11/10/2026
Pembangunan Bendungan Cabean di Kabupaten Blora terus dikawal melalui koordinasi lintas instansi. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana mengikuti rapat koordinasi, monitoring, dan evaluasi pembangunan Bendungan Cabean dan Bendungan Karangnongko di Setda Kabupaten Blora, Jumat (9 Oktober 2026). Rakor dihadiri Ketua Satgas Sosial, Lucky Korah, Plt. Kepala BBWS Pemali Juana diwakili Kepala Bidang PJSA Lalu Ardian Bagus Nugroho, Plh. Kepala BBWS Bengawan Solo Nimbrot Rumaropen. Turut hadir unsur Forkopimda Blora, diantaranya, Bupati Blora, Arief Rohman, Pj. Sekda Blora, kepala OPD
Pemkab Blora, perwakilan Kanwil ATR/BPN Jawa Tengah dan Kantah ATR/BPN Blora, Perwakilan Ditjen Planologi Kementerian Kehutanan yang mengikuti rapat secara daring.
Progres Bendungan Cabean telah mencapai 25,6 persen. Penyesuaian anggaran berdampak pada perubahan target penyelesaian dari Desember 2026 menjadi 2028. Untuk mendukung keberlanjutan pembangunan, Pemerintah Kabupaten Blora mendorong pengusulan Bendungan Cabean sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).
“Kita sedang mendorong ke beberapa pemerintah pusat agar Bendungan Cabean bisa ditetapkan sebagai PSN juga. Agar nanti sisi penganggaran bisa didorong,” jelas Bupati Blora.
Usulan Bendungan Cabean sebagai PSN masih berstatus pending dan memerlukan kelengkapan dokumen. Kementerian Pekerjaan Umum telah menyampaikan kelengkapan dokumen usulan tersebut kepada Bappenas sebagai bagian dari proses pengusulan.
BBWS Pemali Juana berkomitmen mendukung koordinasi dan sinergi lintas instansi untuk mengawal keberlanjutan pembangunan sesuai tahapan dan ketentuan yang berlaku. Diharapkan, upaya ini dapat memperkuat dukungan pembangunan dan mengoptimalkan manfaat bendungan bagi masyarakat.
ri kabinetri
-
Rakyat