoba.




Stunting yang masih tinggi adalah ancaman bagi bonus demografi Indonesia.Prevalensi stunting yg masih tinggi adalah sala...
02/07/2021

Stunting yang masih tinggi adalah ancaman bagi bonus demografi Indonesia.

Prevalensi stunting yg masih tinggi adalah salah satu ancaman bagi pemanfaatan bonus demografi di Indonesia. Padahal bonus demografi hanya terjadi satu kali bagi setiap negara.
Oleh karena itu upaya penurunan prevalensi stunting adalah langkah strategis untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa depan terutama ketika menyongsong generasi emas 2045.

29/06/2021

Betulkah adanya peningkatan kasus Pernikahan Anak di Masa Pandemi Covid 19.

Pandemi covid 19 memaksa masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah. Baik karena harus mengikuti prokes maupun hal lain seperti banyaknya tenaga kerja juga yang harus dirumahkan karena terjadinya pengurangan tenaga kerja. Bahkan adanya kebijakan work from home dan sekolah daring.

Hal ini memiliki dampak terhadap aktivitas fisik yang berujung pada masalah psikis juga. Bagi kehidupan berumah tangga ini memiliki dampak positif dan negatif tergantung dari cara masing-masing pihak menyikapi. Jika dihadapi dengan cara pandang positif maka Pandemi akan memberi dampak meningkatnya hubungan antar anggota keluarga, tapi sebaliknya jika dihadapi dengan sikap negatif maka berdampak pada masalah madalah keluarga seperti meningkatnya angka perceraian.
Di beberapa tempat seperti Lombok, diberitakan covid 19 meningkatkan angka pernikahan sekaligus angka perceraian, tapi hal ini perlu dibuktikan dan dikaji lebih dalam lagi.
Menurut sebagian kalangan, Isu pernikahan usia anak menjadi lebih menonjol pada saat Pandemi karena anak anak bosan melakukan sekolah daring sehingga mencari solusi sendiri dengan memilih hal tersebut. Ini perlu menjadi perhatian semua sektor, seperti orang tua, guru, instansi pendidikan, masyarakat, tokoh agama dan tokoh masyarakat lainnya. Jgn sampai isu pernikahan anak di masa Pandemi menjadi terbukti...
Wassalam

28/06/2021

Selamat siang sulur ..
Bicara penduduk, tidak saja bicara masalah jumlah tapi jauh lebih penting bagaimana membuatnya menjadi subyek dari setiap pembangunan dengan segala aafeknya...
,

28/06/2021

Masalah kependudukan di Indonesia sangat komplek, baik dari sisi kuantitas, kualitas, mobilitas/penyebaran, data dan informasi serta administrasi kependudukan.
Pembangunan kependudukan tidak lagi dipahami secara sempit yaitu hanya sebatas usaha mempengaruhi pola dan arah demografi saja, akan tetapi sasaran nya jauh lebih luas, yaitu bagaimana mencapai kesejahteraan.
Oleh karenanya pembangunan kependudukan diletakkan dalam konteks pembangunan sumber daya manusia yg mencakup manusia sebagai subyek (human capital) dan obyek (human resource).

Address

Selong
83612

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when Pojok Kependudukan posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Share

Category