BBWS Pemali Juana

BBWS Pemali Juana Kementerian Pekerjaan Umum, Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana te...
08/09/2026

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana telah menyelesaikan penanganan sedimen pada Sungai Kanal Banjir Timur (BKT) ruas Citarum–Kaligawe, Kota Semarang, dengan progres 100%. Penanganan mencakup total ruas sepanjang ±1,6 km, terdiri atas Segmen 1 sepanjang ±1 km dari Jembatan Citarum hingga Pasar Waru dan Segmen 2 sepanjang ±600 m dari Jembatan Pasar Waru hingga Jembatan Kaligawe.

Penanganan dilakukan untuk menjaga kapasitas dan kelancaran aliran sungai yang dapat terganggu akibat akumulasi sedimen. Pekerjaan dilaksanakan menggunakan long arm excavator untuk mengangkat sedimen dari dasar sungai serta short arm excavator untuk memindahkan dan menata hasil pengerukan di sisi sungai. Dengan rampungnya pekerjaan ini, kondisi penampang sungai diharapkan lebih tertata dan kapasitas aliran tetap terjaga dalam mendukung fungsi BKT sebagai bagian dari sistem pengendalian banjir Kota Semarang.

BBWS Pemali Juana akan terus melaksanakan pemantauan dan pemeliharaan sungai secara rutin dan berkelanjutan. Dukungan masyarakat untuk menjaga kebersihan dan tidak membuang sampah ke sungai juga menjadi bagian penting dalam mempertahankan fungsi sungai.
ri kabinetri




Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana mu...
08/09/2026

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana mulai mengalirkan air kembali ke jaringan Daerah Irigasi (DI) Rambut pada Kamis, 3 September 2026. DI Rambut memiliki luas layanan 7.621 hektare dan didukung oleh 8 saluran irigasi, 32 Petugas Pintu Air, serta 19 Pekarya Saluran yang berperan dalam pengaturan distribusi dan pemeliharaan jaringan.

Sebelum dialirkan ke areal persawahan, air terlebih dahulu dimanfaatkan untuk pembasahan lahan dan pengisian sumur warga sebagai langkah antisipasi potensi kekeringan di kawasan permukiman. Untuk memperlancar dan meningkatkan distribusi air, BBWS Pemali Juana juga melakukan sejumlah penanganan di lapangan. Pekerjaan darurat dilakukan melalui pemasangan jumbo box dan sheetpile besi untuk membantu menaikkan debit air sehingga dapat masuk ke pintu intake. Selain itu, telah dikerahkan 2 unit excavator PC 200 untuk melakukan normalisasi pada Saluran Induk Rambut, Saluran Sekunder Dukuhrandu, dan Saluran Sekunder Kedungjati.

Melalui langkah tersebut, ketersediaan air bagi masyarakat diharapkan dapat terpenuhi, risiko kekeringan dapat diminimalkan, serta kegiatan pertanian dapat kembali berjalan. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan air secara bijak, menjaga kebersihan jaringan irigasi, dan tidak melakukan aktivitas yang dapat menghambat aliran air, agar fungsi jaringan tetap terjaga dan manfaatnya dapat dirasakan bersama.
ri kabinetri




07/09/2026

Ketersediaan air menjadi bagian penting dalam mendukung keberlangsungan pertanian. Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana terus mendukung peningkatan jaringan irigasi melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI). Salah satunya dilaksanakan di Desa Jambu, melalui pekerjaan peningkatan jaringan irigasi yang kini telah mencapai 100%. Setelah selesai, saluran mulai beroperasi dan dimanfaatkan oleh para petani untuk membantu memperlancar distribusi air menuju lahan pertanian.

P3-TGAI bukan hanya tentang pembangunan infrastruktur, tetapi juga tentang keterlibatan masyarakat dalam menghadirkan dan menjaga manfaat irigasi secara berkelanjutan. Jaringan yang telah dibangun diharapkan dapat terus mendukung kegiatan pertanian dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Jambu.

Mari bersama menjaga dan merawat jaringan irigasi agar tetap berfungsi dengan baik, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh para petani.
ri kabinetri
-
Rakyat



🎊 SELAMAT DAN SUKSES 🎊Segenap Keluarga Besar BBWS Pemali Juana mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Arnold Aristo...
07/09/2026

🎊 SELAMAT DAN SUKSES 🎊

Segenap Keluarga Besar BBWS Pemali Juana mengucapkan selamat dan sukses kepada Bapak Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw atas dilantiknya sebagai Ketua Umum Himpunan Ahli Teknik Hidraulik Indonesia (HATHI) Periode 2026–2029.

Semoga amanah dalam mengemban tugas serta senantiasa diberikan kelancaran dalam memperkuat kolaborasi, kompetensi, dan inovasi di bidang sumber daya air demi terwujudnya pengelolaan sumber daya air yang adaptif dan berkelanjutan.

Mari bersama memperkuat sinergi untuk sumber daya air yang berkelanjutan.

rikabinetri





07/09/2026

Halo Sobat Pena! 👋🏻

Walaupun saat ini kita masih berada di musim kemarau, bukan berarti bahan-bahan untuk penanganan banjir ikut libur, d**g, Karena siaga nggak kenal musim! 😎

Kali ini kita mau “menerangkan” bahan-bahan banjiran yang ada di Workshop Klambu. Di Workshop Klambu, berbagai material seperti geotex, sesek bambu, dan bahan pendukung penanganan banjir lainnya selalu tersedia dan siap digunakan kapan pun dibutuhkan. Jadi, meskipun sekarang belum musim hujan, persiapan tetap jalan. Karena ketika kondisi di lapangan membutuhkan, semua harus sudah siap.

Sudah tahu semua? Coba tulis di kolom komentar bahan mana yang baru kamu ketahui fungsinya! 👇🏻
ri kabinetri

05/09/2026

Menghadapi kemarau panjang dan fenomena El Niño, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Grobogan, Sragen, dan Boyolali, petani, serta seluruh pemangku kepentingan mengadakan rapat untuk membahas musim tanam 1 tahun 2026/2027 dan alokasi air irigasi waduk Kedungombo. Dalam rapat tersebut disepakati Musim Tanam 2026/2027 dimulai 15 September 2026. Air irigasi akan disalurkan dari masing-masing bendung layanan masing-masing pada hari yang sama.

Pengaturan alokasi dan distribusi air Waduk Kedungombo dilakukan secara cermat agar kebutuhan air minum, pertanian, dan energi tetap terjaga.

Dengan sinergi dan pengawalan bersama, mari kita jaga air agar manfaatnya dapat dirasakan secara adil dan berkelanjutan.
ri kabinetri
-
Rakyat



05/09/2026

Bendung Karet Sungai Juana/Silugonggo di Bungasrejo, Jakenan, Pati, mengalami kekeringan sejak pertengahan Agustus 2026 akibat cuaca ekstrem, El Niño, serta pemanfaatan air di bagian hulu untuk MT III. Kondisi ini meningkatkan risiko penurunan hasil hingga gagal panen bagi tanaman padi yang masih membutuhkan air.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana bersama Dinas PUPR Kabupaten Pati melakukan inspeksi lapangan. BBWS Pemali Juana juga mengoptimalkan rilis air Waduk Kedungombo melalui Bendung Klambu menuju DI Klambu Kanan pada 21–23 Agustus 2026 dengan debit sekitar 3,141 m³/detik untuk membantu penyelamatan tanaman yang telah ditanam, bukan membuka MT III. Pengelolaan air dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan ketersediaan waduk dan kebutuhan masyarakat. Berdasarkan Rapat Evaluasi Alokasi Air pada 2 September 2026, MT I 2026/2027 dimulai 15 September 2026 dengan prioritas kebutuhan sehari-hari dan pola tanam padi hemat air.

BBWS Pemali Juana terus melakukan pengaturan operasi, sistem gilir, pemantauan jaringan, dan koordinasi bersama pemerintah daerah serta petani. Mari gunakan air secara bijak, ikuti pola tanam yang ditetapkan, dan jaga jaringan irigasi serta sumber daya air bersama.
ri kabinetri

05/09/2026

Di balik kesiapsiagaan BBWS Pemali Juana dalam menghadapi berbagai kondisi di lapangan, ada Workshop Klambu yang menjadi salah satu pusat kesiapan armada dan peralatan. Berlokasi di Klambu, Grobogan, Workshop Klambu dimanfaatkan sebagai tempat penyimpanan sekaligus perawatan berbagai armada, alat berat, dan bahan banjiran yang sewaktu-waktu dibutuhkan untuk mendukung penanganan kondisi darurat. Mulai dari dukungan distribusi air bersih saat bencana, penanganan banjir, hingga kebutuhan operasional lainnya, armada dan peralatan yang digunakan berasal dari kesiapan Workshop Klambu. Seluruhnya juga dirawat melalui pemeriksaan dan servis rutin agar selalu dalam kondisi siap digunakan.

Berbagai alat berat dan armada seperti excavator, crane truck, dump truck, dan pickup, serta peralatan pendukung seperti alcon, senso, dan dofeng 5 in 1 disiapkan untuk mendukung pekerjaan di lapangan. Berbagai bahan banjiran seperti bambu, sesek, geotextile, bronjong batu, bronjong pasir, kawat, senbag, dan jumbo bag juga tersedia untuk kebutuhan penanganan banjir dan kondisi darurat, termasuk distribusi air bersih saat bencana.

Tak hanya itu, pemantauan aktivitas armada dan alat berat juga didukung sistem GPS, sehingga pergerakan kendaraan dapat dipantau bersama operator di lokasi. Dengan kesiapan yang terjaga, diharapkan respons BBWS Pemali Juana dapat dilakukan lebih cepat, tepat, dan terkoordinasi saat dibutuhkan. Melalui Workshop Klambu, kesiapsiagaan terus diperkuat agar setiap armada, peralatan, dan sumber daya yang tersedia dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
ri kabinetri





04/09/2026

Ketika kondisi saluran irigasi belum mampu mengalirkan air secara optimal, aktivitas pertanian pun ikut menghadapi tantangan. Melalui Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI), kebutuhan tersebut dijawab dengan pembangunan dan peningkatan saluran irigasi tersier yang dilaksanakan bersama masyarakat. Salah satunya di Desa Lemahireng, Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Kini, pekerjaan pembangunan saluran irigasi tersier di Desa Lemahireng telah mencapai 80 persen, membawa saluran semakin dekat pada kondisi yang diharapkan dan mulai membuka jalan bagi distribusi air yang lebih baik ke lahan pertanian. Karena P3-TGAI bukan sekadar tentang membangun saluran, tetapi tentang memastikan air terus mengalir, sawah tetap tumbuh, dan harapan petani terus hidup.
ri .kabinet .ri

Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) merupakan program yang dilaksanakan untuk mendukung penin...
04/09/2026

Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) merupakan program yang dilaksanakan untuk mendukung peningkatan dan pemeliharaan jaringan irigasi melalui keterlibatan aktif masyarakat. Sebanyak 240 P3-TGAI tercatat di Kabupaten Semarang pada Tahap I Tahun Anggaran 2026. Program ini dilaksanakan untuk mendukung peningkatan tata guna air irigasi sekaligus memperkuat peran masyarakat dalam pengelolaan jaringan irigasi. Melalui keterlibatan P3A dan masyarakat, infrastruktur irigasi diharapkan dapat berfungsi lebih optimal, sehingga distribusi air ke lahan pertanian semakin baik dan produktivitas petani dapat terus didukung.

Direktorat Jenderal Sumber Daya Air Kementerian Pekerjaan Umum melalui BBWS Pemali Juana berkomitmen mengawal pelaksanaan P3-TGAI agar tepat sasaran, tepat mutu, tertib, dan memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Dari irigasi yang diperkuat, diharapkan pertanian semakin produktif dan ketahanan pangan semakin kokoh. Mari jaga dan lestarikan jaringan irigasi bersama, agar manfaatnya terus mengalir bagi pertanian dan kehidupan masyarakat.
ri .kabinet .ri

Address

Jalan Brigjend S Sudiarto 375
Semarang
50191

Opening Hours

Monday 08:00 - 16:30
Tuesday 08:00 - 16:30
Wednesday 08:00 - 16:30
Thursday 08:00 - 16:30
Friday 08:00 - 17:00

Telephone

+62246722240

Alerts

Be the first to know and let us send you an email when BBWS Pemali Juana posts news and promotions. Your email address will not be used for any other purpose, and you can unsubscribe at any time.

Contact The Organization

Send a message to BBWS Pemali Juana:

Shortcuts

Share